Sumber Daya Batu Bara RI Banyak Dikuasai Swasta, Ini Buktinya

Admin Ugems
Uma leitura de um minuto - Wed Oct 07 07:00:00 GMT 2026

Jakarta, CNBC Indonesia - PT bukit asam Tbk (PTBA) mengungkapkan bahwa sumber daya batu bara di Indonesia saat ini masih didominasi oleh pihak swasta. Porsi sumber daya batu bara yang dikelola BUMN melalui PTBA tercatat hanya sekitar 5,81% dari total sumber daya batu bara nasional.
Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan menjelaskan bahwa total sumber daya batu bara nasional mencapai 98,41 miliar ton, sedangkan kepemilikan PTBA tercatat sebesar 5,71 miliar ton. Dari jumlah tersebut, porsi cadangan terbukti yang dikuasai PTBA berada di angka 2,88 miliar ton atau 9,03% dari total cadangan terbukti nasional yang sebesar 31,89 miliar ton.
"Jadi porsi bukit asam hanya 5,81%. Maksudnya apa? Jadi kita tidak dikuasai oleh negara. Batu bara hari ini kan lebih banyak di swasta. Nah itu nanti itu yang sudah kejadian lah di masa lalu, tapi saya ingin mengingatkan bahwa batu bara adalah milik nasional, milik negara harusnya," ujar Bambang di Jakarta, dikutip Rabu (7/10/2026).



Bambang menekankan pentingnya menata kembali pengelolaan sumber daya alam nasional agar sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945. Ia mengatakan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya semestinya dikuasai oleh negara untuk kemakmuran seluruh rakyat.
"Nah oleh karena itu kami selalu tekankan kepada atau kami kepada ya pemegang kebijakan, policy gitu, ingat bahwa batu bara itu adalah milik negara, sumber daya alam. Itu kan bukan buatan. Pasal 33-nya kan jelas, Pak, ya. Kalau Pasal 33, bumi, air, dan kekayaan yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat," katanya.
Secara struktur korporasi, kepemilikan saham pemerintah di PTBA mencapai 65,93 persen melalui MIND ID di dalam ekosistem Danantara. Kendati kepemilikan saham BUMN tergolong mayoritas di perseroan, porsi alokasi sumber daya tambang yang dikelola BUMN masih relatif kecil dibandingkan sektor swasta.
Berdasarkan paparannya, total cadangan batu bara Indonesia sebesar 31,9 miliar ton berkontribusi sekitar 2-3% dari total cadangan dunia yang mencapai 1,1 triliun ton.
Sedangkan, cadangan Indonesia berada di peringkat keenam dunia, berada di bawah Amerika Serikat sebesar 247,9 miliar ton, Rusia 162,2 miliar ton, China 157,0 miliar ton, Australia 149,5 miliar ton, dan India 127,7 miliar ton.
"Jadi kalau kita kembali ke Pasal 33, memang ini sudah sudah kurang pas lagi. Tapi itulah, enggak apa-apa kita enggak mau lihat ke belakang, tapi kita mau ke depan mau ngapain ini. Supaya ke depan kita menata kita harus lebih baik lagi, enggak boleh yang sudah-sudah yang tidak kurang baik harus kita perbaiki," tandasnya.


(pgr/pgr)



Source https://www.cnbcindonesia.com

Comentários da Página