7 Emiten yang Outlook-nya Diturunkan Moodys, Berikut Daftarnya!

Admin Ugems
2 minutes de lecture - Mon Feb 09 07:00:00 GMT 2026

7 Emiten yang Outlook-nya Diturunkan Moody’s.(Dok. MI/AI)

MOODY'S Ratings kembali menjadi sorotan setelah memangkas outlook atau prospek kredit sejumlah emiten besar Indonesia. Dalam revisi terbaru, Moody’s menurunkan outlook tujuh emiten non-keuangan RI menjadi negatif, mengikuti perubahan outlook sovereign Indonesia.
Langkah ini memicu perhatian investor karena emiten yang terdampak merupakan perusahaan strategis, baik BUMN maupun swasta, dengan kontribusi besar terhadap perekonomian nasional.
Moody’s Pangkas Outlook Indonesia Jadi Negatif
Moody’s Ratings sebelumnya merevisi outlook peringkat kredit Pemerintah Indonesia dari stabil menjadi negatif, meskipun peringkat utama tetap dipertahankan di level Baa2.Baca juga : Hilirisasi Batu Bara ke Produk Energi Alternatif Dipercepat
Menurut Moody’s, keputusan ini terutama mencerminkan meningkatnya risiko kredibilitas kebijakan di Indonesia, yang terlihat dari:

Menurunnya prediktabilitas kebijakan
Koherensi perumusan kebijakan yang melemah
Efektivitas komunikasi kebijakan yang menurun dalam satu tahun terakhir

Namun demikian, Moody’s menilai ketahanan ekonomi domestik masih cukup kuat, didukung faktor struktural seperti sumber daya alam.
Daftar 7 Emiten yang Outlook-nya Diturunkan Moody’s
Dalam laporan tersebut, tujuh emiten yang outlook-nya direvisi menjadi negatif terdiri dari lima perusahaan yang terkait pemerintah (government-related issuers) serta dua emiten swasta.Baca juga : 7 BUMN Tempati Peringkat 10 Teratas Fortune Indonesia 100
Berikut daftar lengkapnya:
5 Emiten Terkait Pemerintah (Government-Related Issuers)
1. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)
Perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia melalui Telkomsel.
2. Telkomsel
Anak usaha Telkom Indonesia yang menjadi operator seluler utama di Tanah Air.
3. PT Pertamina (Persero)
BUMN energi strategis yang berperan besar dalam sektor migas nasional.
4. Pertamina Hulu Energi (PHE)
Subholding upstream Pertamina yang fokus pada eksplorasi dan produksi migas.
5. MIND ID (mining Industry Indonesia)
Holding BUMN pertambangan yang membawahi perusahaan tambang besar nasional.
2 Emiten Swasta
1. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
Produsen makanan dan minuman terbesar di Indonesia, terutama produk mi instan.
2. PT United Tractors Tbk (UNTR)
Emiten alat berat dan tambang yang merupakan bagian dari grup Astra.
Berikut daftar lengkapnya:
Tabel 7 Emiten yang Outlook-nya Diturunkan Moody’s




No
Emiten / Perusahaan
Kode Saham
Kategori
Outlook Moody’s




1
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk
TLKM
BUMN Telekomunikasi
Negatif


2
Telkomsel
TLKM
Anak Usaha Telkom
Negatif


3
PT Pertamina (Persero)
PGAS, ELSA
BUMN Energi
Negatif


4
Pertamina Hulu Energi (PHE)
PGEO
Subholding Upstream
Negatif


5
MIND ID (mining Industry Indonesia)
ANTM, PTBA, INCO, TINS
Holding BUMN Tambang
Negatif


6
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk
ICBP
Swasta Konsumer
Negatif


7
PT United Tractors Tbk
UNTR
Swasta Alat Berat & Tambang
Negati




Kenapa Outlook Emiten Bisa Ikut Turun?
Outlook emiten, terutama BUMN atau perusahaan strategis, sangat terkait dengan outlook pemerintah karena:

Dukungan negara terhadap BUMN
Hubungan erat dengan kebijakan fiskal
Risiko regulasi dan stabilitas kebijakan

Moody’s menilai bahwa meningkatnya risiko kebijakan Indonesia turut memengaruhi persepsi risiko kredit emiten-emiten tersebut.
Dampaknya untuk Investor Saham
Walaupun outlook diturunkan, Moody’s menegaskan bahwa peringkat kredit ketujuh emiten tersebut masih dipertahankan.
Namun, outlook negatif dapat memberi sinyal:

Potensi tekanan rating jika kondisi memburuk
Sentimen pasar lebih berhati-hati
Investor asing bisa menahan eksposur pada aset Indonesia
Investor disarankan tetap memantau perkembangan kebijakan ekonomi dan respons pemerintah ke depan.

Emiten yang Terdampak Termasuk Saham Blue Chip
Menariknya, beberapa emiten yang masuk daftar merupakan saham unggulan di Bursa Efek Indonesia, seperti:

TLKM (telekomunikasi terbesar)
ICBP (konsumer defensif)
UNTR (alat berat dan tambang)

Karena itu, revisi outlook ini menjadi perhatian besar di pasar modal.
Kesimpulan
Moody’s Ratings menurunkan outlook tujuh emiten Indonesia menjadi negatif, mengikuti revisi outlook sovereign RI. Meski peringkat kredit tetap dipertahankan, prospek negatif menandakan adanya risiko kebijakan dan ketidakpastian yang perlu dicermati investor. (Ajaib/Z-10)



Source https://mediaindonesia.com

Commentaires sur la page