Usai Pertemuan Prabowo dengan Apindo, Saham Meroket

Admin Ugems
読了時間: 1分 - Thu Feb 12 07:00:00 GMT 2026

Ilustrasi(Dok Freepik)

PRESIDEN Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan 22 pengusaha besar anggota Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Selasa (10/2) di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Pertemuan strategis selama empat jam tersebut memicu optimisme pasar hingga membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meroket 1,96% ke level 8.290 pada penutupan perdagangan Rabu.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh kunci dunia usaha, di antaranya Prajogo Pangestu (Barito Pacific), Anthony Salim (Salim Group), Franky Widjaja (Sinar Mas), Boy Thohir (adaro), hingga Sugianto Kusuma (Agung Sedayu). Fokus diskusi menyentuh penguatan konsep Indonesia Incorporated untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional dan pengentasan kemiskinan melalui industrialisasi.Baca juga : Sepekan Perdagangan Saham, IHSG Naik 4%
Sektor Energi Pimpin Penguatan
Respons pasar modal terlihat sangat masif, terutama pada emiten yang terafiliasi dengan para pengusaha yang hadir di Hambalang. Sektor energi menjadi motor utama penguatan dengan kenaikan tajam mencapai 5,95%. Disusul oleh sektor siklikal yang menguat 5,34% dan sektor industri sebesar 3,92%.
Beberapa emiten yang mencatatkan kinerja gemilang antara lain:

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA): Naik 4,38% ke level 710.
PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Menguat 3,12% ke level 97.425.
PT adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR): Melonjak signifikan sebagai bagian dari reli sektor energi.
PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Menjadi salah satu top gainers yang mendominasi penguatan indeks.


Proyeksi IHSG 12 Februari 2026
Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, memproyeksikan IHSG akan melanjutkan tren penguatan pada perdagangan hari ini, Kamis (12/2). Indeks diperkirakan akan menguji level resistance baru di rentang 8.350 hingga 8.400.
Selain faktor domestik dari pertemuan Hambalang, penguatan ini juga didukung oleh sentimen global dari kawasan Asia, terutama langkah stimulus bank sentral Tiongkok. Mata uang rupiah juga terpantau stabil menguat, memberikan ruang bagi investor asing untuk terus melakukan aksi beli bersih (net buy) di pasar reguler. (E-4)



Source https://mediaindonesia.com

ページコメント