<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>Ugems Portal</title>
  <link rel="self" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17" />
  <subtitle>Ugems Portal</subtitle>
  <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17</id>
  <updated>2026-06-14T23:06:44Z</updated>
  <dc:date>2026-06-14T23:06:44Z</dc:date>
  <entry>
    <title>Kantong Danantara Makin Tebal, Raih Dividen Lagi dari PTBA hingga TINS</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321781" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321781</id>
    <updated>2026-06-14T07:00:09Z</updated>
    <published>2026-06-14T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara
  kembali menambah koleksi raihan dividennya. Kali ini, Danantara
  mendapatkan dividen dari tiga perusahaan tambang, yaitu PT Bukit Asam
  (Persero) Tbk. (&lt;span style="background-color: yellow;"&gt;ptba&lt;/span&gt;),
  PT Timah (Persero) Tbk. (TINS), dan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk.
  (ANTM).&lt;br /&gt;Sebagai informasi, holding industri pertambangan, MIND ID
  menguasai mayoritas saham pada sejumlah emiten tambang strategis.
  Ketika &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;ptba&lt;/span&gt;, ANTM, dan
  TINS membagikan dividen, sebagian besar dana tersebut mengalir ke MIND
  ID.&lt;br /&gt;Di antara emiten-emiten tambang tersebut, emiten emas ANTM
  menyumbang nilai dividen terbesar untuk tahun buku 2025. ANTM
  membagikan dividen sebesar Rp210 per saham.&lt;br /&gt;MIND ID diketahui
  menggenggam sebanyak 15,61 miliar saham ANTM. Dengan demikian, MIND ID
  akan mendapatkan bagian dividen sebesar Rp3,28 triliun dari ANTM.
  &lt;br /&gt;Emiten tambang selanjutnya yang memberikan kontribusi dividen
  cukup besar untuk MIND ID adalah &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;ptba&lt;/span&gt;. Dengan dividen sebesar
  Rp114,51 per saham, &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;ptba&lt;/span&gt; akan memberikan dividen
  sebesar Rp869,76 miliar ke MIND ID. &lt;br /&gt;Sementara itu, TINS akan
  memberikan kontribusi dividen sebesar Rp426,88 miliar kepada MIND ID.
  &lt;br /&gt;Adapun PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) akan memberikan dividen
  sebesar Rp77,9 per saham, yang berarti senilai total Rp279,15 miliar
  kepada MIND ID.&lt;br /&gt;Total keseluruhan dividen emiten-emiten tambang
  pelat merah tersebut yang akan didapatkan oleh MIND ID adalah Rp4,85
  triliun. &lt;br /&gt;Di sisi lain, Danantara melalui PT Danantara Asset
  Management menjadi pengendali dari sejumlah BUMN di BEI. Danantara
  Asset Management akan mendapatkan total dividen Rp54,7 triliun dari
  enam perusahaan tercatat di BEI, yaitu BBNI, BBRI, BMRI, JSMR, SMGR,
  dan TLKM.&lt;br /&gt;Penyumbang dividen terbesar untuk portofolio Danantara
  adalah BMRI, dengan nilai dividen sebesar Rp18,11
  triliun.&lt;br /&gt;Selanjutnya adalah BBRI dengan nilai dividen Rp16,67
  triliun, dan TLKM dengan nilai dividen yang diperkirakan sebesar
  Rp11,29 triliun.&lt;br /&gt;Adapun apabila keseluruhan dividen yang
  didapatkan Danantara Asset Management dan MIND ID digabungkan, maka
  total nilainya akan mencapai Rp59,56 triliun.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260614/192/1980776/kantong-danantara-makin-tebal-raih-dividen-lagi-dari-ptba-hingga-tins"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-06-14T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Cek Jadwal Dividen PTBA Rp1,3 Triliun, Masuk Rekening 10 Juli 2026</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321713" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321713</id>
    <updated>2026-06-14T01:00:09Z</updated>
    <published>2026-06-14T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA – PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (&lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;ptba&lt;/span&gt;) akan membagikan dividen
  tahun buku 2025 sebesar Rp1,3 triliun atau Rp114 per saham. Pembayaran
  dividen ke pemegang saham direncanakan akan dilakukan pada 10 Juli
  2026&lt;br /&gt;Dalam RUPST pekan ini, &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;ptba&lt;/span&gt; membagikan dividen
  sebesar Rp1,3 triliun atau sekitar Rp114 per saham. Jumlah total nilai
  dividen tersebut setara dengan 45% dari total laba bersih yang
  dibukukan perseroan sepanjang 2025. &lt;br /&gt;Cum dividen &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;ptba&lt;/span&gt; di pasar reguler dan
  negosiasi akan berlangsung pada 22 Juni 2026, dengan ex dividen di
  pasar ini pada 23 Juni 2026. &lt;br /&gt;Lalu cum dividen di pasar tunai
  adalah pada 24 Juni 2026, dan ex dividen di pasar tunai pada 25 Juni
  2026.&lt;br /&gt;Adapun tanggal daftar pemegang saham yang berhak
  mendapatkan dividen atau recording date pada 24 Juni 2026. Sementara
  itu, dividen akan dibayarkan ke rekening pemegang saham pada 10 Juli
  2026.&lt;br /&gt;Berdasarkan catatan Bisnis, payout ratio dividen &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;ptba&lt;/span&gt; kali ini lebih kecil
  dibandingkan dengan dividend pay out ratio tahun buku 2024 sebesar
  75%. &lt;br /&gt;   &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;ptba&lt;/span&gt;
  tidak pernah absen   memberikan dividen kepada pemegang saham sejak
  2016. Pay out ratio   terbesar yang pernah diberikan perseroan adalah
  pada 2024 dan 2023,   yang masing-masing sebesar 100% dari laba bersih
  tahun buku 2023 dan   2022. &lt;br /&gt;Berdasarkan nilainya, total dividen
  terbesar yang pernah   diberikan &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;ptba&lt;/span&gt; adalah   pada 2023
  senilai Rp12,57 triliun, kemudian pada 2022 sebesar Rp7,91   triliun,
  serta terbesar ketiga pada 2024 dengan niai mencapai Rp4,58 triliun.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260613/192/1980707/cek-jadwal-dividen-ptba-rp13-triliun-masuk-rekening-10-juli-2026"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-06-14T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Cek Dividen dari BUMN Tambang ANTM, PTBA, hingga TINS</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321671" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321671</id>
    <updated>2026-06-13T07:00:09Z</updated>
    <published>2026-06-13T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA — Emiten-emiten BUMN tambang mulai dari PT Aneka
  Tambang Tbk. (ANTM), PT Bukit Asam Tbk. (&lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;ptba&lt;/span&gt;), hingga PT Timah Tbk.
  (TINS) telah menebar dividen untuk pemegang saham pada pekan ini.
  &lt;br /&gt;Emiten emas ANTM tercatat membagikan dividen sebesar Rp5,04
  triliun untuk tahun buku 2025.&lt;br /&gt;Direktur Utama Antam Untung
  Budiharto menjelaskan RUPS Antam hari ini menyetujui pembagian dividen
  sebesar Rp5,04 triliun, atau 70% dari laba bersih tahun buku
  2025.&lt;br /&gt;“Sementara itu, sebesar Rp2,16 triliun atau 30% ditetapkan
  sebagai saldo laba ditahan,” ujar Untung, Rabu (10/6/2026).&lt;br /&gt;Dia
  menuturkan saldo laba ditahan ini digunakan untuk mendukung
  pengembangan usaha, penguatan fundamental bisnis, serta pelaksanaan
  berbagai proyek strategis perseroan ke depan.&lt;br /&gt;Sementara itu,
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;ptba&lt;/span&gt; akan membagikan
  dividen tahun buku 2025 sebesar Rp1,3 triliun atau Rp114 per saham.
  &lt;br /&gt;Jumlah total nilai dividen tersebut setara dengan 45% dari total
  laba bersih yang dibukukan perseroan sepanjang 2025. &lt;br /&gt;Payout
  ratio tersebut lebih kecil dibandingkan dengan dividend pay out ratio
  tahun buku 2024 sebesar 75%. &lt;br /&gt;Sementara itu, TINS membagikan
  dividen sebesar Rp656,8 miliar ke pemegang sahamnya. Jumlah dividen
  ini setara dengan sekitar Rp88 per saham. &lt;br /&gt;Adapun jumlah dividen
  TINS ini setara dengan 50% dari laba bersih tahun buku 2025. Sisa dari
  laba bersih tersebut akan dibukukan TINS sebagai saldo laba ditahan.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260613/192/1980676/cek-dividen-dari-bumn-tambang-antm-ptba-hingga-tins"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-06-13T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Jaringan Pipa Gas Nasional Makin Terhubung, Cisem II Resmi Beroperasi</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321611" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321611</id>
    <updated>2026-06-13T01:00:23Z</updated>
    <published>2026-06-13T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Gas (Pertagas) resmi mengelola
  Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Batang-Cirebon-Kandang Haur Timur (Cisem
  II), salah satu infrastruktur strategis yang memperkuat integrasi
  jaringan gas bumi nasional.&lt;br /&gt;Kerja sama tersebut ditandai dengan
  penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pemanfaatan Pipa Transmisi
  Gas Bumi Ruas Batang-Cirebon-Kandang Haur Timur (Cisem II) antara
  Pertagas dan BBPMGB Lemigas di Gedung Forum Lemigas, Jakarta, Kamis
  (11/6/2026). Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Pertagas
  Indra P. Sembiring dan Kepala BBPMGB Lemigas M. Halim
  Sariwardana.&lt;br /&gt;Pertagas sendiri ditetapkan sebagai operator Cisem
  II pada April 2026 setelah memenangkan proses tender terbuka yang
  digelar Lemigas. Pengalaman mengelola ruas Semarang-Batang (Cisem I)
  yang telah beroperasi menjadi salah satu modal Pertagas dalam
  mengoperasikan ruas lanjutan infrastruktur strategis
  tersebut.&lt;br /&gt;Penunjukan operator ini beriringan dengan mulai
  beroperasinya Pipa Transmisi Gas Bumi Cisem II. Infrastruktur
  sepanjang 242 kilometer itu telah menyelesaikan rangkaian
  commissioning yang dimulai di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB)
  pada Maret 2026 dan dituntaskan di Kandang Haur Timur pada 6-9 Juni
  2026.&lt;br /&gt;Dalam seremoni penutupan commissioning di Kandang Haur
  Timur, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Laode
  Sulaeman mengatakan, beroperasinya Cisem II menjadi langkah penting
  dalam memperkuat integrasi jaringan pipa gas bumi
  nasional.&lt;br /&gt;&amp;quot;Infrastruktur ini akan meningkatkan fleksibilitas
  penyaluran gas dan memperkuat keandalan pasokan energi. Kami
  mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga proyek
  strategis ini dapat diselesaikan dan dioperasikan dengan baik,&amp;quot;
  ungkap Laode pada Sabtu (7/6/2026) lalu.&lt;br /&gt;Cisem II menghubungkan
  Batang, Jawa Tengah, hingga Kandang Haur Timur, Jawa Barat. Pipa ini
  menjadi bagian dari sistem Pipa Transmisi Cirebon-Semarang (Cisem)
  sekaligus memperkuat keterhubungan jaringan pipa gas bumi
  nasional.&lt;br /&gt;Dengan tersambungnya ruas tersebut, penyaluran gas dari
  berbagai sumber pasokan diharapkan menjadi lebih fleksibel. Selain
  memperkuat keandalan sistem, integrasi jaringan ini juga dinilai dapat
  mengoptimalkan pemanfaatan gas bumi domestik untuk kebutuhan industri,
  pembangkit listrik, kilang, hingga sektor pupuk.&lt;br /&gt;Sementara itu,
  dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) pemanfaatan Cisem II
  di Jakarta, Kepala BBPMGB Lemigas M. Halim Sariwardana mengatakan
  kerja sama dengan Pertagas merupakan bagian dari upaya memastikan
  infrastruktur gas bumi yang dibangun pemerintah dapat dimanfaatkan
  secara optimal guna mendukung ketahanan energi
  nasional.&lt;br /&gt;&amp;quot;Cisem II merupakan infrastruktur strategis yang
  dibangun untuk memperkuat konektivitas jaringan gas bumi nasional.
  Melalui kolaborasi dengan Pertagas sebagai operator yang memiliki
  kompetensi dan pengalaman dalam pengelolaan pipa transmisi gas, kami
  berharap pemanfaatan aset ini dapat berjalan optimal, memberikan
  manfaat ekonomi yang lebih besar, serta mendukung ketersediaan energi
  bagi sektor industri, kelistrikan, dan masyarakat,&amp;quot; kata
  Halim.&lt;br /&gt;Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Pertagas Indra
  P. Sembiring mengatakan pengalaman Pertagas mengelola ruas
  Semarang-Batang (Cisem I) menjadi modal penting dalam mengoptimalkan
  pengoperasian Cisem II sekaligus memperkuat integrasi sistem transmisi
  gas nasional.&lt;br /&gt;&amp;quot;Pemanfaatan Cisem II memiliki nilai strategis
  dalam memperkuat konektivitas jaringan transmisi gas bumi nasional,
  meningkatkan keandalan pasokan energi, serta membuka peluang
  pengembangan pasar gas bumi yang lebih luas di Pulau Jawa. Melalui
  kerja sama ini, kami siap menjalankan amanah pengelolaan infrastruktur
  strategis negara dengan mengedepankan aspek keselamatan, keandalan
  operasi, tata kelola yang baik, serta penciptaan nilai berkelanjutan
  bagi seluruh pemangku kepentingan,&amp;quot; jelas Indra.&lt;br /&gt;Cisem II
  merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun
  pemerintah melalui &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt; menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
  Infrastruktur ini menjadi salah satu mata rantai penting dalam
  pengembangan jaringan pipa gas bumi nasional yang terintegrasi dan
  diharapkan mampu memperkuat keandalan pasokan energi di berbagai
  wilayah Indonesia.&lt;br /&gt;Melalui kerja sama pemanfaatan Cisem II,
  Lemigas dan Pertagas berharap integrasi jaringan gas bumi nasional
  semakin kuat, pemanfaatan gas domestik semakin optimal, serta mampu
  mendukung pertumbuhan industri, sektor kelistrikan, dan perekonomian
  nasional secara berkelanjutan.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(wia)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260612192032-4-742486/jaringan-pipa-gas-nasional-makin-terhubung-cisem-ii-resmi-beroperasi"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-06-13T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>ESDM Setujui RKAB 664 IUP Batu Bara Cs</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321582" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321582</id>
    <updated>2026-06-13T01:00:21Z</updated>
    <published>2026-06-13T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) mencatat sebanyak 664 Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB)
  mineral dan batu bara Tahun 2026 telah memperoleh persetujuan hingga
  12 Juni 2026.&lt;br /&gt;Persetujuan tersebut diberikan setelah perusahaan
  tambang memenuhi berbagai persyaratan teknis, lingkungan, keselamatan
  pertambangan, hingga kewajiban penerimaan negara yang ditetapkan
  pemerintah.&lt;br /&gt;Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba)
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Tri
  Winarno mengatakan persetujuan RKAB merupakan tahapan penting sebelum
  perusahaan dapat menjalankan kegiatan operasional pertambangan.
  Mengingat, kepemilikan Izin Usaha Pertambangan (IUP) tidak otomatis
  membuat perusahaan dapat langsung melakukan kegiatan produksi.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;&amp;quot;Setiap kegiatan pertambangan harus memiliki dasar hukum,
  perencanaan yang jelas, dan memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku.
  Karena itu pemerintah melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap
  berbagai persyaratan yang menjadi bagian dari tata kelola
  pertambangan,&amp;quot; ujar Tri, Jumat (12/6/2026).&lt;br /&gt;Sesuai Pasal 111
  Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan
  Batubara, RKAB merupakan dokumen wajib bagi pemegang Izin Usaha
  Pertambangan (IUP) dan IUP Khusus (IUPK) yang memuat rencana kegiatan
  usaha pertambangan, mulai dari aspek pengusahaan, teknis, finansial,
  hingga lingkungan.&lt;br /&gt;Dokumen RKAB menjadi acuan perusahaan dalam
  menjalankan kegiatan pertambangan pada tahap eksplorasi, operasi
  produksi, pengolahan dan/atau pemurnian, hingga kegiatan pasca
  tambang. Oleh karena itu, setiap pengajuan RKAB harus melalui proses
  evaluasi sebelum memperoleh persetujuan dari pemerintah. Seluruh
  proses pengajuan, evaluasi hingga persetujuan diproses secara online
  dan terintegrasi melalui sistem informasi MinerbaOne.&lt;br /&gt;Dalam
  proses evaluasi tersebut, Direktorat Jenderal Minerba melakukan
  pemeriksaan terhadap berbagai aspek, antara lain kelengkapan
  administrasi dan legalitas perizinan, kesesuaian rencana penambangan
  dengan kaidah teknik pertambangan yang baik (Good Mining Practice),
  pemenuhan kewajiban lingkungan termasuk jaminan reklamasi, aspek
  keselamatan pertambangan, serta kemampuan perusahaan dalam memenuhi
  kewajiban penerimaan negara.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kami terus melakukan koreksi
  dan evaluasi terhadap dokumen yang diajukan agar kegiatan pertambangan
  berjalan sesuai rencana dan memenuhi prinsip tata kelola pertambangan
  yang baik. Setiap persetujuan diberikan setelah seluruh aspek yang
  dipersyaratkan dinyatakan memenuhi ketentuan,&amp;quot; jelas
  Tri.&lt;br /&gt;Pengaturan mengenai RKAB diperkuat melalui Peraturan
  Pemerintah Nomor 39 Tahun 2025 dan Peraturan Menteri ESDM Nomor 17
  Tahun 2025. Seluruh penyampaian RKAB juga dilakukan secara elektronik
  melalui sistem informasi terintegrasi e-RKAB sebagai bagian dari
  transformasi digital tata kelola minerba.&lt;br /&gt;Melalui kebijakan ini,
  matriks RKAB disederhanakan menjadi tiga matriks untuk tahap
  eksplorasi dan sepuluh matriks untuk tahap operasi produksi.
  Penyederhanaan dilakukan tanpa mengurangi pengawasan terhadap aspek
  keselamatan pertambangan, pemenuhan kewajiban PNBP, penggunaan jasa
  pertambangan, pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM), serta
  kewajiban reklamasi.&lt;br /&gt;&amp;quot;Matrik lain yang tidak digunakan lagi,
  dipindahkan ke dalam matrik pelaporan realiasi yang secara berkala
  harus disampaikan&amp;quot;, sambung Tri.&lt;br /&gt;Bagi badan usaha yang
  dokumen RKAB-nya masih memerlukan penyempurnaan, pemerintah memberikan
  kesempatan untuk melakukan perbaikan sesuai mekanisme yang
  berlaku.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kalau memang masih ada yang perlu diperbaiki, kami
  berikan ruang untuk dilengkapi. Kami juga terus melakukan pendampingan
  melalui coaching clinic agar perusahaan memahami aspek-aspek yang
  perlu disesuaikan sehingga dokumennya dapat memenuhi ketentuan,&amp;quot;
  ujar Tri.&lt;br /&gt;Ratusan pendampingan sudah dilakukan, berdasarkan hasil
  evaluasi, beberapa aspek yang masih memerlukan penyempurnaan antara
  lain data eksplorasi dan sumber daya cadangan, rencana penambangan dan
  penimbunan overburden, aspek pengolahan dan pemurnian, rencana
  pemasaran, serta kelengkapan legalitas perusahaan.&lt;br /&gt;Hingga 12 Juni
  2026, Direktorat Jenderal Minerba &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; telah
  memberikan persetujuan terhadap 664 RKAB Tahun 2026. Sementara itu,
  sejumlah permohonan lainnya masih berada dalam tahap evaluasi sesuai
  kelengkapan dokumen dan pemenuhan persyaratan yang
  berlaku.&lt;br /&gt;Pemerintah memastikan seluruh proses dilakukan secara
  profesional, transparan, dan akuntabel untuk menjamin kegiatan
  pertambangan berjalan sesuai ketentuan serta mendukung pengelolaan
  sumber daya mineral dan batubara yang berkelanjutan.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260612144239-4-742383/esdm-setujui-rkab-664-iup-batu-bara-cs"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-06-13T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>ESDM &amp; PLN Gelar Rapat Bahas Kondisi Terkini Kelistrikan RI</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321553" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321553</id>
    <updated>2026-06-13T01:00:18Z</updated>
    <published>2026-06-13T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) akan menggelar rapat lanjutan dengan PT PLN (Persero) untuk
  membahas pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah
  dalam beberapa waktu terakhir.&lt;br /&gt;Sekretaris Jenderal &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, Erani
  Yustika, mengatakan pembahasan terkait kondisi sistem kelistrikan
  telah dilakukan bersama PLN, termasuk dalam pertemuan yang dipimpin
  Menteri ESDM pada hari sebelumnya. Adapun, Direktorat Jenderal
  Ketenagalistrikan (Ditjen Gatrik) juga dijadwalkan kembali menggelar
  rapat dengan jajaran direksi PLN. &amp;quot;Hari kemarin juga ada
  pertemuan kan Pak Menteri dengan PLN. Hari ini kayaknya Pak Dirjen
  juga lagi ada rapat dengan direksinya,&amp;quot; ujar Erani di &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, Jumat
  (12/6/2026).&lt;br /&gt;Sebelumnya, PT PLN (Persero) memastikan sistem
  kelistrikan di Jawa saat ini tetap beroperasi dalam kondisi aman dan
  terkendali, meskipun terdapat sejumlah kendala operasional yang
  berdampak pada berkurangnya pasokan listrik di beberapa wilayah.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Hal tersebut disampaikan PLN guna merespons
  adanya pemadaman   listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah
  dalam beberapa waktu   terakhir. Adapun, pemadaman sempat memunculkan
  berbagai spekulasi,   termasuk isu terkait menipisnya pasokan batu
  bara untuk pembangkit   listrik.&lt;br /&gt;Executive Vice President
  Komunikasi Korporat dan TJSL PT   PLN (Persero) Gregorius Adi Trianto
  mengatakan bahwa pihaknya terus   melakukan berbagai upaya untuk
  menjaga keandalan pasokan listrik serta   memberikan pelayanan terbaik
  kepada seluruh pelanggan.&lt;br /&gt;&amp;quot;PLN   menyampaikan bahwa saat ini
  sistem kelistrikan Jawa beroperasi dan   terkendali dengan baik,
  meskipun terdapat kendala operasional yang   berdampak pada
  berkurangnya pasokan listrik di sejumlah wilayah,&amp;quot;   kata Greg
  kepada CNBC Indonesia, Jumat (12/6/2026).&lt;br /&gt;Ia lantas   membantah
  adanya kondisi blackout sebagaimana yang ramai   diperbincangkan.
  Adapun, atas gangguan yang sempat dirasakan sebagian   pelanggan, PLN
  menyampaikan permohonan maaf dan memastikan terus   melakukan
  langkah-langkah penanganan untuk menjaga keandalan sistem
  kelistrikan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kami juga menghimbau pelanggan untuk mengikuti
  perkembangan informasi melalui kanal komunikasi resmi, termasuk di
  unit PLN setempat,&amp;quot; ujar Greg.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260612135426-4-742350/esdm-pln-gelar-rapat-bahas-kondisi-terkini-kelistrikan-ri"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-06-13T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Harga Pertamax Naik Waspada Migrasi, Gimana Kuota Pertalite?</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321524" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321524</id>
    <updated>2026-06-13T01:00:16Z</updated>
    <published>2026-06-13T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) sudah mengantisipasi potensi pergeseran atau migrasi konsumen
  dari bahan bakar minyak (BBM) non subsidi jenis Pertamax ke BBM
  bersubsidi jenis Pertalite seiring dengan kenaikan harga beberapa hari
  lalu.&lt;br /&gt;Memang, potensi tersebut peralihan penggunaan ke BBM
  Pertalite muncul seiring tingginya disparitas harga antara Pertamax
  dan Pertalite.&lt;br /&gt;Atas hal itu, pemerintah memperketat pengawasan
  terhadap realisasi kuota Pertalite guna menjaga keseimbangan antara
  kebutuhan masyarakat dan beban fiskal negara. Adapun kuota Pertalite
  yang ditetapkan untuk tahun ini sebesar 29,2 juta kiloliter
  (kl).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Juru Bicara &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian   esdm&lt;/span&gt; Dwi
  Anggia menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi   dengan PT
  Pertamina Patra Niaga untuk memantau tren konsumsi harian   pasca
  penyesuaian harga. Ia menyebut pemantauan dalam dua hari   terakhir
  menunjukkan tingkat perpindahan konsumen antarjenis BBM   tersebut
  masih berada dalam batas aman.&lt;br /&gt;&amp;quot;Itu juga fakta yang   tidak
  bisa dipungkiri bahwa akan ada kemungkinan besar pergeseran.   Tadi
  kami sudah berdiskusi dengan Biro Pertamina Patra Niaga.
  Alhamdulillah tidak terlalu besar shiftingnya,&amp;quot; katanya saat
  ditemui di Kantor &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt;, Jakarta, dikutip Jumat (12/6/2026).&lt;br /&gt;Untuk
  mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM bersubsidi, kata Anggia, &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; akan
  memperkuat pengawasan terhadap distribusi dan penyaluran BBM
  bersubsidi. Salah satu instrumen yang saat ini digunakan adalah sistem
  QR Code dalam pembelian BBM subsidi.&lt;br /&gt;&amp;quot;Dan antisipasi,
  mitigasi pasti dilakukan. Misalnya saat ini untuk akses BBM subsidi
  kan menggunakan QR ya, walaupun mungkin banyak juga oknum-oknum yang
  mengakali ini. Namun pemerintah, Menteri ESDM sudah meminta untuk
  Pertamina dan pihak terkait untuk meningkatkan pengawasan di
  bawah,&amp;quot; jelasnya.&lt;br /&gt;   &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;
  menekankan pentingnya kesadaran publik agar menggunakan BBM sesuai
  dengan hak dan peruntukannya guna menjaga ketahanan energi nasional.
  Pemerintah berkomitmen untuk tetap menahan harga Pertalite agar tidak
  naik demi melindungi daya beli kelompok masyarakat paling
  rentan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Yang paling penting kesadaran dari masyarakat yang
  tumbuh. Mana yang haknya, mana yang bukan haknya, itu sih yang lebih
  penting. Agar kita bisa sama-sama survive,&amp;quot;
  tandasnya.&lt;br /&gt;Sebelumnya, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga
  Roberth MV Dumatubun mengimbau masyarakat untuk bijak dalam
  menggunakan energi dan tidak mengambil hak kelompok yang berhak
  menerima subsidi. Hal tersebut merespons kekhawatiran adanya
  perpindahan konsumen ke BBM bersubsidi seperti
  Pertalite.&lt;br /&gt;&amp;quot;Himbauan bijak menggunakan energi dan kesadaran
  untuk tidak mengambil hak penerima subsidi ini terus digaungkan,&amp;quot;
  ujarnya kepada CNBC Indonesia, dikutip Kamis (11/6/2026).&lt;br /&gt;Roberth
  mengatakan penyesuaian harga BBM non subsidi jenis Pertamax dilakukan
  dengan tetap memperhatikan daya beli dan roda perekonomian nasional.
  Di sisi lain, harga BBM bersubsidi tidak mengalami penyesuaian dan
  tetap dijual sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;br /&gt;Menurutnya, faktor
  harga pasar dan harga keekonomian menjadi salah satu alasan
  dilakukannya penyesuaian harga. Setelah dilakukan koordinasi dengan
  regulator, penyesuaian harga Pertamax akhirnya
  dilakukan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Lebih kepada proses bisnis hulu ke hilir
  penyediaan energi yang sesuai kordinasi dengan regulator perlu dinamis
  dan beradaptasi atas kondisi terkini menanggapi fenomena saat
  ini,&amp;quot; tambahnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260612130223-4-742318/harga-pertamax-naik-waspada-migrasi-gimana-kuota-pertalite"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-06-13T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Asing Mulai Balik ke Saham RI, Net Buy Rp492 M &amp; Serok 10 Emiten Ini</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321495" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321495</id>
    <updated>2026-06-13T01:00:14Z</updated>
    <published>2026-06-13T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada
  di zona hijau pada penutupan perdagangan sesi pertama ini, Jumat,
  (12/6/2026). Sejumlah saham pun diketahui ditransaksikan oleh investor
  asing.&lt;br /&gt;Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 2,68% ke level
  6.043,55 pada akhir perdagangan sesi pertama hari ini, Jumat
  (12/6/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sebanyak 610 saham naik,
  101 saham melemah dan 100 saham   stagnan. Frekuensi transaksi terjadi
  sebanyak 1,36 juta kali, dengan   volume perdagangan mencapai 21,56
  miliar lembar, senilai Rp 11,85   triliun.&lt;br /&gt;Sepanjang perdagangan
  tengah hari, investor asing   tercatat melakukan pembelian bersih (net
  buy) sebanyak Rp492,48 miliar   di seluruh pasar. Rinciannya, sebesar
  Rp4,19 triliun foreign buy dan   Rp3,7 triliun foreign sell.&lt;br /&gt;Di
  tengah transaksi tersebut,   terdapat beberapa saham yang paling
  banyak dibeli asing dan di jual   asing. Mengutip data pasar, berikut
  pergerakan NFS dan NFB selama   perdagangan intraday hari
  ini:&lt;br /&gt;Top Net Foreign Buy&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT Bank Central Asia Tbk
  (BBCA) - Rp182,32 miliar&lt;br /&gt;PT Dian   Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
  - Rp126,76 miliar&lt;br /&gt;PT &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;bumi
  resources&lt;/span&gt; Minerals Tbk   (BRMS) - Rp79,93 miliar&lt;br /&gt;PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt; Tbk (BUMI) -
  Rp78,54 miliar&lt;br /&gt;PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) - Rp74,84
  miliar&lt;br /&gt;PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Rp56,55
  miliar&lt;br /&gt;PT Dewa United Energi Tbk (DEWA) - Rp38,40 miliar&lt;br /&gt;PT
  Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) - Rp34,58 miliar&lt;br /&gt;PT Vale
  Indonesia Tbk (INCO) - Rp24,41 miliar&lt;br /&gt;PT Astrindo Nusantara
  Infrastruktur Tbk (BIPI) - Rp23,63 miliar&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Top Net
  Foreign Sell&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
  (BBRI) - Rp274,01   miliar&lt;br /&gt;PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) -
  Rp41,17   miliar&lt;br /&gt;PT Astra International Tbk (ASII) - Rp34,95
  miliar&lt;br /&gt;PT   Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) - Rp18,01
  miliar&lt;br /&gt;PT Sinar Eka   Selaras Tbk (EMAS) - Rp17,56 miliar&lt;br /&gt;PT
  Indofood CBP Sukses Makmur   Tbk (ICBP) - Rp16,62 miliar&lt;br /&gt;PT Bukit
  Uluwatu Villa Tbk (BUVA) -   Rp16,17 miliar&lt;br /&gt;PT Kalbe Farma Tbk
  (KLBF) - Rp14,85 miliar&lt;br /&gt;PT   Barito Pacific Tbk (BRPT) - Rp13,17
  miliar&lt;br /&gt;PT Surya Esa Perkasa   Tbk (ESSA) - Rp6,99 miliar&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(fsd/fsd)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260612142918-17-742372/asing-mulai-balik-ke-saham-ri-net-buy-rp492-m-serok-10-emiten-ini"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-06-13T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Video: Jurus Perkuat Hilirisasi Nikel Berstandar Global &amp; Lingkungan</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321475" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321475</id>
    <updated>2026-06-13T01:00:11Z</updated>
    <published>2026-06-13T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia- Industri pertambangan di Indonesia disebut
  Director of Data &amp;amp; Research International Council on &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;mining&lt;/span&gt; and Metals, Emma Gagen
  sebagai salah satu pertambangan dengan ukuran dan skala operasi yang
  besar secara global.&lt;br /&gt;Diharapkan komitmen pemerintah RI yang
  mendorong hilirisasi nikel untuk mendukung transisi energi bisa terus
  berkelanjutan meskipun terdapat tantangan terkait kondisi iklim,
  lingkungan sosial dan masyarakat lokal hingga pengelolaan atau
  penyimpanan limbah.&lt;br /&gt;Oleh karena itu diperlukan penguatan tata
  Kelola dalam pengelolaan limbah yang berkelanjutan hingga memenuhi
  standar global seperti Global Industry Standard on Tailings Management
  (GIMSTM) sekaligus tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat dan
  lingkungan hidup.&lt;br /&gt;Seperti apa urgensi penguatan tata Kelola
  pertambangan nikel yang sejalan dengan upaya menjaga kelestarian
  lingkungan? Selengkapnya simak dialog Mercy Widjaja dengan Director of
  Data &amp;amp; Research International Council on &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;mining&lt;/span&gt; and Metals, Emma Gagen
  dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Jum'at, 12/06/2026)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260612140512-19-742356/video-jurus-perkuat-hilirisasi-nikel-berstandar-global-lingkungan"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-06-13T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Bayan Resources (BYAN) Tebar Dividen US$500 Juta, Cek Jadwalnya</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321459" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321459</id>
    <updated>2026-06-13T01:00:10Z</updated>
    <published>2026-06-13T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA — Emiten &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; milik Low Tuck
  Kwong, PT Bayan Resources Tbk., akan membagikan dividen tunai senilai
  US$500 juta atau setara US$0,015 per saham dari laba tahun buku
  2025.&lt;br /&gt;Keputusan pembagian dividen tersebut telah disetujui dalam
  Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 10 Juni
  2026.&lt;br /&gt;Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, pemegang saham
  yang berhak menerima dividen adalah investor yang tercatat dalam
  daftar pemegang saham pada 23 Juni 2026 pukul 16.15 WIB.&lt;br /&gt;Jadwal
  pembagian dividen tunai BYAN adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Cum
  dividen di pasar reguler dan negosiasi: 19 Juni 2026&lt;br /&gt;Ex   dividen
  di pasar reguler dan negosiasi: 22 Juni 2026&lt;br /&gt;Cum dividen   di
  pasar tunai: 23 Juni 2026&lt;br /&gt;Ex dividen di pasar tunai: 24 Juni
  2026&lt;br /&gt;Tanggal pencatatan pemegang saham (recording date): 23 Juni
  2026&lt;br /&gt;Tanggal pembayaran dividen: 8 Juli 2026&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Perseroan menjelaskan pembayaran dividen kepada investor
  domestik akan dilakukan dalam mata uang rupiah dengan menggunakan kurs
  tengah Bank Indonesia pada tanggal recording date sebagai dasar
  konversi.&lt;br /&gt;Pembagian dividen tersebut dilakukan di tengah
  penurunan kinerja laba BYAN sepanjang 2025.&lt;br /&gt;Berdasarkan laporan
  keuangan perseroan, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada
  pemilik entitas induk tercatat sebesar US$767,91 juta pada 2025 atau
  turun 16,77% secara tahunan dibandingkan US$922,64 juta pada
  2024.&lt;br /&gt;Penurunan laba terjadi seiring melemahnya harga jual
  rata-rata (average selling price/ASP) &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dari US$61,3 per
  ton pada 2024 menjadi US$48,4 per ton pada 2025.&lt;br /&gt;Meski demikian,
  pendapatan BYAN hanya turun tipis 0,55% menjadi US$3,42 miliar pada
  2025 dari US$3,44 miliar pada tahun sebelumnya. Penurunan tersebut
  tertahan oleh kenaikan volume penjualan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; sebesar 25,97%
  menjadi 70,8 juta ton dibandingkan 56,2 juta ton pada 2024.&lt;br /&gt;Pasar
  utama &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; BYAN
  sepanjang 2025 berasal dari China dengan kontribusi 32%, diikuti
  Indonesia 26%, Filipina 19%, India 8%, serta Malaysia dan Vietnam
  masing-masing 4%.&lt;br /&gt;Sementara itu, hingga akhir 2025, total aset
  BYAN tercatat sebesar US$3,37 miliar, dengan liabilitas US$680,46 juta
  dan ekuitas mencapai US$2,69 miliar.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260612/192/1980587/bayan-resources-byan-tebar-dividen-us500-juta-cek-jadwalnya"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-06-13T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>ESDM Sebut Harga Pertamax Naik Masih di Bawah Keekonomian</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321401" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321401</id>
    <updated>2026-06-12T07:00:23Z</updated>
    <published>2026-06-12T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) menyatakan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM)
  non-subsidi jenis Pertamax (RON 92) saat ini masih berada jauh di
  bawah harga keekonomian yang seharusnya.&lt;br /&gt;Hal itu terlihat pada
  harga BBM dengan spesifikasi sama yang dijual oleh negara
  tetangga.&lt;br /&gt;Juru Bicara &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Dwi Anggia
  menjelaskan bahwa penentuan harga produk non-subsidi memang mengikuti
  mekanisme pasar internasional. Ia menyebutkan bahwa parameter
  pembentuk harga mencakup biaya pengadaan minyak mentah, biaya
  distribusi, biaya penyimpanan, hingga komponen pajak yang harus
  ditanggung perusahaan.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Kalau
  kita berbicara harga keekonomian untuk BBM   non-subsidi khususnya RON
  92, kalau kita melihat negara tetangga itu   di angka Rp 20-21 ribu
  (per liter). Jadi kenaikan atau penyesuaian   yang dilakukan sekarang
  ini sebenarnya masih jauh di bawah harga   keekonomian,&amp;quot; ujarnya
  saat ditemui di Kantor &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, Jakarta,
  dikutip Jumat (12/6/2026).&lt;br /&gt;Pemerintah menegaskan bahwa pilihan
  melakukan penyesuaian harga tersebut bertujuan agar badan usaha
  penyalur BBM tetap bisa menjaga ketersediaan pasokan secara
  berkelanjutan. Meskipun harga Pertamax naik, pemerintah memberikan
  jaminan bahwa kelompok masyarakat rentan dan miskin tetap terlindungi
  melalui stabilitas harga BBM bersubsidi.&lt;br /&gt;&amp;quot;Pertalite tidak
  akan naik, biosolar atau solar subsidi juga tidak akan naik. Karena
  ini yang akan berpengaruh sangat besar. Kemudian kalau bicara, ini kan
  efek dominionnya pasti ada. Tentu, pasti. Pemerintah juga memahami ini
  dan tidak bisa mengindahkan bahwa fakta itu ada,&amp;quot;
  imbuhnya.&lt;br /&gt;Pemerintah memastikan tidak akan ada aturan baru yang
  menyulitkan pengguna kendaraan roda dua. Fokus pengawasan saat ini
  diarahkan pada upaya mencegah praktik penimbunan atau penyalahgunaan
  kuota subsidi di lapangan agar tidak terjadi
  kelangkaan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Untuk motor tidak akan ada pembatasan apapun.
  Itu sudah jelas disampaikan oleh Pak Menteri bahwa untuk kendaraan
  roda 2 bebas. Tapi jangan juga ada praktik-praktik helikopter yang
  bolak-balik tangkinya diisi bolak-balik SPBU kan juga banyak
  tuh,&amp;quot; tandasnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260612100745-4-742254/esdm-sebut-harga-pertamax-naik-masih-di-bawah-keekonomian"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-06-12T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Listrik Padam di Beberapa Wilayah, PLN Buka Suara</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321372" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321372</id>
    <updated>2026-06-12T07:00:21Z</updated>
    <published>2026-06-12T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - PT PLN (Persero) memastikan sistem
  kelistrikan di Jawa saat ini tetap beroperasi dalam kondisi aman dan
  terkendali, meskipun terdapat sejumlah kendala operasional yang
  berdampak pada berkurangnya pasokan listrik di beberapa
  wilayah.&lt;br /&gt;Hal tersebut disampaikan PLN guna merespons adanya
  pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah dalam
  beberapa waktu terakhir. Adapun, pemadaman sempat memunculkan berbagai
  spekulasi, termasuk isu terkait menipisnya pasokan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; untuk pembangkit
  listrik.&lt;br /&gt;Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT
  PLN (Persero) Gregorius Adi Trianto mengatakan bahwa pihaknya terus
  melakukan berbagai upaya untuk menjaga keandalan pasokan listrik serta
  memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;PLN menyampaikan bahwa saat ini sistem
  kelistrikan Jawa   beroperasi dan terkendali dengan baik, meskipun
  terdapat kendala   operasional yang berdampak pada berkurangnya
  pasokan listrik di   sejumlah wilayah,&amp;quot; kata Greg kepada CNBC
  Indonesia, Jumat   (12/6/2026).&lt;br /&gt;Ia lantas membantah adanya
  kondisi blackout   sebagaimana yang ramai diperbincangkan. Adapun,
  atas gangguan yang   sempat dirasakan sebagian pelanggan, PLN
  menyampaikan permohonan maaf   dan memastikan terus melakukan
  langkah-langkah penanganan untuk   menjaga keandalan sistem
  kelistrikan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kami juga menghimbau   pelanggan untuk
  mengikuti perkembangan informasi melalui kanal   komunikasi resmi,
  termasuk di unit PLN setempat,&amp;quot; ujar   Greg.&lt;br /&gt;Dalam
  kesempatan berbeda, Menteri Energi dan Sumber Daya   Mineral (ESDM)
  Bahlil Lahadalia juga membantah bahwa kondisi pemadaman   listrik yang
  terjadi di sejumlah daerah di pulau Jawa, khususnya Jawa   Barat,
  disebabkan kelangkaan &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Menurut   Bahlil, pemadaman listrik murni terjadi
  karena adanya permasalahan   dalam mesin pembangkit.&lt;br /&gt;&amp;quot;Sampai
  hari ini, malam ini (Kamis   11/6/2026) juga rapat sama PLN. Untuk
  membahas masalah ini. Masalah     &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; langka gak
  benar, karena penugasan kita sudah 170 juta ton,&amp;quot; kata Bahlil di
  Kompleks Istana Kepresidenan, dikutip Jumat
  (12/6/2026).&lt;br /&gt;&amp;quot;Hanya saja ada beberapa trouble di beberapa
  mesin seperti yang disampaikan PLN dan akan diselesaikan dalam waktu
  dekat,&amp;quot; katanya.&lt;br /&gt;Yang jelas Bahlil membenarkan bahwa ada
  pemadaman listrik di beberapa wilayah di pulau Jawa. &amp;quot;Kemarin
  memang ada (pemadaman). Belum maksimal, ini kita lakukan percepatan
  untuk pemulihan,&amp;quot; jawabnya.&lt;br /&gt;Sebelumnya, PLN menyampaikan
  pengumuman resmi perihal pemadaman ini, melaui media sosial, Rabu
  (10/6/2026). Setidaknya ada 14 daerah di Jawa Barat yang terdampak
  pemadaman listrik bergilir dari Rabu kemarin.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260612091419-4-742233/listrik-padam-di-beberapa-wilayah-pln-buka-suara"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-06-12T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Bukan Batu Bara, Bahlil Ungkap Penyebab Padam Listrik Beberapa Daerah</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321343" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321343</id>
    <updated>2026-06-12T07:00:15Z</updated>
    <published>2026-06-12T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) Bahlil Lahadalia membantah bahwa kondisi pemadaman listrik yang
  terjadi di sejumlah daerah di pulau Jawa, khususnya Jawa Barat,
  disebabkan kelangkaan &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Menurut Bahlil, pemadaman listrik murni terjadi
  karena adanya permasalahan dalam mesin pembangkit.&lt;br /&gt;&amp;quot;Sampai
  hari ini, malam ini (Kamis 11/6/2026) juga rapat sama PLN. Untuk
  membahas masalah ini. Masalah &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; langka gak benar,
  karena penugasan kita sudah 170 juta ton,&amp;quot; kata Bahlil di
  Kompleks Istana Kepresidenan, dikutip Jumat (12/6/2026).&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Hanya saja ada beberapa trouble di
  beberapa mesin seperti   yang disampaikan PLN dan akan diselesaikan
  dalam waktu dekat,&amp;quot;   katanya.&lt;br /&gt;Yang jelas Bahlil membenarkan
  bahwa ada pemadama listrik   di beberapa wilayah di pulau Jawa.
  &amp;quot;Kemarin memang ada   (pemadaman). Belum maksimal, ini kita
  lakukan percepatan untuk   pemulihan,&amp;quot; jawabnya.&lt;br /&gt;Lebih
  lanjut Bahlil juga menegaskan   bahwa pemerintah dan PLN berupaya
  untuk tidak ada lagi pemadaman   bergilir. &amp;quot;Kita upayakan untuk
  segera tidak ada lagi pemadaman   ya,&amp;quot; tuturnya.&lt;br /&gt;Sebelumnya
  Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi   Anggia juga membantah pemadaman
  listrik yang terjadi disebabkan   menipisnya pasokan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu   bara&lt;/span&gt; untuk
  pembangkit PLN.&lt;br /&gt;&amp;quot;Tidak ada pasokan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; yang menipis yang
  pasti. Memang ada beberapa gangguan terkait teknis. Kita sudah
  berkomunikasi dengan PLN untuk mengantisipasi agar peristiwa ini tidak
  berulang,&amp;quot; kata Anggia, di Kementerian ESDM, Kamis
  (11/6/2026).&lt;br /&gt;Sebelumnya PLN sudah menyampaikan pengumuman resmi
  perihal pemadaman ini, melaui media sosial, Rabu (10/6/2026).
  Setidaknya ada 14 daerah di Jawa Barat yang terdampak pemadaman
  listrik bergilir dari Rabu kemarin.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260612080410-4-742196/bukan-batu-bara-bahlil-ungkap-penyebab-padam-listrik-beberapa-daerah"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-06-12T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Asing Berburu Bank dan Komoditas Saat IHSG Terkoreksi</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321314" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321314</id>
    <updated>2026-06-12T07:00:13Z</updated>
    <published>2026-06-12T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali
  melemah, usai melonjak tajam hari beruntun. Indeks ditutup turun 0,28%
  ke posisi 5.886,03 pada perdagangan (11/6/2026).&lt;br /&gt;Terdapat
  sebanyak 265 saham menguat, 419 saham melemah, dan 131 saham bergerak
  stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp22,27 triliun dengan volume
  perdagangan 33,65 miliar saham dalam 2,37 juta kali
  transaksi.&lt;br /&gt;Sementara itu, asing mencatatkan penjualan bersih
  jumbo sebesar Rp252,65 miliar di seluruh pasar dan sebesar Rp260,61
  miliar di pasar reguler. Selain itu, ada pula tercatat aksi beli oleh
  investor asing sebesar Rp8,95 miliar di pasar negosiasi dan
  tunai.&lt;br /&gt;Saham perbankan menjadi tujuan utama aliran dana asing. PT
  Bank Central Asia Tbk. (BBCA) memimpin daftar dengan nilai beli bersih
  mencapai Rp387,96 miliar. Asing juga memborong saham PT Bank Mandiri
  (Persero) Tbk. (BMRI) senilai Rp36,41 miliar.&lt;br /&gt;Di luar sektor
  perbankan, minat asing juga terlihat pada saham-saham yang memiliki
  eksposur terhadap pemulihan ekonomi domestik dan siklus komoditas. PT
  Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) menjadi incaran dengan net buy
  Rp97,18 miliar, disusul PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM)
  sebesar Rp72,76 miliar.&lt;br /&gt;Dari sektor pertambangan dan energi,
  investor asing turut mengoleksi PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS),
  PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM), PT&lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt; bumi resources&lt;/span&gt; Tbk.
  (BUMI), PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC), hingga PT Alamtri
  Minerals Indonesia Tbk. (&lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;admr&lt;/span&gt;). Aksi ini mencerminkan
  masih kuatnya minat terhadap saham berbasis sumber daya alam di tengah
  pergerakan harga komoditas global yang relatif solid.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Dengan begitu, apa saja saham yang kompak masuk keranjang beli
  asing? Mengutip Stockbit, berikut 10 saham net foreign buy perdagangan
  Kamis!&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) - Rp387,96
  miliar&lt;br /&gt;PT   Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) - Rp97,18
  miliar&lt;br /&gt;PT Telkom   Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) - Rp72,76
  miliar&lt;br /&gt;PT Merdeka Gold   Resources Tbk. (EMAS) - Rp58,48
  miliar&lt;br /&gt;PT Aneka Tambang Tbk.   (ANTM) - Rp55,89 miliar&lt;br /&gt;PT
  Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) -   Rp36,41 miliar&lt;br /&gt;PT&lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt; bumi   resources&lt;/span&gt; Tbk.
  (BUMI) - Rp28,69 miliar&lt;br /&gt;PT Medco Energi   Internasional Tbk.
  (MEDC) - Rp18,33 miliar&lt;br /&gt;PT Sumber Alfaria   Trijaya Tbk. (AMRT) -
  Rp12,31 miliar&lt;br /&gt;PT Alamtri Minerals   Indonesia Tbk. (&lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;admr&lt;/span&gt;) -   Rp11,04
  miliar&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(mkh/mkh)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260612064824-17-742173/asing-berburu-bank-dan-komoditas-saat-ihsg-terkoreksi"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-06-12T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Indeks Bisnis-27 Dibuka Menguat, Saham BRMS, DEWA, INCO Jadi Penopang</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321285" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321285</id>
    <updated>2026-06-12T07:00:11Z</updated>
    <published>2026-06-12T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 dibuka menguat pada
  perdagangan hari ini, Jumat (12/6/2026). Sejumlah saham seperti BRMS,
  DEWA, hingga INCO menjadi saham yang mencatatkan penguatan tertinggi
  pada perdagangan pagi hari.&lt;br /&gt;Melansir data Bursa Efek Indonesia
  (BEI), indeks hasil kerja sama BEI dengan Harian Bisnis Indonesia
  dibuka menguat 1,80% ke level 415,73. Dari 27 konstituen, sebanyak 25
  saham menguat, 1 melemah, dan 1 stagnan.&lt;br /&gt;Penguatan harga saham
  dipimpin oleh PT &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;bumi
  resources&lt;/span&gt; Minerals Tbk. (BRMS) yang naik 5,21% ke Rp505, PT
  Darma Henwa Tbk. (DEWA) naik 4,76% ke Rp308, PT Vale Indonesia Tbk.
  (INCO) naik 3,98% ke Rp4.440, dan PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG)
  naik 3,65% ke Rp1.420.&lt;br /&gt;Selain itu, penguatan juga dialami oleh
  saham PT &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt;
  Tbk. (BUMI) yang naik 3,57% ke Rp145, PT Perusahaan Gas Negara
  (Persero) Tbk. (PGAS) naik 3,00% ke Rp1.545, PT Bank Central Asia Tbk.
  (BBCA) naik 2,58% ke Rp5.975, dan PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) naik
  2,57% ke Rp2.790.&lt;br /&gt;Hal serupa terjadi pada PT United Tractors Tbk.
  (UNTR) yang naik 2,18% ke Rp22.225, PT Bank Negara Indonesia (Persero)
  Tbk. (BBNI) naik 2,00% ke Rp3.570, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.
  (ICBP) naik 2,00% ke Rp6.375, dan PT AKR   Corporindo Tbk. (AKRA) naik
  1,98% ke Rp1.290.&lt;br /&gt;Sebaliknya, kinerja PT Bukit Asam (Persero)
  Tbk. (PTBA) justru lesu 1,90% ke Rp2.580 dan PT Medco Energi
  Internasional Tbk. (MEDC) stagnan pada pembukaan perdagangan.&lt;br /&gt;Tim
  analis MNC Sekuritas mencatat IHSG melemah 0,28% ke level 5.886 pada
  perdagangan Kamis (11/6/2026), yang disertai dengan munculnya tekanan
  jual. Secara teknikal, posisi IHSG diperkirakan sedang berada pada
  bagian dari wave [iv] dari wave 3.&lt;br /&gt;“Sehingga IHSG masih
  berpeluang menguat untuk menguji area 6.065-6.256 sekaligus MA20-nya,”
  tulis tim analis MNC Sekuritas dalam riset harian, Jumat
  (12/6/2026).&lt;br /&gt;Untuk perdagangan hari ini, level support IHSG
  diperkirakan berada di 5.594 dan 5.344, sedangkan level resistance
  berada pada kisaran 5.941 dan 6.065.&lt;br /&gt;_____&lt;br /&gt;Disclaimer:
  berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham.
  Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak
  bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang
  timbul dari keputusan investasi pembaca.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260612/7/1980452/indeks-bisnis-27-dibuka-menguat-saham-brms-dewa-inco-jadi-penopang"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-06-12T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Dipicu Batu Bara Langka</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321193" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321193</id>
    <updated>2026-06-12T01:00:41Z</updated>
    <published>2026-06-12T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) membantah bahwa kondisi pemadaman listrik yang terjadi di
  sejumlah daerah di pulau Jawa, termasuk Jakarta dan Bandung,
  disebabkan kelangkaan &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt;. Dia juga mengupayakan agar tidak lagi terjadi
  pemadaman&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Sampai hari ini, malam ini juga rapat
  sama PLN. Untuk   membahas masalah ini. Masalah &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; langka gak benar,
  karena penugasan kita sudah 170 juta ton,&amp;quot; kata Bahlil di
  Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis (11/6/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Menurutnya, kondisi pemadaman ini murni terjadi adanya
  permasalahan dalam mesin pembangkit. Dalam kesempatan itu, Bahlil juga
  membenarkan bahwa memang terjadi adanya pemadaman.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;&amp;quot;Hanya saja ada beberapa trouble di beberapa mesin seperti
  yang disampaikan PLN dan akan diselesaikan dalam waktu dekat,&amp;quot;
  katanya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Kemarin memang ada (pemadaman). Belum
  maksimal, ini kita   lakukan percepatan untuk pemulihan,&amp;quot;
  jawabnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Lebih lanjut Bahlil juga
  menegaskan bahwa pemerintah dan PLN   berupaya untuk tidak ada lagi
  pemadaman bergilir. &amp;quot;Kita upayakan   untuk segera tidak ada lagi
  pemadaman ya,&amp;quot; tuturnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sebelumnya Juru Bicara
  Kementerian ESDM Dwi Anggia juga   membantah pemadaman listrik yang
  terjadi disebabkan menipisnya pasokan     &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; untuk
  pembangkit PLN.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Tidak ada pasokan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; yang menipis yang
  pasti. Memang ada beberapa gangguan terkait teknis. Kita sudah
  berkomunikasi dengan PLN untuk mengantisipasi agar peristiwa ini tidak
  berulang,&amp;quot; kata Anggia, mengutip CNN Indonesia, di Kementerian
  ESDM, Kamis (11/6/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sebelumnya PLN sudah
  menyampaikan pengumuman resmi perihal   pemadaman ini, melaui media
  sosial, Rabu (10/6/2026). Setidaknya ada   14 daerah di Jawa Barat
  yang terdampak pemadaman listrik bergilir dari   Rabu kemarin.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(haa/haa)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260611205126-4-742161/bahlil-bantah-pemadaman-listrik-dipicu-batu-bara-langka"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-06-12T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Prabowo Rapat Malam-malam Sama Bahlil, Bahas Konversi CNG hingga PLN</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321164" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321164</id>
    <updated>2026-06-12T01:00:39Z</updated>
    <published>2026-06-12T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
  Bahlil Lahadalia mengungkapkan perintah khusus dari Presiden Prabowo
  Subianto terkait dengan hilirisasi hingga upaya pencarian &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;energi alternatif&lt;/span&gt; yang
  dapat mendukung perekonomian dan kebutuhan masyarakat Indonesia.
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Hal ini, menurut Bahlil, menjadi pesan yang disampaikan
  presiden   dalam rapat dirinya dengan Presiden Prabowo Subianto malam
  ini, Kamis   (11/6/2026). Pesan Presiden ini dilatarbelakangi oleh
  kondisi   ketidakpastian geopolitik yang belum juga usai. Seperti
  diketahui,   gejolak di Timur Tengah telah menekan harga energi hingga
  pupuk di   tataran global.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Melihat
  kondisi ini, Prabowo meminta percepatan peralihan atau   konversi dari
  LPG ke Compressed Natural Gas (CNG) untuk menekan   subsidi dan
  mengurangi impor. &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Secara kebetulan kita lihat
  perkembangan geopolitik yang   belum selesai, Bapak Presiden
  memerintahkan untuk segera mencari     energi-&lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;energi   alternatif&lt;/span&gt;,
  khususnya yang sekarang kita fokus itu adalah   percepatan peralihan
  LPG ke CNG,&amp;quot; kata Bahlil di Istana   Kepresidenan. &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Selain itu, Bahlil menuturkan pihaknya dan Presiden membahas
  mengenai penataan tambang. Sayangnya, dia tidak merinci perihal
  penataan tersebut. Poin ketiga, lanjut Ketua Umum Partai Golkar ini,
  rapat dengan Presiden juga membahas soal kesiapan sektor energi PLN.
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Dan yang ketiga adalah kesiapan di sektor energi
  PLN   maupun dari sisi ketersediaan daripada BBM kita. Saya pikir
  itu,&amp;quot;   paparnya. &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(haa/haa)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260611203623-4-742160/prabowo-rapat-malam-malam-sama-bahlil-bahas-konversi-cng-hingga-pln"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-06-12T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Purbaya Soal Ramai Ajakan Pindah Pertalite: Harusnya Gak Semua Pindah</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321135" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321135</id>
    <updated>2026-06-12T01:00:37Z</updated>
    <published>2026-06-12T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka
  suara perihal ramainya ajakan netizen di media sosial untuk beralih
  dari bahan bakar minyak, Pertamax ke Pertalite. Ajakan ini dipicu oleh
  kenaikan harga Pertamax hingga mencapai Rp 16.000 per liter.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Purbaya mengaku pihaknya tidak menghitung risiko perpindahan
  konsumen Pertamax ke Pertalite yang notabenenya harganya lebih
  rendah.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Kita nggak hitung, tapi begini. Pasti ada
  berapa persen   yang pindah. Cuma kan harusnya nggak semuanya pindah.
  Kenapa? Karena   kan yang beli Pertamax tahu mobilnya cocok untuk
  Pertamax,&amp;quot;   ujarnya di kompleks DPR RI, Kamis (11/9/2026).&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Dia pun meminta pewarta yang bertanya soal
  perpindahan ini agar   bertanya ke Menteri ESDM. &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;&amp;quot;Kita belum hitung. Mungkin ditanya Pak Bahil yang mengerti
  itu,&amp;quot; katanya. &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Kementerian Energi dan Sumber Daya
  Mineral (ESDM) mengaku telah   mewaspadai potensi peralihan konsumen
  dari Bahan Bakar Minyak (BBM)   non subsidi Pertamax (RON 92) ke BBM
  subsidi Pertalite setelah harga   Pertamax naik pada 10 Juni
  2026.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Juru Bicara &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian   esdm&lt;/span&gt; Dwi
  Anggia mengakui bahwa pemerintah menyadari kenaikan   harga BBM non
  subsidi berpotensi mendorong sebagian masyarakat beralih   ke produk
  yang lebih murah seperti Pertalite. Namun demikian, risiko   ini sudah
  dimitigasi.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Itu juga fakta yang tidak bisa
  dipungkiri bahwa akan ada   kemungkinan besar pergeseran. Tadi kami
  sudah berdiskusi dengan Biro   Pertamina Patra Niaga,&amp;quot; ungkap
  Anggia ditemui di &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt;, Jakarta,   Kamis (11/6/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Menurut
  Anggia, guna mengantisipasi lonjakan konsumsi BBM   bersubsidi, &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian   esdm&lt;/span&gt; akan
  memperkuat pengawasan terhadap distribusi dan   penyaluran BBM
  bersubsidi. Salah satu instrumen yang saat ini   digunakan adalah
  sistem QR Code dalam pembelian BBM subsidi.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Dan
  antisipasi, mitigasi pasti dilakukan. Misalnya saat   ini untuk akses
  BBM subsidi kan menggunakan QR ya, walaupun mungkin   banyak juga
  oknum-oknum yang mengakali ini. Namun pemerintah, Menteri   ESDM sudah
  meminta untuk Pertamina dan pihak terkait untuk   meningkatkan
  pengawasan di bawah,&amp;quot; tegasnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(haa/haa)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260611180310-4-742121/purbaya-soal-ramai-ajakan-pindah-pertalite-harusnya-gak-semua-pindah"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-06-12T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Respons Menhub Harga Pertamax Naik ke Rp 16.250 per Liter</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321106" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321106</id>
    <updated>2026-06-12T01:00:35Z</updated>
    <published>2026-06-12T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi buka
  suara mengenai dampak kenaikan harga BBM terhadap sektor transportasi.
  Khususnya kenaikan harga BBM berjenis Pertamax atau RON
  92.&lt;br /&gt;Menurutnya, &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; dan
  Pertamina sudah melakukan perhitungan sebelum menaikkan harga BBM,
  meskipun dia belum bisa membeberkan dampaknya.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;&amp;quot;Nanti kita hitung lagi lagi. Tapi tentunya &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; ketika
  naikkan Pertamax-nya sudah dihitung dampaknya,&amp;quot; kata Dudy, saat
  ditanya wartawan, di Kompleks Istana Kepresidenan, Kamis
  (11/6/2026).&lt;br /&gt;Sebelumnya, Juru Bicara &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Dwi Anggia
  menjelaskan bahwa mekanisme penentuan harga BBM non subsidi berbeda
  dengan BBM subsidi. Pasalnya, produk non subsidi mengikuti pergerakan
  harga pasar, sehingga ketika harga minyak dunia meningkat, penyesuaian
  harga menjadi sulit dihindari.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Nah kalau bicara
  BBM non subsidi, seperti Pertamax,   harganya ini kan memang
  mekanismenya dilepaskan ke harga pasar. Jadi   ketika harga minyak ini
  naik, mau tidak mau ada penyesuaian,&amp;quot;   ujar Anggia ditemui di
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;,
  Kamis (11/6/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Lebih lanjut, ia menyebut komponen
  pembentuk harga BBM tidak   hanya dipengaruhi oleh harga minyak mentah
  atau produk BBM itu   sendiri. Namun terdapat sejumlah faktor lain
  yang turut menentukan,   seperti biaya distribusi, biaya penyimpanan,
  pajak, dan berbagai   komponen biaya lainnya.&lt;br /&gt;&amp;quot;Tapi yang
  paling penting adalah   teman-teman, arahan dari Presiden Prabowo
  jelas kepada Pak Bahlil,   bahwa kelompok yang paling rentan,
  masyarakat miskin, yang paling   terdampak, yang banyak menggunakan
  terutama BBM subsidi, ini yang   harus dijaga,&amp;quot; kata dia.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(emy/wur)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260611170600-4-742102/respons-menhub-harga-pertamax-naik-ke-rp-16250-per-liter"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-06-12T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Harga BBM RON 92 di Tetangga RI Sudah Tembus Rp21.000/Liter</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321077" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5321077</id>
    <updated>2026-06-12T01:00:33Z</updated>
    <published>2026-06-12T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) mengungkapkan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi RON 92
  di sejumlah negara tetangga Indonesia telah berada di kisaran Rp20.000
  hingga Rp21.000 per liter. Karena itu, harga Pertamax saat ini dinilai
  masih berada di bawah harga keekonomian.&lt;br /&gt;Juru Bicara &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Dwi Anggia
  mengatakan penyesuaian harga BBM non subsidi yang dilakukan pemerintah
  merupakan langkah moderat untuk menjaga keseimbangan antara
  keberlanjutan pasokan energi dan daya beli
  masyarakat.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kalau kita berbicara harga keekonomian untuk
  BBM non subsidi khususnya RON 92, kalau kita melihat negara tetangga
  itu di angka 20-21 ribu. Jadi kenaikan atau penyesuaian yang dilakukan
  sekarang ini sebenarnya masih jauh di bawah harga keekonomian,&amp;quot;
  ujar Anggia ditemui di &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, Kamis
  (11/6/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Menurut dia, kebijakan
  yang diambil pemerintah merupakan jalan   tengah agar seluruh pihak
  tetap dapat bertahan di tengah dinamika   harga energi global.
  Ketersediaan energi tetap terjaga dan masyarakat   juga tidak terlalu
  terbebani.&lt;br /&gt;&amp;quot;Daya beli masyarakat tetap   terjaga. Walaupun
  pasti akan ada dampaknya. Sedikit banyak pasti akan   ada dampaknya.
  Tapi yang paling penting adalah balik lagi. kelompok   rentan dijaga
  daya belinya dengan menahan harga BBM subsidi untuk   danai,
  Pertalite, dan solar tidak terlalu banyak,&amp;quot;
  ujarnya.&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui, sejumlah negara di kawasan Asia
  Tenggara telah mengerek harga BBM-nya dalam beberapa waktu terakhir
  ini. Hal tersebut tak terlepas dari konflik geopolitik di Timur Tengah
  yang mengakibatkan kenaikan harga minyak mentah global.&lt;br /&gt;Misalnya
  Singapura, rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin di
  Singapura mencapai US$2,393 per liter atau Rp42.971 per liter (kurs
  Rp17.957/US$). Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$3,024
  per liter atau Rp54.301 per liter.&lt;br /&gt;Sama halnya dengan
  negara-negara di Asia Tenggara, Indonesia juga melakukan penyesuaian
  harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi dalam negeri melalui PT
  Pertamina (Persero).&lt;br /&gt;Sebagai contoh, produk BBM jenis Pertamax
  (RON 92) naik dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter,
  Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp12.900 per liter menjadi
  Rp17.000 per liter.&lt;br /&gt;Sementara itu, harga BBM bersubsidi tidak
  mengalami perubahan. Adapun, Pertalite tetap dijual di harga Rp10.000
  per liter dan Biosolar ditetapkan sebesar Rp6.800 per
  liter.&lt;br /&gt;Lantas jika dibandingkan dengan harga BBM di negara-negara
  Asia Tenggara, kira-kira mana yang lebih murah? berikut data harga BBM
  di Asia Tenggara per 8 Juni 2026:&lt;br /&gt;Malaysia&lt;br /&gt;Mengutip laman
  Global Petrol Prices, rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM) untuk
  bensin di Malaysia per (8/6/2026) mencapai US$0,916 per liter atau
  Rp16.448 per liter. Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai
  US$1,150 per liter atau Rp20.650 per
  liter.&lt;br /&gt;Singapura&lt;br /&gt;Rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM)
  untuk bensin di Singapura mencapai US$2,393 per liter atau Rp42.971
  per liter. Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$3,024 per
  liter atau Rp54.301 per liter.&lt;br /&gt;Filipina&lt;br /&gt;Rata-rata harga
  bahan bakar minyak (BBM) untuk bensin di Filipina mencapai US$1,234
  per liter atau Rp22.158 per liter. Sementara untuk bahan bakar diesel
  mencapai US$1,239 atau Rp 22.248 per
  liter.&lt;br /&gt;Thailand&lt;br /&gt;Rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM)
  untuk bensin di Thailand mencapai US$1,610 per liter atau Rp28.910 per
  liter. Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$1,226 atau
  Rp22.015 per liter.&lt;br /&gt;Laos&lt;br /&gt;Rata-rata harga bahan bakar minyak
  (BBM) untuk bensin di Laos mencapai US$1,779 per liter atau Rp31.945
  per liter. Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$2,163 per
  liter atau Rp38.840 per liter.&lt;br /&gt;Kamboja&lt;br /&gt;Rata-rata harga bahan
  bakar minyak (BBM) untuk bensin di Laos mencapai US$1,546 per liter
  atau Rp27.761 per liter. Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai
  US$1,259 per liter atau Rp22.607 per
  liter.&lt;br /&gt;Myanmar&lt;br /&gt;Rata-rata harga bahan bakar minyak (BBM)
  untuk bensin di Laos mencapai US$1,397 per liter atau Rp25.085 per
  liter. Sementara untuk bahan bakar diesel mencapai US$1,351 per liter
  atau Rp24.259 per liter.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260611170042-4-742101/harga-bbm-ron-92-di-tetangga-ri-sudah-tembus-rp21000-liter"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-06-12T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>
