BIKE Akuisisi 72% Berau Usaha Mandiri, MAHA Dapat Kontrak Batu Bara Rp 2,2 Triliun

Admin Ugems
2 minutes de lecture - Mon Oct 12 07:00:00 GMT 2026

Jakarta -

Market OverviewBursa saham Indonesia mengakhiri perdagangan Jumat (9/10) dengan penguatan. IHSG naik 1,04% ke level 6.093,76. Sejumlah saham menjadi penopang indeks, di antaranya BBRI yang naik 2,31%, AMMN 4,01%, dan TLKM 2,65%.Di sisi lain, beberapa saham bergerak melemah. BYAN turun 4,07%, gems terkoreksi 9,97%, sedangkan TINS turun 2,41%.Aktivitas investor asing menunjukkan net sell Rp141,50 miliar di pasar reguler. Namun, jika dihitung di seluruh pasar, investor asing membukukan net buy Rp29,63 miliar.
Mayoritas sektor saham juga berakhir positif. Sebanyak 10 dari 11 sektor menguat, dengan sektor Basic Industry mencatat kenaikan paling tinggi sebesar 1,67%. Sementara itu, sektor Property menjadi sektor dengan penurunan terdalam, yakni 0,16%.Sentimen positif juga terlihat di bursa AS. Dow Jones menguat 0,83% ke 51.654, S&P 500 naik 0,59% ke 7.811, dan Nasdaq bertambah 0,64% ke 27.366. Pergerakan tersebut terjadi setelah pasar sebelumnya mengalami koreksi tajam. ETF EIDO tercatat naik 1,89%, sementara indeks MSCI Indonesia meningkat 1,40%.Berita Emiten1. PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi (BIKE) BIKE memperluas bisnisnya ke sektor energi dan pertambangan. Melalui anak usahanya, Prambanan Nusantara Energi (PNE), BIKE resmi mengakuisisi 72% saham Berau Usaha Mandiri (BUM).BUM memiliki area konsesi tambang batu bara sekitar 500 hektare yang berlokasi di Tanjung Redeb, Berau, Kalimantan Timur. Dari sekitar 400 hektare wilayah yang telah dieksplorasi, perusahaan memiliki cadangan terbukti sekitar 22 juta metrik ton.Manajemen menargetkan produksi batu bara BUM berada di kisaran 1,5 juta hingga 2,5 juta metrik ton per tahun. Akuisisi ini menjadi bagian dari langkah BIKE untuk melakukan transformasi dan diversifikasi kegiatan usaha.Pengembangan BIKE ke depan diarahkan melalui lima pilar, yakni memperkuat bisnis yang sudah berjalan, membuka lini usaha baru, mengembangkan bisnis berbasis energi dan teknologi, membangun sinergi antarperusahaan dalam kelompok usaha, serta memperkuat struktur pendanaan.Meski demikian, BIKE menyatakan sejumlah rencana ekspansi lainnya masih dikaji. Evaluasi mencakup kelayakan usaha, skema pendanaan, perizinan, hingga pemenuhan ketentuan regulasi sebelum keputusan realisasi diambil.2. PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk (MAHA) MAHA mendapatkan kontrak baru untuk jasa transportasi batu bara dari Ade Putra Tanrajeng, anak usaha Kutai Bara Nusantara. Nilai kontrak diperkirakan mencapai Rp2,20 triliun dan akan berjalan hingga 2030.Kontrak dengan periode sekitar empat tahun tersebut memiliki nilai rata-rata sekitar Rp550 miliar per tahun. Nilai itu setara dengan sekitar 17% dari estimasi pendapatan tahunan MAHA.Tambahan kontrak tersebut memperluas portofolio pekerjaan dan basis pelanggan MAHA di sektor jasa angkutan batu bara. Namun, realisasi kontribusinya terhadap pendapatan perseroan akan bergantung pada pelaksanaan pekerjaan serta ketentuan operasional dalam kontrak.Sebelumnya, MAHA juga membukukan pertumbuhan kinerja pada semester I 2026. Pendapatan tercatat Rp1,65 triliun, naik 34,13% dibandingkan Rp1,23 triliun pada periode yang sama tahun lalu.Laba bersih MAHA turut meningkat menjadi Rp142,13 miliar dari Rp12,90 miliar pada semester I 2025, atau tumbuh 1.002,01% secara tahunan.3. PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) KKGI melanjutkan kegiatan eksplorasi melalui dua anak usahanya hingga September 2026. Porsi terbesar pengeluaran berada di Insani Baraperkasa (IBP), tepatnya di Sub Blok Handil Bakti.Belanja eksplorasi di area tersebut mencapai sebesar USD 2.92mn atau sekitar 98.55% dari total, sementara Loa Haur di Blok Utara hanya USD 0.04mn per September 2026.Kegiatan di IBP berkaitan dengan basis cadangan dan sumber daya yang dimiliki. IBP tercatat memiliki cadangan 139,26 juta ton dan sumber daya 565,66 juta ton. Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan produksi batu bara pada 2025 yang berada di sekitar 3,58 juta ton.KKGI juga menyiapkan sejumlah kegiatan lanjutan. Di antaranya pemetaan dan pembebasan lahan di Blok Loajanan, serta kajian pengeboran dan penggunaan area melalui skema pinjam pakai di Blok Separi.Dari sisi fundamental, kinerja 1H26 ditopang perbaikan margin, di mana meski pendapatan nyaris flat -1.23% YoY menjadi USD 70.34mn, laba bersih melonjak +109.61% YoY menjadi USD 2.16mn seiring laba kotor yang naik +28.51% YoY, didukung posisi kas yang kuat USD 44.67mn.Rekomendasi Saham Hari IniPSAB - Buy 525-535 | TP 550-555 | SL 505ARCI - Buy 1305-1315 | TP 1345-1370 | SL 1235EMAS - Buy 7975-8050 | TP 8225-8375 | SL 7600INDY - Buy 2760-2780 | TP 2840-2870 | SL 2630GPRA - Buy 99-101 | TP 104-105 | SL 96Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.
(ang/ang)



Source https://finance.detik.com

Commentaires sur la page