<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>Ugems Portal</title>
  <link rel="self" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17" />
  <subtitle>Ugems Portal</subtitle>
  <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17</id>
  <updated>2026-08-08T05:06:55Z</updated>
  <dc:date>2026-08-08T05:06:55Z</dc:date>
  <entry>
    <title>Bahlil Luncurkan Buku 10 Karya Nyata untuk Negeri, Ini Isinya</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335887" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335887</id>
    <updated>2026-08-08T01:16:24Z</updated>
    <published>2026-08-08T01:16:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) Bahlil Lahadalia meluncurkan 10 buku yang merangkum pemikiran
  dan pengalamannya di bidang investasi, hilirisasi, hingga sektor
  energi. Adapun, peluncuran buku tersebut digelar bersamaan dengan
  peringatan ulang tahunnya yang ke-50.&lt;br /&gt;Acara peluncuran buku ini
  dihadiri oleh Presiden RI Prabowo Subianto serta sejumlah tokoh
  nasional. Dalam sambutannya, Bahlil mengungkapkan bahwa semula ia
  hanya berencana menerbitkan delapan buku. Namun, jumlah tersebut
  kemudian ditambah menjadi 10.&lt;br /&gt;&amp;quot;Izin Pak Presiden, buku saya
  itu sebenarnya delapan buku, bukan 10. Tapi karena angka delapan
  adalah sandi Bapak Presiden, maka saya genapkan menjadi 10 buku,&amp;quot;
  ujar Bahlil dalam acara peluncuran dan bedah buku bertajuk 10 Karya
  Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia yang digelar di The
  Ballroom at Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2026).&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Bahlil memerinci sebagian besar dari 10 buku
  yang diluncurkannya   merupakan kumpulan pengalaman selama menjabat
  sebagai Menteri   Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal
  (BKPM), sebelum   memimpin &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian   esdm&lt;/span&gt;.
  &amp;quot;Buku ini sebenarnya bukan yang baru ditulis untuk   nanti akan
  dibuat. Sebagian buku-buku ini adalah buku-buku yang dibuat   di saat
  saya masih Menteri Investasi,&amp;quot; ujar Bahlil.&lt;br /&gt;Meskipun   tak
  menjelaskan keseluruhan buku yang terbit, Bahlil menjelaskan
  beberapa: Pertama, berjudul Hilirisasi Sumber Daya Alam Indonesia:
  Transformasi dan Mandat Konstitusi lahir dari pengalaman pemerintah
  menghentikan ekspor bijih nikel pada awal masa pemerintahan Presiden
  Joko Widodo periode kedua.&lt;br /&gt;Bahlil menceritakan beberapa hari
  setelah dilantik menjadi Kepala BKPM pada 23 Oktober 2019, Presiden
  Joko Widodo memerintahkannya untuk menghentikan ekspor nikel, meski
  kewenangan tersebut berada di &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&amp;quot;Saya diperintahkan, saya ini seperti baru
  selesai taruna, tiba-tiba disuruh untuk perang di lapangan, aturan pun
  kita belum tahu,&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt;Buku kedua, Batang Magnet
  Investasi: Kisah di Balik Lahirnya Kawasan Industri Terpadu Batang,
  menurut Bahlil berawal dari evaluasi pemerintah yang gagal menarik
  relokasi industri saat perang dagang Amerika Serikat dan
  China.&lt;br /&gt;Saat itu, kata dia, banyak perusahaan memilih Vietnam
  karena harga lahan kawasan industri jauh lebih murah dibanding
  Indonesia.&lt;br /&gt;Buku ketiga, yakni Seni Menuntaskan Misi menceritakan
  upayanya memperkuat peran Kementerian Investasi yang saat itu
  dinilainya hanya berfungsi sebagai front office bagi
  investor.&lt;br /&gt;&amp;quot;Seperti harimau tapi tidak punya gigi. Ini jujur.
  Uangnya waktu itu APBN-nya tidak lebih dari 800 miliar. Investor
  datang ke sini, ke sini, kita enggak punya kewenangan waktu itu. Maka
  karena memang kita tidak dibesarkan di dunia akademik secara baik,
  saya dibesarkan di jalanan, saya tidak kehilangan akal. Saya
  menyelesaikan investasi ada Rp708 triliun investasi mangkrak dengan
  tim yang ada di ESDM,&amp;quot; katanya.&lt;br /&gt;Buku keempat, Menanam
  Fondasi Kendaraan Listrik Nasional, Bahlil mengisahkan proses
  negosiasi pemerintah dalam membangun ekosistem industri baterai
  kendaraan listrik di Indonesia, termasuk kerja sama dengan
  Hyundai.&lt;br /&gt;Menurutnya, proyek senilai US$1,5 miliar tersebut sempat
  diperebutkan sejumlah negara sebelum akhirnya direalisasikan di
  Indonesia.&lt;br /&gt;&amp;quot;Waktu itu Singapura yang pengen ambil barang
  itu, termasuk baterainya. Tapi kita bagaimana membangun negosiasi dan
  alhamdulillah kita adalah negara pertama di Asia Tenggara yang
  memproses ekosistem baterai mobil. Jadi itu bukunya,&amp;quot; ujar
  Bahlil.&lt;br /&gt;Buku Kelima, buku Tuan di Negeri Sendiri. Ia menyebut
  buku tersebut merupakan refleksi sekaligus otokritik terhadap
  pelaksanaan program hilirisasi nasional.&lt;br /&gt;Menurut Bahlil, gagasan
  dalam buku itu berangkat dari arahan Presiden Prabowo Subianto
  mengenai pentingnya membangun kedaulatan dalam pengelolaan sumber daya
  alam, dengan hilirisasi sebagai instrumen utama.&lt;br /&gt;&amp;quot;Saya ingin
  menceritakan ujung daripada buku itu adalah tentang Tuan di Negeri
  Sendiri. Buku ini sebenarnya adalah hasil doktrinisasi dari apa yang
  diperintahkan oleh Bapak Presiden Prabowo kepada kami. Waktu itu
  sebagai tim sukses untuk menjabarkan tentang bagaimana membangun
  kedaulatan dalam rangka pengelolaan sumber daya alam. Hilirisasi
  adalah instrumennya,&amp;quot; katanya.&lt;br /&gt;&amp;quot;Tapi jujur Bapak
  Presiden, dalam temuan saya yang betul disampaikan oleh opung tadi,
  bahwa hilirisasi di negara kita belum seutuhnya sesuai dengan Pasal 33
  dan Pancasila pada sila kelima. Buku ini adalah merupakan buku
  otokritik karena sebagian adalah disertasi saya. Bagaimana mungkin
  kita&lt;br /&gt;membangun hilirisasi di daerah, kemudian yang mendapat
  manfaatnya itu hanya pemerintah pusat dan investor?,&amp;quot;
  tambahnya.&lt;br /&gt;Berikut 10 buku yang diluncurkan Bahlil:&lt;br /&gt;-
  Hilirisasi SDA Indonesia: Transformasi dan Mandat Konstitusi&lt;br /&gt;-
  Batang Magnet Investasi: Kisah di Balik Lahirnya Kawasan Industri
  Terpadu Batang&lt;br /&gt;- Investasi Inklusif dan Berkelanjutan: Konsep dan
  Capaian&lt;br /&gt;- Koboi dari Timur Jaring Investasi&lt;br /&gt;- Bertahan,
  Berjejaring, Bertindak&lt;br /&gt;- Tuan di Negeri Sendiri&lt;br /&gt;- Seni
  Menuntaskan Misi&lt;br /&gt;- Transformasi Energi Negeri: Resiliensi,
  Transisi Energi, dan Hilirisasi&lt;br /&gt;- Seorang yang Terlanjur
  Disimpulkan&lt;br /&gt;- Menanam Fondasi Kendaraan Listrik Nasional&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260807171614-4-757519/bahlil-luncurkan-buku-10-karya-nyata-untuk-negeri-ini-isinya"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-08T01:16:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>ESDM Beberkan Penyebab Sektor Tambang Terkontraksi di Kuartal II-2026</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335858" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335858</id>
    <updated>2026-08-08T01:13:22Z</updated>
    <published>2026-08-08T01:13:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) mengungkapkan sejumlah faktor yang menyebabkan sektor
  pertambangan mengalami kontraksi pada kuartal II 2026. Salah satunya
  disebabkan oleh penurunan drastis produksi tembaga PT Freeport
  Indonesia (PTFI) akibat insiden longsor.&lt;br /&gt;Direktur Jenderal
  Mineral dan &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;
  (Dirjen Minerba) Tri Winarno mengatakan penurunan produksi PTFI
  memberikan dampak signifikan terhadap kinerja sektor pertambangan
  secara keseluruhan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Gini kalau terkait dengan tembaga
  memang karena produksi Freeport turun drastis karena longsoran itu
  yang pertama,&amp;quot; ujar Tri di Kementerian ESDM, dikutip Jumat
  (7/8/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Meski demikian, kontraksi
  yang terlihat dalam data produksi   tidak sepenuhnya menggambarkan
  kondisi sektor pertambangan.   Menurutnya, kinerja sektor tambang
  relatif tetap terjaga karena   terdongkrak kenaikan harga
  komoditas.&lt;br /&gt;&amp;quot;Jadi poinnya kalau   misalnya dari sisi nilai
  uangnya itu hampir sama tetapi secara   produksi kita turun. Kenapa?
  Karena secara harga naik gitu lho.   Clear?,&amp;quot;
  ujarnya.&lt;br /&gt;Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS)   membeberkan
  lapangan usaha pertambangan mengalami kontraksi sebesar   1,64% pada
  kuartal II 2026. Adapun, kontraksi tersebut terutama dipicu   oleh
  penurunan produksi bijih logam sebesar 9,4%.&lt;br /&gt;Deputi Bidang
  Neraca dan Analisis Statistik BPS M. Edy Mahmud menjelaskan kondisi
  itu terjadi karena operasional tambang Grasberg di Papua Tengah belum
  sepenuhnya pulih pasca insiden longsor dan aliran lumpur yang terjadi
  pada September 2025.&lt;br /&gt;&amp;quot;Lapangan usaha pertambangan kontraksi
  1,64% disebabkan bijih logam turun 9,4%. Belum pulihnya tambang
  grasberg blok F di Provinsi Papua Tengah pasca aliran longsor
  September 2025,&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt;Selain itu, produksi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dan lignit juga
  turun 1,41% seiring penataan kuota produksi dalam Rencana Kerja dan
  Anggaran Biaya (RKAB) 2026 sebagai upaya menjaga keseimbangan pasokan
  serta stabilitas harga di pasar internasional.&lt;br /&gt;Ia juga
  menjelaskan perlambatan pertumbuhan ekonomi yang signifikan di wilayah
  Maluku-Papua dipengaruhi oleh kinerja sektor pertambangan di Papua
  Tengah. Wilayah tersebut memiliki kontribusi terbesar terhadap PDRB
  Papua Tengah, yakni 27,26%, dengan aktivitas pertambangan Freeport
  sebagai penopang utama ekonomi.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260807141055-4-757443/esdm-beberkan-penyebab-sektor-tambang-terkontraksi-di-kuartal-ii-2026"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-08T01:13:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>100 Kapal Nikel Cs Sudah Resmi Ekspor, Rp2,2 Triliun Terselamatkan</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335821" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335821</id>
    <updated>2026-08-08T01:10:20Z</updated>
    <published>2026-08-08T01:10:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kantor Staf Kepresidenan (KSP) resmi
  melepas kegiatan ekspor komoditas mineral pasca terganjal kandungan
  logam tanah jarang (LTJ) beberapa waktu ini. Kegiatan ini ditandai
  dengan pelepasan ekspor komoditas Alumina Hidroksida dan Alumina
  Oksida dari Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;KSP
  mencatat, terdapat setidaknya 100 kapal yang bisa kembali beroperasi.
  &amp;quot;Hambatan ekspor akibat perbedaan interpretasi ketentuan Logam
  Tanah Jarang atau LTJ selesai sudah dan kegiatan pengapalan kembali
  berjalan. Kelar sudah, 100 kapal kembali beroperasi,&amp;quot; terang
  Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman, Jumat
  (7/8/2026).&lt;br /&gt;Dudung menyampaikan, kegiatan ekspor bisa kembali
  terlaksana berkat koordinasi lintas kementerian dan lembaga. Nah, dari
  100 kapal ekspor yang mulai kembali beroperasi, membawa hampir 400.000
  ton komoditas mineral dengan nilai ekspor sekitar US$124 juta atau
  Rp2,2 triliun.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;KSP hadir
  menyelesaikan hambatan. Hari ini ekspor dengan   nilai ekonomi Rp2,2
  triliun kembali bergerak, kegiatan produksi   berlanjut. Ribuan
  pekerja di sektor ini, termasuk pekerja pendukung di   bagian tambang,
  pengangkutan, pergudangan, pelabuhan, pelayaran, dan   usaha pendukung
  lainnya, akhirnya kembali bekerja,&amp;quot; tegas Dudung.
  &lt;br /&gt;Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Tri
  Winarno menyebutkan bahwa ekspor akan segera dimulai kembali secara
  resmi. Ia menyebut proses pelepasan pengiriman perdana pasca kendala
  tersebut direncanakan akan dipimpin langsung oleh pihak Kantor Staf
  Presiden (KSP) di wilayah Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;&amp;quot;Jadi kalau
  nggak salah Jumat itu kapan eh Jumat atau Senin besok ada pelepasan
  untuk yang ini ya ekspor alumina di Ketapang oleh Pak KSP,&amp;quot;
  katanya saat ditemui di Kantor &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, Jakarta,
  dikutip Jumat (7/8/2026).&lt;br /&gt;Sejatinya, kata Tri, Kandungan LTJ yang
  dipermasalahkan selama ini merupakan unsur alami yang menyatu dalam
  produk utama, sehingga penanganan regulasinya akan diatur lebih
  spesifik agar tidak menghambat perdagangan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Jadi poinnya
  memang secara ini secara apa itu namanya kalau misalnya logam tanah
  jarang itu bukan sebagai produk utama memang logam-logam kan banyak
  mengandung unsur ini sebagai ikutan kita sedang lakukan kajian
  mudah-mudahan nggak terlalu lama nanti akan keluar berapa untuk ini
  dan lain sebagainya,&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, pemerintah
  menyiapkan revisi aturan khusunya Peraturan Menteri Perdagangan
  (Permendag) Nomor 6 tahun 2026 tentang Perubahan Keempat atas
  Peraturan Menteri Perdagangan No.22 tahun 2023 tentang Barang yang
  Dilarang untuk Diekspor.&lt;br /&gt;Ini diharapkan dapat menjadi solusi agar
  para surveyor dan otoritas Bea Cukai memiliki standar verifikasi yang
  seragam di lapangan.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260807133542-4-757420/100-kapal-nikel-cs-sudah-resmi-ekspor-rp22-triliun-terselamatkan"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-08T01:10:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Masalah LTJ Tuntas! 100 Kapal Nikel Cs Kembali Berlayar Ekspor</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335792" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335792</id>
    <updated>2026-08-08T01:07:18Z</updated>
    <published>2026-08-08T01:07:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kantor Staf Kepresidenan (KSP) resmi
  melepas kegiatan ekspor komoditas mineral pasca permasalahan hambatan
  kandungan logam tanah jarang (LTJ) beberapa waktu ini. Kegiatan ini
  ditandai dengan pelepasan ekspor komoditas Alumina Hidroksida dan
  Alumina Oksida dari Pelabuhan Dwikora, Pontianak, Kalimantan
  Barat.&lt;br /&gt;KSP mencatat, terdapat setidaknya 100 kapal yang bisa
  kembali beroperasi. &amp;quot;Hambatan ekspor akibat perbedaan
  interpretasi ketentuan Logam Tanah Jarang atau LTJ selesai sudah dan
  kegiatan pengapalan kembali berjalan. Kelar sudah, 100 kapal kembali
  beroperasi,&amp;quot; terang Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman
  ke CNBC Indonesia, Jumat (7/8/2026).&lt;br /&gt;Dudung menyampaikan,
  kegiatan ekspor bisa kembali terlaksana berkat koordinasi lintas
  kementerian dan lembaga. Nah, dari 100 kapal ekspor yang mulai kembali
  beroperasi, membawa hampir 400.000 ton komoditas mineral dengan nilai
  ekspor sekitar US$124 juta atau Rp2,2 triliun.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;&amp;quot;KSP hadir menyelesaikan hambatan. Hari ini ekspor dengan
  nilai ekonomi Rp2,2 triliun kembali bergerak, kegiatan produksi
  berlanjut. Ribuan pekerja di sektor ini, termasuk pekerja pendukung di
  bagian tambang, pengangkutan, pergudangan, pelabuhan, pelayaran, dan
  usaha pendukung lainnya, akhirnya kembali bekerja,&amp;quot; tegas Dudung.
  &lt;br /&gt;Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Tri
  Winarno menyebutkan bahwa ekspor akan segera dimulai kembali secara
  resmi. Ia menyebut proses pelepasan pengiriman perdana pasca kendala
  tersebut direncanakan akan dipimpin langsung oleh pihak Kantor Staf
  Presiden (KSP) di wilayah Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;&amp;quot;Jadi kalau
  nggak salah Jumat itu kapan eh Jumat atau Senin besok ada pelepasan
  untuk yang ini ya ekspor alumina di Ketapang oleh Pak KSP,&amp;quot;
  katanya saat ditemui di Kantor &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, Jakarta,
  dikutip Jumat (7/8/2026).&lt;br /&gt;Sejatinya, kata Tri, Kandungan LTJ yang
  dipermasalahkan selama ini merupakan unsur alami yang menyatu dalam
  produk utama, sehingga penanganan regulasinya akan diatur lebih
  spesifik agar tidak menghambat perdagangan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Jadi poinnya
  memang secara ini secara apa itu namanya kalau misalnya logam tanah
  jarang itu bukan sebagai produk utama memang logam-logam kan banyak
  mengandung unsur ini sebagai ikutan kita sedang lakukan kajian
  mudah-mudahan nggak terlalu lama nanti akan keluar berapa untuk ini
  dan lain sebagainya,&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, pemerintah
  menyiapkan revisi aturan khusunya Peraturan Menteri Perdagangan
  (Permendag) Nomor 6 tahun 2026 tentang Perubahan Keempat atas
  Peraturan Menteri Perdagangan No.22 tahun 2023 tentang Barang yang
  Dilarang untuk Diekspor.&lt;br /&gt;Ini diharapkan dapat menjadi solusi agar
  para surveyor dan otoritas Bea Cukai memiliki standar verifikasi yang
  seragam di lapangan. &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260807132737-4-757417/masalah-ltj-tuntas-100-kapal-nikel-cs-kembali-berlayar-ekspor"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-08T01:07:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Soal Listrik di Kalimantan, Ini Penjelasan Kementerian ESDM</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335755" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335755</id>
    <updated>2026-08-08T01:04:16Z</updated>
    <published>2026-08-08T01:04:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) memberikan arahan penanganan kendala kelistrikan yang
  dilaporkan memicu pemadaman bergilir di wilayah Kalimantan beberapa
  waktu belakangan. Pemerintah mengidentifikasi adanya gangguan pada
  sistem penyaluran daya impor listrik yang berdampak pada stabilitas
  jaringan listrik di wilayah Kalimantan.&lt;br /&gt;Plt. Direktur Jenderal
  Ketenagalistrikan &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt; Tri Winarno menjelaskan bahwa penyebab utama pemadaman
  tersebut adalah kendala pada pasokan listrik dari Malaysia. Ia
  menegaskan pihaknya terus memantau proses pemulihan infrastruktur agar
  keandalan listrik bagi masyarakat kembali stabil.&lt;br /&gt;&amp;quot;Pemadaman
  itu kan kemarin karena listrik impornya ya, kalau kita impor kalau di
  Malaysia ekspor, itu kan ada kendala jadi ada pemadaman beberapa terus
  kemudian ada maintenance di satu tempat itu,&amp;quot; jelasnya saat
  ditemui di Kantor &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt;, Jakarta, dikutip Jumat (7/8/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Menurutnya, wilayah Kalimantan selama ini mengandalkan
  skema   impor listrik dari negara tetangga untuk memperkuat beban
  puncak di   beberapa wilayah. Masalah teknis pada sisi pengekspor
  serta adanya   kegiatan pemeliharaan terjadwal di lokasi transmisi
  dinilai   mengakibatkan distribusi daya ke wilayah Indonesia
  terhambat.&lt;br /&gt;&amp;quot;Nah itulah yang menyebabkan pemadaman tapi
  sekarang rasanya udah mendingan,&amp;quot; lanjut Tri.&lt;br /&gt;Dengan begitu,
  pihaknya memastikan bahwa saat ini kondisi kelistrikan di Kalimantan
  sudah mulai membaik seiring selesainya sejumlah pembenahan
  infrastruktur. Pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga koordinasi
  lintas batas untuk meminimalisasi risiko gangguan serupa yang dapat
  mengganggu aktivitas ekonomi warga.&lt;br /&gt;Sebelumnya, Sekretariat
  Kabinet (Setkab) menyebutkan Presiden RI Prabowo Subianto
  memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil
  Lahadalia untuk mengatasi tiga isu utama yang terjadi saat
  ini.&lt;br /&gt;Isu yang dimaksud mencakup penanganan pemadaman listrik,
  stabilitas harga Bahan Bakar Minyak (BBM), dan pelaksanaan program
  hilirisasi.&lt;br /&gt;Hal itu disampaikan usai Presiden Prabowo rapat
  bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Istana Kepresidenan, Jakarta,
  Selasa (4/8/2026).&lt;br /&gt;Dalam unggahan instagram @sekretariat.kabinet,
  Presiden Prabowo menginstruksikan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; bersama PT
  PLN (Persero) untuk segera mempercepat penanganan pemadaman listrik
  yang masih terjadi di sejumlah wilayah, khususnya di
  Kalimantan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Menteri Bahlil memastikan pemadaman tersebut
  disebabkan oleh pemeliharaan jaringan, bukan karena keterbatasan
  pasokan energi,&amp;quot; tulis unggahan @sekretariat.kabinet, Selasa
  (4/8/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260807125807-4-757404/soal-listrik-di-kalimantan-ini-penjelasan-kementerian-esdm"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-08T01:04:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Asing Net Buy Rp343 Miliar di Sesi I, Terciduk Kompak Serok BBRI</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335726" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335726</id>
    <updated>2026-08-08T01:01:13Z</updated>
    <published>2026-08-08T01:01:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
  melanjutkan tren penguatan pada perdagangan sesi I hari ini, Jumat
  (7/8/2026), dan selangkah lagi menembus level psikologis
  6.400.&lt;br /&gt;Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada pukul
  12.00 WIB IHSG berada di level 6.388,48, naik 44,77 poin atau 0,71%
  dibandingkan penutupan sebelumnya di 6.343,71. Sepanjang sesi I,
  indeks sempat menyentuh level tertinggi baru di 6.408. Nilai transaksi
  tercatat Rp8,76 triliun dengan volume perdagangan 23,50 miliar saham
  dalam 1,31 juta kali transaksi, di mana 338 saham menguat, 247 saham
  melemah, dan 204 saham stagnan.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sektor
  teknologi, barang baku, dan properti menjadi penopang   utama
  penguatan indeks, dengan emiten seperti TLKM, ISAT, BUMI, AMMN,   dan
  MBMA tercatat sebagai penggerak utama IHSG hari ini. Penguatan ini
  juga sejalan dengan mayoritas bursa Asia-Pasifik yang bergerak
  positif, meski pelaku pasar tetap mewaspadai pelemahan Wall Street
  serta penantian data ketenagakerjaan AS (non-farm payrolls) yang
  menjadi acuan arah kebijakan suku bunga The Fed.&lt;br /&gt;Sejalan dengan
  penguatan indeks tersebut, berdasarkan data Stockbit Sekuritas,
  investor asing tercatat membukukan aksi beli bersih (net foreign buy)
  sebesar Rp343,13 miliar di seluruh pasar (all market) sepanjang sesi I
  hari ini. Realisasi ini berbalik dari posisi net sell pada perdagangan
  sebelumnya.&lt;br /&gt;Secara keseluruhan, nilai transaksi asing pada sesi I
  mencapai Rp4,93 triliun, dengan rincian foreign buy sebesar Rp2,64
  triliun dan foreign sell Rp2,29 triliun.&lt;br /&gt;Perburuan asing terbesar
  tertuju pada saham perbankan pelat merah, PT Bank Rakyat Indonesia
  (Persero) Tbk. (BBRI), dengan nilai net buy mencapai Rp309,37 miliar -
  jauh melampaui saham lainnya. Di posisi berikutnya terdapat PT Timah
  Tbk. (TINS) senilai Rp70,72 miliar, disusul PT Aneka Tambang Tbk.
  (ANTM) sebesar Rp58,10 miliar.&lt;br /&gt;Selain itu, investor asing juga
  memborong PT Indosat Tbk. (ISAT) sebesar Rp42,45 miliar, PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt; Tbk. (BUMI)
  Rp34,27 miliar, serta PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) Rp29,18
  miliar.&lt;br /&gt;Di sisi lain, aksi jual asing terbesar terjadi pada PT
  Buana Lintas Lautan Tbk. (BULL) dengan nilai mencapai Rp47,72 miliar.
  Disusul PT Astra International Tbk. (ASII) sebesar Rp32,50 miliar, dan
  PT Petrosea Tbk. (PTRO) Rp21,23 miliar.&lt;br /&gt;Tekanan jual juga
  terlihat pada PT Intermedia Capital Tbk. (MDIA) sebesar Rp20,67
  miliar, PT Bank Capital Indonesia Tbk. (BACH) Rp18,75 miliar, serta PT
  Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) Rp17,99 miliar.&lt;br /&gt;Berikut daftar
  net foreign buy dan net foreign sell investor asing pada perdagangan
  sesi I Jumat (7/8/2026).&lt;br /&gt;Net Foreign Buy&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT Bank
  Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp309,37   miliar&lt;br /&gt;PT
  Timah Tbk. (TINS) - Rp70,72 miliar&lt;br /&gt;PT Aneka   Tambang Tbk. (ANTM)
  - Rp58,10 miliar&lt;br /&gt;PT Indosat Tbk. (ISAT) -   Rp42,45
  miliar&lt;br /&gt;PT &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;bumi
  resources&lt;/span&gt; Tbk. (BUMI) - Rp34,27 miliar&lt;br /&gt;PT Barito Pacific
  Tbk. (BRPT) - Rp29,18 miliar&lt;br /&gt;PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.
  (ICBP) - Rp24,61 miliar&lt;br /&gt;PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) -
  Rp22,61 miliar&lt;br /&gt;PT Merdeka Battery Materials Tbk. (MBMA) - Rp20,09
  miliar&lt;br /&gt;PT Indika Energy Tbk. (INDY) - Rp19,80 miliar&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Net Foreign Sell&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT Buana Lintas Lautan Tbk.
  (BULL) - Rp47,72 miliar&lt;br /&gt;PT   Astra International Tbk. (ASII) -
  Rp32,50 miliar&lt;br /&gt;PT Petrosea Tbk.   (PTRO) - Rp21,23 miliar&lt;br /&gt;PT
  Intermedia Capital Tbk. (MDIA) -   Rp20,67 miliar&lt;br /&gt;PT Bank Capital
  Indonesia Tbk. (BACH) - Rp18,75   miliar&lt;br /&gt;PT Merdeka Gold
  Resources Tbk. (EMAS) - Rp17,99   miliar&lt;br /&gt;PT Lippo Karawaci Tbk.
  (LPKR) - Rp17,38 miliar&lt;br /&gt;PT   Graha Andrasentra Propertindo Tbk.
  (JGLE) - Rp16,98 miliar&lt;br /&gt;PT     &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt;   Minerals
  Tbk. (BRMS) - Rp16,10 miliar&lt;br /&gt;PT DMS Propertindo Tbk.   (KOTA) -
  Rp15,51 miliar&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(fsd/fsd)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260807132040-17-757415/asing-net-buy-rp343-miliar-di-sesi-i-terciduk-kompak-serok-bbri"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-08T01:01:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Pemerintah Siapkan Revisi Aturan Ketentuan Logam Tanah Jarang</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335693" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335693</id>
    <updated>2026-08-07T07:18:29Z</updated>
    <published>2026-08-07T07:18:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) saat ini menyiapkan revisi peraturan mengenai ketentuan tata
  niaga dan batasan kandungan Logam Tanah Jarang (LTJ). Hal itu menyusul
  adanya isu hambatan ekspor mineral akibat kandungan ikutan LTJ di
  dalamnya.&lt;br /&gt;Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen
  Minerba) &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt; Tri Winarno menjelaskan bahwa saat ini pemerintah sedang
  melakukan kajian untuk menentukan besaran kadar unsur yang
  diperbolehkan dalam produk yang diekspor. Pihaknya memastikan regulasi
  baru itu akan segera diterbitkan untuk mengurai kendala administratif
  yang sempat menghambat ekspor mineral.&lt;br /&gt;Hal itu juga seiring
  dengan rencana revisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) yang
  dikoordinasikan lintas kementerian termasuk &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; dalam
  perumusan aturan ekspor mineral. Hal itu nantinya tertuang melalui
  Permendag No. 6/2026.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Jadi
  poinnya memang secara ini secara apa itu namanya   kalau misalnya
  logam tanah jarang itu bukan sebagai produk utama   memang logam-logam
  kan banyak mengandung unsur ini sebagai ikutan kita   sedang lakukan
  kajian mudah-mudahan nggak terlalu lama nanti akan   keluar berapa
  untuk ini dan lain sebagainya,&amp;quot; katanya saat   ditemui di Kantor
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian   esdm&lt;/span&gt;,
  Jakarta, dikutip Jumat (7/8/2026).&lt;br /&gt;Penetapan   parameter dalam
  aturan baru tersebut akan mencakup rincian kadar   masing-masing unsur
  kimia serta metodologi pengujian laboratorium. Hal   itu diperlukan
  sebagai acuan bagi surveyor dan Bea Cukai agar memiliki   standar
  verifikasi yang sama dalam proses pengawasan ekspor
  mineral.&lt;br /&gt;&amp;quot;Revisi Permen iya,&amp;quot; tegas Tri menjawab bentuk
  payung hukum yang sedang diproses oleh pihaknya.&lt;br /&gt;Harmonisasi
  regulasi tersebut dilakukan secara paralel dengan rencana normalisasi
  ekspor sejumlah komoditas yang sempat tertahan akibat indikasi
  kandungan mineral jarang. &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;
  berkomitmen agar kebijakan hilirisasi tetap terjaga namun tidak
  merugikan aktivitas perdagangan mineral strategis nasional yang
  memenuhi ketentuan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Besok kalau nggak salah Jumat itu kapan
  eh Jumat atau Senin besok ada pelepasan untuk yang ini ya ekspor
  alumina di Ketapang oleh Pak KSP,&amp;quot; tandasnya.&lt;br /&gt;Sebelumnya,
  Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga
  Hartarto menjawab isu polemik ekspor mineral yang terhambat akibat
  mengandung LTJ.&lt;br /&gt;Atas itu, pemerintah meyakini akan melakukan
  revisi terhadap Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 6
  tahun 2026 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Menteri
  Perdagangan No.22 tahun 2023 tentang Barang yang Dilarang untuk
  Diekspor.&lt;br /&gt;&amp;quot;(Soal) LTJ sudah dibahas di &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; dan
  Perdagangan. Tidak ada (aturan baru). Revisi Permendag saja,&amp;quot;
  terang Airlangga ditemui di Kantornya, Senin (3/8/2026). Ditargetkan
  revisi aturan tersebut bisa tuntas dalam waktu sepekan ini.&lt;br /&gt;Dalam
  beberapa waktu terakhir, terdapat keluhan dari pelaku usaha
  pertambangan mineral seperti timah, nikel, bauksit. Bahwa kegiatan
  ekspornya terhenti lantaran harus memenuhi satu unsur baru yakni
  kandungan LTJ di dalamnya.&lt;br /&gt;Airlangga mengakui bahwa secara
  kimiawi, unsur LTJ seringkali ditemukan menyatu dengan komoditas
  pertambangan dan sulit untuk dipisahkan sepenuhnya. &amp;quot;LTJ itu kan
  ada dalam unsur kimia. Jadi itu alam. Jadi enggak bisa dipisahin 100%
  itu enggak bisa. Selalu ada others ikutan,&amp;quot; jelasnya.&lt;br /&gt;Revisi
  Permendag tersebut akan disusun berdasarkan rekomendasi teknis yang
  dikeluarkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM).&lt;br /&gt;Kendati demikian, aturan yang digodok terletak pada
  penentuan batas kadar unsur kimia yang akan menjadi acuan bagi pihak
  surveyor dan Bea Cukai dalam melakukan pengawasan
  ekspor.&lt;br /&gt;&amp;quot;Sesuai dengan batasan. Ya. Permendag atas
  rekomendasi Per ESDM,&amp;quot; tandasnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260807112107-4-757371/pemerintah-siapkan-revisi-aturan-ketentuan-logam-tanah-jarang"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-07T07:18:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Penuhi 100 Giga Watt, RI Akan Bangun PLTS di Sepanjang Jalan Tol</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335658" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335658</id>
    <updated>2026-08-07T07:15:27Z</updated>
    <published>2026-08-07T07:15:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) tengah mengkaji pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya
  (PLTS) di sepanjang ruas jalan tol sebagai bagian dari program
  pembangunan PLTS berkapasitas 100 Giga Watt (GW).&lt;br /&gt;Pelaksana Tugas
  (Plt.) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Tri
  Winarno mengungkapkan bahwa tahap awal pengembangan PLTS akan dimulai
  di kawasan Jalan Tol Bali Mandara. Adapun, pemerintah berencana
  memanfaatkan area di sisi jalan tol tersebut sebagai lokasi pemasangan
  panel surya.&lt;br /&gt;&amp;quot;Untuk pertama besok yang di Bali apa toh nama
  tolnya apa? Bali Mandara ya itu pinggir-pinggirnya nanti
  dipasang,&amp;quot; kata Tri di &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, dikutip
  Jumat (7/8/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Selain itu,
  pemerintah juga menyiapkan pengembangan PLTS di   kawasan Jalan Tol
  Sedyatmo yang menghubungkan Jakarta dengan Bandara   Soekarno-Hatta.
  Tak berhenti di Bali dan Jakarta, pemerintah juga   mulai mengkaji
  potensi pembangunan PLTS di sepanjang Tol   Trans-Jawa.&lt;br /&gt;&amp;quot;Nah
  nanti pengembangan ke depan coba kemarin   kita minta untuk exercise
  kalau sepanjang tol Jawa itu ada kira-kira   dapat berapa sih gitu
  biar kita green-lah,&amp;quot; kata   Tri.&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui,
  Presiden Prabowo Subianto mempercepat   langkah transisi ke energi
  hijau salah satunya dengan target   pembangunan Pembangkit Listrik
  Tenaga Surya (PLTS) kapasitas raksasa.   Dia menargetkan Indonesia
  bisa mencapai kapasitas terpasang hingga 100   Gigawatt (GW)
  setidaknya pada 2029 mendatang.&lt;br /&gt;Prabowo menegaskan   bahwa
  pemerintah akan memaksimalkan pemanfaatan listrik dari energi   surya
  dalam kurun waktu tiga tahun ke depan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kami ingin
  bergerak sangat cepat untuk menggunakan listrik dari energi surya.
  Kami memiliki rencana dan kami bertekad untuk berjalan secepat
  mungkin, dalam waktu tiga tahun, kami ingin mencapai 100 gigawatt
  energi surya,&amp;quot; ujar Prabowo dalam acara Indonesia-Japan Business
  Forum di Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026).&lt;br /&gt;Rencana percepatan
  pembangunan PLTS tersebut dinilai mendesak untuk direalisasikan.
  Menurutnya, eskalasi konflik dan ketidakpastian geopolitik yang terus
  berkembang, khususnya di kawasan Timur Tengah menjadi ancaman bagi
  stabilitas pasokan energi nasional.&lt;br /&gt;&amp;quot;Bagi kami, hal ini
  lebih mendesak karena situasi geopolitik di Timur Tengah memberikan
  ketidakpastian strategis bagi keamanan energi kami,&amp;quot; tegas
  Prabowo.&lt;br /&gt;Sebagai antisipasi, pemerintah terus berupaya
  mengamankan pasokan melalui pemanfaatan sumber daya domestik. Selain
  tenaga surya, Indonesia juga memiliki potensi besar di sektor panas
  bumi serta tengah menggenjot produksi bahan bakar nabati (biofuel)
  seperti biodiesel 50% (B50) dan bioetanol.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260807094523-4-757332/penuhi-100-giga-watt-ri-akan-bangun-plts-di-sepanjang-jalan-tol"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-07T07:15:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Tuntas! Ekspor Nikel-Timah Cs Imbas LTJ Resmi Dibuka Lagi Hari Ini</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335625" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335625</id>
    <updated>2026-08-07T07:12:25Z</updated>
    <published>2026-08-07T07:12:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) membeberkan bahwa hambatan ekspor mineral seperti nikel dan
  alumina akibat isu kandungan logam tanah jarang (LTJ) sudah teratasi.
  Pemerintah menjadwalkan pengiriman ekspor mineral pasca isu tersebut
  diperkirakan pada hari ini atau Senin (10/8/2026)
  mendatang.&lt;br /&gt;Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Tri
  Winarno menyebutkan bahwa ekspor akan segera dimulai kembali secara
  resmi. Ia menyebut proses pelepasan pengiriman perdana pasca kendala
  tersebut direncanakan akan dipimpin langsung oleh pihak Kantor Staf
  Presiden (KSP) di wilayah Kalimantan Barat.&lt;br /&gt;&amp;quot;Jadi kalau
  nggak salah Jumat itu kapan eh Jumat atau Senin besok ada pelepasan
  untuk yang ini ya ekspor alumina di Ketapang oleh Pak KSP,&amp;quot;
  katanya saat ditemui di Kantor &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, Jakarta,
  dikutip Jumat (7/8/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sejatinya,
  kata Tri, Kandungan LTJ yang dipermasalahkan selama   ini merupakan
  unsur alami yang menyatu dalam produk utama, sehingga   penanganan
  regulasinya akan diatur lebih spesifik agar tidak   menghambat
  perdagangan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Jadi poinnya memang secara ini   secara apa
  itu namanya kalau misalnya logam tanah jarang itu bukan   sebagai
  produk utama memang logam-logam kan banyak mengandung unsur   ini
  sebagai ikutan kita sedang lakukan kajian mudah-mudahan nggak
  terlalu lama nanti akan keluar berapa untuk ini dan lain
  sebagainya,&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, pemerintah menyiapkan
  revisi aturan khusunya Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor
  6 tahun 2026 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Menteri
  Perdagangan No.22 tahun 2023 tentang Barang yang Dilarang untuk
  Diekspor.&lt;br /&gt;Ini diharapkan dapat menjadi solusi agar para surveyor
  dan otoritas Bea Cukai memiliki standar verifikasi yang seragam di
  lapangan. &lt;br /&gt;Langkah pelepasan ekspor alumina di Ketapang menjadi
  sinyal bahwa koordinasi lintas lembaga telah mencapai kesepahaman
  bersama untuk memulihkan kinerja sektor
  pertambangan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Revisi Permen iya,&amp;quot; tambah Tri singkat
  saat ditanya mengenai bentuk regulasi baru tersebut.&lt;br /&gt;Sebelumnya,
  Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga
  Hartarto menjawab isu polemik ekspor mineral yang terhambat akibat
  mengandung LTJ.&lt;br /&gt;Atas itu, pemerintah meyakini akan melakukan
  revisi terhadap Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 6
  tahun 2026 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Menteri
  Perdagangan No.22 tahun 2023 tentang Barang yang Dilarang untuk
  Diekspor.&lt;br /&gt;&amp;quot;(Soal) LTJ sudah dibahas di &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; dan
  Perdagangan. Tidak ada (aturan baru). Revisi Permendag saja,&amp;quot;
  terang Airlangga ditemui di Kantornya, Senin (3/8/2026). Ditargetkan
  revisi aturan tersebut bisa tuntas dalam waktu sepekan ini.&lt;br /&gt;Dalam
  beberapa waktu terakhir, terdapat keluhan dari pelaku usaha
  pertambangan mineral seperti timah, nikel, bauksit. Bahwa kegiatan
  ekspornya terhenti lantaran harus memenuhi satu unsur baru yakni
  kandungan LTJ di dalamnya.&lt;br /&gt;Airlangga mengakui bahwa secara
  kimiawi, unsur LTJ seringkali ditemukan menyatu dengan komoditas
  pertambangan dan sulit untuk dipisahkan sepenuhnya. &amp;quot;LTJ itu kan
  ada dalam unsur kimia. Jadi itu alam. Jadi enggak bisa dipisahin 100%
  itu enggak bisa. Selalu ada others ikutan,&amp;quot; jelasnya.&lt;br /&gt;Revisi
  Permendag tersebut akan disusun berdasarkan rekomendasi teknis yang
  dikeluarkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM).&lt;br /&gt;Kendati demikian, aturan yang digodok terletak pada
  penentuan batas kadar unsur kimia yang akan menjadi acuan bagi pihak
  surveyor dan Bea Cukai dalam melakukan pengawasan ekspor. &amp;quot;Sesuai
  dengan batasan. Ya. Permendag atas rekomendasi Per ESDM,&amp;quot;
  tandasnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260807093101-4-757326/tuntas-ekspor-nikel-timah-cs-imbas-ltj-resmi-dibuka-lagi-hari-ini"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-07T07:12:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Resmi! Daftar Tarif Listrik PLN per kWh, Berlaku Juli-September 2026</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335596" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335596</id>
    <updated>2026-08-07T07:09:23Z</updated>
    <published>2026-08-07T07:09:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) sudah memutuskan untuk tidak menaikkan tarif listrik PLN untuk
  periode Juli-September 2026. Kebijakan itu diambil sebagai upaya
  menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah kondisi global yang
  terus berubah.&lt;br /&gt;Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa
  keputusan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga
  daya beli masyarakat. Selain itu, langkah tersebut diharapkan dapat
  mendukung daya saing industri serta memberikan kepastian bagi para
  pelaku usaha.&lt;br /&gt;&amp;quot;Demi menjaga daya beli masyarakat serta
  mendukung stabilitas ekonomi nasional, pemerintah memutuskan tarif
  listrik Triwulan III Tahun 2026 tetap atau tidak naik,&amp;quot; jelas
  Bahlil dalam keterangan resmi, dikutip Jumat (7/8/2026).&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 7
  Tahun 2024,   penyesuaian tarif (tariff adjustment) bagi 13 golongan
  pelanggan non   subsidi sejatinya dilakukan setiap tiga bulan
  berdasarkan perubahan   empat parameter ekonomi makro, yaitu kurs
  rupiah, Indonesian Crude   Price (ICP), inflasi, dan Harga &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; Acuan
  (HBA).&lt;br /&gt;Untuk periode kuartal III tahun 2026, parameter yang
  digunakan merupakan realisasi periode Februari-April 2026 yang
  mencatat kurs sebesar Rp16.959,32 per US$, ICP sebesar US$96,12 per
  barel, inflasi 0,21%, dan HBA sebesar US$70 per ton (sesuai kebijakan
  Domestic Market Obligation/ DMO &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;Meski
  secara formula terdapat potensi perubahan tarif, pemerintah memutuskan
  untuk mempertahankan tarif listrik guna menjaga stabilitas ekonomi
  nasional.&lt;br /&gt;Bahlil menambahkan, selain untuk pelanggan non subsidi,
  kebijakan ini juga berlaku bagi 24 golongan pelanggan bersubsidi yang
  juga dipastikan tidak mengalami perubahan tarif listrik, seperti
  pelanggan sosial, rumah tangga miskin, bisnis kecil, industri kecil,
  hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
  (UMKM).&lt;br /&gt;&amp;quot;Pemerintah berkomitmen menghadirkan listrik yang
  andal, terjangkau, dan berkeadilan. Kebijakan tarif tetap ini menjadi
  bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memastikan
  layanan kelistrikan tetap berkelanjutan,&amp;quot; ucap
  Bahlil.&lt;br /&gt;Berikut daftar tarif listrik untuk 13 pelanggan non
  subsidi selama kuartal III tahun 2026 :&lt;br /&gt;1. Golongan R-1/TR daya
  900 VA, Rp 1.352 per kWh.&lt;br /&gt;2. Golongan R-1/ TR daya 1.300 VA, Rp
  1.445 per kWh.&lt;br /&gt;3. Golongan R-1/ TR daya 2.200 VA, Rp 1.445 per
  kWh.&lt;br /&gt;4. Golongan R-2/ TR daya 3.500-5.500 VA, Rp 1.700 per
  kWh.&lt;br /&gt;5. Golongan R-3/ TR daya 6.600 VA ke atas, Rp 1.700 per
  kWh.&lt;br /&gt;6. Golongan B-2/ TR daya 6.600 VA-200 kVA, Rp 1.445 per
  kWh.&lt;br /&gt;7. Golongan B-3/ Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200
  kVA, Rp 1.122 per kWh.&lt;br /&gt;8. Golongan I-3/ TM daya di atas 200 kVA,
  Rp 1.122 per kWh.&lt;br /&gt;9. Golongan I-4/ Tegangan Tinggi (TT) daya
  30.000 kVA ke atas, Rp 997 per kWh.&lt;br /&gt;10. Golongan P-1/ TR daya
  6.600 VA-200 kVA, Rp 1.700 per kWh.&lt;br /&gt;11. Golongan P-2/ TM daya di
  atas 200 kVA, Rp 1.533 per kWh.&lt;br /&gt;12. Golongan P-3/ TR untuk
  penerangan jalan umum, Rp 1.700 per kWh.&lt;br /&gt;13. Golongan L/ TR, TM,
  TT, Rp 1.645 per kWh.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260807074417-4-757287/resmi-daftar-tarif-listrik-pln-per-kwh-berlaku-juli-september-2026"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-07T07:09:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Ada Apa dengan Saham Energi? Asing Kompak Serok</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335555" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335555</id>
    <updated>2026-08-07T07:06:17Z</updated>
    <published>2026-08-07T07:06:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia — Pergerakan investor asing pada perdagangan
  Rabu (6/8/2026) memperlihatkan pola yang menarik. Di tengah aksi net
  sell Rp273,5 miliar di seluruh pasar, dana asing justru mengalir deras
  ke sejumlah saham sektor energi dan petrokimia. &lt;br /&gt;Berdasarkan data
  Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA)
  menjadi saham yang paling banyak diborong investor asing dengan net
  buy mencapai Rp317,7 miliar. Nilai tersebut jauh melampaui saham lain
  dan menjadi akumulasi terbesar pada perdagangan kemarin.&lt;br /&gt;Posisi
  berikutnya ditempati PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) yang mencatat
  net buy Rp105,6 miliar, disusul PT Petrosea Tbk. (PTRO) sebesar
  Rp100,7 miliar.&lt;br /&gt;Selain itu, investor asing juga melakukan
  akumulasi pada PT Timah Tbk. (TINS) senilai Rp41,2 miliar, serta
  sejumlah saham berbasis komoditas lain seperti PT Vale Indonesia Tbk.
  (INCO) Rp24,1 miliar dan PT Semen Indonesia Tbk. (SMGR) Rp16,3
  miliar.&lt;br /&gt;Rotasi tersebut terjadi setelah sentimen global mulai
  membaik. Harapan meredanya konflik di Timur Tengah dan kemajuan
  negosiasi pembukaan kembali Selat Hormuz membuat harga minyak
  terkoreksi dalam beberapa hari terakhir. Di sisi lain, ekonomi
  Indonesia juga memberikan kejutan positif setelah tumbuh 5,29% pada
  kuartal II-2026, lebih tinggi dari ekspektasi pasar.&lt;br /&gt;Meski
  demikian, rotasi ini belum sepenuhnya mencerminkan kembalinya dana
  asing ke pasar saham Indonesia secara keseluruhan. Secara agregat,
  investor asing masih mencatatkan net sell Rp273,5 miliar, yang
  sebagian besar berasal dari pelepasan saham-saham berkapitalisasi
  besar.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Saham yang paling banyak dilepas asing adalah PT
  Bank Central   Asia Tbk. (BBCA) dengan net sell Rp215 miliar, diikuti
  PT Merdeka   Battery Materials Tbk. (EMAS) Rp109,7 miliar, PT Telkom
  Indonesia   (Persero) Tbk. (TLKM) Rp96,7 miliar, PT Aneka Tambang Tbk.
  (ANTM)   Rp89,1 miliar, dan PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi   resources&lt;/span&gt; Minerals
  Tbk. (BRMS) Rp79,6 miliar.&lt;br /&gt;Berikut 10   saham dengan net buy
  asing terbesar pada perdagangan Kamis (6/8/2026):&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT
  Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) Rp317,7 miliar&lt;br /&gt;PT   Chandra
  Asri Pacific Tbk. (TPIA) Rp105,6 miliar&lt;br /&gt;PT Petrosea Tbk.   (PTRO)
  Rp100,7 miliar&lt;br /&gt;PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   (BBRI)
  Rp82,7 miliar&lt;br /&gt;PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.   (BBNI)
  Rp44,7 miliar&lt;br /&gt;PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Rp43,5
  miliar&lt;br /&gt;PT Timah Tbk. (TINS) Rp41,2 miliar&lt;br /&gt;PT Intermedia
  Capital Tbk. (MDIA) Rp25,3 miliar&lt;br /&gt;PT Indofood CBP Sukses Makmur
  Tbk. (ICBP) Rp24,4 miliar&lt;br /&gt;PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) Rp24,1
  miliar.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Berikut 10 saham dengan net sell asing terbesar
  pada perdagangan   Kamis (6/8/2026):&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT Bank Central
  Asia Tbk. (BBCA) Rp215 miliar&lt;br /&gt;PT Merdeka   Gold Resources Tbk.
  (EMAS) Rp109,7 miliar&lt;br /&gt;PT Telkom Indonesia   (Persero) Tbk. (TLKM)
  Rp96,7 miliar&lt;br /&gt;PT Aneka Tambang (Persero)   Tbk. (ANTM) Rp89,1
  miliar&lt;br /&gt;PT &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;bumi
  resources&lt;/span&gt; Minerals   Tbk. (BRMS) Rp79,6 miliar&lt;br /&gt;PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt; Tbk. (BUMI)
  Rp76,2 miliar&lt;br /&gt;PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) Rp67,4
  miliar&lt;br /&gt;PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) Rp61,1 miliar&lt;br /&gt;PT Darma
  Henwa Tbk. (DEWA) Rp45,3 miliar&lt;br /&gt;PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) Rp43,6
  miliar&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(mkh/mkh)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260807045559-17-757272/ada-apa-dengan-saham-energi-asing-kompak-serok"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-07T07:06:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>ABM Investama (ABMM) Raup Rp9,06 T, Produksi Batu Bara Bikin Laba Naik 42%</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335535" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335535</id>
    <updated>2026-08-07T07:04:15Z</updated>
    <published>2026-08-07T07:04:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA — PT &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;abm
  investama&lt;/span&gt; Tbk. (ABMM) mencatatkan kinerja yang tetap solid pada
  semester I/2026 di tengah dinamika industri pertambangan dan tingginya
  harga bahan bakar akibat ketegangan geopolitik global.
  &lt;br /&gt;Peningkatan produksi batu bara, khususnya dari tambang di Aceh,
  menjadi motor utama pertumbuhan profitabilitas
  perseroan.&lt;br /&gt;Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian hingga 30
  Juni 2026, emiten berkode ABMM tersebut membukukan pendapatan sebesar
  US$506,2 juta atau setara Rp9,06 triliun (asumsi kurs JISDOR Rp17.899
  per dolar AS). Nilai pendapatan tersebut turun tipis 0,1% senilai
  US$506,9 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.&lt;br /&gt;Meski
  pendapatan cenderung datar, ABM berhasil mencetak laba bersih sebesar
  US$39,9 juta atau sekitar Rp714,17 miliar, meningkat 41,9% secara
  tahunan (year on year/YoY). Sementara itu, EBITDA yang disesuaikan
  (LTM) naik 6,4% YoY menjadi US$346,9 juta.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Direktur
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;abm   investama&lt;/span&gt; Hans
  Manoe mengatakan peningkatan profitabilitas pada   semester pertama
  tahun ini merupakan hasil dari keberhasilan   meningkatkan produksi
  tambang batu bara sekaligus stabilisasi bisnis   kontraktor
  pertambangan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Perseroan berhasil mencatatkan   peningkatan
  profitabilitas pada periode ini yang didorong oleh   keberhasilan
  peningkatan produksi operasi tambang batu bara dan   stabilisasi
  bisnis kontraktor pertambangan,&amp;quot; ujarnya dalam   keterangan
  resminya yang dikutip, Jumat (7/8/2026).&lt;br /&gt;Dia   melanjutkan
  meskipun kondisi industri masih menghadapi berbagai   tantangan, harga
  batu bara yang tetap kondusif memberikan peluang bagi   perseroan
  untuk memanfaatkan momentum tersebut melalui keunggulan
  operasional.&lt;br /&gt;Sepanjang semester pertama tahun ini, volume coal
  getting perseroan naik 14,2% YoY menjadi 17,9 juta ton, terutama
  didorong peningkatan produksi pada salah satu lokasi operasi di
  Kalimantan Selatan.&lt;br /&gt;Sementara itu, volume overburden removal
  menurun 12,6% YoY menjadi 98,0 juta bcm pada 1H26.&lt;br /&gt;&amp;quot;Operasi
  pertambangan batu bara perseroan di Aceh terus mengalami peningkatan
  produksi yang menghasilkan kenaikan volume penjualan secara kuartalan,
  sehingga berkontribusi terhadap peningkatan profitabilitas di berbagai
  unit usaha dalam rantai nilai pertambangan,&amp;quot;
  imbuhnya.&lt;br /&gt;Selain bisnis pertambangan, lini logistik juga
  mencatatkan perkembangan positif. &lt;br /&gt;Salah satu anak usaha ABM
  memperoleh kontrak jasa logistik jangka panjang dari pelanggan
  kategori A-list, yang dinilai akan memberikan dukungan terhadap
  keberlanjutan operasional dan diversifikasi sumber pendapatan
  perseroan.&lt;br /&gt;Memasuki semester II/2026, ABM memperkirakan momentum
  peningkatan produksi dari tambang di Aceh akan terus berlanjut.
  Perseroan juga tengah menyelesaikan proses perizinan aset tambang batu
  bara baru milik PT Piranti Jaya Utama di Kalimantan Tengah yang
  ditargetkan rampung pada akhir tahun ini.&lt;br /&gt;Ke depan, aset baru
  tersebut diharapkan dapat memperluas basis produksi sekaligus
  memperkuat rantai nilai pertambangan terintegrasi perseroan.&lt;br /&gt;Pada
  saat yang sama, ABM tetap melanjutkan strategi diversifikasi secara
  selektif melalui pengembangan bisnis non batu bara yang memiliki
  keterkaitan dengan bisnis inti, termasuk memperluas portofolio jasa
  logistik.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kami tetap fokus memperkuat ekosistem bisnis
  melalui perolehan kontrak-kontrak strategis pada segmen logistik,
  dengan tetap memperhatikan kepatuhan terhadap dinamika regulasi dan
  menjalankan strategi secara disiplin guna mendukung pertumbuhan
  berkelanjutan,&amp;quot; terangnya.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260807/192/1994384/abm-investama-abmm-raup-rp906-t-produksi-batu-bara-bikin-laba-naik-42"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-07T07:04:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Grup Indika Getol Pacu Tambang Emas, INDY Raih Kredit US$155 Juta</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335528" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335528</id>
    <updated>2026-08-07T07:03:14Z</updated>
    <published>2026-08-07T07:03:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA — PT Indika Energy Tbk. (INDY) memperoleh
  fasilitas pembiayaan senilai US$155 juta atau sekitar Rp2,79 triliun
  dari PT Bank DBS Indonesia untuk mendanai pengembangan proyek tambang
  emas milik anak usahanya, PT Masmindo Dwi Area, di Sulawesi
  Selatan.&lt;br /&gt;Sekretaris Perusahaan INDY Adi Pramono mengatakan
  seluruh dana hasil fasilitas pembiayaan akan digunakan secara
  eksklusif untuk membiayai belanja modal pengembangan proyek tambang
  emas pada konsesi milik PT Masmindo Dwi Area.&lt;br /&gt;&amp;quot;Perseroan
  bermaksud untuk menggunakan seluruh dana dari Perjanjian Fasilitas
  secara eksklusif guna membiayai belanja modal sehubungan dengan
  pengembangan proyek tambang emas pada konsesi pertambangan emas di
  Sulawesi Selatan, Indonesia, yang dimiliki oleh PT Masmindo Dwi
  Area,&amp;quot; tulis Adi dalam keterbukaan informasi, Jumat
  (7/8/2026).&lt;br /&gt;Menurut Adi, transaksi tersebut merupakan bagian dari
  strategi transformasi bisnis Indika untuk memperluas portofolio usaha
  di luar &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Transaksi ini dilakukan untuk
  mendukung upaya transisi   Perseroan yang lebih luas dari bisnis &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; menuju portofolio
  bisnis yang lebih terdiversifikasi,&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt;Adi
  menjelaskan pemberian corporate guarantee dan gadai saham oleh
  anak-anak usaha terkait fasilitas tersebut merupakan transaksi
  afiliasi yang hanya wajib dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan
  (OJK). Hal itu karena transaksi dilakukan antara Perseroan dengan
  perusahaan terkendali yang sedikitnya 99% sahamnya dimiliki oleh
  Indika.&lt;br /&gt;INDY telah menandatangani perjanjian fasilitas tersebut
  pada 5 Agustus 2026 bersama PT Bank DBS Indonesia sebagai pemberi
  pinjaman, agen pembiayaan, bank rekening, sekaligus agen
  jaminan.&lt;br /&gt;Fasilitas pembiayaan itu turut melibatkan lima anak
  usaha Indika sebagai penjamin awal (initial guarantors), yakni PT
  Indika Inti Corpindo, PT Tripatra Multi Energi, PT Tripatra
  Engineering, PT Tripatra Engineers and Constructors, serta Tripatra
  (Singapore) Pte. Ltd. Seluruh entitas tersebut merupakan anak usaha
  yang dimiliki 100% secara langsung maupun tidak langsung oleh
  Perseroan.&lt;br /&gt;Selain Perjanjian Fasilitas, para pihak juga
  menandatangani Surat Fasilitas, dokumen jaminan termasuk Perjanjian
  Konfirmasi Jaminan, serta Surat Tambahan untuk Perjanjian
  Antarkreditur. Fasilitas tersebut dijamin secara pari passu sesuai
  ketentuan dalam Indenture yang mengatur surat utang senior (Senior
  Notes) Indika dengan kupon 8,75% dan jatuh tempo pada
  2029.&lt;br /&gt;Perseroan juga menegaskan penandatanganan fasilitas
  pembiayaan tersebut tidak tergolong sebagai transaksi material
  sebagaimana diatur dalam POJK No. 17/POJK.04/2020, karena nilai
  fasilitas tidak mencapai 20% dari ekuitas perseroan berdasarkan
  laporan keuangan konsolidasian yang telah diaudit per 31 Desember
  2025.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak
  membeli atau   menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di
  tangan pembaca.   Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala
  kerugian maupun   keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260807/192/1994383/grup-indika-getol-pacu-tambang-emas-indy-raih-kredit-us155-juta"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-07T07:03:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>RI Terancam Kehilangan Ekspor Nikel 5 Juta Ton</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335508" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335508</id>
    <updated>2026-08-07T07:01:12Z</updated>
    <published>2026-08-07T07:01:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta -  &lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;Kamar Dagang dan Industri (Kadin)
  Indonesia memperkirakan ekspor nikel Indonesia akan berkurang hingga
  jutaan ton. Hal ini terjadi karena pemerintah memangkas kuota produksi
  nikel menjadi 260 juta hingga 270 juta ton dalam Rencana Kerja dan
  Anggaran Biaya (RKAB) 2026.Wakil Ketua Umum Bidang Keanggotaan Kadin
  Indonesia Widiyanto Saputro mengatakan pemangkasan kuota produksi
  nikel berpotensi mengurangi ekspor sebesar 3,5 juta hingga 5 juta ton,
  atau sekitar 0,3%-0,5%.Menurutnya, proyeksi tersebut sebelumnya telah
  disampaikan pelaku usaha dalam forum Strategic Response Meeting (SRM)
  Kadin. Saat itu, dunia usaha telah mengingatkan adanya potensi
  kehilangan ekspor akibat pemangkasan kuota produksi
  nikel.&lt;br /&gt;&amp;quot;Di SRM Kadin dunia usaha sudah mengingatkan bahwa
  kepastian RKAB sebagai prioritas dari SRM kita itu sudah
  memproyeksikan loss-nya itu 3,5 sampai dengan 5 juta ton ekspor nikel
  yang akan hilang. Dari 0,3 sampai 0,5%, teman-teman. Nah, ini ternyata
  terjadi,&amp;quot; ujarnya dalam acara Grand Seminar Registration: HIPMI
  Miners 2026 di Jakarta, Kamis (6/8/2026).Karena itu, Widiyanto
  mengatakan Kadin mendorong pemerintah segera memberikan kepastian
  terkait tata kelola RKAB agar dunia usaha memiliki kepastian dalam
  menjalankan investasi dan kegiatan operasional.Menurutnya, hingga kini
  masih terdapat kekhawatiran di kalangan pelaku usaha pertambangan
  mengenai kepastian tata kelola RKAB.&amp;quot;Jadi berangkat dari situ,
  Kadin meyakini bahwa diskusi berkelanjutan, pertemuan berkelanjutan,
  dan konsolidasi yang terarah, terstruktur, itu memang bisa berdampak
  signifikan kepada kepentingan dunia usaha terkait kebijakan
  pemerintah,&amp;quot; katanya.Sebelumnya, Kementerian Energi dan Sumber
  Daya Mineral (ESDM) memastikan target produksi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dan nikel dalam
  Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026 dipangkas.Sebelumnya,
  Direktur Jenderal Mineral dan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; (Dirjen Minerba)
  Kementerian ESDM Tri Winarno menjelaskan target produksi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dipangkas menjadi
  sekitar 600 juta ton.Target produksi nikel juga akan disesuaikan
  dengan kapasitas produksi smelter yang diperkirakan berada di kisaran
  250 juta hingga 260 juta ton.&amp;quot;Kan Pak Menteri sudah sampaikan,
  kurang lebih 600 juta ton itu &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;. Nikel kita
  sesuaikan dengan kapasitas produksi dari smelter. Kemungkinan sekitar
  250-260 (juta ton),&amp;quot; ujar Tri di Kantor Kementerian ESDM,
  Jakarta, Rabu (14/1/2026). &lt;br /&gt;(fdl/fdl)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://finance.detik.com/energi/d-8607699/ri-terancam-kehilangan-ekspor-nikel-5-juta-ton"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://finance.detik.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-07T07:01:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>PNBP ESDM Dapat Tambahan Rp20 M dari Lelang Batu Bara Hasil Penindakan</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335468" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335468</id>
    <updated>2026-08-07T01:46:19Z</updated>
    <published>2026-08-07T01:46:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) kembali mencatatkan keberhasilan dalam penegakan hukum di
  sektor pertambangan. Melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum
  (Ditjen Gakkum) ESDM, negara memperoleh tambahan Penerimaan Negara
  Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp20,98 miliar dari lelang Barang yang
  Dikuasai Negara (BDN) berupa komoditas &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; hasil penegakan
  hukum di Kalimantan Timur.&lt;br /&gt;Keberhasilan tersebut menunjukkan
  bahwa penegakan hukum di sektor ESDM tidak hanya memberikan kepastian
  hukum terhadap pelanggaran, tetapi juga mampu mengoptimalkan
  penerimaan negara melalui pengelolaan aset negara secara
  akuntabel.&lt;br /&gt;Lelang dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan
  Negara dan Lelang (KPKNL) Samarinda. Di mana, PT Wisesa Janitra
  Sejahtera ditetapkan sebagai pemenang lelang pada 8 Juli 2026.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Direktur Jenderal Penegakan Hukum ESDM Rilke
  Jeffri Huwae   mengatakan keberhasilan tersebut merupakan bagian dari
  komitmen Ditjen   Gakkum ESDM untuk memastikan setiap hasil penegakan
  hukum memberikan   nilai tambah bagi negara.&lt;br /&gt;&amp;quot;Keberhasilan
  lelang ini   menunjukkan bahwa penegakan hukum di sektor ESDM tidak
  berhenti pada   proses penindakan. Kami memastikan setiap hasil
  penegakan hukum dapat   dikelola secara profesional sehingga
  memberikan kontribusi nyata   terhadap penerimaan negara melalui
  PNBP,&amp;quot; ujar Jeffri dalam   keterangan tertulis, Kamis
  (6/8/2026).&lt;br /&gt;Adapun, objek lelang   berupa satu paket komoditas
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dengan
  total   sekitar 76.742 metrik ton (MT) yang tersebar di 11 titik
  stockpile di   Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara,
  Kalimantan   Timur.&lt;br /&gt;Sesuai ketentuan, pemenang lelang diberikan
  waktu paling   lama 60 hari kalender atau hingga 10 September 2026
  untuk   menyelesaikan proses pembongkaran, pemuatan, dan pengangkutan
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dari
  seluruh   lokasi penyimpanan.&lt;br /&gt;Jeffri menegaskan Ditjen Gakkum
  ESDM akan   mengawal seluruh tahapan pascalelang hingga proses
  pengeluaran &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;
  selesai.&lt;br /&gt;&amp;quot;Proses lelang bukanlah akhir dari rangkaian
  penegakan hukum. Kami akan terus melakukan pengawasan dan pendampingan
  agar proses pengeluaran &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt; dari seluruh lokasi stockpile berjalan tertib, aman,
  transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,&amp;quot;
  tegasnya.&lt;br /&gt;Dalam proses evakuasi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; tersebut, Ditjen
  Gakkum ESDM juga akan terus berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran
  dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta aparat penegak hukum di daerah
  untuk memastikan seluruh tahapan berjalan lancar sesuai ketentuan.
  Pelaksanaan lelang Barang yang Dikuasai Negara (BDN) tersebut
  dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor
  162.K/HK.02/MEM.H/2026.&lt;br /&gt;Kementerian ESDM menilai keberhasilan ini
  menegaskan komitmen pemerintah dalam mewujudkan penegakan hukum yang
  tidak hanya memberikan efek jera terhadap pelanggaran di sektor
  pertambangan, tetapi juga mengoptimalkan pengelolaan aset negara,
  meningkatkan penerimaan negara, serta memperkuat tata kelola sumber
  daya alam yang transparan, akuntabel, dan sebesar-besarnya untuk
  kemakmuran rakyat.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260806153617-4-757172/pnbp-esdm-dapat-tambahan-rp20-m-dari-lelang-batu-bara-hasil-penindakan"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-07T01:46:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Video: Dihajar Kanan-Kiri, Harga Batu Bara Ambruk-Harga Minyak Melunak</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335444" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335444</id>
    <updated>2026-08-07T01:40:17Z</updated>
    <published>2026-08-07T01:40:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia- Pasar komoditas berjangka masih dihantam
  berbagai sentiment global termasuk perang hingga kondisi iklim,
  efeknya Harga &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;
  anjlok hingga 3,6% dalam 2 hari terakhir seiring denagn lonjakan
  produksi &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;
  India.&lt;br /&gt;Selengkapnya simak ulasan Maria Katarina dalam Profit,
  CNBC Indonesia (Kamis, 06/08/2026))&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260806125751-19-757105/video-dihajar-kanan-kiri-harga-batu-bara-ambruk-harga-minyak-melunak"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-07T01:40:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Asing Net Sell Rp339 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335424" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335424</id>
    <updated>2026-08-07T01:34:16Z</updated>
    <published>2026-08-07T01:34:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak
  stagnan pada perdagangan sesi pertama hari ini, Kamis (6/8/2026),
  setelah menguat pada perdagangan sebelumnya.&lt;br /&gt;Berdasarkan data
  Bursa Efek Indonesia (BEI), pada pukul 12.00 WIB IHSG berada di level
  6.351,22 atau tidak bergerak dari penutupan sebelumnya. Sepanjang sesi
  I, indeks bergerak di rentang terendah 6.324 hingga tertinggi 6.388.
  Nilai transaksi tercatat cukup ramai, yakni mencapai Rp10,36 triliun
  dengan volume perdagangan 34,72 miliar saham dalam 1,63 juta kali
  transaksi, di mana 274 saham menguat, 333 saham melemah, dan 184 saham
  stagnan.&lt;br /&gt;Sektor utilitas, industri, dan konsumer primer menjadi
  penopang utama indeks, sementara sektor kesehatan, teknologi,
  properti, dan finansial tercatat terkoreksi. Dari dalam negeri,
  sentimen masih ditopang pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 sebesar
  5,29% serta laporan Badan Pusat Statistik (BPS) mengenai tingkat
  kemiskinan yang turun ke level terendah sejak 1999. Sementara dari
  eksternal, harapan meredanya konflik AS-Iran seiring kemajuan
  negosiasi pembukaan kembali Selat Hormuz turut menopang sentimen
  risiko.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Berdasarkan data Stockbit
  Sekuritas, di tengah pergerakan indeks   yang cenderung datar
  tersebut, investor asing tercatat membukukan aksi   jual bersih (net
  foreign sell) sebesar Rp339,05 miliar di seluruh   pasar (all market)
  sepanjang sesi I hari ini.&lt;br /&gt;Secara keseluruhan,   nilai transaksi
  asing pada sesi I mencapai Rp5,06 triliun, dengan   rincian foreign
  buy sebesar Rp2,36 triliun dan foreign sell Rp2,70
  triliun.&lt;br /&gt;Aksi jual asing terbesar terjadi pada saham perbankan
  raksasa, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), dengan nilai mencapai
  Rp86,58 miliar. Di posisi berikutnya terdapat PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt; Minerals
  Tbk. (BRMS) yang dilepas asing senilai Rp64,15 miliar, disusul PT
  Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) sebesar Rp62,19
  miliar.&lt;br /&gt;Selain itu, investor asing juga melakukan aksi jual pada
  PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) sebesar Rp60,57 miliar, PT
  Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) Rp58,38 miliar, PT Aneka Tambang
  Tbk. (ANTM) Rp54,03 miliar, serta PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt; Tbk. (BUMI)
  Rp44,65 miliar.&lt;br /&gt;Tekanan jual juga terlihat pada PT Darma Henwa
  Tbk. (DEWA) sebesar Rp42,11 miliar, PT DMS Propertindo Tbk. (KOTA)
  Rp34,56 miliar, dan PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) Rp27,86
  miliar.&lt;br /&gt;Di sisi lain, sejumlah saham masih menjadi incaran
  investor global. PT Petrosea Tbk. (PTRO) menjadi saham yang paling
  banyak dikoleksi asing dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp82,12
  miliar.&lt;br /&gt;Saham perbankan pelat merah juga diborong asing, yakni PT
  Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) senilai Rp72,70 miliar, PT
  Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) Rp58,21 miliar, serta PT Bank
  Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) Rp32,92 miliar. Selanjutnya
  terdapat PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) sebesar Rp24,16
  miliar dan PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) Rp18,66
  miliar.&lt;br /&gt;Berikut daftar net foreign buy dan net foreign sell
  investor asing pada perdagangan sesi I Kamis (6/8/2026).&lt;br /&gt;Net
  Foreign Buy&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT Petrosea Tbk. (PTRO) - Rp82,12
  miliar&lt;br /&gt;PT Bank Rakyat   Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp72,70
  miliar&lt;br /&gt;PT Bank Mandiri   (Persero) Tbk. (BMRI) - Rp58,21
  miliar&lt;br /&gt;PT Bank Negara Indonesia   (Persero) Tbk. (BBNI) - Rp32,92
  miliar&lt;br /&gt;PT Indofood CBP Sukses   Makmur Tbk. (ICBP) - Rp24,16
  miliar&lt;br /&gt;PT Chandra Asri Pacific Tbk.   (TPIA) - Rp18,66
  miliar&lt;br /&gt;PT Timah Tbk. (TINS) - Rp15,10   miliar&lt;br /&gt;PT Erajaya
  Swasembada Tbk. (ERAA) - Rp14,84 miliar&lt;br /&gt;PT   Trimegah Bangun
  Persada Tbk. (NCKL) - Rp14,08&lt;br /&gt;miliar PT   Intermedia Capital Tbk.
  (MDIA) - Rp14,06 miliar&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Net Foreign Sell&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) - Rp86,58 miliar&lt;br /&gt;PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt; Minerals
  Tbk. (BRMS) - Rp64,15 miliar&lt;br /&gt;PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
  (TLKM) - Rp62,19 miliar&lt;br /&gt;PT Amman Mineral Internasional Tbk.
  (AMMN) - Rp60,57 miliar&lt;br /&gt;PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) -
  Rp58,38 miliar&lt;br /&gt;PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) - Rp54,03
  miliar&lt;br /&gt;PT &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;bumi
  resources&lt;/span&gt; Tbk. (BUMI) - Rp44,65 miliar&lt;br /&gt;PT Darma Henwa Tbk.
  (DEWA) - Rp42,11 miliar&lt;br /&gt;PT DMS Propertindo Tbk. (KOTA) - Rp34,56
  miliar&lt;br /&gt;PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) - Rp27,86 miliar&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(fsd/fsd)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260806124048-17-757097/asing-net-sell-rp339-miliar-di-sesi-i-ini-daftar-sahamnya"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-07T01:34:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>SINI Estimasi Pendapatan Tambang Baru Tembus US$3,26 Miliar</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335400" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335400</id>
    <updated>2026-08-07T01:28:14Z</updated>
    <published>2026-08-07T01:28:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA — Emiten terafiliasi Happy Hapsoro PT Singaraja
  Putra Tbk. (SINI) memproyeksikan potensi pendapatan dari dua proyek
  tambang &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; yang
  dikembangkan melalui entitas usahanya, PT Pesona Bara Cakrawala (PBC)
  dan PT Cakrawala Bara Persada (CBP) di Kalimantan Tengah, mencapai
  sekitar US$3,26 miliar sepanjang umur tambang.&lt;br /&gt;Direktur Utama
  SINI Amir Antolis mengatakan estimasi pendapatan sekitar US$3,26
  miliar dihitung menggunakan asumsi harga pasar &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; berbasis ICI,
  bukan harga tetap, sehingga nilainya mengikuti kualitas &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; yang diproduksi
  masing-masing tambang.&lt;br /&gt;Untuk proyek PT PBC, perseroan
  memperkirakan potensi pendapatan mencapai sekitar US$2,604 miliar
  dengan asumsi harga jual &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt; US$62 per ton dan target produksi kumulatif 42 juta ton
  selama umur tambang.&lt;br /&gt;Sementara itu, proyek PT CBP diproyeksikan
  menghasilkan pendapatan sekitar US$656 juta dengan asumsi harga jual
  US$82 per ton dan target produksi kumulatif 8 juta ton.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;&amp;quot;Basis perhitungan estimasi pendapatan menggunakan asumsi
  harga pasar &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;
  berdasarkan ICI yang disesuaikan dengan kualitas &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;,&amp;quot; ujar Amir
  dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis
  (6/8/2026).&lt;br /&gt;Perseroan menjelaskan PT PBC dan PT CBP merupakan
  entitas usaha SINI yang tengah dikembangkan sebagai proyek tambang
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; baru.
  &lt;br /&gt;Kegiatan first cut di PT PBC ditargetkan dimulai pada kuartal
  IV/2026, sedangkan PT CBP dijadwalkan memasuki tahap operasional pada
  semester II/2027 setelah pembangunan jalan akses menuju tambang
  selesai serta memperoleh persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya
  (RKAB).&lt;br /&gt;Seiring dengan pengembangan kedua proyek tersebut,
  perseroan juga terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung.
  &lt;br /&gt;Hingga saat ini, pembangunan hauling road menuju PT CBP telah
  mencapai sekitar 83,74% untuk segmen jalan menuju CBP dan ditargetkan
  rampung pada Februari 2027. Adapun, segmen jalan menuju PBC telah
  selesai dibangun dan saat ini memasuki tahap surfacing.&lt;br /&gt;Di sisi
  lain, proses pembebasan lahan juga terus berlangsung. Amir
  mengungkapkan progres pembebasan lahan untuk area operasional PT PBC
  telah mencapai sekitar 45%, sedangkan PT CBP sekitar 15% dari total
  kebutuhan lahan yang direncanakan.&lt;br /&gt;Menurutnya, kendala utama
  dalam pembebasan lahan berasal dari klaim kepemilikan atau penguasaan
  lahan oleh pihak ketiga, proses negosiasi dengan pemilik lahan, serta
  verifikasi legalitas dan kepemilikan yang membutuhkan
  waktu.&lt;br /&gt;&amp;quot;Perseroan secara aktif melakukan koordinasi dengan
  seluruh pihak terkait agar proses pembebasan lahan dapat diselesaikan
  sesuai rencana sehingga memperlancar pelaksanaan rencana pengembangan
  usaha Perseroan,&amp;quot; ujar Amir.&lt;br /&gt;Amir juga menyampaikan hingga
  saat ini belum terdapat kontrak penjualan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; yang telah
  ditandatangani untuk hasil produksi PT PBC maupun PT CBP. Namun, SINI
  tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah calon pembeli yang
  memiliki kapasitas dan pengalaman di industri
  terkait.&lt;br /&gt;______&lt;br /&gt;Disclaimer: berita ini tidak bertujuan
  mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya
  ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap
  segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260806/192/1994173/sini-estimasi-pendapatan-tambang-baru-tembus-us326-miliar"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-07T01:28:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Batu Bara Hasil Sitaan Laku Dilelang Rp 20,97 Miliar</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335380" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335380</id>
    <updated>2026-08-07T01:22:12Z</updated>
    <published>2026-08-07T01:22:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta -  &lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;Kementerian Energi dan Sumber Daya
  Mineral (ESDM) menyampaikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari
  hasil lelang Barang Dikuasai Negara (BDN) berupa &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; hasil penegakan
  hukum di Kalimantan Timur sebesar Rp 20,97 miliar.Objek lelang
  tersebut berupa satu paket komoditas &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dengan total
  sekitar 76.742 metrik ton (MT) yang berada di 11 titik stockpile di
  Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara.Direktur Jenderal
  Penegakan Hukum ESDM, Rilke Jeffri Huwae, mengatakan bahwa
  keberhasilan lelang ini merupakan bagian dari komitmen Ditjen Gakkum
  ESDM dalam memastikan setiap hasil penegakan hukum memberikan nilai
  tambah bagi negara.&lt;br /&gt;Lelang dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan
  Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Samarinda melalui laman
  lelang.go.id, dengan PT Wisesa Janitra Sejahtera ditetapkan sebagai
  pemenang pada 8 Juli 2026.Sesuai ketentuan, pemenang lelang diberikan
  waktu paling lama 60 hari kalender atau hingga 10 September 2026 untuk
  melakukan pembongkaran, pemuatan, dan pengangkutan batubara dari
  seluruh lokasi penyimpanan.&amp;quot;Keberhasilan lelang ini menunjukkan
  bahwa penegakan hukum di sektor ESDM tidak berhenti pada proses
  penindakan. Kami memastikan setiap hasil penegakan hukum dapat
  dikelola secara profesional sehingga memberikan kontribusi nyata
  terhadap penerimaan negara melalui PNBP,&amp;quot; ujar Jeffri dalam
  keterangan tertulis&lt;span style="background-color: yellow;"&gt;
    kementerian esdm&lt;/span&gt;, Kamis (6/8/2026).Jeffri menegaskan Ditjen
  Gakkum ESDM akan terus mengawal seluruh tahapan pasca lelang hingga
  proses pengeluaran batubara selesai dilaksanakan.&amp;quot;Proses lelang
  bukanlah akhir dari rangkaian penegakan hukum. Kami akan terus
  melakukan pengawasan dan pendampingan agar proses pengeluaran batubara
  dari seluruh lokasi stockpile berjalan tertib, aman, transparan, dan
  sesuai dengan ketentuan yang berlaku,&amp;quot; imbuh ia.Dalam pelaksanaan
  evakuasi batubara, pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan
  Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta aparat
  penegak hukum di daerah guna memastikan seluruh proses berjalan lancar
  dan sesuai ketentuan.Pelaksanaan lelang Barang yang Dikuasai Negara
  (BDN) tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor
  162.K/HK.02/MEM.H/2026. Ia menilai keberhasilan ini menegaskan
    komitmen&lt;span style="background-color: yellow;"&gt; kementerian
  esdm&lt;/span&gt; dalam mewujudkan penegakan hukum yang tidak hanya
  memberikan efek jera terhadap pelanggaran di sektor
  pertambangan.Namun, juga mampu mengoptimalkan pengelolaan aset negara,
  meningkatkan penerimaan negara, serta memperkuat tata kelola sumber
  daya alam yang transparan, akuntabel, dan sebesar-besarnya untuk
  kemakmuran rakyat. &lt;br /&gt;(rea/hns)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://finance.detik.com/energi/d-8607752/batu-bara-hasil-sitaan-laku-dilelang-rp-20-97-miliar"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://finance.detik.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-07T01:22:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Negara Raup Rp 20,9 M dari Lelang Batu Bara Sitaan</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335347" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5335347</id>
    <updated>2026-08-07T01:13:10Z</updated>
    <published>2026-08-07T01:13:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta -  &lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;Kementerian Energi dan Sumber Daya
  Mineral (ESDM) berhasil menjual sekitar 76.742 metrik ton (MT) &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; hasil sitaan dari
  berbagai kasus. Dari penjualan tersebut, negara memperoleh tambahan
  Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 20.976.670.000 atau
  sekitar Rp 20,9 miliar.Penjualan dilakukan melalui skema lelang yang
  diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang
  (KPKNL) Samarinda melalui laman lelang.go.id. Dalam proses tersebut,
  PT Wisesa Janitra Sejahtera ditetapkan sebagai pemenang lelang pada 8
  Juli 2026.Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Dirjen Gakkum)
  Kementerian ESDM Rilke Jeffri Huwae mengatakan keberhasilan lelang ini
  merupakan bagian dari komitmen Ditjen Gakkum ESDM untuk memastikan
  setiap hasil penegakan hukum memberikan nilai tambah bagi
  negara.&lt;br /&gt;&amp;quot;Keberhasilan lelang ini menunjukkan bahwa penegakan
  hukum di sektor ESDM tidak berhenti pada proses penindakan. Kami
  memastikan setiap hasil penegakan hukum dapat dikelola secara
  profesional sehingga memberikan kontribusi nyata terhadap penerimaan
  negara melalui PNBP,&amp;quot; ujar Jeffri dalam keterangan tertulis,
  Kamis (6/8/2026).Sesuai ketentuan, pemenang lelang diberi waktu paling
  lama 60 hari kalender, atau hingga 10 September 2026, untuk melakukan
  pembongkaran, pemuatan, dan pengangkutan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dari seluruh
  lokasi penyimpanan.Jeffri menegaskan Ditjen Gakkum ESDM akan terus
  mengawal seluruh tahapan pascalelang hingga proses pengeluaran &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; selesai
  dilaksanakan.&amp;quot;Proses lelang bukanlah akhir dari rangkaian
  penegakan hukum. Kami akan terus melakukan pengawasan dan pendampingan
  agar proses pengeluaran batubara dari seluruh lokasi stockpile
  berjalan tertib, aman, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang
  berlaku,&amp;quot; tegasnya.Dalam pelaksanaan evakuasi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;, Ditjen Gakkum
  ESDM juga akan terus berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan
  Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta aparat penegak hukum di daerah guna
  memastikan seluruh proses berjalan lancar dan sesuai
  ketentuan.Pelaksanaan lelang Barang yang Dikuasai Negara (BDN)
  tersebut mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor
  162.K/HK.02/MEM.H/2026.Keberhasilan ini menegaskan komitmen
  Kementerian ESDM dalam mewujudkan penegakan hukum yang tidak hanya
  memberikan efek jera terhadap pelanggaran di sektor pertambangan,
  tetapi juga mengoptimalkan pengelolaan aset negara, meningkatkan
  penerimaan negara, serta memperkuat tata kelola sumber daya alam yang
  transparan, akuntabel, dan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. &lt;br /&gt;(fdl/fdl)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://finance.detik.com/energi/d-8607227/negara-raup-rp-20-9-m-dari-lelang-batu-bara-sitaan"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://finance.detik.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-07T01:13:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>
