Bisnis.com, JAKARTA — Emiten pertambangan batu bara milik Grup Bakrie dan Grup Salim PT bumi resources Tbk. (BUMI) akan menggelar RUPSLB.
Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) bumi resources dijadwalkan akan berlangsung pada Rabu (19/11/2025) pukul 14:00 WIB hingga selesai di Jakarta.
Adapun, RUPSLB bumi resources kali ini hanya memiliki satu mata acara yakni perubahan susunan direksi dan dewan komisaris perseroan.
“Mata acara RUPSLB ini diselenggarakan untuk memenuhi ketentuan POJK No. 33/POJK.04/2014 tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten atau Perusahaan Publik, terkait dengan pengunduran diri Direktur dan Komisaris Perseroan, serta penyesuaian susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan,” tulis Manajemen bumi resources dikutip Selasa (18/11/2025).
Dari sisi kinerja keuangan, bumi resources membukukan pendapatan US$1.037,3 juta per akhir September 2025. Realisasi itu tumbuh 11,9% dibandingkan dengan US$926,9 juta periode yang sama tahun lalu.
Beban pokok pendapatan perseroan tercatat juga mengalami kenaikan 5,1% secara year-on-year (yoy) dari US$833,3 juta menjadi US$876,0 juta pada kuartal III/2025.
Sementara itu, beban usaha BUMI tercatat mengalami kenaikan 12,8% yoy dari US$68,2 juta pada kuartal III/2024 menjadi US$76,9 juta per akhir kuartal III/2025.
Kendati demikian, laba usaha yang dibukukan oleh bumi resources tercatat mengalami kenaikan 231,9% secara tahunan menjadi US$84,4 juta per akhir September 2025.
Setelah dikurangi sejumlah beban seperti pajak penghasilan, bumi resources membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk US$29,4 juta pada kuartal III/2025. Realisasi itu turun 76,1% dari US$122,9 juta periode yang sama tahun lalu.
“Meskipun menghadapi kondisi pasar yang menantang dan harga batu bara yang menurun, bumi resources berhasil mencatatkan profitabilitas operasional yang positif dengan margin yang membaik berkat efisiensi dan pengelolaan biaya yang disiplin,” tulis Manajemen bumi resources dalam siaran pers kinerja keuangan 9 bulan 2025.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.
Source https://www.bisnis.com