IHSG Sesi 1 Naik 0,65%, Asing Malah Kabur Bawa Rp 1,2 T

Admin Ugems
Lectura de un minuto - Tue Apr 28 01:00:00 GMT 2026

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat pada perdagangan sesi I, Senin (27/4/2026). IHSG naik 46,13 poin atau 0,65% ke posisi 7.175,62.
Penguatan IHSG terjadi di tengah aktivitas transaksi yang ramai. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 10,36 triliun dengan volume 22,21 miliar saham dalam 1,41 juta kali transaksi. Mayoritas saham bergerak di zona hijau.
Namun menariknya, di balik penguatan indeks, investor asing justru mencatatkan aksi jual bersih (net sell) cukup besar.
Berdasarkan data pasar, investor asing mencatat net sell sebesar Rp1,2 triliun di seluruh pasar pada sesi I.
Aksi jual ini terutama terjadi pada saham-saham perbankan berkapitalisasi besar. Bank Mandiri (BMRI), Bank Central Asia (BBCA), dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menjadi saham yang paling banyak dilepas asing di sesi 1.

Selengkapnya berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar:

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp 547,5 miliar
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp 507,1 miliar
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp 113,0 miliar
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) - Rp 51,2 miliar
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) - Rp 39,6 miliar
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) - Rp 39,0 miliar
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) - Rp 34,3 miliar
PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) - Rp 30,9 miliar
PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) Rp 26,6 miliar
PT Astra International Tbk (ASII) Rp 20,6 miliar

Di sisi lain, investor asing justru memborong saham berbasis komoditas. Merdeka Gold Resources (EMAS) menjadi saham dengan net buy asing terbesar. Kemudian diikuti oleh Archi (ARCI) dan Vale (INCO).
Selengkapnya berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar sepanjang sesi 1:

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) - Rp 65,0 miliar
PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) - Rp 44,3 miliar
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) - Rp 41,7 miliar
PT bumi resources Tbk (BUMI) - Rp 40,9 miliar
PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) - Rp 35,1 miliar
PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Rp 25,9 miliar
PT bumi resources Minerals Tbk (BRMS) - Rp 22,8 miliar
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) - Rp 21,8 miliar
PT Timah Tbk (TINS) - Rp 14,0 miliar
PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) - Rp 11,4 miliar


Adapun secara sektoral, mayoritas menguat, dengan sektor barang baku dan infrastruktur mencatat kenaikan tertinggi. Sementara sektor keuangan dan energi menjadi yang tertekan.
Penguatan IHSG kali ini ditopang oleh saham-saham komoditas. Saham Amman Mineral Internasional (AMMN) melonjak 8,5% dan menjadi kontributor terbesar dengan sumbangan 18,43 poin indeks.
Selain itu, Merdeka Gold Resources (EMAS) menyumbang 6,63 poin dan bumi resources (BUMI) menyumbang 5,89 poin. Saham tambang lain seperti BRMS dan ANTM juga turut mengangkat indeks.

(mkh/mkh)



Source https://www.cnbcindonesia.com

Comentarios de la página