Laba Emiten Bakrie & Salim Naik 87%, Piutang H. Isam Terbang 10x Lipat

Admin Ugems
読了時間: 1分 - Mon Aug 03 07:21:00 GMT 2026

Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten tambang batu bara dan mineral Grup Bakrie dan Salim PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$58,85 juta, melonjak 188,4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar US$20,41 juta pada semester I-2026. Sementara laba bersih konsolidasian BUMI naik 87,4% menjadi US$72,27 juta dari US$38,55.Menilik laporan keuangannya, kenaikan laba ditopang oleh pertumbuhan pendapatan sebesar 27,9% menjadi US$866,75 juta dari US$677,93 juta pada semester I-2025. Pendapatan paling besar berasal dari penjualan batu bara sebesar US$762,39 juta, disusul oleh emas sebesar US$95,91 juta. Beban pokok pendapatan juga meningkat menjadi US$720,84 juta dari setahun sebelumnya US$570,90 juta.Laba usaha pun meningkat menjadi US$83,13 juta dari US$55,30 juta, sementara kontribusi laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama hampir tiga kali lipat menjadi US$43,85 juta.Di sisi neraca, piutang usaha BUMI kepada PT Jhonlin Group yang merupakan entitas bisnis milik Haji Isam melonjak drastis. Hingga akhir Juni 2026, piutang kepada pelanggan tersebut mencapai US$153,52 juta, melesat sekitar 10,9 kali dibandingkan posisi akhir 2025 yang sebesar US$14,06 juta.Meningkatnya piutang tersebut sejalan dengan besarnya kontribusi Jhonlin terhadap penjualan BUMI sepanjang enam bulan pertama tahun ini. Dalam catatan atas laporan keuangan, PT Jhonlin Group tercatat menjadi pelanggan terbesar kedua dengan nilai transaksi mencapai US$164 juta, melonjak tajam dibandingkan US$44,75 juta pada semester I-2025.Selain dari sisi penjualan, Grup Jhonlin juga menjadi salah satu pemasok utama BUMI. Tercatat, PT Jhonlin Baratama membukukan transaksi senilai US$125,44 juta dari total beban pokok pendapatan BUMI selama semester I-2026.Meski demikian, di sisi liabilitas, kewajiban lain BUMI kepada PT Jhonlin Group justru menurun. Saldo utang lain-lain kepada Jhonlin turun menjadi US$24,68 juta per Juni 2026 dari US$34,38 juta pada akhir 2025. Dijelaskan bahwa saldo tersebut merupakan uang muka dari PT Jhonlin Group yang akan diselesaikan melalui pemotongan sejumlah tertentu untuk setiap metrik ton batubara yang terjual.Secara keseluruhan, total aset BUMI tumbuh menjadi US$4,59 miliar pada akhir Juni 2026 dari US$4,22 miliar pada akhir 2025. Kas dan setara kas juga meningkat menjadi US$179,69 juta dari US$118,59 juta, sementara saldo laba naik menjadi US$139,86 juta dari US$81,01 juta pada akhir tahun lalu.

(ayh/ayh)



Source https://www.cnbcindonesia.com

ページコメント