Indeks Bisnis-27 Ditutup Menguat, ADRO, AKRA hingga ANTM Kompak Cuan

Admin Ugems
Lecture une minute - Fri Jul 03 01:00:00 GMT 2026

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 ditutup menguat pada perdagangan Kamis (2/7/2026). Penguatan didorong oleh mayoritas saham konstituen indeks seperti adro, AKRA, hingga ANTM yang kompak naik.
Melansir IDX Mobile, indeks hasil kerja sama Harian Bisnis Indonesia ini menguat 1,36% atau 5,22 poin ke 390,14. Ini menjadi penguatan kedua beruntun sejak penutupan Rabu (1/7).
Hari ini, sebanyak 14 saham konstituen ditutup naik. Sisanya, 4 saham stagnan dan hanya 9 saham yang terkoreksi.
Pasar mengakhiri sesi dengan torehan volume transaksi 5,40 miliar saham senilai Rp5,31 triliun. Kapitalisasi indeks Bisnis-27 meningkat menjadi Rp2.940 triliun.

Saham konstituen yang ditutup naik adalah adro, menguat 0,88% ke Rp2.280. Kemudian ada AKRA yang naik 0,82% ke Rp1.235, ANTM naik 5,75% ke Rp2.760, BBCA naik 3,57% ke Rp5.800, BBNI naik 2,26% ke Rp3.170, BBRI naik 0,75% ke Rp2.690, dan BMRI yang menguat 2,36% ke Rp3.900.
Kemudian, saham BRMS ditutup naik 1,68% ke Rp484, DEWA menguat 2,74% ke Rp300, INCO naik 0,23% ke Rp4.340, MBMA menguat 1,96% ke Rp520, TAPG naik 1,69% ke Rp1.505, TLKM naik 0,41% ke Rp2.450, serta UNTR yang ditutup menguat 3,52% ke Rp22.800.
Adapun, penguatan Indeks Bisnis-27 sejalan dengan kondisi pasar yang membaik. Di saat yang sama, indeks harga saham gabungan (IHSG) juga ditutup menguat 0,87% ke 5.744,56. Penguatan indeks komposit ini ditopang oleh saham-saham big banks yang kompak meningkat.
Tim riset Stockbit Sekuritas menilai injeksi dana saldo anggaran (SAL) triliunan rupiah oleh pemerintah pusat kepada bank-bank himbara memberikan sentimen positif pasar. Analis menghitung, tambahan penempatan dana ini akan membuat total SAL pemerintah di Himbara berpotensi mencapai Rp400 triliun.
"⁠Kami menilai bahwa perkembangan ini positif bagi saham–saham big banks, terutama Himbara," ujar analis.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.



Source https://www.bisnis.com

Commentaires sur la page