Asing Lepas Saham Komoditas, NSSS Pimpin Net Sell Pekan Lalu

Admin Ugems
読了時間: 1分 - Mon Aug 03 07:12:00 GMT 2026

Jakarta, CNBC Indonesia — Di balik catatan beli bersih (net buy) investor asing sebesar Rp7,10 triliun sepanjang perdagangan 27-31 Juli 2026, tekanan jual di pasar reguler ternyata masih membayangi sejumlah saham berkapitalisasi besar.Data foreign flow menunjukkan transaksi jumbo PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) senilai sekitar Rp9,33 triliun di pasar negosiasi menjadi faktor utama yang mengangkat total net buy asing selama sepekan. Tanpa transaksi tersebut, investor asing justru masih membukukan jual bersih (net sell) sekitar Rp2 triliun.Tekanan jual asing paling besar terjadi pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang mencatat net sell mencapai Rp413,1 miliar. Di posisi berikutnya terdapat PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) sebesar Rp237,6 miliar dan PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) Rp229,6 miliar.Saham-saham berbasis komoditas juga masih menjadi sasaran aksi profit taking asing. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mencatat net sell Rp187,9 miliar, diikuti PT bumi resources Tbk (BUMI) Rp172,9 miliar.Sementara itu, saham perbankan juga belum sepenuhnya lepas dari tekanan. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjadi bank dengan net sell asing terbesar sepanjang pekan, mencapai Rp114,7 miliar.Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar sepanjang 27-31 Juli 2026:PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) - Rp428,2 miliarPT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) - Rp413,1 miliarPT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) - Rp237,6 miliarPT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) - Rp229,6 miliarPT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Rp187,9 miliarPT bumi resources Tbk (BUMI) - Rp172,9 miliarPT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) - Rp163,4 miliarPT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DEWA) - Rp143,4 miliarPT MD Pictures Tbk (FILM) - Rp143,1 miliarPT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp114,7 miliarMeski demikian, IHSG tetap mampu ditutup menguat 0,64% ke level 6.236,126 sepanjang pekan lalu. Kenaikan indeks ditopang oleh saham-saham seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Siloam International Hospitals Tbk (SRAJ), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII). Sebaliknya, saham MPRO, BREN, MORA, UNTR, dan ENRG menjadi penekan utama indeks.

(mkh/mkh)



Source https://www.cnbcindonesia.com

ページコメント