<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>Ugems Portal</title>
  <link rel="self" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17" />
  <subtitle>Ugems Portal</subtitle>
  <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17</id>
  <updated>2026-07-16T08:05:44Z</updated>
  <dc:date>2026-07-16T08:05:44Z</dc:date>
  <entry>
    <title>Asing Diam-Diam Lego 10 Saham Ini Kala IHSG Naik Tipis</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5330350" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5330350</id>
    <updated>2026-07-16T07:00:12Z</updated>
    <published>2026-07-16T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjut
  naik tipis pada perdagangan Rabu (15/6/2026). Setelah sehari
  sebelumnya hanya naik 0,03%, indeks kemarin hanya berhasil naik 0,04%
  ke level 6.041,97.&lt;br /&gt;Nilai transaksi kemarin sepi, hanya Rp 11,69
  triliun, melibatkan 28,69 miliar saham dalam 2,07 juta kali transaksi.
  Sebanyak 334 saham naik, 267 turun, dan 195 tidak bergerak.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sementara itu, sepanjang perdagangan kemarin,
  investor asing   mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp153,02 miliar
  di seluruh pasar   dan sebesar Rp160,43 miliar di pasar reguler. Di
  samping itu, investor   asing tercatat melakukan pembelian bersih
  sebesar Rp7,41 miliar di   negosiasi dan tunai.&lt;br /&gt;Oleh karena itu,
  apa saja saham yang kompak   dijual asing kemarin saat IHSG mendatar?
  Mengutip Stockbit, berikut 10   net foreign sell terbanyak perdagangan
  Rabu!&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) -
  Rp112,80   miliar&lt;br /&gt;PT &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;bumi
  resources&lt;/span&gt; Minerals Tbk. (BRMS) - Rp93,22 miliar&lt;br /&gt;PT Astra
  International Tbk. (ASII) - Rp71,74 miliar&lt;br /&gt;PT Bank Central Asia
  Tbk. (BBCA) - Rp61,22 miliar&lt;br /&gt;PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) -
  Rp48,09 miliar&lt;br /&gt;PT &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;bumi
  resources&lt;/span&gt; Tbk. (BUMI) - Rp43,19 miliar&lt;br /&gt;PT Merdeka Gold
  Resources Tbk. (EMAS) - Rp39,58 miliar&lt;br /&gt;PT Merdeka Copper Gold
  Tbk. (MDKA) - Rp27,18 miliar&lt;br /&gt;PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) -
  Rp26,03 miliar&lt;br /&gt;PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) -
  Rp21,27 miliar&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(fsd/fsd)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260716083033-17-751188/asing-diam-diam-lego-10-saham-ini-kala-ihsg-naik-tipis"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-07-16T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Pemadaman Listrik Massal Menghantam Lagi, Negara Krisis-Warga Pasrah</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5330310" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5330310</id>
    <updated>2026-07-16T01:00:15Z</updated>
    <published>2026-07-16T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;krisis energi&lt;/span&gt; di Kuba
  semakin memburuk. Seluruh wilayah negara kepulauan di Karibia itu
  kembali mengalami pemadaman listrik total pada Selasa waktu setempat
  setelah Sistem Kelistrikan Nasional (Sistema Eléctrico Nacional/SEN)
  kembali kolaps.&lt;br /&gt;Insiden ini menjadi pemadaman listrik nasional
  ketiga hanya dalam dua pekan terakhir, di tengah tekanan embargo
  energi Amerika Serikat (AS) yang memperparah pasokan bahan bakar ke
  negara tersebut. Pemadaman terbaru terjadi ketika Kuba masih berjuang
  menghadapi krisis bahan bakar yang telah berlangsung sejak awal
  tahun.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Situasi memburuk
  setelah Presiden AS Donald Trump pada Januari   mengancam akan
  mengenakan tarif terhadap negara mana pun yang menjual   atau memasok
  minyak ke Kuba. Kebijakan tersebut memperdalam krisis   ekonomi dan
  keuangan yang telah lama melanda negara itu.&lt;br /&gt;Akibat   minimnya
  pasokan bahan bakar, transportasi umum nyaris lumpuh.   Pemerintah
  juga terpaksa menunda puluhan ribu operasi bedah karena   keterbatasan
  pasokan listrik.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Hingga kini,
  pemerintah Kuba masih kesulitan memenuhi kebutuhan   impor energi.
  Produksi minyak domestik hanya mampu memenuhi sekitar   40% dari total
  kebutuhan bahan bakar nasional.&lt;br /&gt;Perusahaan listrik   milik
  negara, Electric Union, menyebut pemadaman terbaru dipicu   gangguan
  pada salah satu unit pembangkit listrik di Provinsi Holguín,   Kuba
  bagian timur. Gangguan tersebut menyebabkan perubahan frekuensi
  secara tiba-tiba sehingga memicu kolapsnya jaringan listrik nasional
  sekitar tengah hari waktu setempat.&lt;br /&gt;Kementerian Energi dan
  Pertambangan Kuba bersama Electric Union menyatakan protokol pemulihan
  darurat segera dijalankan. Pemerintah membangun sejumlah microgrid
  atau jaringan listrik berskala kecil yang dioperasikan secara terpisah
  sebelum nantinya disambungkan kembali secara bertahap ke sistem
  nasional.&lt;br /&gt;&amp;quot;Prioritas utama diberikan kepada fasilitas vital
  seperti rumah sakit dan pabrik pengolahan makanan,&amp;quot; demikian
  pernyataan pemerintah, dimuat laman AP, Rabu (15/7/2026).&lt;br /&gt;Pada
  sore hari, sebagian wilayah ibu kota Havana mulai kembali memperoleh
  pasokan listrik. Namun, hanya sekitar 4% wilayah Havana telah kembali
  dialiri listrik.&lt;br /&gt;Pemerintah Provinsi Guantánamo dan Cienfuegos
  juga melaporkan pasokan listrik mulai dipulihkan untuk sejumlah rumah
  sakit. Sementara itu, otoritas Kota Matanzas mengonfirmasi kawasan
  pusat bersejarah kota tersebut telah kembali mendapatkan aliran
  listrik.&lt;br /&gt;Krisis Semakin Parah&lt;br /&gt;Pemadaman terbaru menambah
  panjang daftar gangguan listrik besar yang melanda Kuba sepanjang
  tahun ini. Pekan lalu saja, dua pemadaman nasional terjadi pada Senin
  dan Jumat, membuat lebih dari 9 juta penduduk hidup tanpa
  listrik.&lt;br /&gt;Sebelumnya, dua pemadaman nasional juga terjadi pada
  Maret. Ini disusul serangkaian gangguan listrik regional di berbagai
  wilayah.&lt;br /&gt;Krisis listrik tersebut telah berdampak luas terhadap
  kehidupan masyarakat. Selain membatasi transportasi umum, gangguan
  pasokan energi juga menyebabkan pengurangan jam kerja, pembatalan
  penerbangan, hingga terganggunya layanan kesehatan.&lt;br /&gt;Aktivitas
  sehari-hari warga pun ikut terdampak, mulai dari memasak, distribusi
  air bersih, hingga layanan internet dan telekomunikasi. Bagi sebagian
  warga Havana, pemadaman listrik kini telah menjadi bagian dari
  rutinitas sehari-hari.&lt;br /&gt;&amp;quot;Pemadaman listrik seperti ini
  sekarang sudah normal di Kuba. Kalau justru tidak terjadi apa-apa, itu
  baru terasa aneh,&amp;quot; kata Roberto Liana (69), seorang pegawai toko
  ritel.&lt;br /&gt;Di tengah keterbatasan tersebut, masyarakat berupaya
  bertahan dengan berbagai cara. Sayli Aguilera (25), ibu dua anak,
  mengatakan keluarganya hanya bisa beradaptasi dengan kondisi yang
  ada.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kami berimprovisasi dan melakukan apa pun yang kami
  bisa,&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt;Untuk mengurangi ketergantungan pada
  jaringan listrik nasional yang semakin rapuh, semakin banyak keluarga
  di Kuba memasang panel surya dan baterai portabel sebagai sumber
  listrik cadangan. Di sektor transportasi, masyarakat juga mulai
  beralih ke sepeda motor listrik dan becak roda tiga bertenaga listrik
  yang didukung panel surya, sebagai alternatif di tengah &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;krisis energi&lt;/span&gt; yang belum
  menunjukkan tanda-tanda akan segera berakhir.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(luc/sef)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260715154102-4-751055/pemadaman-listrik-massal-menghantam-lagi-negara-krisis-warga-pasrah"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-07-16T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>BBM Biodiesel B50 Sudah Terbit, RI Bakal Lanjut ke B60?</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5330281" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5330281</id>
    <updated>2026-07-16T01:00:12Z</updated>
    <published>2026-07-16T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; membuka
  peluang pengembangan bahan bakar biodiesel dengan campuran 60% (B60)
  setelah implementasi mandatori B50. Namun, sebelum kebijakan tersebut
  diterapkan kajian teknis dan keekonomian masih harus
  dilakukan.&lt;br /&gt;Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan
  Konservasi Energi (EBTKE) &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Eniya
  Listiani Dewi mengaku pihaknya telah meminta para peneliti untuk
  mengkaji formulasi yang paling tepat apabila Indonesia ingin beralih
  ke B60.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kami mintakan periset-periset ya nanti untuk bisa
  memprediksi kalau mau 60% nih apakah 50 plus 10. Kalau 60 persen,
  sorry, kalau 60% apakah 50 plus 10. Ini kan seperti feeling pada saat
  dulu kita membayangkan mau ke 50,&amp;quot; kata Eniya dikutip Rabu
  (15/7/2026). &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Menurut Eniya,
  pemerintah belum akan terburu-buru menuju ke B60   karena implementasi
  B50 masih berjalan. Selain itu, penggunaan   campuran biodiesel di
  atas 50% menghadapi tantangan dari sisi biaya
  produksi.&lt;br /&gt;&amp;quot;Karena harus riset dulu kalau di atas 50 persen
  itu kombinasinya kalau mau tambah 10 persen dari hidrokarbon yang D100
  itu, itu harganya masih satu setengah kali lipat dari harga yang fame.
  Begitu,&amp;quot; kata dia.&lt;br /&gt;Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto
  resmi meluncurkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dicampur bahan
  bakar nabati (BBN) berbasis minyak kelapa sawit 50% atau biodiesel 50%
  (B50) pada hari ini, Kamis (9/7/2026).&lt;br /&gt;Peresmian mandatori B50
  ini merupakan agenda strategis pemerintah untuk mengurangi
  ketergantungan terhadap impor BBM khususnya jenis solar dan memperkuat
  nilai tambah sumber daya alam nasional, serta menjaga ketahanan
  ekonomi dan kedaulatan energi Indonesia.&lt;br /&gt;Prabowo dalam
  sambutannya menyampaikan, bahwa dengan diluncurkannya program B50,
  Indonesia resmi menjadi negara pertama di Dunia yang menerapkan
  mandatori biodiesel B50.&lt;br /&gt;&amp;quot;Indonesia resmi menjadi negara
  pertama di Dunia yang menerapkan mandatori biodiesel B50. Ini bukan
  sekedar pencapaian teknologi, ini bukti Indonesia mampu memanfaatkan
  kekayaan alam sendiri untuk kepentingan rakyat sendiri,&amp;quot; terang
  Prabowo dalam sambutannya di Karawang, Kamis
  (9/7/2026).&lt;br /&gt;&amp;quot;Ini adalah tonggak penting dalam perjalanan
  kemandirian energi,&amp;quot; tambah Prabowo.&lt;br /&gt;Prabowo menegaskan
  bahwa capaian B50 saat ini jangan membuat inovasi jalan di tempat. Ia
  mendorong PT Pertamina agar bisa mendorong sampai
  B60.&lt;br /&gt;&amp;quot;Terima kasih ilmuwan dari kampus, teruskan kajian ini,
  terima kasih Pertamina, teruskan jangan berhenti di B50, kalau bisa
  B60,&amp;quot; tegas Prabowo.&lt;br /&gt;Prabowo pun menyebut akan memberikan
  Bintang Kehormatan bagi pihak-pihak yang sukses menerapkan kebijakan
  B50 ini.&lt;br /&gt;&amp;quot;Saudara-Saudara, memang ini usaha besar, terima
  kasih, kebahagiaan dari saya, nanti Mensesneg juga saya minta
  nama-nama Menteri ESDM, Dirut Pertamina, Menteri Koordinator Ekonomi,
  Pak Rosan, mereka-mereka yang berjasa proses mencapai di B50 saya
  minta nama-namanya ya, saya ingin memberi tanda kehormatan Bintang
  Kehormatan,&amp;quot; tuturnya.&lt;br /&gt;&amp;quot;Yang dapat Bintang, pangkatnya
  sudah tinggi ini soal jasa hasil untuk negara B50 ini hasil besar
  untuk negara,&amp;quot; tandasnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260715141919-4-751026/bbm-biodiesel-b50-sudah-terbit-ri-bakal-lanjut-ke-b60"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-07-16T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Banyak di RI, Ini Dia Pembangkit yang Bisa Gantikan Peran Energi Fosil</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5330235" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5330235</id>
    <updated>2026-07-15T07:00:15Z</updated>
    <published>2026-07-15T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) membeberkan ada sumber energi yang bisa menggantikan posisi
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dan diesel
  sebagai energi primer pembangkit listrik. Hal itu melalui pemanfaatan
  potensi energi bersih panas bumi yang ada melimpah di dalam
  negeri.&lt;br /&gt;Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi
  Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menekankan
  bahwa karakteristik panas bumi cocok untuk menggantikan pembangkit
  berbasis fosil karena pasokannya yang berkelanjutan tanpa terpengaruh
  perubahan iklim.&lt;br /&gt;&amp;quot;EBT itu yang bisa apple-to-apple dengan
  penggantian fosil adalah panas bumi. Kalau hidro itu terpengaruh sama
  iklim. Kan kalau dry season agak sedikit lah debit air turun, tapi
  kalau panas bumi kan terus menerus, terus menerus, gitu,&amp;quot; kata
  Eniya saat ditemui di Gedung DPR RI, dikutip Rabu (15/7/2026). &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Berdasarkan perhitungannya, penggunaan 1 Mega
  Watt (MW) diesel   dapat digantikan secara setara oleh 1 MW dari
  Pembangkit Listrik   Tenaga Panas Bumi (PLTP) karena kemampuan
  beroperasi sepanjang   waktu.&lt;br /&gt;Bila dibandingkan, hal tersebut
  berbeda dengan pembangkit   listrik tenaga surya fotovoltaik yang
  membutuhkan kapasitas terpasang   hingga empat kali lipat ditambah
  dukungan sistem penyimpanan baterai   untuk mencapai tingkat keandalan
  yang sama.&lt;br /&gt;&amp;quot;Jadi kan kalau   kita bicara 1 MW diesel ya
  berarti 1 MW PLTP. Karena kalau kita bicara   panas surya ya
  fotovoltaik kan empat mega yang equal sama itu, belum   plus baterai
  gitu,&amp;quot; paparnya.&lt;br /&gt;Saat ini, pihaknya tengah   melakukan
  penyesuaian regulasi, termasuk rencana revisi Peraturan   Pemerintah
  (PP) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Panas Bumi. Pemerintah juga   sedang
  meninjau kembali skema harga melalui revisi Peraturan Presiden
  (Perpres) 112 Tahun 2022 untuk menarik minat investasi di sektor
  tersebut.&lt;br /&gt;&amp;quot;Nah pengembangannya ke depan seperti apa kita kan
  melakukan revisi PP 7, ya kan? Terus terkait dengan harga revisi
  perpres 112, tapi kita akan dahulukan dulu Perpres 100 giga watt.
  Karena itu arahan Pak Menteri untuk diakselerasi dulu,&amp;quot;
  tandasnya.&lt;br /&gt;RUPTL 2025-2034&lt;br /&gt;Asal tahu saja, peta jalan
  kelistrikan nasional mengacu pada Rencana Umum Ketenagalistrikan
  Nasional (RUKN) dan Kebijakan Energi Nasional (KEN). Dari kedua
  kerangka itulah RUPTL lahir sebagai 'ruh' perencanaan yang
  menerjemahkan kebijakan ke langkah operasional.&lt;br /&gt;Adapun,
  Pemerintahan Prabowo-Gibran menempatkan kedaulatan energi dan transisi
  energi sebagai salah satu program prioritas nasional. RUPTL sendiri
  berperan sebagai instrumen yang menjadi pedoman utama dalam
  implementasi penyediaan dan ketersediaan tenaga listrik
  nasional.&lt;br /&gt;Data Kapasitas Pembangkit di RUPTL&lt;br /&gt;Pemerintah
  menargetkan tambahan kapasitas pembangkit listrik baru dalam RUPTL
  2025-2034 ini sebesar 69,5 Giga Watt (GW). Dari target tambahan
  pembangkit tersebut, sekitar 42,6 GW akan berasal dari pembangkit
  berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT), 10,3 GW dari sistem penyimpanan
  energi (storage), dan 16,6 GW dari pembangkit berbasis energi
  fosil.&lt;br /&gt;Adapun rinciannya untuk kapasitas pembangkit EBT adalah
  sebagai berikut: Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 17,1 GW,
  Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) 11,7 GW, Pembangkit Listrik
  Tenaga Bayu/Angin (PLTB) 7,2 GW, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi
  (PLTP) 5,2 GW, Pembangkit Listrik Tenaga Bioenergi 0,9 GW, Pembangkit
  Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) 0,5 GW.&lt;br /&gt;Sementara itu, untuk
  kapasitas sistem penyimpanan energi mencakup PLTA pumped storage
  sebesar 4,3 GW dan baterai 6,0 GW. Kemudian, untuk pembangkit fosil
  masih akan dibangun sebesar 16,6 GW, terdiri dari gas 10,3 GW dan
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; 6,3
  GW.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260715113031-4-750958/banyak-di-ri-ini-dia-pembangkit-yang-bisa-gantikan-peran-energi-fosil"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-07-15T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>9 Saham Konglomerat Dikuasai Segelintir Pihak, Ini Daftar Lengkapnya</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5330206" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5330206</id>
    <updated>2026-07-15T07:00:11Z</updated>
    <published>2026-07-15T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta - Saham dalam kategori high shareholding concentration (HSC)
  atau kepemilikan terkonsentrasi tinggi meningkatkan tajam setelah
  Bursa Efek Indonesia (BEI) menambahkan kriteria price impact ratio
  dalam metodologi penghitungan saham. Berdasarkan daftar terbaru,
  terdapat sejumlah emiten milik konglomerat yang masuk dalam kategori
  HSC.Berdasarkan pengumuman awal, diketahui saham milik konglomerat
  Prajogo Pangestu PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) masuk dalam
  kategori HSC dengan tingkat kepemilikan terkonsentrasi 97.31%. Dalam
  periode tersebut, saham konglomerasi Grup Sinar Mas, PT Dian
  Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), juga masuk dalam kategori HSC dengan
  tingkat kepemilikan terkonsentrasi sebesar 95.76%.Kemudian berdasarkan
  pengumuman baru hari ini, Rabu (15/7), saham milik konglomerat lainnya
  juga masuk dalam kategori tersebut. Seperti emiten milik konglomerat
  Otto Toto Sugiri, PT DCI Indonesia Tbk (DCII), masuk dalam kategori
  HSC dengan tingkat kepemilikan terkonsentrasi sebesar
  99,96%.&lt;br /&gt;Kemudian saham milik konglomerat Low Tuck Kwong, PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bayan resources&lt;/span&gt; Tbk (BYAN),
  juga masuk dalam kategori HSC dengan tingkat kepemilikan
  terkonsentrasi sebesar 98,50%. Selanjutnya emiten milik konglomerat
  Anthoni Salim, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET), juga
  masuk dalam kategori yang sama dengan 98,06% kepemilikan
  terkonsentrasi tinggi.Kemudian emiten milik Andi Syamsuddin Arsyad
  alias Haji Isam, PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN), memiliki tingkat
  kepemilikan terkonsentrasi sebesar 99,95%. Selain itu, emiten milik
  konglomerat Mohammad Jusuf Hamka alias Babah Alun, PT Citra Marga
  Nusaphala Persada Tbk (CMNP), juga masuk dalam kategori HSC dengan
  tingkat kepemilikan terkonsentrasi sebesar 96,64%.Selanjutnya saham
  konglomerasi Grup Djarum, PT Global Digital Niaga Tbk (BELI), masuk
  kategori dengan tingkat kepemilikan terkonsentrasi sebesar 93,83%.
  Saham konglomerasi Grup Sinar Mas lainnya juga tercatat masuk dalam
  kategori HSC, yakni PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk
  (SMAR), dengan tingkat kepemilikan terkonsentrasi sebesar
  99,58%.Sebelumnya, Direktur Utama BEl, Jeffrey Hendrik, mengatakan
  penambahan saham dalam kategori HSC ini dilakukan setelah pihaknya
  menambahkan kriteria price impact ratio untuk saham yang memiliki
  kapitalisasi pasar di atas Rp 10 triliun sebagai salah satu metodologi
  perhitungan.Jeffrey menjelaskan saham dengan price-impact ratio tinggi
  dihitung berdasarkan perubahan harga saham dibandingkan dengan
  velocity transaksi. Sementara itu, velocity dihitung dari rata-rata
  volume transaksi dibandingkan jumlah saham yang beredar di publik atau
  free float.&amp;quot;Kami telah melakukan revisi atas metodologi high
  shareholding concentration. Kami menambahkan satu kriteria, yaitu
  kriteria price-impact ratio atas seluruh saham dengan kapitalisasi
  pasar di atas Rp10 triliun. Dengan kriteria baru tersebut, kami akan
  segera mengumumkan ada 37 saham baru masuk dalam kriteria high
  shareholding concentration. Sehingga, total saham yang ada di dalam
  high shareholding concentration akan menjadi 51 saham,,&amp;quot; katanya
  dalam konferensi pers di Kantor BEI, Jakarta Selatan, Selasa
  (14/7/2026).Daftar 51 Emiten dengan Tingkat Kepemilikan Saham
  Terkonsentrasi Tinggi1. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII)2. PT Barito
  Renewables Energy Tbk (BREN)3. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)4.
  PT Ifishdeco Tbk (IFSH)5. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV)6. PT
  Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO)7. PT Rockfields Properti Indonesia
  Tbk (ROCK)8. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS)9. PT BSA Logistics
  Indonesia Tbk (WBSA)10. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI)11. PT Mahkota
  Group Tbk (MGRO)12. PT Kota Satu Properti Tbk (SATU)13. PT Delta Giri
  Wacana Tbk (DGWG)14. PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM)15. PT DCI
  Indonesia Tbk (DCII)16. PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bayan resources&lt;/span&gt; Tbk
  (BYAN)17. PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET)18. PT Ekamas
  Mora Republik Tbk (MORA)19. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ)20.
  PT Bank Permata Tbk (BNLI)21. PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA)22. PT
  Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN)23. PT Soho Global Health Tbk (SOHO)24. PT
  Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE)25. PT FAP Agri Tbk (FAPA)26. PT
  Siloam International Hospitals Tbk (SILO)27. PT Krom Bank Indonesia
  Tbk (BBSI)28. PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN)29. PT Siantar Top Tbk
  (STTP)30. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT)31. PT Golden Energy
  Mines Tbk (GEMS)32. PT Global Digital Niaga Tbk (BELI)33. PT Maha
  Properti Indonesia Tbk (MPRO)34. PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk
  (PRAY)35. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR)36. PT
  Cemindo Gemilang Tbk (CMNT)37. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI)38.
  PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI)39. PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk
  (YUPI)40. PT Hotel Fitra International Tbk (FITT)41. PT Ancara
  Logistics Indonesia Tbk (ALII)42. PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING)43.
  PT MD Entertainment Tbk (FILM)44. PT Pelayaran Nasional Ekalya
  Purnamasari Tbk (ELPI)45. PT Golden Flower Tbk (POLU)46. PT MSIG Life
  Insurance Indonesia Tbk (LIFE)47. PT Prima Andalan Mandiri Tbk
  (MCOL)48. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII)49. PT Allo Bank
  Indonesia Tbk (BBHI)50. PT Bank Mega Tbk (MEGA)51. PT Citra Marga
  Nusaphala Persada Tbk (CMNP)&lt;br /&gt;(ahi/ara)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://finance.detik.com/bursa-dan-valas/d-8574797/9-saham-konglomerat-dikuasai-segelintir-pihak-ini-daftar-lengkapnya"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://finance.detik.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-07-15T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Sekjen PP AMPG Kritik Deddy Sitorus Soal Isu Batu Bara PLN dan ESDM</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5330138" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5330138</id>
    <updated>2026-07-15T01:00:22Z</updated>
    <published>2026-07-15T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Angkatan
  Muda Partai Golkar (PP AMPG) Ubaidillah merespons pernyataan Anggota
  DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Deddy Sitorus, yang meminta Menteri
  Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, diperiksa
  terkait isu pengadaan batu bara untuk PLN.Menurut Ubaidillah,
  pernyataan tersebut tidak punya dasar yang memadai untuk menarik &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; dalam
  perkara penyediaan batubara yang sifatnya sangat teknis dengan sistem
  business to business (B to B)&amp;quot;Saya menyarankan Saudara Deddy
  Sitorus untuk terus belajar. Jangan membangun opini yang dapat
  menyesatkan publik tanpa memahami secara komprehensif duduk persoalan,
  kronologi, maupun kewenangan para pihak yang dikaitkan dalam isu
  tersebut,&amp;quot; ungkap Ubaidillah seperti dikutip siaran pers, Rabu
  (15/7/2026). Ia menegaskan bahwa &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; hanyalah
  regulator yang mengatur kuota Domestic Market Obligation (DMO) demi
  memastikan kebutuhan dalam negeri terpenuhi termasuk kebutuhan PLN.
  Selanjutnya, PLN sebagai perusahaan kelisterikan bertanggung jawab
  untuk memastikan pasokan kebutuhan batubara terpenuhi.Mengutip
  Peraturan Pemerintah (PP) 39 Tahun 2025 yang merupakan peraturan
  turunan dari UU No 2 Tahun 2025 tentang Minerba, DMO tahun ini akan
  difokuskan untuk Pembangkit Listrik (Utama): PT PLN (Persero) dan
  Independent Power Producer (IPP), Industri Semen, Industri pupuk dan
  kertas.Karena itu, setiap opini yang menarik-narik nama Ketua Umum DPP
  Partai Golkar Bahlil Lahadalia merupakan asumsi sesat yang tidak punya
  dasar yang bisa dipertanggungjawabkan.Menurut Ubaidillah, sangat
  disayangkan apabila seorang anggota DPR justru lebih mengedepankan
  narasi yang dapat memicu spekulasi di tengah masyarakat daripada
  mendorong penegakan hukum yang objektif dan berkeadilan.&amp;quot;Sebagai
  anggota DPR, seharusnya Saudara Deddy memberikan edukasi kepada
  masyarakat tentang batas wewenang setiap institusi sehingga tidak
  mengeneralisir bahwa setiap proses teknis yang ada di PLN lantas
  nenuduh terkait langsung dengan kebijakan Menteri ESDM Bahlil
  Lahadalia,&amp;quot; ujarnya.Ubaidillah meminta agar Dedi Sitorus memahami
  batas wewenang &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt; sebagai regulator, termasuk mampu memisahkan sistem
  manajemen strategik dan manajemen teknis dalam suatu kelembagaan,
  lebih-lebih setiap lembaga memiliki aturan dan tata kelola fiskal yang
  terpisah.Ubaidillah juga mengingatkan agar persoalan yang sedang
  menjadi perhatian publik tidak dijadikan alat untuk menyerang individu
  tertentu demi kepentingan politik sesaat.&amp;quot;Kritik tentu sah dalam
  demokrasi. Namun kritik harus dibangun di atas data, fakta, dan
  argumentasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai ruang
  publik dipenuhi opini yang hanya menimbulkan kegaduhan,&amp;quot;
  katanya.PP AMPG, lanjutnya, mendukung penuh penegakan hukum yang
  profesional, independen, dan bebas dari intervensi politik. Apabila
  terdapat dugaan pelanggaran, seluruh proses harus diserahkan kepada
  aparat penegak hukum sesuai ketentuan peraturan
  perundang-undangan.&amp;quot;Kami percaya aparat penegak hukum mampu
  bekerja secara profesional. Semua pihak sebaiknya menahan diri, dan
  tidak menggiring tuduhan tanpa memiliki dasar yang kuat,&amp;quot;
  ujarnya.Menutup pernyataannya, Ubaidillah mengajak seluruh elite
  politik untuk mengedepankan etika demokrasi dan memberikan contoh yang
  baik kepada masyarakat dengan menyampaikan pendapat secara bertanggung
  jawab.&amp;quot;Mari kita berpolitik dengan argumentasi, bukan dengan
  asumsi. Berbeda pandangan adalah hal yang wajar, tetapi jangan sampai
  mengorbankan objektivitas dan keadilan demi kepentingan politik,&amp;quot;
  katanya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(miq/miq)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260715041052-4-750861/sekjen-pp-ampg-kritik-deddy-sitorus-soal-isu-batu-bara-pln-dan-esdm"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-07-15T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>PTBA Dukung Kepolisian Ungkap Pelaku Penambang Batubara Ilegal</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5330109" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5330109</id>
    <updated>2026-07-15T01:00:20Z</updated>
    <published>2026-07-15T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bukit asam&lt;/span&gt; (Persero) Tbk
  (PTBA), anggota Holding BUMN Pertambangan MIND ID, mendukung penuh
  langkah Polres Muara Enim bersama Polda Sumatera Selatan dalam
  mengungkap praktik pertambangan batubara tanpa izin yang beroperasi di
  wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) Perseroan di Desa Penyandingan,
  Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim.&lt;br /&gt;Pengungkapan
  tersebut merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap
  aktivitas pertambangan ilegal yang berpotensi merugikan negara,
  merusak lingkungan, mengganggu keselamatan masyarakat, serta mengancam
  keberlanjutan pengelolaan sumber daya alam. &lt;br /&gt;Wakapolres Muara
  Enim Kompol Toni Arman, SH mengatakan, keberhasilan operasi penindakan
  yang dilakukan dalam dua tahap ini merupakan bentuk sinergi antara
  aparat penegak hukum dan PTBA dalam menjaga aset negara, melindungi
  lingkungan, serta mewujudkan tata kelola pertambangan yang sesuai
  dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Dari dua operasi yang kami lakukan pada 8 dan 10
  Juli   2026, kami telah mengamankan total 11 orang tersangka dengan
  delapan   laporan polisi. Penyidikan akan terus kami kembangkan untuk
  mengungkap   pihak-pihak lain yang terlibat, termasuk pemilik lahan
  maupun pihak   yang memperoleh keuntungan dari aktivitas ilegal
  tersebut,&amp;quot; jelas   Kompol Toni Arman dalam siaran pers yang
  diterima, Selasa   (14/7/2026).&lt;br /&gt;Dalam operasi pertama yang
  dilaksanakan pada 8 Juli   2026 sekitar pukul 18.30 WIB di area
  stockpile Desa Penyandingan,   petugas berhasil mengamankan delapan
  tersangka yang terdiri atas lima   sopir truk, satu checker, satu
  operator alat berat, dan satu pelaku   usaha. Barang bukti yang
  diamankan antara lain dua unit ekskavator,   sekitar 52 ton batubara,
  serta beberapa unit telepon   genggam.&lt;br /&gt;Selanjutnya, pada operasi
  kedua yang dilaksanakan pada   10 Juli 2026 sekitar pukul 16.30 WIB di
  lokasi yang sama, petugas   kembali mengamankan tiga orang pelaku
  usaha beserta barang bukti   berupa dua unit alat berat, satu unit
  sepeda motor, tiga unit telepon   genggam, serta batubara hasil
  penambangan.&lt;br /&gt;Seluruh tersangka   dijerat dengan Pasal 158
  Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang   Perubahan atas
  Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan   Mineral dan
  Batubara, dengan ancaman pidana penjara paling lama lima   tahun dan
  denda paling banyak Rp100 miliar.&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil
  penyelidikan, para pelaku menjalankan aktivitas pengangkutan batubara
  pada malam hari dengan menutupi muatan menggunakan terpal untuk
  menghindari pengawasan. Batubara hasil tambang ilegal tersebut
  dipasarkan dengan harga di bawah standar dan diduga dikirim ke wilayah
  Jabodetabek. Dari aktivitas ilegal tersebut, diperkirakan potensi
  kehilangan pendapatan negara mencapai sekitar Rp95,9 miliar, sementara
  potensi kerugian negara dari sektor royalti ditaksir mencapai sekitar
  Rp8,6 miliar.&lt;br /&gt;Polres Muara Enim menegaskan proses penyidikan
  masih terus dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga
  terlibat, termasuk pemilik lahan yang digunakan untuk aktivitas
  pertambangan ilegal. &lt;br /&gt;Tanjung Enim Mining Site General Manager
  PTBA, Satria Wirawan, menyampaikan apresiasi atas langkah cepat aparat
  kepolisian dalam mengungkap aktivitas pertambangan ilegal di wilayah
  konsesi perusahaan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kami mengapresiasi Polres Muara Enim
  dan Polda Sumatera Selatan atas keberhasilan mengungkap aktivitas
  pertambangan ilegal di wilayah IUP PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bukit asam&lt;/span&gt;,&amp;quot; jelasnya.
  &lt;br /&gt;Satria menegaskan, pertambangan tanpa izin tidak hanya merugikan
  negara dari sisi penerimaan, tetapi juga mengancam keselamatan
  masyarakat, merusak lingkungan, serta mengganggu keberlangsungan
  operasi pertambangan yang dilakukan sesuai kaidah good mining
  practice.&lt;br /&gt;&amp;quot;PTBA berkomitmen untuk terus bersinergi dengan
  aparat penegak hukum dalam menjaga aset negara dan memastikan
  pengelolaan sumber daya alam dilakukan secara legal, bertanggung
  jawab, dan berkelanjutan,&amp;quot; imbuhnya.&lt;br /&gt;PTBA akan terus
  memperkuat koordinasi dengan Polda Sumatera Selatan, Polres Muara
  Enim, dan para pemangku kepentingan terkait untuk melakukan pengamanan
  di lokasi-lokasi yang telah ditindak guna mencegah munculnya kembali
  aktivitas pertambangan ilegal.&lt;br /&gt;&amp;quot;PTBA juga mengajak seluruh
  masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian
  lingkungan dan melaporkan apabila menemukan dugaan aktivitas
  pertambangan tanpa izin kepada aparat penegak hukum. Sinergi seluruh
  pihak diharapkan mampu menciptakan tata kelola pertambangan yang aman,
  tertib, berkelanjutan, serta memberikan manfaat optimal bagi negara
  dan masyarakat,&amp;quot; tutupnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260714191501-4-750845/ptba-dukung-kepolisian-ungkap-pelaku-penambang-batubara-ilegal"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-07-15T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Daftar 47 Saham HSC di BEI Selengkapnya, 1 Emiten Berhasil Lolos</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5330080" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5330080</id>
    <updated>2026-07-15T01:00:18Z</updated>
    <published>2026-07-15T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) memperbarui daftar
  saham dengan status High Shareholding Concentration (HSC) atau
  kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi.&lt;br /&gt;Hingga pertengahan Juli
  2026, tercatat 47 emiten masuk dalam daftar HSC dengan tingkat
  kepemilikan yang dikuasai oleh sejumlah pemegang saham mencapai lebih
  dari 90%. Adapun, 1 emiten berhasil lolos dari daftar
  tersebut.&lt;br /&gt;Sebanyak 33 emiten memperoleh status HSC pada Selasa
  (14/7/2026) berdasarkan struktur kepemilikan saham per 30 Juni 2026.
  Sisanya merupakan emiten yang telah lebih dahulu ditetapkan berstatus
  HSC sejak April hingga awal Juli 2026 dan masih tercantum dalam daftar
  terbaru.&lt;br /&gt;Dalam daftar tersebut, PT Maha Properti Indonesia Tbk.
  (MPRO) menjadi emiten dengan tingkat konsentrasi kepemilikan
  tertinggi, yakni mencapai 99,99%.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Posisi berikutnya
  ditempati PT DCI Indonesia Tbk. (DCII) dengan   99,96%, PT Krom Bank
  Indonesia Tbk. (BBSI) dan PT Pradiksi Gunatama   Tbk. (PGUN)
  masing-masing 99,95%, serta PT Golden Flower Tbk. (POLU)   sebesar
  99,94%.&lt;br /&gt;Selain itu, sejumlah emiten besar juga masih   masuk
  dalam daftar HSC, di antaranya PT Bank Permata Tbk. (BNLI)   dengan
  kepemilikan terkonsentrasi 99,92%, PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk.
  (YUPI) 99,91%.&lt;br /&gt;Selanjutnya, PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk. (PRAY)
  99,84%, PT Bank SMBC Indonesia Tbk. (BTPN) 99,78%, PT FAP Agri Tbk.
  (FAPA) 99,77%, PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk. (LIFE) 99,21%,
  serta PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) sebesar
  99,14%.&lt;br /&gt;Daftar HSC kali ini juga diwarnai oleh sejumlah emiten
  dengan kapitalisasi pasar besar, seperti PT Global Digital Niaga Tbk.
  (BELI) dengan konsentrasi kepemilikan 93,83%, PT Bayan Resources Tbk.
  (BYAN) sebesar 98,50%, PT Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) 97,31%,
  hingga PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) sebesar
  96,70%.&lt;br /&gt;Sejumlah emiten dalam daftar tersebut berasal dari
  kelompok usaha yang sama. Dari Grup Sinar Mas, terdapat PT Sinar Mas
  Agro Resources and Technology Tbk. (SMAR) dengan kepemilikan
  terkonsentrasi 99,58%, PT Golden &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;energy mines&lt;/span&gt; Tbk. (GEMS)
  sebesar 99,24%, PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA) sebesar 95,65%,
  serta PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) sebesar
  95,76%.&lt;br /&gt;Sementara itu, Grup Mayapada memiliki dua emiten dalam
  daftar HSC, yakni PT Maha Properti Indonesia Tbk. (MPRO) dengan
  tingkat konsentrasi kepemilikan mencapai 99,99% dan PT Sejahteraraya
  Anugrahjaya Tbk. (SRAJ) sebesar 97,21%.&lt;br /&gt;BEI menjelaskan bahwa
  penetapan status HSC dilakukan berdasarkan metodologi penghitungan
  struktur kepemilikan saham. Pengumuman tersebut bertujuan memberikan
  transparansi kepada investor mengenai tingkat konsentrasi kepemilikan
  suatu saham dan tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran
  terhadap ketentuan di bidang pasar modal.&lt;br /&gt;Sementara itu, PT Lima
  Dua Lima Tiga Tbk. (LUCY) masuk HSC dengan porsi 95,47% pada 2 April
  2026. Namun, dalam pengumuman 2 Juli 2026, BEI menyatakan perseroan
  tidak lagi berada dalam kepemilikan saham terkonsentrasi
  tinggi.&lt;br /&gt;Data Saham yang Ditetapkan HSC pada 14 Juli 2026&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) — 99,14%&lt;br /&gt;PT Prima
  Andalan Mandiri Tbk. (MCOL) — 98,62%&lt;br /&gt;PT MSIG Life Insurance
  Indonesia Tbk. (LIFE) — 99,21%&lt;br /&gt;PT Golden Flower Tbk. (POLU) —
  99,94%&lt;br /&gt;PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk. (ELPI) —
  98,90%&lt;br /&gt;PT MD Entertainment Tbk. (FILM) — 92,98%&lt;br /&gt;PT Hoffmen
  Cleanindo Tbk. (KING) — 98,40%&lt;br /&gt;PT Ancara Logistics Indonesia Tbk.
  (ALII) — 97,62%&lt;br /&gt;PT Hotel Fitra International Tbk. (FITT) —
  95,00%&lt;br /&gt;PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk. (YUPI) — 99,91%&lt;br /&gt;PT
  Perdana Bangun Pusaka Tbk. (KONI) — 95,08%&lt;br /&gt;PT Metropolitan
  Kentjana Tbk. (MKPI) — 97,02%&lt;br /&gt;PT Cemindo Gemilang Tbk. (CMNT) —
  99,41%&lt;br /&gt;PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk. (SMAR) —
  99,58%&lt;br /&gt;PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk. (PRAY) — 99,84%&lt;br /&gt;PT
  Maha Properti Indonesia Tbk. (MPRO) — 99,99%&lt;br /&gt;PT Global Digital
  Niaga Tbk. (BELI) — 93,83%&lt;br /&gt;PT Golden &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;energy mines&lt;/span&gt; Tbk. (GEMS) —
  99,24%&lt;br /&gt;PT Multipolar Technology Tbk. (MLPT) — 99,42%&lt;br /&gt;PT
  Siantar Top Tbk. (STTP) — 94,95%&lt;br /&gt;PT Bank SMBC Indonesia Tbk.
  (BTPN) — 99,78%&lt;br /&gt;PT Krom Bank Indonesia Tbk. (BBSI) —
  99,95%&lt;br /&gt;PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) —
  96,70%&lt;br /&gt;PT FAP Agri Tbk. (FAPA) — 99,77%&lt;br /&gt;PT Jaya Sukses
  Makmur Sentosa Tbk. (RISE) — 98,03%&lt;br /&gt;PT Soho Global Health Tbk.
  (SOHO) — 99,93%&lt;br /&gt;PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN) — 99,95%&lt;br /&gt;PT
  Bank Permata Tbk. (BNLI) — 99,92%&lt;br /&gt;PT Sejahteraraya Anugrahjaya
  Tbk. (SRAJ) — 97,21%&lt;br /&gt;PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA) —
  95,65%&lt;br /&gt;PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) —
  98,06%&lt;br /&gt;PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) — 98,50%&lt;br /&gt;PT DCI
  Indonesia Tbk. (DCII) — 99,96%&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Daftar Emiten yang
  Berstatus HSC dari Penetapan Sebelumnya&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT Habco Trans
  Maritima Tbk. (HATM) — 96,09% (penetapan 1 Juli   2026)&lt;br /&gt;PT Delta
  Giri Wacana Tbk. (DGWG) — 97,35% (30 Juni   2026)&lt;br /&gt;PT Kota Satu
  Properti Tbk. (SATU) — 94,27% (4 Juni   2026)&lt;br /&gt;PT Mahkota Group
  Tbk. (MGRO) — 93,76% (29 Mei 2026)&lt;br /&gt;PT   Transcoal Pacific Tbk.
  (TCPI) — 94,10% (29 Mei 2026)&lt;br /&gt;PT BSA   Logistics Indonesia Tbk.
  (WBSA) — 95,82% (8 Mei 2026)&lt;br /&gt;PT Satria   Mega Kencana Tbk. (SOTS)
  — 98,35% (2 April 2026)&lt;br /&gt;PT Rockfields   Properti Indonesia Tbk.
  (ROCK) — 99,85% (2 April 2026)&lt;br /&gt;PT Abadi   Lestari Indonesia Tbk.
  (RLCO) — 95,35% (2 April 2026)&lt;br /&gt;PT Panca   Anugrah Wisesa Tbk.
  (MGLV) — 95,94% (2 April 2026)&lt;br /&gt;PT Lima Dua   Lima Tiga Tbk.
  (LUCY) — 95,47% (2 April 2026, sudah dicabut per 2 Juli
  2026)&lt;br /&gt;PT Ifishdeco Tbk. (IFSH) — 99,77% (2 April 2026)&lt;br /&gt;PT
  Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) — 95,76% (2 April 2026)&lt;br /&gt;PT
  Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) — 97,31% (2 April 2026)&lt;br /&gt;PT
  Samator Indo Gas Tbk. (AGII) — 97,75% (2 April 2026)&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Kriteria HSC&lt;br /&gt;Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan
  tambahan kriteria penilaian saham yang masuk ke high shareholding
  concentration (HSC) alias saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan
  tinggi pada Selasa (14/7/2026).&lt;br /&gt;Kriteria tambahan itu adalah
  price-impact ratio atas seluruh saham dengan kapitalisasi pasar di
  atas Rp10 triliun.&lt;br /&gt;Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan
  penambahan price-impact ratio menjadi salah satu kriteria penyaringan
  saham HSC merupakan bagian dari komitmen bursa menjalankan agenda
  reformasi pasar modal. Rasio tersebut diterapkan untuk seluruh saham
  dengan kapitalisasi pasar di atas Rp10 triliun.&lt;br /&gt;Menurut Jeffrey,
  price-impact ratio dihitung dengan melihat perubahan harga saham
  terhadap velocity atau kecepatan peredaran saham. Sementara itu,
  velocity diperoleh dari rata-rata volume transaksi dibandingkan dengan
  jumlah saham yang beredar di publik (free float).&lt;br /&gt;&amp;quot;Itu
  adalah motif utamanya. Tentu kami juga menyampaikan bahwa kami
  melakukan diskusi dan komunikasi secara intens dengan seluruh
  stakeholders untuk mendapatkan masukan,&amp;quot; kata Jeffrey dalam
  konferensi pers di Gedung BEI, Selasa (14/7/2026).&lt;br /&gt;Dia menegaskan
  saham dengan price-impact ratio tinggi tidak otomatis masuk daftar
  HSC. Rasio tersebut hanya digunakan sebagai tahapan awal (screening)
  sebelum BEI melakukan penilaian lebih lanjut terhadap struktur
  kepemilikan saham emiten.&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui, saham yang masuk
  daftar HSC tidak dapat menjadi konstituen indeks utama BEI seperti
  LQ45, IDX30, dan IDX80. Selain itu, saham dengan status HSC juga tidak
  memenuhi kriteria sejumlah penyedia indeks global, termasuk MSCI,
  sehingga berpotensi memengaruhi aliran dana investasi
  pasif.&lt;br /&gt;Meski demikian, Jeffrey menegaskan kebijakan tersebut
  merupakan praktik yang mengacu pada standar internasional. Menurutnya,
  ketentuan mengenai HSC memang hanya diterapkan di Hong Kong dan
  Indonesia, sedangkan metodologi price-impact ratio telah lama
  digunakan oleh berbagai penyedia indeks global.&lt;br /&gt;&amp;quot;Seperti
  yang sudah kami sampaikan tadi, utamanya motivasinya adalah untuk kami
  secara konsisten melakukan upaya terus-menerus terhadap reformasi di
  pasar modal. Kami berharap apa yang kami lakukan ini juga akan
  diapresiasi oleh seluruh stakeholders, termasuk di antaranya adalah
  index provider,&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Disclaimer: berita ini
  tidak bertujuan mengajak membeli atau   menjual saham. Keputusan
  investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca.   Bisnis.com tidak
  bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun   keuntungan yang
  timbul dari keputusan investasi pembaca.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260715/7/1988135/daftar-47-saham-hsc-di-bei-selengkapnya-1-emiten-berhasil-lolos"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-07-15T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>BEI Tambah 33 Saham ke Daftar HSC, Emiten Sinar Mas dan Mayapada Masuk</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5330051" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5330051</id>
    <updated>2026-07-15T01:00:15Z</updated>
    <published>2026-07-15T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian
  Sentral Efek Indonesia (KSEI) kembali memperbarui daftar saham dengan
  status High Shareholding Concentration (HSC) atau kepemilikan saham
  terkonsentrasi tinggi.&lt;br /&gt;Dalam pengumuman berdasarkan data
  kepemilikan per 30 Juni 2026, terdapat 33 emiten yang mayoritas
  sahamnya dikuasai oleh sekelompok pemegang saham dengan porsi di atas
  90%.&lt;br /&gt;BEI menjelaskan penetapan status HSC dilakukan berdasarkan
  metodologi penghitungan struktur kepemilikan saham dalam bentuk warkat
  maupun tanpa warkat.&lt;br /&gt;&amp;quot;Meski demikian, status tersebut tidak
  serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap ketentuan di
  bidang pasar modal, melainkan merupakan bentuk keterbukaan informasi
  kepada investor terkait struktur kepemilikan saham emiten,&amp;quot; tulis
  pengumuman BEI, Rabu (15/7/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Dari daftar terbaru,
  PT Maha Properti Indonesia Tbk. (MPRO)   menjadi emiten dengan tingkat
  konsentrasi kepemilikan tertinggi, yakni   mencapai 99,99% dari total
  saham.&lt;br /&gt;Posisi berikutnya ditempati PT   Krom Bank Indonesia Tbk.
  (BBSI) dengan 99,95%, PT Soho Global Health   Tbk. (SOHO) sebesar
  99,93%, PT Sinar Mas Agro Resources and Technology   Tbk. (SMAR)
  sebesar 99,58%, dan PT Multipolar Technology Tbk. (MLPT)   sebesar
  99,42%.&lt;br /&gt;Sejumlah emiten yang masuk daftar HSC berasal   dari
  kelompok usaha yang sama. Dari Grup Sinar Mas, terdapat SMAR   dengan
  kepemilikan terkonsentrasi 99,58%, PT Golden &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;energy mines&lt;/span&gt; Tbk. (GEMS)
  sebesar 99,24%, serta PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA) sebesar
  95,65%. Ketiga emiten tersebut bergerak di sektor yang berbeda, yakni
  perkebunan, pertambangan batu bara, dan telekomunikasi.&lt;br /&gt;Sementara
  itu, Grup Mayapada juga memiliki dua emiten yang masuk daftar HSC,
  yakni PT Maha Properti Indonesia Tbk. (MPRO) dengan konsentrasi
  kepemilikan mencapai 99,99% serta PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk.
  (SRAJ) sebesar 97,21%.&lt;br /&gt;Selain itu, daftar HSC juga mencakup PT
  Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk. (ELPI) dengan kepemilikan
  terkonsentrasi 98,90%, PT Prima Andalan Mandiri Tbk. (MCOL) sebesar
  98,62%.&lt;br /&gt;Selanjutnya, PT Indoritel Makmur Internasional Tbk.
  (DNET) sebesar 98,06%, PT Metropolitan Kentjana Tbk. (MKPI) sebesar
  97,02%, PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) sebesar 96,70%,
  serta PT MD Entertainment Tbk. (FILM) sebesar 92,98%.&lt;br /&gt;Bursa Efek
  Indonesia menegaskan bahwa pengumuman HSC tidak dimaksudkan sebagai
  indikasi adanya pelanggaran peraturan perundang-undangan di bidang
  pasar modal.&lt;br /&gt;Daftar tersebut disusun untuk memberikan informasi
  kepada investor mengenai tingkat konsentrasi kepemilikan saham suatu
  emiten yang berpotensi memengaruhi likuiditas perdagangan maupun
  pembentukan harga saham di pasar.&lt;br /&gt;Data Saham yang Ditetapkan HSC
  pada 14 Juli 2026&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII)
  — 99,14%&lt;br /&gt;PT Prima   Andalan Mandiri Tbk. (MCOL) — 98,62%&lt;br /&gt;PT
  MSIG Life Insurance   Indonesia Tbk. (LIFE) — 99,21%&lt;br /&gt;PT Golden
  Flower Tbk. (POLU) —   99,94%&lt;br /&gt;PT Pelayaran Nasional Ekalya
  Purnamasari Tbk. (ELPI) —   98,90%&lt;br /&gt;PT MD Entertainment Tbk.
  (FILM) — 92,98%&lt;br /&gt;PT Hoffmen   Cleanindo Tbk. (KING) —
  98,40%&lt;br /&gt;PT Ancara Logistics Indonesia Tbk.   (ALII) —
  97,62%&lt;br /&gt;PT Hotel Fitra International Tbk. (FITT) —
  95,00%&lt;br /&gt;PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk. (YUPI) — 99,91%&lt;br /&gt;PT
  Perdana Bangun Pusaka Tbk. (KONI) — 95,08%&lt;br /&gt;PT Metropolitan
  Kentjana Tbk. (MKPI) — 97,02%&lt;br /&gt;PT Cemindo Gemilang Tbk. (CMNT) —
  99,41%&lt;br /&gt;PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk. (SMAR) —
  99,58%&lt;br /&gt;PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk. (PRAY) — 99,84%&lt;br /&gt;PT
  Maha Properti Indonesia Tbk. (MPRO) — 99,99%&lt;br /&gt;PT Global Digital
  Niaga Tbk. (BELI) — 93,83%&lt;br /&gt;PT Golden &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;energy mines&lt;/span&gt; Tbk. (GEMS) —
  99,24%&lt;br /&gt;PT Multipolar Technology Tbk. (MLPT) — 99,42%&lt;br /&gt;PT
  Siantar Top Tbk. (STTP) — 94,95%&lt;br /&gt;PT Bank SMBC Indonesia Tbk.
  (BTPN) — 99,78%&lt;br /&gt;PT Krom Bank Indonesia Tbk. (BBSI) —
  99,95%&lt;br /&gt;PT Siloam International Hospitals Tbk. (SILO) —
  96,70%&lt;br /&gt;PT FAP Agri Tbk. (FAPA) — 99,77%&lt;br /&gt;PT Jaya Sukses
  Makmur Sentosa Tbk. (RISE) — 98,03%&lt;br /&gt;PT Soho Global Health Tbk.
  (SOHO) — 99,93%&lt;br /&gt;PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN) — 99,95%&lt;br /&gt;PT
  Bank Permata Tbk. (BNLI) — 99,92%&lt;br /&gt;PT Sejahteraraya Anugrahjaya
  Tbk. (SRAJ) — 97,21%&lt;br /&gt;PT Ekamas Mora Republik Tbk. (MORA) —
  95,65%&lt;br /&gt;PT Indoritel Makmur Internasional Tbk. (DNET) —
  98,06%&lt;br /&gt;PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) — 98,50%&lt;br /&gt;PT DCI
  Indonesia Tbk. (DCII) — 99,96%&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Disclaimer: berita ini
  tidak bertujuan mengajak membeli atau   menjual saham. Keputusan
  investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca.   Bisnis.com tidak
  bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun   keuntungan yang
  timbul dari keputusan investasi pembaca.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260715/7/1988130/bei-tambah-33-saham-ke-daftar-hsc-emiten-sinar-mas-dan-mayapada-masuk"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-07-15T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Indeks Bisnis-27 Ditutup Melemah, ADRO &amp;amp BRMS Cs Tetap Cuan</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5330022" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5330022</id>
    <updated>2026-07-15T01:00:11Z</updated>
    <published>2026-07-15T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 ditutup melemah dalam
  perdagangan hari ini, Selasa (14/7/2026). Walau begitu, mayoritas
  saham konstituen ditutup menguat, di antaranya &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;adro&lt;/span&gt;, BRMS, dan
  BUMI.&lt;br /&gt;Melansir IDX Mobile, indeks hasil kerja sama harian Bisnis
  Indonesia ini melemah 0,15% atau 0,61 poin ke 415,07. Pelemahan ini
  disebabkan oleh pelemahan saham-saham konstituen dengan bobot
  terbesar. Perinciannya, sebanyak 17 saham konstituen ditutup menguat,
  8 saham melemah, dan 2 saham stagnan. &lt;br /&gt;Saham konstituen yang
  tetap menguat tersebut di antaranya adalah saham &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;adro&lt;/span&gt; yang ditutup naik 1,22%
  ke Rp2.480, AKRA naik 1,13% ke Rp1.340, ASII menguat 0,62% ke Rp4.880,
  BRMS menguat 8,49% ke Rp575, saham BUMI naik 1,36% ke Rp149, hingga
  ICBP yang ditutup naik 0,38% ke Rp6.650.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Di sisi lain,
  saham konstituen indeks yang melemah adalah BBCA   yang turun 1,61% ke
  Rp6.125, BBNI melemah 1,70% ke Rp3.470, BBRI   melemah 2,44% ke
  Rp2.800, BMRI turun 2,12% ke Rp4.160, CPIN turun   0,64% ke Rp3.100,
  JPFA turun 1,46% ke Rp2.020, MIKA melemah 0,59% ke   Rp1.675, dan PGAS
  yang ditutup turun 2,61% ke Rp1.490.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Adapun, saat indeks
  Bisnis-27 ditutup melemah, indeks harga   saham gabungan (IHSG)
  menguat tipis sebesar 0,03% atau 1,68 poin ke   level 6.039,52.
  Sebanyak 439 saham ditutup menguat, 217 saham melemah   dan 309 saham
  stagnan.&lt;br /&gt;Penguatan indeks komposit melambat   dibandingkan dengan
  penguatan Senin (13/7), saat IHSG ditutup naik   1,92% ke level 6.037.
  Tim riset BRI Danareksa Sekuritas menilai bahwa   indeks komposit yang
  kembali menembus level psikologis 6.000 didorong   oleh respons
  positif terhadap keputusan S&amp;amp;P Global Ratings yang
  mempertahankan peringkat kredit Indonesia di BBB/A-2 dengan outlook
  Stable. &lt;br /&gt;&amp;quot;Sentimen ini meredakan kekhawatiran downgrade dan
  mendorong penguatan saham perbankan serta komoditas, meski rupiah
  masih melemah ke Rp18.109 per dolar AS,&amp;quot; tulis analis, Selasa
  (14/7/2026).&lt;br /&gt;Dalam penguatan hari ini, analis menilai bahwa hal
  tersebut merupakan bentuk reaksi pasar yang mencermati rilis inflasi
  Amerika Serikat periode bulan Juni 2026, dengan inflasi utama yang
  diperkirakan melandai ke 3,9% YoY dari 4,2%. Sementara data Core CPI
  diproyeksikan tetap di level 2,9% YoY. &lt;br /&gt;&amp;quot;Data di atas
  ekspektasi berpotensi memperkuat narasi higher for longer dan menekan
  rupiah, sementara inflasi yang lebih rendah dapat mendukung sentimen
  risk-on,&amp;quot; ujar analis.&lt;br /&gt;Secara teknikal, analis menilai bahwa
  keberhasilan IHSG menembus 6.000 memperkuat momentum rebound dengan
  peluang menguji resistance 6.080–6.120. Selama bertahan di atas
  support 5.920, tren penguatan jangka pendek dinilai masih
  terjaga.&lt;br /&gt;Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli
  atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan
  pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian
  maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260714/7/1988001/indeks-bisnis-27-ditutup-melemah-adro-brms-cs-tetap-cuan"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-07-15T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Asing Gencar Serok 10 Saham Ini Kala IHSG Balik ke Level 6.000</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5329980" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5329980</id>
    <updated>2026-07-14T07:00:12Z</updated>
    <published>2026-07-14T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)
  tiba-tiba &amp;quot;ngegas&amp;quot; dan kembali ke level 6.000 pada akhir
  perdagangan Senin (13/6/2026). IHSG naik 1,92% ke posisi
  6.037,84.&lt;br /&gt;Sebanyak 392 emiten naik, 268 turun, dan 305 stagnan.
  Nilai transaksi kemarin mencapai Rp 12,14 triliun dengan volume 25,07
  miliar saham yang berpindah tangan dalam 2,68 juta kali
  transaksi.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sementara itu, asing
  mencatatkan penjualan bersih sebesar   Rp437,66 miliar di seluruh
  pasar. Perinciannya, sebesar Rp412,50   miliar di pasar reguler dan
  sebesar Rp25,16 miliar di pasar negosiasi   dan tunai.&lt;br /&gt;Di samping
  itu, terdapat sejumlah saham yang kompak   menjadi incaran asing.
  Mengutip Stockbit, berikut 10 saham net foreign   buy perdagangan
  Senin!&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) - Rp89,69
  miliar&lt;br /&gt;PT   Barito Pacific Tbk. (BRPT) - Rp82,71 miliar&lt;br /&gt;PT
  Bank Mandiri   (Persero) Tbk. (BMRI) - Rp65,80 miliar&lt;br /&gt;PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt; Minerals
  Tbk. (BRMS) - Rp45,10 miliar&lt;br /&gt;PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt; Tbk. (BUMI)
  - Rp38,66 miliar&lt;br /&gt;PT United Tractors Tbk. (UNTR) - Rp38,45
  miliar&lt;br /&gt;PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) - Rp27,88
  miliar&lt;br /&gt;PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp23,27
  miliar&lt;br /&gt;PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR) - Rp20,63
  miliar&lt;br /&gt;PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) - Rp19,61
  miliar&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(fsd/fsd)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260714080152-17-750568/asing-gencar-serok-10-saham-ini-kala-ihsg-balik-ke-level-6000"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-07-14T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>RI Mau Bangun Pabrik Metanol 2,5 Juta Ton, Ini Detilnya</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5329936" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5329936</id>
    <updated>2026-07-14T01:00:21Z</updated>
    <published>2026-07-14T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) berencana membangun pabrik metanol dengan kapasitas total
  mencapai 2,5 juta ton. Proyek tersebut salah satunya untuk mendukung
  produksi bahan baku biodiesel yang saat ini telah mencapai kadar 50%
  (B50).&lt;br /&gt;Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi
  Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menjelaskan
  rincinya yakni pembangunan pabrik tersebut akan difokuskan di dua
  wilayah utama, yakni Jawa Timur dan Kalimantan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kalo
  Bojonegoro kan yang pakai model dari gas itu prosesnya,&amp;quot; dikutip
  Senin (13/7/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Pembangunan pabrik
  di Bojonegoro, Jawa Timur, rencananya akan   mengoptimalkan potensi
  sumber daya gas alam di wilayah tersebut.   Pemerintah akan menerapkan
  teknologi pengolahan uap guna mengonversi   gas menjadi
  metanol.&lt;br /&gt;&amp;quot;Nanti pakai gas alam, pakai gas alam,   pakai
  steam reforming ya kalau nggak salah ya istilah   teknologinya,&amp;quot;
  imbuhnya.&lt;br /&gt;Sementara itu, untuk proyek yang   berlokasi di
  Kalimantan, pemerintah akan mendorong produksinya melalui   gasifikasi
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;.   Hal itu
  senada dengan hilirisasi &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt; untuk   menghasilkan gas sintetis sebelum dikonversi
  menjadi   metanol.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kalau yang di Kalimantan kan low rank
  coal jadi   gasifikasi pakai syngas, syngas jadi metanol. Nah itu
  bisa,&amp;quot;   tuturnya.&lt;br /&gt;Memang, pemerintah mencatat kebutuhan
  metanol nasional   kini mencapai 2,5 juta ton per tahun. Hal itu
  sejalan dengan mulai   berlakunya program B50 sejak 1 Juli 2026 yang
  membutuhkan metanol   sebagai salah satu bahan baku
  biodiesel.&lt;br /&gt;Untuk memenuhi kebutuhan   itu, Menteri ESDM Bahlil
  Lahadalia menyatakan pemerintah akan segera   membangun industri
  metanol di dalam negeri. Langkah tersebut diambil   agar Indonesia
  bisa menyediakan pasokan secara mandiri bagi program
  biodiesel.&lt;br /&gt;Pemerintah menargetkan pembangunan pabrik metanol
  tersebut dimulai melalui peletakan batu pertama (groundbreaking) pada
  bulan ini. Hal itu lantaran implementasi B50 juga perlu dibarengi
  dengan pemenuhan bahan bakunya dalam negeri.&lt;br /&gt;&amp;quot;Maka langkah
  berikut adalah kita mendorong untuk segera membangun industri metanol.
  Ini ada di Jawa Timur sudah kita bulan ini juga kita akan melakukan
  groundbreaking. Dan kemudian adalah di Kalimantan Timur merupakan
  bagian hilirisasi daripada &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;,&amp;quot; kata
  Bahlil.&lt;br /&gt;Seiring dengan itu, memang B50 sendiri bisa menghentikan
  impor solar di dalam negeri.&lt;br /&gt;&amp;quot;Ini adalah sebuah lompatan
  yang sangat cepat atas dasar arahan Bapak Presiden. Dengan peluncuran
  B50 ini maka alhamdulillah kita tidak lagi melakukan impor solar dari
  negara lain,&amp;quot; terang Bahlil.&lt;br /&gt;Pemerintah juga memproyeksikan
  adanya surplus produksi solar hingga 4 juta kiloliter (kl) berkat
  pengoperasian kilang baru di Kalimantan Timur. Kelebihan pasokan
  tersebut akan dikonversi untuk mendukung produksi Avtur di dalam
  negeri.&lt;br /&gt;&amp;quot;Surplusnya itu diperkirakan di antara 3-4 juta.
  Tahap berikutnya adalah kita akan mendorong untuk membangun Avtur.
  Kita akan mencoba untuk juga tidak lagi melakukan impor Avtur,&amp;quot;
  tandasnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260713144507-4-750412/ri-mau-bangun-pabrik-metanol-25-juta-ton-ini-detilnya"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-07-14T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Grup ADRO Targetkan Penjualan Aluminium 350.000 Ton pada 2026</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5329907" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5329907</id>
    <updated>2026-07-14T01:00:19Z</updated>
    <published>2026-07-14T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA — Emiten milik Garibaldi ‘Boy’ Thohir PT Adaro
  Resources Indonesia Tbk. (ADRO) dan PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk.
    (&lt;span style="background-color: yellow;"&gt;admr&lt;/span&gt;) menjabarkan
  target produksi aluminium dan batu bara metalurgi perseroan untuk
  tahun 2026. &lt;br /&gt;Corporate Communication Department Head Alamtri
  Resources Indonesia, Karina Novianti mengatakan bahwa pada tahun ini
  perseroan melalui PT Kalimantan Aluminium Industry (KAI) menargetkan
  penjualan aluminium ingot hingga 350.000 ton untuk memenuhi pasar
  domestik dan kebutuhan ekspor. &lt;br /&gt;“Kalimantan Aluminum Industry
  melihat tingginya minat dari calon pelanggan. Tujuan penjualan
  diperkirakan akan mencakup berbagai pasar, sesuai dengan permintaan
  pasar dan peluang bisnis yang ada,” kata Karina, Senin (13/7/2026).
  &lt;br /&gt;Sementara itu, untuk batu bara metalurgi, Grup ADRO tidak
  memerinci target produksi tersebut. Menurut Karina, sesuai dengan
  kebijakan pemerintah untuk membatasi volume produksi batu bara di
  Indonesia, rencana produksi batu bara metalurgi Grup ADRO juga
  mengalami penyesuaian. &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;“Penyesuaian rencana produksi
  ini bukan disebabkan oleh turunnya   permintaan ataupun karena
  keterbatasan kapasitas operasional,” ujar   dia.&lt;br /&gt;Karina
  mengungkapkan bahwa hingga saat ini, kegiatan   operasional ADRO
  maupun &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;admr&lt;/span&gt; masih
  berjalan seperti   biasa.&lt;br /&gt;Sebagai gambaran, dalam laporan
  tahunannya, ADRO   menyampaikan smelter aluminium KAI di Kalimantan
  Utara ditargetkan   memiliki kapasitas produksi hingga 500.000 ton per
  tahun. &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;KAI telah memulai pengujian dan
  komisioning sebagian smelternya   pada kuartal IV/2025, dan tetap
  berfokus pada peningkatan operasional   pot secara strategis untuk
  mencapai kapasitas produksi penuh pada   akhir 2026.&lt;br /&gt;ADRO juga
  menyampaikan bahwa manajemen memperkirakan   belanja modal pada 2026
  berada pada kisaran $400 juta hingga $420   juta. Belanja modal ini
  dialokasikan untuk perluasan infrastruktur,   pengadaan alat berat,
  serta investasi ekuitas ADRO pada
  proyek-proyek.&lt;br /&gt;--&lt;br /&gt;Disclaimer: berita ini tidak bertujuan
  mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya
  ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap
  segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260713/192/1987699/grup-adro-targetkan-penjualan-aluminium-350000-ton-pada-2026"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-07-14T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>PLN Butuh Batu Bara 154 Juta Metrik Ton, Pemerintah Ingatkan Pengusaha</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5329878" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5329878</id>
    <updated>2026-07-14T01:00:12Z</updated>
    <published>2026-07-14T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
  menugaskan badan usaha pertambangan memasok &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; PT PLN (Persero)
  tahun ini. Penugasan diberikan kepada badan usaha pertambangan yang
  memiliki RKAB dengan total volume 212 juta metrik ton.Direktur
  Jenderal Mineral dan &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt; (Minerba)&lt;span style="background-color: yellow;"&gt;
    kementerian esdm&lt;/span&gt;, Tri Winarno, menjelaskan penugasan ini
  menjadi langkah pemerintah memastikan kecukupan dan keberlanjutan
  pasokan batubara bagi PLTU PLN.Selain itu, langkah ini juga upaya
  memastikan pemenuhan kebutuhan batubara dalam negeri atau Domestic
  Market Obligation (DMO) untuk sektor kelistrikan maupun
    nonkelistrikan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Ditjen&lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt; minerba&lt;/span&gt; secara berkala
  melakukan pemantauan terhadap kepatuhan pelaksanaan DMO, baik untuk
  sektor kelistrikan maupun non-kelistrikan. Untuk memenuhi kebutuhan
  PLN sebesar 154 juta metrik ton, kami telah memberikan penugasan
  kepada badan usaha pertambangan dengan total volume 212 juta metrik
  ton,&amp;quot; ujar Tri dalam keterangan tertulis&lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt; kementerian esdm&lt;/span&gt;, dikutip
  Senin (13/7/2026).Hingga Mei 2026, sebanyak 144 juta metrik ton
  penugasan telah dikontrakkan, dengan perkiraan realisasi pengiriman
  mencapai 130,5 juta metrik ton. Tri menjelaskan, PLN harus lakukan
  percepatan kontrak agar penugasan batubara dapat segera direalisasikan
  menjadi pengiriman ke PLTU.&amp;quot;Kontrak menjadi dasar pelaksanaan
  pengiriman batubara ke PLTU. Karena itu, kami terus mendorong PLN EPI
  (Energi Primer Indonesia) untuk mempercepat proses kontrak sehingga
  penugasan yang telah diberikan dapat segera direalisasikan menjadi
  pengiriman,&amp;quot; terang Tri.Tri menambahkan, pihaknya akan terus
  berkoordinasi dengan PLN EPI dan badan usaha pertambangan untuk
  memastikan pasokan batubara ke PLTU tepat waktu, sesuai volume, dan
  memenuhi spesifikasi.&amp;quot;Pemerintah terus memastikan agar kebutuhan
  batubara PLN pada semester II 2026 dapat dipenuhi sesuai jadwal dan
  spesifikasi pembangkit. Untuk itu, koordinasi dan percepatan
  penyelesaian kontrak perlu terus dilakukan,&amp;quot; pungkasnya.&lt;br /&gt;(ahi/hns)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://finance.detik.com/energi/d-8572817/pln-butuh-batu-bara-154-juta-metrik-ton-pemerintah-ingatkan-pengusaha"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://finance.detik.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-07-14T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>RI Mau Bangun Pabrik Metanol di Bojonegoro, Segini Kapasitasnya</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5329820" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5329820</id>
    <updated>2026-07-13T07:00:12Z</updated>
    <published>2026-07-13T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) mencatat kebutuhan metanol nasional kini mencapai 2,5 juta ton
  per tahun. Hal itu sejalan dengan mulai berlakunya program biodiesel
  50% atau B50 sejak 1 Juli 2026 yang membutuhkan metanol sebagai salah
  satu bahan baku biodiesel.&lt;br /&gt;Untuk memenuhi kebutuhan itu, Menteri
  ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah akan segera membangun
  industri metanol di dalam negeri. Langkah tersebut diambil agar
  Indonesia bisa menyediakan pasokan secara mandiri bagi program
  biodiesel.&lt;br /&gt;Rencananya, pembangunan pabrik akan dilakukan di
  wilayah Bojonegoro dan Kalimantan Timur. Industri metanol tersebut
  nantinya akan menggunakan gas serta &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; sebagai bahan
  baku utama produksinya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Bahwa
  dengan munculnya B50 ini ada peningkatan kebutuhan   metanol.
  Metanolnya kita butuh hanya untuk B50 sekitar 2,5 juta ton   per
  tahun. Maka langkah berikut adalah kita mendorong untuk segera
  membangun industri metanol,&amp;quot; ujarnya saat ditemui di sela acara
  Peresmian Peluncuran Mandatori B50, di Rest Area KM 57 Tol
  Jakarta-Cikampek, dikutip Senin (13/7/2026).&lt;br /&gt;Pemerintah
  menargetkan pembangunan pabrik metanol tersebut dimulai melalui
  peletakan batu pertama (groundbreaking) pada bulan ini. Hal itu
  lantaran implementasi B50 juga perlu dibarengi dengan pemenuhan bahan
  bakunya dalam negeri.&lt;br /&gt;&amp;quot;Maka langkah berikut adalah kita
  mendorong untuk segera membangun industri metanol. Ini ada di Jawa
  Timur sudah kita bulan ini juga kita akan melakukan groundbreaking.
  Dan kemudian adalah di Kalimantan Timur merupakan bagian hilirisasi
  daripada &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt;,&amp;quot; imbuhnya&lt;br /&gt;Seiring dengan itu, memang B50
  sendiri bisa menghentikan impor solar di dalam negeri.&lt;br /&gt;&amp;quot;Ini
  adalah sebuah lompatan yang sangat cepat atas dasar arahan Bapak
  Presiden. Dengan peluncuran B50 ini maka alhamdulillah kita tidak lagi
  melakukan impor solar dari negara lain,&amp;quot; kata
  Bahlil.&lt;br /&gt;Pemerintah juga memproyeksikan adanya surplus produksi
  solar hingga 4 juta kiloliter (kl) berkat pengoperasian kilang baru di
  Kalimantan Timur. Kelebihan pasokan tersebut akan dikonversi untuk
  mendukung produksi Avtur di dalam negeri.x&lt;br /&gt;&amp;quot;Surplusnya itu
  diperkirakan di antara 3-4 juta. Tahap berikutnya adalah kita akan
  mendorong untuk membangun Avtur. Kita akan mencoba untuk juga tidak
  lagi melakukan impor Avtur,&amp;quot; tandasnya.&lt;br /&gt;Di samping itu,
  Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi
  (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM Eniya Listiani Dewi menambahkan
  rincian teknis mengenai proses produksi di dua lokasi tersebut. Ia
  menyebutkan proyek di Bojonegoro akan mengandalkan pasokan gas alam
  melalui teknologi pengolahan uap.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kalo Bojonegoro kan yang
  pakai model apa dari gas itu prosesnya. Nanti pakai gas alam, pakai
  gas alam, pakai steam reforming ya kalau nggak salah ya istilah
  teknologinya,&amp;quot; kata Eniya.&lt;br /&gt;Sementara untuk fasilitas di
  Kalimantan Timur, pemerintah akan mengoptimalkan potensi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; kalori rendah
  melalui proses gasifikasi. Teknologi ini akan mengubah komoditas
  tambang menjadi gas sintetis (syngas) sebelum akhirnya dikonversi
  menjadi produk metanol yang digunakan untuk campuran
  biodiesel.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kalau yang di Kalimantan kan low rank coal jadi
  gasifikasi pakai syngas, syngas jadi metanol. Nah itu bisa,&amp;quot;
  tandasnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260713100942-4-750288/ri-mau-bangun-pabrik-metanol-di-bojonegoro-segini-kapasitasnya"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-07-13T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Pemerintah Tugaskan Badan Usaha Pasok Batu Bara buat PLN, Segini Jumlahnya</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5329775" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5329775</id>
    <updated>2026-07-12T07:00:11Z</updated>
    <published>2026-07-12T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta - Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Ditjen &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;minerba&lt;/span&gt;) Kementerian Energi
  dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memberikan penugasan kepada badan
  usaha pertambangan yang telah memiliki RKAB dengan total volume 212
  juta metrik ton untuk memenuhi kebutuhan PT PLN (Persero). Adapun
  kebutuhan PLN sebesar 154 juta metrik ton pada 2026.Direktur Jenderal
  Mineral dan Batubara Tri Winarno mengatakan, penugasan tersebut
  merupakan langkah pemerintah untuk memastikan kecukupan dan
  keberlanjutan pasokan batubara bagi PLTU PLN.&amp;quot;Ditjen &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;minerba&lt;/span&gt; secara berkala
  melakukan pemantauan terhadap kepatuhan pelaksanaan DMO, baik untuk
  sektor kelistrikan maupun nonkelistrikan. Untuk memenuhi kebutuhan PLN
  sebesar 154 juta metrik ton, kami telah memberikan penugasan kepada
  badan usaha pertambangan dengan total volume 212 juta metrik
  ton,&amp;quot; ujar Tri Winarno dikutip dari laman Kementerian ESDM,
  Minggu (12/7/2026).&lt;br /&gt;Hingga Mei 2026, sebanyak 144 juta metrik ton
  penugasan telah dikontrakkan, dengan perkiraan realisasi pengiriman
  mencapai 130,5 juta metrik ton. Tri menjelaskan, PLN harus lakukan
  percepatan kontrak agar penugasan batu bara dapat segera
  direalisasikan menjadi pengiriman ke PLTU.&amp;quot;Kontrak menjadi dasar
  pelaksanaan pengiriman batubara ke PLTU. Karena itu, kami terus
  mendorong PLN EPI (Energi Primer Indonesia) untuk mempercepat proses
  kontrak sehingga penugasan yang telah diberikan dapat segera
  direalisasikan menjadi pengiriman,&amp;quot; katanya.Ditjen &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;minerba&lt;/span&gt; terus berkoordinasi
  dengan PLN EPI dan badan usaha pertambangan untuk memastikan pasokan
  batubara ke PLTU tepat waktu, sesuai volume, dan memenuhi
  spesifikasi.&amp;quot;Pemerintah terus memastikan agar kebutuhan batubara
  PLN pada semester II 2026 dapat dipenuhi sesuai jadwal dan spesifikasi
  pembangkit. Untuk itu, koordinasi dan percepatan penyelesaian kontrak
  perlu terus dilakukan,&amp;quot; tegas Tri.&lt;br /&gt;(acd/acd)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://finance.detik.com/energi/d-8570033/pemerintah-tugaskan-badan-usaha-pasok-batu-bara-buat-pln-segini-jumlahnya"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://finance.detik.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-07-12T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Pemerintah Bakal Tambah Produksi Batu Bara Tahun Ini, Khusus Buat PLN</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5329683" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5329683</id>
    <updated>2026-07-11T01:00:23Z</updated>
    <published>2026-07-11T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) akan menambah produksi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; tahun ini dalam
  revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Tambahan produksi
  tersebut dikhususkan hanya untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik
  milik PT PLN (Persero).&lt;br /&gt;Direktur Jenderal Mineral dan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; (Dirjen Minerba)
  Kementerian ESDM Tri Winarno menegaskan, pemerintah memprioritaskan
  pemenuhan energi dalam negeri dibanding kepentingan
  lainnya.&lt;br /&gt;&amp;quot;(Tambahan produksi) untuk yang &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; hanya
  diperuntukkan untuk yang PLN. Itu aja,&amp;quot; kata Tri saat ditemui di
  Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (10/7/2026).&lt;br /&gt;Rencana
  tambahan produksi itu demi menutup selisih antara realisasi kontrak
  pengadaan dengan kebutuhan pembangkit listrik saat ini. Pihaknya
  tengah menghitung rincian volume tambahan yang diperlukan agar
  operasional listrik tetap stabil.&lt;br /&gt;Meski produksi akan ditambah,
  pemerintah memastikan pasokan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; benar-benar
  terserap oleh PLN. Tri mengingatkan bahwa setiap penyesuaian kuota
  produksi harus dilakukan secara hati-hati agar tidak memicu kondisi
  kelebihan pasokan di pasar.&lt;br /&gt;&amp;quot;Jangan sampai ada oversupply.
  Itu aja,&amp;quot; tegasnya.&lt;br /&gt;Hingga saat ini, pemerintah memberikan
  kesempatan bagi para pelaku usaha pertambangan untuk mengajukan
  permohonan revisi RKAB 2026. Batas waktu pengajuan tersebut ditetapkan
  paling lambat hingga akhir Juli 2026 guna mempercepat kepastian volume
  produksi nasional di semester kedua tahun ini.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kalau
  mengajukan ya Juli paling lambat tanggal 31 Juli tetapi tentang berapa
  dan lain sebagainya apakah disetujui ya tergantung lah itu
  nanti,&amp;quot; tutupnya.&lt;br /&gt;Sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 17
  Tahun 2025, badan usaha memang dapat mengajukan perubahan RKAB setelah
  menyampaikan laporan berkala hingga triwulan kedua atau paling lambat
  31 Juli pada tahun berjalan. Namun, pengajuan perubahan RKAB tidak
  serta-merta disetujui.&lt;br /&gt;Pemerintah terus berupaya menjaga
  keseimbangan antara kepentingan sektor hulu dan hilir. Penambang perlu
  mendapatkan ruang untuk tetap beroperasi dan menjalankan investasinya,
  sementara industri pengolahan dan pemurnian membutuhkan pasokan bahan
  baku yang memadai agar aktivitas hilirisasi tetap berjalan.&lt;br /&gt;Di
  saat yang sama, pemerintah juga perlu memastikan produksi tidak tumbuh
  berlebihan. Produksi yang terlalu tinggi berisiko menekan harga
  komoditas, mempercepat pengurasan cadangan, dan mengurangi efektivitas
  tata kelola pertambangan nasional.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Kebutuhan
  PLN&lt;br /&gt;Sebelumnya, PT PLN (Persero) sempat   membeberkan bahwa
  perusahaan akan mendapatkan tambahan pasokan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; 16,8 juta ton
  hingga akhir tahun 2026. Hal itu demi memenuhi kebutuhan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; untuk Pembangkit
  Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang sempat terkendala beberapa waktu
  lalu.&lt;br /&gt;Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan bahwa mulai
  Agustus hingga Desember 2026, PLN akan menerima tambahan pasokan
  sebesar 3 juta ton &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt; per bulan di luar kontrak pasokan yang telah berjalan.
  Adapun, pada Juli 2026 ini PLN juga telah memperoleh tambahan alokasi
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; sebesar 1,8
  juta ton.&lt;br /&gt;&amp;quot;Nah tentu saja kondisi ini secara bersama sama
  terus kami jaga dan kami tingkatkan melalui program penguatan
  keandalan sistem yang telah direncanakan sesuai dengan arahan Menteri
  ESDM,&amp;quot; kata Darmawan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama
  Komisi XII DPR RI, Kamis (2/7/2026).&lt;br /&gt;Ia membeberkan, tambahan
  pasokan tersebut dikhususkan untuk &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dengan nilai
  kalori di atas 4.500 kcal/kg yang dibutuhkan pembangkit listrik PLN.
  Pasokan itu mampu meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Jawa
  dengan tambahan daya mampu pasok sekitar 5 Giga Watt (GW), sehingga
  total daya mampu pasok meningkat dari sebelumnya 35,9
  GW.&lt;br /&gt;&amp;quot;Ini sebesar 1,8 juta ton on top dari existing supply
  untuk bulan Juli dan 3 juta ton per bulan dari Agustus sampai
  Desember, sehingga di sini ada penambahan kapasitas daya mampu pasok
  sebesar 5 GW di atas 35,9 GW, yang tentu saja ini membuat sistem
  kelistrikan di Pulau Jawa menjadi jauh lebih andal lagi,&amp;quot;
  katanya.&lt;br /&gt;Menurut Darmawan, langkah tersebut dilakukan setelah PLN
  bersama Kementerian ESDM mengevaluasi perubahan komposisi produksi
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; nasional.
  Setidaknya, dalam beberapa tahun terakhir, produksi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; berkalori rendah
  meningkat, sementara produksi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; berkalori
  menengah hingga tinggi justru mengalami penurunan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Maka
  dari ini Kementerian ESDM dan PLN mengoreksi ini, dengan adanya khusus
  pasokan &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;
  dengan kalori menengah ke atas on top dari existing supply yang sudah
  ada,&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(wia)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260710201410-4-749977/pemerintah-bakal-tambah-produksi-batu-bara-tahun-ini-khusus-buat-pln"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-07-11T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>RKAB Nikel Direlaksasi, Smelter Dipastikan Takkan Kekurangan Pasokan</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5329654" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5329654</id>
    <updated>2026-07-11T01:00:21Z</updated>
    <published>2026-07-11T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) membuka ruang penambahan target produksi bijih nikel yang akan
  ditetapkan dalam revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya
  (RKAB).&lt;br /&gt;Hal itu menyusul kekhawatiran pelaku usaha fasilitas
  pemrosesan dan pemurnian (smelter) nikel akan kekurangan pasokan bijih
  nikel akibat pemangkasan target produksi pada RKAB tahun
  ini.&lt;br /&gt;Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba)
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Tri
  Winarno memastikan, meski pemerintah membuka potensi penambahan RKAB
  nikel tahun ini, penambahan itu tidak akan dilakukan secara
  signifikan. Seperti diketahui, RKAB nikel untuk 2026 dipatok berada di
  rentang 260-270 juta ton per tahun.&lt;br /&gt;&amp;quot;Ini saya mau jelaskan,
  nikel tidak ada kenaikan (produksi) kecuali hanya mengejar yang untuk
  smelter yang yang masih kekurangan supply. Itu aja,&amp;quot; katanya saat
  ditemui di Kantor &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt;, Jakarta, Jumat (10/7/2026).&lt;br /&gt;Tri menegaskan, harus
  ada keseimbangan antara kapasitas produksi tambang dengan kebutuhan
  riil pabrik pemurnian. Ia menegaskan bahwa pemberian kuota produksi
  dalam revisi RKAB dilakukan secara selektif demi menutup celah
  kekurangan bahan baku pada smelter yang masih membutuhkan
  suplai.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kita masih ini yang maksudnya yang smelter itu
  kebutuhan totalnya berapa terus habis itu kemarin yang sudah disetujui
  RKAB-nya berapa terus habis itu nanti ya paling nambah-nambah
  dikit,&amp;quot; tegasnya.&lt;br /&gt;Penyesuaian kuota tersebut mencakup jenis
  bijih nikel limonit maupun saprolit, tergantung pada spesifikasi
  smelter masing-masing perusahaan. Tri menekankan bahwa pemerintah
  tidak akan memberikan penambahan volume yang terlalu signifikan untuk
  mencegah jatuhnya harga akibat pasokan yang
  berlebih.&lt;br /&gt;&amp;quot;Angkanya enggak ini tapi belum clear apa
  maksudnya hanya untuk mengejar yang itu tapi jangan sampai kita tahan
  pokoknya jangan sampai ada oversupply. Itu aja,&amp;quot;
  tambahnya.&lt;br /&gt;Pihaknya mencatat bahwa para pelaku usaha masih
  memiliki kesempatan untuk mengajukan revisi atau penambahan kuota
  produksi hingga 31 Juli 2026. Seluruh permohonan tersebut akan
  dievaluasi untuk memastikan tujuan hilirisasi tetap tercapai secara
  optimal.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kalau mengajukan ya Juli paling lambat tanggal 31
  Juli tetapi tentang berapa dan lain sebagainya apakah disetujui ya
  tergantung lah itu nanti,&amp;quot; tandasnya.&lt;br /&gt;Sesuai Peraturan
  Menteri ESDM Nomor 17 Tahun 2025, badan usaha memang dapat mengajukan
  perubahan RKAB setelah menyampaikan laporan berkala hingga triwulan
  kedua atau paling lambat 31 Juli pada tahun berjalan. Namun, pengajuan
  perubahan RKAB tidak serta-merta disetujui.&lt;br /&gt;Pemerintah terus
  berupaya menjaga keseimbangan antara kepentingan sektor hulu dan
  hilir. Penambang perlu mendapatkan ruang untuk tetap beroperasi dan
  menjalankan investasinya, sementara industri pengolahan dan pemurnian
  membutuhkan pasokan bahan baku yang memadai agar aktivitas hilirisasi
  tetap berjalan.&lt;br /&gt;Di saat yang sama, pemerintah juga perlu
  memastikan produksi tidak tumbuh berlebihan. Produksi yang terlalu
  tinggi berisiko menekan harga komoditas, mempercepat pengurasan
  cadangan, dan mengurangi efektivitas tata kelola pertambangan
  nasional.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(wia)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260710200447-4-749976/rkab-nikel-direlaksasi-smelter-dipastikan-takkan-kekurangan-pasokan"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-07-11T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Asing Net Sell Rp290 Miliar di Sesi I, Deretan Saham Ini Dilepas</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5329625" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5329625</id>
    <updated>2026-07-11T01:00:18Z</updated>
    <published>2026-07-11T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Investor asing kembali membukukan aksi jual
  bersih (net foreign sell) pada perdagangan sesi I Jumat (10/7/2026).
  Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, asing mencatatkan net sell
  sebesar Rp290,36 miliar di seluruh pasar (all market).&lt;br /&gt;Secara
  keseluruhan, nilai transaksi asing pada sesi I mencapai Rp3,05
  triliun, terdiri dari foreign buy Rp1,38 triliun dan foreign sell
  Rp1,67 triliun. Catatan ini dihitung menggunakan data harga rata-rata
  sesi I.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Aksi jual bersih asing kali
  ini menyasar deretan saham   berkapitalisasi besar (big caps),
  terutama perbankan. Saham PT Bank   Central Asia Tbk. (BBCA) memuncaki
  daftar jual asing dengan nilai   Rp85,28 miliar, disusul PT Bank
  Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI)   sebesar Rp74,68 miliar dan PT
  Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM)   Rp57,66 miliar.&lt;br /&gt;Selain
  itu, asing juga melepas saham PT Darma   Henwa Tbk. (DEWA) senilai
  Rp36,00 miliar, PT Chandra Asri Pacific Tbk.   (TPIA) Rp32,43 miliar,
  PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) Rp24,73 miliar,   serta PT Astra
  International Tbk. (ASII) Rp18,34 miliar.&lt;br /&gt;Tekanan   jual juga
  membayangi PT Dian Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) sebesar   Rp18,04
  miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk. (MDKA) Rp16,64 miliar, dan   PT
  Barito Pacific Tbk. (BRPT) Rp11,26 miliar.&lt;br /&gt;Di tengah derasnya
  aksi jual, saham-saham sektor komoditas justru menjadi incaran asing.
  PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (&lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;adro&lt;/span&gt;) memimpin daftar beli
  bersih asing dengan nilai Rp25,60 miliar, diikuti PT Elnusa Tbk.
  (ELSA) Rp18,43 miliar dan PT&lt;span style="background-color: yellow;"&gt;
    bumi resources&lt;/span&gt; Minerals Tbk. (BRMS) Rp16,43 miliar. Asing
  juga memburu PT Timah Tbk. (TINS) Rp13,66 miliar dan PT Indofood
  Sukses Makmur Tbk. (INDF) Rp13,57 miliar.&lt;br /&gt;Aktivitas jual bersih
  asing ini terjadi meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mampu
  menutup sesi I di zona hijau. IHSG naik 6,03 poin atau 0,1% ke level
  5.918,47 pada akhir sesi pertama, dengan 405 saham menguat, 208 saham
  melemah, dan 171 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat sekitar Rp4,7
  triliun yang melibatkan 11,53 miliar saham.&lt;br /&gt;Penguatan indeks
  berlangsung di tengah dominasi sentimen global. Memanasnya kembali
  konflik di Timur Tengah, peringatan Dana Moneter Internasional (IMF)
  soal meningkatnya risiko ekonomi global, hingga prospek suku bunga
  tinggi yang bertahan lebih lama masih menjadi perhatian pelaku pasar.
  Di sisi lain, pelemahan indeks dolar AS berpotensi menjadi sentimen
  positif bagi nilai tukar rupiah.&lt;br /&gt;Dari dalam negeri, perhatian
  investor tertuju pada peluncuran mandatori biodiesel B50 oleh Presiden
  Prabowo Subianto, sementara Bank Indonesia melaporkan penjualan ritel
  masih mengalami kontraksi secara bulanan meski membaik dibandingkan
  bulan sebelumnya.&lt;br /&gt;Berikut daftar net foreign buy dan net foreign
  sell investor asing pada perdagangan sesi I Jumat
  (10/7/2026).&lt;br /&gt;Net Foreign Buy&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT Alamtri Resources
  Indonesia Tbk. (&lt;span style="background-color: yellow;"&gt;adro&lt;/span&gt;) -
  Rp25,60   miliar&lt;br /&gt;PT Elnusa Tbk. (ELSA) - Rp18,43
    miliar&lt;br /&gt;PT&lt;span style="background-color: yellow;"&gt; bumi
  resources&lt;/span&gt; Minerals   Tbk. (BRMS) - Rp16,43 miliar&lt;br /&gt;PT Timah
  Tbk. (TINS) - Rp13,66   miliar&lt;br /&gt;PT Indofood Sukses Makmur Tbk.
  (INDF) - Rp13,57   miliar&lt;br /&gt;PT Archi Indonesia Tbk. (ARCI) -
  Rp10,35 miliar&lt;br /&gt;PT   United Tractors Tbk. (UNTR) - Rp7,82
  miliar&lt;br /&gt;PT Medco Energi   Internasional Tbk. (MEDC) - Rp7,41
  miliar&lt;br /&gt;PT Barito Renewables   Energy Tbk. (BREN) - Rp5,99
  miliar&lt;br /&gt;PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) -   Rp5,18 miliar&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Net Foreign Sell&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA)
  - Rp85,28 miliar&lt;br /&gt;PT Bank   Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI)
  - Rp74,68 miliar&lt;br /&gt;PT Telkom   Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) -
  Rp57,66 miliar&lt;br /&gt;PT Darma Henwa   Tbk. (DEWA) - Rp36,00
  miliar&lt;br /&gt;PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA)   - Rp32,43
  miliar&lt;br /&gt;PT Rukun Raharja Tbk. (RAJA) - Rp24,73   miliar&lt;br /&gt;PT
  Astra International Tbk. (ASII) - Rp18,34   miliar&lt;br /&gt;PT Dian
  Swastatika Sentosa Tbk. (DSSA) - Rp18,04   miliar&lt;br /&gt;PT Merdeka
  Copper Gold Tbk. (MDKA) - Rp16,64   miliar&lt;br /&gt;PT Barito Pacific Tbk.
  (BRPT) - Rp11,26 miliar&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(fsd/fsd)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260710132659-17-749811/asing-net-sell-rp290-miliar-di-sesi-i-deretan-saham-ini-dilepas"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-07-11T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Kuota Produksi Batu Bara Ditambah, tapi Hanya buat Kebutuhan PLN</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5329596" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5329596</id>
    <updated>2026-07-11T01:00:13Z</updated>
    <published>2026-07-11T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menambah
  kuota produksi &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt; dalam revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026.
  Penambahan produksi tersebut hanya untuk memenuhi kebutuhan pembangkit
  listrik milik PT PLN (Persero).Sementara, kuota produksi selain untuk
  kebutuhan PLN tidak akan ada perubahan. Adapun sebelumnya pemerintah
  telah memangkas produksi &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt; dalam RKAB untuk tahun 2026 di level sekitar 600 juta
  ton.Hanya saja, Direktur Jenderal Mineral dan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; (Minerba),
  Kementerian ESDM Tri Winarno belum membocorkan berapa penambahan
  tersebut.&lt;br /&gt;&amp;quot;(Penambahan) Untuk yang &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;, hanya
  diperuntukkan untuk yang PLN. Itu aja,&amp;quot; ujar Tri di Kementerian
  ESDM, Jakarta, Jumat (10/6/2026).Sebelumnya, Direktur Utama PLN
  Darmawan Prasodjo mengatakan pada Juli 2026 PLN mendapatkan tambahan
  pasokan &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;
  sebesar 1,8 juta ton di luar pasokan yang sudah ada.Kemudian mulai
  Agustus hingga Desember 2026, PLN juga mendapat tambahan pasokan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; sebanyak 3 juta
  ton per bulannya. Ia mengatakan dengan tambahan ini akan mampu
  meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Pulau Jawa&amp;quot;Untuk
  2026 ini ada penambahan pasokan batubara dengan kalori menengah sampai
  tinggi, yaitu 4.500 kalori ke atas, yang dialokasikan khusus untuk PLN
  dari Kementerian ESDM dan terutama dalam hal ini yaitu Jeneral
  Minerba. Ini sebesar 1,8 juta ton on top dari existing supply untuk
  bulan Juli dan 3 juta ton per bulan dari bulan Agustus sampai bulan
  Desember,&amp;quot; ujar Darmawan dalam Rapat Dengan Pendapat (RDP) dengan
  Komisi XII DPR, Kamis (2/7/2026).&amp;quot;Sehingga di sini ada penambahan
  kapasitas daya mampu pasok sebesar 5 GW di atas 35,9 GW. Yang tentu
  saja ini membuat sistem kelistrikan di Pulau Jawa menjadi jauh lebih
  andal lagi,&amp;quot; sambungnya. &lt;br /&gt;(hrp/hns)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://finance.detik.com/energi/d-8568920/kuota-produksi-batu-bara-ditambah-tapi-hanya-buat-kebutuhan-pln"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://finance.detik.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-07-11T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>
