<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>Ugems Portal</title>
  <link rel="self" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17" />
  <subtitle>Ugems Portal</subtitle>
  <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17</id>
  <updated>2026-08-05T21:55:07Z</updated>
  <dc:date>2026-08-05T21:55:07Z</dc:date>
  <entry>
    <title>Dikabarkan Mau Caplok Raksasa Tambang Australia, Bos BUMI Buka Suara</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334849" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334849</id>
    <updated>2026-08-05T07:03:14Z</updated>
    <published>2026-08-05T07:03:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten Grup Bakrie dan Salim, PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt; Tbk (BUMI)
  memberikan klarifikasi atas rencana perseroan mengakuisisi Loyal
  Metals Limited, yang merupakan perusahaan pertambangan tercatat di
  Australian Securities Exchange (ASX).&lt;br /&gt;Direktur &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt; RA Sri
  Dharmayanti mengungkapkan, perseroan telah menandatangani scheme
  implementation deed (SID) dengan Loyal Metals Limited yang merupakan
  perjanjian awal sebagai kerangka d asar untuk memulai proses
  akuisisi.&lt;br /&gt;&amp;quot;Sampai dengan saat ini, proses akuisisi masih
  berada pada tahap pemenuhan persyaratan sehingga belum terjadi
  pengalihan dana maupun saham,&amp;quot; papar Sri dalam keterbukaan
  informasi dikutip Rabu (5/8/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Pihaknya
  menambahkan, penyelesaian transaksi ini masih   bergantung pada
  terpenuhinya sejumlah persyaratan penda huluan   (conditions
  precedent), antara lain persetujuan dari pemegang saham   Loyal Metals
  dan pemenuhan proses dan ketentuan hukum yang berlaku di
  Australia.&lt;br /&gt;&amp;quot;Persyaratan umum lainnya adalah jika, selama
  persyaratan-persyaratan tersebut belum seluruhnya terpenuhi, maka
  transaksi akuisisi belum dapat dinyatakan selesai dan belum
  menimbulkan akibat hukum apa pun atas perpindahan kepemilikan Loyal
  Metals Limited kepada perseroan,&amp;quot; terang Sri.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(ayh/ayh)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260805102950-17-756674/dikabarkan-mau-caplok-raksasa-tambang-australia-bos-bumi-buka-suara"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-05T07:03:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Diminta Prabowo Atasi Isu Pemadaman Listrik-Harga BBM, Ini Kata Bahlil</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334816" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334816</id>
    <updated>2026-08-05T01:21:17Z</updated>
    <published>2026-08-05T01:21:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto memberikan
  sejumlah arahan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
  Bahlil Lahadalia dalam rapat terbatas di Istana Kepresidenan, Selasa
  (4/8/2026).&lt;br /&gt;Arahan itu berkaitan dengan pemadaman listrik di
  Kalimantan, kebijakan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), hingga
  percepatan program hilirisasi.&lt;br /&gt;Usai rapat, Bahlil mengatakan
  Presiden Prabowo menaruh perhatian penuh terhadap gangguan pasokan
  listrik yang masih terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan. Untuk
  itu, Prabowo meminta Kementerian ESDM dan PT PLN (Persero) untuk
  mengambil langkah untuk mengatasi persoalan itu.&lt;br /&gt;&amp;quot;Di dalam
  pembahasan itu salah satu di antaranya kami bahas adalah persoalan
  PLN, persoalan listrik. Yang kami harus akui di beberapa wilayah
  khususnya di Kalimantan masih ada pemadaman beberapa titik,&amp;quot; kata
  Bahlil saat ditemui di Istana Kepresidenan, Selasa
  (4/8/2026).&lt;br /&gt;&amp;quot;Dan karena itu Bapak Presiden memerintahkan
  kepada saya untuk segera melakukan langkah-langkah yang terukur dengan
  PLN agar bisa menyelesaikan dengan baik.&amp;quot;&lt;br /&gt;Bahlil juga
  menjelaskan bahwa berdasarkan informasi sementara dari PLN, pemadaman
  listrik tersebut bukan disebabkan kekurangan pasokan energi, melainkan
  pekerjaan dengan pemeliharaan sistem.&lt;br /&gt;Meskipun ada juga informasi
  dugaan berkaitan dengan permasalahan di jaringan induk
  kelistrikan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Menurut informasi dari PLN, itu terkait dengan
  pemeliharaan. Bukan persoalan energinya, energinya nggak ada masalah.
  Jadi ada pemeliharaan yang terjadi, bahkan ada beberapa, konon cerita,
  dari PLN bahwa terkait dengan jaringan induk juga. Tapi kami akan
  selesaikan dalam waktu dekat,&amp;quot; tuturnya.&lt;br /&gt;Lebih lanjut,
  menurut Bahlil, dalam rapat itu juga dibahas mengenai perkembangan
  minyak dunia yang dinilai masih bergerak dinamis. Dalam kesempatan
  itu, Prabowo meminta agar harga BBM bersubsidi tetap dipertahankan dan
  tidak mengalami kenaikan.&lt;br /&gt;Sementara untuk BBM non-subsidi,
  presiden mengarahkan agar penyesuaian dilakukan mengikuti mekanisme
  pasar apabila harga minyak mentah dunia atau Indonesian Crude Price
  (ICP) mengalami penurunan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Arahan Bapak Presiden
  memerintahkan agar menjaga harga BBM subsidi untuk tidak boleh
  dinaikkan tetapi kalau memang harga ICP dunia turun, kita yang
  non-subsidinya juga dipertimbangkan untuk disesuaikan dengan harga
  pasar. Kalau turun ya turun, jangan dinaikkan. Kira-kira begitu,&amp;quot;
  katanya.&lt;br /&gt;Bahlil melanjutkan dalam rapat juga dibahas mengenai
  kebijakan hilirisasi. Dia melaporkan terkait perusahaan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; eks-PKP2B
  (Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;) yang mendapat
  perpanjangan menjadi Izin usaha Pertambangan Khusus
  (IUPK).&lt;br /&gt;Menurut Ketua Umum Partai Golkar ini, perusahaan yang
  telah mendapatkan perpanjangan menjadi IUPK wajib melakukan
  hilirisasi, sesuai aturan yang berlaku.&lt;br /&gt;&amp;quot;Arahan Bapak
  Presiden harus betul-betul dijalankan sesuai dengan aturan dan kalau
  ada yang tidak menjalankan sesuai dengan aturan, segera dilakukan
  langkah-langkah yang terukur untuk kemudian bisa menjalankan sesuai
  dengan pasal 33 UU 1945,&amp;quot; katanya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(wia)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260804175243-4-756569/diminta-prabowo-atasi-isu-pemadaman-listrik-harga-bbm-ini-kata-bahlil"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-05T01:21:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Peraturan Ekspor LTJ Direvisi, Keran Ekspor Nikel Cs Dibuka Lagi</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334783" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334783</id>
    <updated>2026-08-05T01:12:14Z</updated>
    <published>2026-08-05T01:12:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah membuka kembali keran ekspor
  mineral strategis hasil hilirisasi seperti nikel, alumina maupun timah
  yang sempat terhambat akibat polemik kandungan Logam Tanah Jarang
  (LTJ) di dalam komoditas mineral tersebut.&lt;br /&gt;Sejalan dengan itu,
  pemerintah pun akan merevisi Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag)
  No.6 Tahun 2026 tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Menteri
  Perdagangan No.22 tahun 2023 tentang Barang yang Dilarang untuk
  Diekspor.&lt;br /&gt;Pemerintah akan melakukan koordinasi lintas kementerian
  dan lembaga dalam merevisi Permedag tersebut, sehingga polemik ini
  tidak terulang lagi di masa depan.&lt;br /&gt;Kepala Staf Kepresidenan
  Dudung Abdurachman menyebutkan bahwa kesepakatan antar kementerian dan
  lembaga telah ditandatangani untuk mempercepat normalisasi ekspor
  mineral.&lt;br /&gt;Ia menyatakan koordinasi intensif terus dilakukan
  bersama Kementerian Perdagangan dan Direktorat Jenderal Mineral dan
  Batu Bara (Ditjen Minerba) &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; untuk
  merincikan batasan kandungan LTJ yang diperbolehkan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Dari
  hasil komunikasi kemarin, koordinasi, akhirnya dimunculkanlah suatu
  kesepakatan karena ini kalau misalnya ini tertunda sekian lama maka
  kadar dari masing-masing logam yang akan diekspor ini kan artinya
  menyusut, kemudian biaya operasional juga, kemudian yang tidak kalah
  pentingnya adalah gejolak masyarakat, kan para tenaga kerja, pelaku
  usaha dan sebagainya,&amp;quot; ungkapnya dalam program Mining Zone CNBC
  Indonesia, dikutip Selasa (4/8/2026).&lt;br /&gt;&amp;quot;Maka kita ambil
  langkah-langkah kemarin itu kita buat kesepakatan semua pihak kemudian
  kita tanda tangan sambil nanti menunggu peraturan yang nanti akan kita
  buat dari usulan dari Minerba ke Perdagangan (Kemendag) yang nanti
  akan dikomunikasikan dikoordinasikan kesepakatan apa peraturan itu di
  Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi. Tapi sebelum ini akan
  dibicarakan, kita sudah bisa mulai ekspor sehingga untuk jangan sampai
  menghindari dari gejolak-gejolak itu,&amp;quot; jelasnya.&lt;br /&gt;Menurutnya,
  penghentian ekspor tersebut dipicu oleh kekhawatiran pelaku usaha
  terhadap penegakan hukum atas kandungan LTJ sebagai mineral ikutan
  dalam komoditas mineral. Dampaknya, ratusan kapal pengangkut mineral
  sempat tertahan di pelabuhan sebelum akhirnya pemerintah memberikan
  jaminan keamanan bagi aktivitas pengiriman barang.&lt;br /&gt;&amp;quot;Malam
  itu sudah bisa ekspor. Akhirnya setelah dikomunikasikan kemudian
  sepakat tanda tangan semuanya sehingga tidak ada pihak yang
  dirugikan,&amp;quot; kata Dudung soal izin ekspor sejak beberapa hari
  lalu.&lt;br /&gt;Saat ini, pemerintah tengah mematangkan draf regulasi baru
  yang melibatkan 15 kementerian dan lembaga untuk mengatur batasan
  teknis LTJ. Fokus utama aturan tersebut adalah memberikan kejelasan
  mengenai definisi mineral ikutan agar tidak terjadi multitafsir atau
  tindakan penegakan hukum yang dianggap berlebihan di
  lapangan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Di samping itu juga nanti akan dibicarakan
  bagaimana pengembangan teknologi itu sendiri salah satunya ini BRIN
  juga terlibat kemudian kemudian dari Minerba, kemudian Perminas dan
  sebagainya sehingga kita tidak serta-merta hanya bahan baku aja kita
  yang diekspor gitu sehingga itulah proses hilirisasi ini yang kemudian
  akhirnya dikembangkan,&amp;quot; jelasnya.&lt;br /&gt;Dudung menegaskan pihaknya
  akan memantau ketat implementasi kesepakatan ini untuk mencegah adanya
  oknum penegak hukum yang menghambat ekspor berizin secara sepihak.
  Dudung meminta pelaku usaha untuk segera melapor jika menemukan
  kendala koordinasi dengan aparat di lapangan selama masa transisi
  peraturan ini.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kalau misalnya ada yang mengatasnamakan
  penegak hukum ya harus laporkan ke kita sehingga kita bisa melindungi
  mereka ya, jangan sampai nanti ada penegak hukum yang liar tanpa
  koordinasi,&amp;quot; pungkas Dudung.&lt;br /&gt;Sebelumnya, Menteri Koordinator
  Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menjawab
  isu polemik ekspor mineral yang terhambat akibat mengandung
  LTJ.&lt;br /&gt;Atas itu, pemerintah meyakini akan melakukan revisi terhadap
  Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 6 tahun 2026 tentang
  Perubahan Keempat atas Peraturan Menteri Perdagangan No.22 tahun 2023
  tentang Barang yang Dilarang untuk Diekspor.&lt;br /&gt;&amp;quot;(Soal) LTJ
  sudah dibahas di &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt; dan Perdagangan. Tidak ada (aturan baru). Revisi Permendag
  saja,&amp;quot; terang Airlangga ditemui di kantor Kemenko Perekonomian,
  Senin (3/8/2026). Ditargetkan revisi aturan tersebut bisa tuntas dalam
  waktu sepekan ini.&lt;br /&gt;Dalam beberapa waktu terakhir, terdapat
  keluhan dari pelaku usaha pertambangan mineral seperti timah, nikel,
  bauksit. Bahwa kegiatan ekspornya terhenti lantaran harus memenuhi
  satu unsur baru yakni kandungan LTJ di dalamnya.&lt;br /&gt;Airlangga
  mengakui bahwa secara kimiawi, unsur LTJ seringkali ditemukan menyatu
  dengan komoditas pertambangan dan sulit untuk dipisahkan
  sepenuhnya.&lt;br /&gt;&amp;quot;LTJ itu kan ada dalam unsur kimia. Jadi itu
  alam. Jadi enggak bisa dipisahin 100% itu enggak bisa. Selalu ada
  others ikutan,&amp;quot; jelasnya.&lt;br /&gt;Revisi Permendag tersebut akan
  disusun berdasarkan rekomendasi teknis yang dikeluarkan oleh
  Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).&lt;br /&gt;Kendati
  demikian, aturan yang digodok terletak pada penentuan batas kadar
  unsur kimia yang akan menjadi acuan bagi pihak surveyor dan Bea Cukai
  dalam melakukan pengawasan ekspor.&lt;br /&gt;&amp;quot;Sesuai dengan batasan.
  Ya. Permendag atas rekomendasi Per ESDM,&amp;quot; tandasnya.&lt;br /&gt;Perlu
  diketahui, Permendag ini ditetapkan di Jakarta, 17 Maret 2026 oleh
  Menteri Perdagangan Budi Santoso dan diundangkan 26 Maret 2026.
  Permendag No.6 tahun 2026 ini berlaku efektif pada 1 April
  2026.&lt;br /&gt;Adapun, salah satu barang yang dilarang untuk diekspor
  dalam Permendag No.6 tahun 2026 ini yaitu Logam Tanah Jarang (LTJ)
  dengan total 17 unsur yang terkandung dalam tanah jarang &amp;lt; 99%,
  yaitu:&lt;br /&gt;1. Skandium dengan kadar di bawah 99%&lt;br /&gt;2. Itrium
  dengan kadar di bawah 99%&lt;br /&gt;3. Lantanum dengan kadar di bawah
  99%&lt;br /&gt;4. Serium dengan kadar di bawah 99%&lt;br /&gt;5. Praseodimium
  dengan kadar di bawah 99%&lt;br /&gt;6. Neodimium dengan kadar di bawah
  99%&lt;br /&gt;7. Prometium dengan kadar di bawah 99%&lt;br /&gt;8. Samarium
  dengan kadar di bawah 99%&lt;br /&gt;9. Europium dengan kadar di bawah
  99%&lt;br /&gt;10. Gadolinium dengan kadar di bawah 99%&lt;br /&gt;11. Terbium
  dengan kadar di bawah 99%&lt;br /&gt;12. Disprosium dengan kadar di bawah
  99%&lt;br /&gt;13. Holmium dengan kadar di bawah 99%&lt;br /&gt;14. Erbium dengan
  kadar di bawah 99%&lt;br /&gt;15. Tulium dengan kadar di bawah 99%&lt;br /&gt;16.
  Iterbium dengan kadar di bawah 99%&lt;br /&gt;17. Lutesium dengan kadar di
  bawah 99%&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Ketentuan tersebut tercantum dalam Lampiran
  Bidang Pertambangan   pada butir 257 Permendag No.6 tahun 2026.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(wia)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260804122937-4-756378/peraturan-ekspor-ltj-direvisi-keran-ekspor-nikel-cs-dibuka-lagi"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-05T01:12:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Proyek PLTS 100 GW Segera Dimulai, Bali Jadi Lokasi Pertama</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334750" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334750</id>
    <updated>2026-08-05T01:03:12Z</updated>
    <published>2026-08-05T01:03:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta -  &lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pembangunan Pembangkit Listrik
  Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt (GW) akan dilakukan
  bertahap. Tahap pertama proyek ini akan dimulai di Bali.Bahlil bilang,
  peresmian pembangunan proyek PLTS 100 GW tahap pertama masih menunggu
  jadwal Presiden Prabowo Subianto.&amp;quot;Nanti saya lagi usahakan
  meminta jadwal Bapak Presiden untuk kita peresmian tahap pertama
  terhadap PLTS 100 gigawatt tahap pertama. Mungkin kita akan buat di
  Bali,&amp;quot; ujar Bahlil di Kantor &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, Jakarta
  dikutip Selasa (4/8/2026).&lt;br /&gt;Bahlil mengatakan program PLTS 100 GW
  telah masuk ke dalam revisi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik
  (RUPTL) PLN 2025-2034. Dengan begitu, ia menyakini proyek ini akan
  berjalan lancar karena perencanaannya dilakukan secara
  matang.&amp;quot;Kan kita buat masterplan dengan perencanaan,&amp;quot;
  ujarnya.Sebelumnya, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) Yuliot Tanjung menjelaskan percepatan pembangunan PLTS 100 GW
  dilakukan dengan mempersiapkan regulasi dasar. Seiring dengan itu
  pihaknya turut memprioritaskan penyediaan lahan sebagai salah satu
  faktor utama keberhasilan proyek.&amp;quot;Terkait dengan kelistrikan,
  kita berusaha untuk memperkuat sistem kelistrikan secara nasional, dan
  di antaranya adalah eksekusi arahan Presiden untuk PLTS 100 gigawatt.
  Jadi kalau proyek PLTS 100 gigawatt kita akan lakukan percepatan
  dengan mempersiapkan basic regulasi dan segera mengeksekusi
  ketersediaan lahan,&amp;quot; kata Yuliot dalam keterangan tertulis,
  dikutip Senin (1/6/2026).Terkait ketersediaan lahan, &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; bersama
  instansi terkait telah berkoordinasi dengan Kementerian ATR/BPN.Dari
  hasil identifikasi, terdapat sekitar 24.000 hektare (ha) lahan di
  Pulau Jawa yang berpotensi digunakan untuk pengembangan proyek
  tersebutPada tahap awal, proyek ini rencananya akan dimulai dengan
  pembangunan 17 GW yang didukung oleh fasilitas battery energy storage
  system (BESS) sekitar 33 GW.&amp;quot;Percepatan akan kita mulai dengan
  membangun 17 gigawatt terlebih dahulu. Dan juga ada battery energy
  storage atau BASE yang kita bangun sekitar 33 gigawatt,&amp;quot; tutur
  Yuliot.Pada 2026 ini pemerintah juga optimistis menargetkan penambahan
  17 gigawatt energi terbarukan melalui PLTS dalam skala nasional.
  Target tersebut mencakup penambahan kapasitas PLTS sekaligus
  pengurangan penggunaan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD). &lt;br /&gt;(hrp/fdl)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://finance.detik.com/energi/d-8603661/proyek-plts-100-gw-segera-dimulai-bali-jadi-lokasi-pertama"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://finance.detik.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-05T01:03:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Pemadaman Listrik Massal Terjadi Lagi, Seluruh Negeri Gelap Gulita</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334717" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334717</id>
    <updated>2026-08-04T07:18:16Z</updated>
    <published>2026-08-04T07:18:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Jaringan listrik Kuba kembali mengalami
  keruntuhan total Minggu malam waktu setempat. Perusahaan listrik milik
  negara mengumumkan melalui media sosial bahwa sistem kelistrikan
  nasional runtuh, memicu pemadaman listrik di seluruh negeri dan
  menambah daftar &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;krisis
  energi&lt;/span&gt; yang terus menghantui negara Karibia
  tersebut.&lt;br /&gt;Dilansir dari CNN International, Selasa (3/8/2026),
  pemadaman kali ini menjadi pemadaman nasional pertama yang terjadi
  pada Agustus. Insiden tersebut terjadi hanya beberapa pekan setelah
  Kuba yang berpenduduk sekitar 10 juta jiwa mengalami tiga kali
  pemadaman besar sepanjang Juli.&lt;br /&gt;Gangguan berulang itu terjadi
  ketika Amerika Serikat (AS) terus memberlakukan blokade minyak yang
  semakin membebani infrastruktur energi Kuba yang telah menua.
  Perusahaan utilitas listrik negara tidak memberikan rincian lebih
  lanjut mengenai penyebab keruntuhan sistem kelistrikan tersebut.&lt;br /&gt;
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;krisis energi&lt;/span&gt; yang
  berkepanjangan membuat Kuba makin kesulitan memenuhi kebutuhan bahan
  bakar untuk pembangkit listrik. Negara itu mengalami kesulitan
  mengimpor energi sejak AS menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro
  pada Januari lalu.&lt;br /&gt;Venezuela selama ini merupakan sekutu terdekat
  Havana dan salah satu pemasok energi utama bagi Kuba. Selain itu,
  Meksiko juga menghentikan ekspor ke Kuba sebagai respons terhadap
  tekanan dari AS.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Situasi tersebut memperparah masalah
  pasokan energi yang telah   berlangsung selama berbulan-bulan.
  &lt;br /&gt;Pemadaman bergilir yang terus   terjadi sepanjang musim panas
  disebut semakin menyulitkan kehidupan   masyarakat sehari-hari. Banyak
  warga terpaksa bangun pada tengah malam   untuk melakukan berbagai
  aktivitas penting seperti memasak, mencuci,   menggunakan internet,
  hingga mencari cara untuk mendinginkan tubuh di   tengah suhu musim
  panas yang tinggi.&lt;br /&gt;Ketidakpastian mengenai   berapa lama listrik
  akan tetap menyala membuat masyarakat harus   menyesuaikan seluruh
  rutinitas harian mereka.&lt;br /&gt;Di tengah tekanan   ekonomi dan energi
  yang semakin berat, pemerintah Kuba mulai melakukan   sejumlah
  reformasi ekonomi yang selama ini relatif terbatas. Tekanan   dari AS
  disebut secara perlahan mendorong Havana mengambil   langkah-langkah
  baru untuk membuka ruang bagi investasi dan aktivitas   sektor
  swasta.&lt;br /&gt;Pada Juli lalu, Perdana Menteri (PM) Manuel   Marrero
  Cruzden mengumumkan bahwa pemerintah telah menyetujui proyek
  investasi asing pertama yang akan mengimpor dan menjual bahan bakar di
  Kuba.&lt;br /&gt;Reuters melaporkan bahwa hampir 200 perusahaan di negara
  tersebut juga telah memperoleh izin untuk terlibat dalam distribusi
  bahan bakar secara grosir.&lt;br /&gt;Selain sektor energi, parlemen Kuba
  juga menyetujui sejumlah langkah yang memungkinkan masuknya investasi
  swasta ke industri pariwisata. Sektor tersebut selama ini mengalami
  tekanan berat setelah sejumlah perusahaan hotel besar menghentikan
  operasinya sebagai respons terhadap sanksi AS serta pembatalan
  penerbangan akibat kekurangan bahan bakar.&lt;br /&gt;Meski demikian,
  pemerintah Kuba mengakui bahwa reformasi yang dijalankan saat ini
  masih bersifat bertahap dan membutuhkan waktu sebelum memberikan
  dampak nyata terhadap perekonomian maupun kondisi energi
  nasional.&lt;br /&gt;Dalam pernyataannya pada Rabu lalu, Marrero menegaskan
  bahwa hasil dari reformasi tersebut tidak akan dirasakan secara
  instan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Hasilnya akan dicapai secara bertahap,&amp;quot; kata
  Marrero.&lt;br /&gt;Ia juga mengakui bahwa tantangan terbesar justru dimulai
  setelah kebijakan-kebijakan baru tersebut disahkan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Mulai
  sekarang, tahap yang paling penting, dan mungkin yang paling sulit,
  dimulai,&amp;quot; ujarnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(luc/sef)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260803152702-4-756136/pemadaman-listrik-massal-terjadi-lagi-seluruh-negeri-gelap-gulita"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-04T07:18:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Jelang HUT ke-49 Pasar Modal: Ini Daftar 10 IPO Terbesar di BEI</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334689" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334689</id>
    <updated>2026-08-04T07:12:14Z</updated>
    <published>2026-08-04T07:12:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA – Perjalanan panjang PT Bursa Efek Indonesia
  (BEI) turut diwarnai dengan semarak pasar dalam menyambut emiten baru
  Tanah Air.&lt;br /&gt;Menengok sejarah, sejumlah perusahaan tercatat sempat
  mencatatkan nilai penawaran umum saham perdana lewat initial public
  offering (IPO) yang jumbo di lantai Bursa.&lt;br /&gt;Dari ratusan
  perusahaan yang saat ini tercatat di Bursa, PT Bukalapak.com Tbk.
  (BUKA) masih menempati urutan pertama dalam meraup dana jumbo lewat
  aksi Initial Public Offering (IPO). Melantai di Bursa pada 6 Agustus
  2021, BUKA meraup dana segar senilai Rp21,33 triliun.&lt;br /&gt;Hanya saja,
  lesunya kinerja fundamental BUKA membuat harga saham perusahaan
  tersebut ambles. Dibanderol seharga Rp850 per saham pada masa
  penawaran umum, harga saham BUKA kini terparkir di level Rp120 per
  saham.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Pada posisi kedua, PT Dayamitra
  Telekomunikasi Tbk. (MTEL)   menjadi perusahaan dengan perolehan dana
  IPO terbesar. Anak usaha PT   Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM)
  ini bahkan meraup dana IPO   mencapai Rp18,8 triliun pada November
  2021.&lt;br /&gt;Selepas menawarkan   23,49 juta lembar saham pada harga
  Rp800 per lembar, harga saham MTEL   kini dibanderol seharga Rp450 per
  saham hingga perdagangan hari   ini.&lt;br /&gt;Saham PT GoTo Gojek
  Tokopedia Tbk. (GOTO) menduduki posisi   selanjutnya dengan torehan
  dana IPO terbesar. Melantai pada 11 April   2022, GOTO saat ini mampu
  meraup dana senilai Rp13,72 triliun.   Dibanderol seharga Rp338 saat
  melantai di Bursa, saham GOTO kini   stagnan di level Rp50.&lt;br /&gt;Pada
  posisi keempat, saham PT Alamtri   Resources Indonesia Tbk. (&lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;adro&lt;/span&gt;) meraup dana Rp12,2
  triliun lewat penawaran perdana saham pada 2008 lalu. Mengekor di
  belakangnya, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) yang
  melantai pada 2023 mampu membukukan nilai penawaran mencapai Rp10,72
  triliun.&lt;br /&gt;Selepas AMMN, bertengger PT Trimegah Bangun Persada Tbk.
  (NCKL) dengan nilai Rp9,99 triliun dan PT Merdeka Battery Materials
  Tbk. (MBMA) dengan nilai IPO mencapai Rp9,18 triliun. Selain itu,
  terdapat pula PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) yang
  mencatatkan nilai penawaran mencapai Rp9,05 triliun.&lt;br /&gt;Baru pada
  posisi selanjutnya, saham PT Global Digital Niaga Tbk. (BELI)
  membukukan nilai penawaran mencapai Rp7,99 triliun. Penawaran saham PT
  Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) menduduki peringkat terakhir
  dengan nilai penawaran mencapai Rp6,3 triliun.&lt;br /&gt;Daftar 10
  Perusahaan Terbuka yang Menghimpun Dana IPO Jumbo di BEI:&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Tanggal Pencatatan&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Kode Emiten&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Nilai Penawaran Umum
  (Rptriliun)&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;6 Agustus
  2021&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;BUKA&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;21,3&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;22 November 2021&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;MTEL&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;18,8&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;11 April 2022&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;GOTO&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;13,72&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;16 Juli
  2008&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;adro&lt;/span&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;12,2&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;7 Juli 2023&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;AMMN&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;10,72&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;12 April 2023&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;NCKL&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;9,99&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;18 April 2023&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;MBMA&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;9,18&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;24
  Februari 2023&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PGEO&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;9,05&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;27 Oktober
  2022&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;BELI&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;7,99&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;7 Oktober 2010&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;ICBP&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;6,29&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sumber: pemberitaan, BEI, dan Stockbit Sekuritas, diolah.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260804/7/1993478/jelang-hut-ke-49-pasar-modal-ini-daftar-10-ipo-terbesar-di-bei"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-04T07:12:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Prospek Cerah Saham Pelat Merah di Sisa 2026</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334682" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334682</id>
    <updated>2026-08-04T07:09:13Z</updated>
    <published>2026-08-04T07:09:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA — Evaluasi mayor indeks IDX BUMN 20 oleh Bursa
  Efek Indonesia (BEI) yang berlaku efektif pada 5 Agustus 2026
  diproyeksikan memberikan dorongan positif bagi likuiditas saham-saham
  konstituennya.&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil evaluasi untuk periode 5 Agustus
  2026 sampai dengan 2 Februari 2027, BEI tidak mengeluarkan maupun
  memasukkan emiten baru.&lt;br /&gt;Adapun perubahan itu berfokus pada
  penyesuaian jumlah saham dan kenaikan bobot sejumlah emiten, seperti
  PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. (ANTM) menjadi 10,78%, PT Perusahaan
  Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) menjadi 6,92%, dan PT Dayamitra
  Telekomunikasi Tbk. (MTEL) naik ke 3,04%.&lt;br /&gt;Perubahan ini pun
  disambut positif. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IDX
  BUMN 20 ditutup menguat 0,37% ke level 313,28 pada perdagangan Senin
  (3/8/2026). Kenaikan terjadi di tengah kinerja Indeks Harga Saham
  Gabungan (IHSG) yang justru melemah tipis 0,03% menuju posisi
  6.243,49. &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sepanjang tahun berjalan (year to date/YtD),
  performa IDX BUMN   20 juga lebih resilien dibandingkan indeks
  komposit. Indeks pelat   merah tercatat mengalami koreksi 17,79% YtD,
  sedangkan IHSG membukukan   penurunan 27,90% YtD. &lt;br /&gt;Head of
  Research KISI Sekuritas Muhammad   Wafi memandang bahwa dampak aliran
  dana pasif dari rebalancing   tersebut cenderung moderat mengingat
  total dana kelolaan indeks IDX   BUMN 20 tidak sebesar LQ45 atau
  MSCI.&lt;br /&gt;Namun, Wafi mengatakan   manfaat tidak langsung terhadap
  profil likuiditas emiten jauh lebih   signifikan. Kenaikan bobot pada
  ANTM dan MTEL, semisal, dinilai akan   meningkatkan visibilitas dan
  frekuensi transaksi secara   bertahap.&lt;br /&gt;“Aksi forced buying dari
  passive rebalancing terjadi   pada hari efektif 5 Agustus mendatang,
  setelah itu efeknya bakal   mereda dan fundamental kembali jadi
  penentu,&amp;quot; ucap Wafi saat   dihubungi Bisnis, Senin
  (3/8/2026).&lt;br /&gt;Wafi memproyeksikan indeks   IDX BUMN 20 berpeluang
  mengungguli IHSG pada semester II/2026. Syarat   utamanya adalah harga
  komoditas tetap tinggi, serta evaluasi indeks   MSCI pada November
  mendatang mampu memicu masuknya kembali dana asing   ke saham-saham
  BUMN berkapitalisasi besar.&lt;br /&gt;Sektor yang dinilai   paling
  prospektif meliputi pertambangan dan energi melalui katalis war
  premium serta kebijakan domestik seperti DMO dan B50. &lt;br /&gt;Selain
  itu, Wafi menambahkan bahwa sektor perbankan BUMN selektif dan
  infrastruktur seperti PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) turut
  berpotensi terangkat apabila terdapat sinyal pemangkasan suku
  bunga.&lt;br /&gt;Dari seluruh konstituen, setidaknya ada tiga saham pelat
  merah yang paling menarik dikoleksi setelah rebalancing. Pertama, PT
  Bukit Asam Tbk. (&lt;span style="background-color: yellow;"&gt;ptba&lt;/span&gt;)
  yang menjadi penerima manfaat utama kebijakan DMO, menawarkan dividend
  yield tertinggi, serta memiliki katalis revisi Rencana Kerja dan
  Anggaran Biaya (RKAB).&lt;br /&gt;Kedua, ANTM dengan porsi bobot yang
  melambung, ditopang tren harga emas dunia di atas US$4.000 per troy
  ounce serta kepemilikan free float yang bersih.&lt;br /&gt;Ketiga, PT Bank
  Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang dinilai memiliki valuasi sangat
  murah usai tekanan jual, disokong pertumbuhan laba bersih semester
  I/2026 sebesar 24,3% secara tahunan dan katalis belanja APBN di paruh
  kedua.&lt;br /&gt;Di luar ketiga nama tersebut, Wafi menyebut PT Bank
  Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) juga menarik sebagai proxy utama
  perbankan syariah di tanah air.&lt;br /&gt;REKOMENDASI&lt;br /&gt;Di sisi lain,
  sejumlah analis menyatakan bahwa kinerja saham-saham korporasi negara
  diproyeksikan memiliki ruang cukup besar untuk memimpin reli pemulihan
  pasar modal Indonesia pada semester II/2026.&lt;br /&gt;Head of Equity
  Research Kiwoom Sekuritas Liza Camelia menjelaskan sektor yang paling
  prospektif untuk menopang kinerja IDX BUMN 20 meliputi perbankan,
  logam dan mineral, energi, serta infrastruktur telekomunikasi.&lt;br /&gt;Di
  sektor perbankan, Liza menempatkan BMRI sebagai pilihan utama berkat
  tingkat valuasi yang masih tergolong murah, yang ditopang oleh
  solidnya pertumbuhan laba bersih serta penyaluran kredit
  perseroan.&lt;br /&gt;Sementara itu dari sektor logam dan mineral, saham
  ANTM juga dinilai cukup atraktif seiring dengan sentimen kenaikan
  bobot saham di indeks, serta cerahnya prospek harga emas dan
  kelanjutan hilirisasi nikel.&lt;br /&gt;Adapun di sektor infrastruktur
  telekomunikasi, saham TLKM disebut layak dicermati oleh para investor
  sebagai saham defensif yang didukung oleh arus kas kuat serta
  pembagian dividen yang relatif stabil.&lt;br /&gt;“IDX BUMN 20 masih
  memiliki peluang untuk mengungguli IHSG pada semester II/2026, tetapi
  sifatnya cenderung selektif,” ucap Liza kepada Bisnis.&lt;br /&gt;Dihubungi
  terpisah, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas
  Indonesia Nafan Aji Gusta menilai bahwa sejumlah emiten BUMN sejatinya
  telah menunjukkan fondasi fundamental yang relatif solid.
  &lt;br /&gt;Kendati demikian, para pelaku pasar dan investor institusi masih
  menanti bukti konsistensi laporan keuangan pada kuartal-kuartal
  berikutnya untuk melakukan penyesuaian ulang valuasi (re-rating)
  secara masif.&lt;br /&gt;&amp;quot;Investor menginginkan lompatan kinerja emiten
  BUMN bersifat berkelanjutan bukan sekadar faktor musiman atau
  efisiensi biaya jangka pendek,&amp;quot; kata Nafan.&lt;br /&gt;Memasuki paruh
  kedua, sejumlah katalis positif berpeluang menjadi pembalik arah tren
  pergerakan saham BUMN. Selain potensi deeskalasi geopolitik yang bakal
  menstabilkan rupiah, keberhasilan proyek investasi Danantara dalam
  mencetak arus pendapatan baru diproyeksikan menjadi pendorong utama
  pasar.&lt;br /&gt;Managing Partner BUMN Research Group LM FEB UI, Toto
  Pranoto, menambahkan bahwa prospek kinerja emiten pelat merah pada
  semester II/2026 juga ditopang oleh hasil dari program restrukturisasi
  korporasi BUMN.&lt;br /&gt;Toto memandang bahwa emiten komoditas batu bara
  seperti &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;ptba&lt;/span&gt; dan ANTM
  memiliki prospek yang solid. Langkah hilirisasi pertambangan dinilai
  memberikan nilai tambah signifikan di tengah tren tinggi harga
  komoditas.&lt;br /&gt;Di sisi lain, jajaran bank Himbara diproyeksikan tetap
  menjadi mesin penggerak utama bagi kinerja kelompok perusahaan pelat
  merah, selama mampu menjaga konsistensi laju pertumbuhan kredit
  seperti pada semester pertama.&lt;br /&gt;“Program restrukturisasi BUMN
  sebagian sudah memberikan hasil positif. Hilirisasi pertambangan
  memberikan dampak cukup besar di semester I dan kami berharap
  berlanjut di semester II,” pungkas Toto kepada
  Bisnis.&lt;br /&gt;_______&lt;br /&gt;Disclaimer: berita ini tidak bertujuan
  mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya
  ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap
  segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260804/192/1993383/prospek-cerah-saham-pelat-merah-di-sisa-2026"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-04T07:09:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Peresmian Pabrik Baterai EV di Karawang Tinggalxc3x82 Tunggu Jadwal Prabowo</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334662" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334662</id>
    <updated>2026-08-04T07:03:12Z</updated>
    <published>2026-08-04T07:03:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta -  &lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pabrik ekosistem baterai kendaraan
  listrik (EV) di Karawang, Jawa Barat, telah selesai dibangun. Pabrik
  itu siap diresmikan dalam waktu dekat.Bahlil bilang, peresmian pabrik
  tersebut tinggal menunggu tersedianya jadwal Presiden Prabowo
  Subianto.Pabrik baterai terintegrasi ini digarap oleh Antam,
  konsorsium baterai BUMN Indonesia Battery Corporation (IBC), dan juga
  konsorsium perusahaan China CATL, Brunp, dan Lygend
  (CBL).&lt;br /&gt;&amp;quot;Sudah siap diresmikan. Kita tinggal menunggu waktu
  yang tepat dari Bapak Presiden. Pabriknya sudah jadi,&amp;quot; ujarnya
  Bahlil di Kantor &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt;, Jakarta, Senin (3/8/2026).Bahlil bilang bahwa dengan
  beroperasinya pabrik tersebut, maka Indonesia akan memiliki dua pabrik
  ekosistem baterai kendaraan listrik. Hal ini merupakan bagian dari
  langkah pemerintah dalam hilirisasi.&amp;quot;Jadi sudah ada dua pabrik
  baterai yang kita bangun ya. Satu adalah LG di saat saya masih jadi
  Menteri Investasi, kan teman-teman ikuti juga kan? Satu adalah CATL di
  saat saya sudah jadi Menteri ESDM. Ini ini yang disebut dengan
  hilirisasi yang ekosistem baterainya kita bangun semua di negara
  kita,&amp;quot; katanya.Sebelumnya, Bahlil menjelaskan, proyek ini telah
  dimulai dengan peletakan batu pertama atau grounbreaking oleh Presiden
  Prabowo Subianto pada Juni 2025 dengan nilai investasi mencapai US$5,9
  miliar.&amp;quot;Hilirisasi khusus untuk hilirisasi nikel, ekosistem
  baterai mobil yang tahun kemarin di groundbreaking oleh Bapak Presiden
  Prabowo di Karawang yang punya CATL direncanakan pada semester 1 2026
  itu sudah kita resmikan,&amp;quot; kata Bahlil dalam konferensi pers
  Capaian Kinerja Sektor ESDM 2025 di &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, Jakarta
  Pusat, Kamis (8/1/2026). &lt;br /&gt;(hrp/fdl)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://finance.detik.com/energi/d-8603463/peresmian-pabrik-baterai-ev-di-karawang-tinggal-tunggu-jadwal-prabowo"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://finance.detik.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-04T07:03:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>ESDM Tegaskan Proyek 100 GW PLTS Masuk dalam Revisi RUPTL</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334622" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334622</id>
    <updated>2026-08-04T01:40:04Z</updated>
    <published>2026-08-04T01:40:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) menegaskan bahwa program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)
  sebesar 100 GW yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto telah masuk
  dalam revisi Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL)
  terbaru.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan
  pihaknya saat ini   tengah mengupayakan penjadwalan dengan Presiden
  Prabowo untuk   meresmikan tahap pertama proyek PLTS 100 GW tersebut.
  Menurutnya,   proyek itu telah disusun berdasarkan masterplan dan
  perencanaan yang matang.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Nanti saya lagi usahakan
  meminta jadwal Bapak Presiden   untuk kita peresmian tahap pertama
  terhadap PLTS 100 gigawatt tahap   pertama. Kan kita buat masterplan
  dengan perencanaan. Mungkin kita   akan buat di Bali,&amp;quot; ujar
  Bahlil ditemui di &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt;, Senin (3/8/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Adapun,
  saat ditanya apakah proyek PLTS 100 GW merupakan proyek   tersendiri
  atau telah masuk dalam revisi RUPTL, Bahlil menegaskan   bahwa seluruh
  tahapan pembangunan telah mengikuti mekanisme yang berlaku.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal
  Ketenagalistrikan &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt; Tri Winarno memastikan kapasitas PLTS 100 GW telah
  tercantum dalam revisi RUPTL.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;100 GW sudah masuk
  (revisi RUPTL), peak loh ya, 100   GWp,&amp;quot; kata Tri.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto mempercepat
  langkah transisi ke energi hijau salah satunya dengan target
  pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) kapasitas raksasa.
  Dia menargetkan Indonesia bisa mencapai kapasitas terpasang hingga 100
  Gigawatt (GW) setidaknya pada 2029 mendatang.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan memaksimalkan
  pemanfaatan listrik dari energi surya dalam kurun waktu tiga tahun ke
  depan.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Kami ingin bergerak sangat cepat untuk
  menggunakan listrik   dari energi surya. Kami memiliki rencana dan
  kami bertekad untuk   berjalan secepat mungkin, dalam waktu tiga
  tahun, kami ingin mencapai   100 gigawatt energi surya,&amp;quot; ujar
  Prabowo dalam acara   Indonesia-Japan Business Forum di Tokyo, Jepang,
  Senin (30/3/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Rencana percepatan pembangunan PLTS
  tersebut dinilai mendesak   untuk direalisasikan. Menurutnya, eskalasi
  konflik dan ketidakpastian   geopolitik yang terus berkembang,
  khususnya di kawasan Timur Tengah   menjadi ancaman bagi stabilitas
  pasokan energi nasional.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Bagi kami, hal ini lebih
  mendesak karena situasi   geopolitik di Timur Tengah memberikan
  ketidakpastian strategis bagi   keamanan energi kami,&amp;quot; tegas
  Prabowo.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sebagai antisipasi, pemerintah terus berupaya
  mengamankan   pasokan melalui pemanfaatan sumber daya domestik. Selain
  tenaga surya,   Indonesia juga memiliki potensi besar di sektor panas
  bumi serta   tengah menggenjot produksi bahan bakar nabati (biofuel)
  seperti   biodiesel 50% (B50) dan bioetanol.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(haa/haa)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260803180116-4-756209/esdm-tegaskan-proyek-100-gw-plts-masuk-dalam-revisi-ruptl"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-04T01:40:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Tok! Harga Batu Bara Acuan (HBA) Periode I Agustus 2026 Rata-Rata Naik</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334589" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334589</id>
    <updated>2026-08-04T01:31:02Z</updated>
    <published>2026-08-04T01:31:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) resmi menetapkan Harga &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; Acuan (HBA) untuk
  penjualan &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;
  periode pertama Agustus 2026.&lt;br /&gt;Kebijakan tersebut tertuang dalam
  Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 312 Tahun 2026 tentang Harga
  Mineral Logam Acuan dan Harga &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; Acuan untuk
  Periode Pertama Bulan Agustus Tahun 2026.&lt;br /&gt;Di dalam aturan
  tersebut, pemerintah setidaknya memisahkan HBA berdasarkan 4
  kategori.&lt;br /&gt;Bila dibandingkan dengan HBA pada periode kedua Juli
  2026 lalu, kategori &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt; HBA I, kategori HBA II, dan kategori HBA III mengalami
  kenaikan harga pada periode pertama Agustus 2026. Sedangkan untuk
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; kalori
  tertinggi 6.322 kcal/kg mengalami penurunan
  harga.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
  resmi menerbitkan Kepmen ESDM No. 312.K/MB.01/MEM.B/2026 tentang Harga
  Mineral Logam Acuan (HMA) dan Harga Batubara Acuan (HBA) untuk Periode
  Pertama Bulan Agustus 2026,&amp;quot; tulis Direktorat Jenderal Mineral
  dan &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;
  Kementerian ESDM dalam unggahan Instagram @ditjenminerba, dikutip
  Senin (3/8/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Berikut daftar HBA periode pertama
  bulan Agustus   2026:&lt;br /&gt;Pertama, HBA dalam kesetaraan nilai kalori
  6.322 kcal/kg   GAR, Total Moisture 12,26%, Total Sulphur 0,66%, dan
  Ash 7,94   ditetapkan sebesar US$ 124,44 per ton. Angka tersebut
  mengalami   penurunan dibandingkan dengan HBA pada periode kedua bulan
  Juli 2026   sebesar US$ 131,85 per ton.&lt;br /&gt;Kedua, untuk HBA I dengan
  kesetaraan   nilai kalori 5.300 kcal/kg GAR, total moisture 21,32%,
  sulphur 0,75%,   dan ash 6,04% periode pertama bulan Agustus 2026
  ditetapkan sebesar   US$ 93,27 per ton. Angka ini mengalami kenaikan
  apabila dibandingkan   dengan harga periode kedua bulan Juli 2026
  sebesar US$ 89,90 per   ton.&lt;br /&gt;Ketiga, untuk HBA II dengan
  kesetaraan nilai kalori 4.100   kcal/kg GAR, total moisture 35,73%,
  sulphur 0,23%, dan ash 3,9%   periode pertama bulan Agustus 2026
  ditetapkan sebesar US$ 65,48 per   ton. Angka ini mengalami kenaikan
  dibandingkan HBA periode kedua bulan   Juli 2026 yang berada di level
  US$ 63,25 per ton.&lt;br /&gt;Keempat, untuk   HBA III dengan kesetaraan
  nilai kalori 3.400 kcal/kg GAR, total   moisture 44,30%, sulphur
  0,24%, dan ash 3,88% periode pertama bulan   Agustus 2026 ditetapkan
  sebesar US$ 45,27 per ton. Angka ini mengalami   kenaikan jika
  dibandingkan dengan periode kedua bulan Juli 2026 yang   berada di
  level US$ 45,08 per ton.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(wia)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260803142710-4-756096/tok-harga-batu-bara-acuan--hba--periode-i-agustus-2026-rata-rata-naik"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-04T01:31:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Bahlil Buka Suara soal Ekspor Nikel RI Tersendat Akibat LTJ</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334556" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334556</id>
    <updated>2026-08-04T01:22:00Z</updated>
    <published>2026-08-04T01:21:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara terkait terganggunya ekspor
  sejumlah produk nikel Indonesia akibat kandungan Logam Tanah Jarang
  (LTJ) sebagai mineral ikutan.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui,
  sejumlah pengiriman nickel pig iron (NPI)   dilaporkan tertahan karena
  harus menjalani pengujian tambahan terhadap   kandungan LTJ sebelum
  memperoleh izin ekspor.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Bahlil mengakui hasil pengecekan
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;
  menemukan   bahwa beberapa produk hasil hilirisasi mineral, seperti
  nikel dan   tembaga masih mengandung unsur logam tanah jarang. Namun
  hal tersebut   terjadi lantaran sebagian produk hilirisasi seperti
  nickel pig iron   (NPI) belum merupakan produk akhir.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Itu kan begini, itu ternyata setelah dicek oleh
  tim saya,   ada beberapa produk dari hasil industri hilirisasi yang
  diekspor,   contoh nikel ataupun tembaga, yang memang ada kadar
  tertentu dan ada   isinya tentang logam tanah jarang. Ikutan
  sebenarnya,&amp;quot; ujar   Bahlil saat ditemui di &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, Senin
  (3/8/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Lebih lanjut, ia menjelaskan, Indonesia saat
  ini belum memiliki   industri yang secara khusus mengolah LTJ yang
  terkandung sebagai   mineral ikutan. Menurutnya, produk seperti NPI
  masih berada pada tahap   pengolahan sekitar 40-50%.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;&amp;quot;Pasti di dalamnya itu masih ada komponen-komponen mineral
  lain yang ikut, ada besinya, macam-macamlah gitu. Ya namanya saja baru
  50%,&amp;quot; katanya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Oleh sebab itu, pemerintah tengah
  memetakan langkah-langkah   penyelesaian secara menyeluruh agar
  kegiatan industri yang dijalankan   para investor tetap dapat
  berjalan. Di sisi lain, pihaknya juga   menyiapkan mekanisme
  pengelolaan atau kanalisasi LTJ sebagai mineral ikutan.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;&amp;quot;Kalau kami kan di ESDM itu kan adalah hulunya, kemudian
  izin industrinya. Produknya itu kan adanya di kementerian lain. Terus
  untuk ekspor, itu kan di kementerian yang punya kewenangan untuk
  melakukan ekspor. Jadi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; ini bukan
  kementerian dengan segala maha firmannya ada, enggak ada. Gitu
  ya,&amp;quot; ujar Bahlil.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(haa/haa)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260803175308-17-756207/bahlil-buka-suara-soal-ekspor-nikel-ri-tersendat-akibat-ltj"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-04T01:21:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Komisaris Independen BUMI Kanaka Puradiredja Meninggal Dunia</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334523" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334523</id>
    <updated>2026-08-04T01:12:58Z</updated>
    <published>2026-08-04T01:12:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt; Tbk (BUMI)
  mengumumkan bahwa Komisaris Independen Perseroan, Kanaka Puradiredja,
  telah meninggal dunia. Kabar duka ini disampaikan manajemen BUMI
  melalui surat keterbukaan informasi kepada Otoritas Jasa Keuangan
  (OJK) yang diteken Direktur BUMI, R.A. Sri Dharmayanti, pada Senin
  (3/8/2026).&lt;br /&gt;Dalam surat bernomor 614/BR-BOD/VIII/26 tersebut,
  disebutkan bahwa Perseroan menerima informasi mengenai meninggalnya
  Kanaka Puradiredja pada Sabtu, 1 Agustus 2026.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;&amp;quot;Pada hari Sabtu, 1 Agustus 2026, Perseroan memperoleh
  informasi bahwa Bapak Kanaka Poeradiredja selaku Komisaris Independen
  Perseroan telah meninggal dunia,&amp;quot; demikian isi surat resmi
  tersebut.&lt;br /&gt;Manajemen BUMI juga menegaskan bahwa peristiwa ini
  tidak memberikan dampak signifikan terhadap kegiatan operasional,
  hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan. Selain
  informasi tersebut, tidak terdapat kejadian atau fakta material lain
  yang belum diungkapkan perusahaan kepada regulator.&lt;br /&gt;Profil Kanaka
  Puradiredja&lt;br /&gt;Berdasarkan informasi dari situs resmi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt;, Kanaka
  Puradiredja merupakan sosok senior di dunia akuntansi dan tata kelola
  perusahaan Indonesia. Beliau tercatat menjabat sebagai Ketua Dewan
  Sertifikasi Komite Audit Indonesia sejak Agustus 2016, Anggota Dewan
  Pakar Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), Anggota Dewan
  Kehormatan Asosiasi Profesi Manajemen Risiko (PRIMA), serta Ketua
  Dewan Eksekutif Lembaga Komisaris dan Direksi Indonesia (LKDI). Ia
  juga tercatat sebagai Komisaris Independen di sejumlah perusahaan
  publik lainnya.&lt;br /&gt;Di internal BUMI, sejak tahun 2021 ia dipercaya
  menjabat sebagai Ketua Komite Audit sekaligus Anggota Komite Manajemen
  Risiko Perseroan.&lt;br /&gt;Sepanjang kariernya, Kanaka merupakan pendiri
  Kantor Akuntan Publik Kanaka Puradiredja &amp;amp; Suhartono dan pernah
  menjabat sebagai Senior Partner periode 2000-2007. Ia juga salah satu
  pendiri KPMG Indonesia, dengan posisi terakhir sebagai Ketua pada
  1999. Sejumlah jabatan strategis lain yang pernah diembannya antara
  lain Anggota Komite Nasional Kebijakan Governance/KNKG (2016-2019),
  Ketua Tim Perumus Pedoman Umum Tata Kelola Perusahaan Indonesia
  (2017-2019), Ketua Dewan Kehormatan Ikatan Akuntan Indonesia
  (2010-2016 dan 2002-2010), serta Pendiri dan Ketua Pengurus Ikatan
  Komite Audit Indonesia/IKAI (2004-2010).&lt;br /&gt;Ia meraih gelar Sarjana
  Ekonomi dan Akuntansi dari Universitas Padjadjaran, Bandung pada 1971.
  Kanaka juga tercatat sebagai Chartered Member LKDI, Chartered
  Accountant, serta memegang sejumlah sertifikasi profesional di bidang
  manajemen risiko, praktik komite audit, dan pengawasan tata kelola
  perusahaan.&lt;br /&gt;Kepergian Kanaka Puradiredja menjadi duka bagi
  jajaran manajemen dan karyawan PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt; Tbk,
  mengingat kontribusi panjangnya dalam memperkuat tata kelola
  perusahaan selama menjabat sebagai Komisaris Independen.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(fsd/fsd)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260803130452-17-756064/komisaris-independen-bumi-kanaka-puradiredja-meninggal-dunia"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-04T01:12:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Asing Net Sell Rp363,53 Miliar di Sesi I, Ini Daftar Sahamnya</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334490" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334490</id>
    <updated>2026-08-04T01:03:56Z</updated>
    <published>2026-08-04T01:03:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak
  stagnan pada perdagangan sesi pertama hari ini, Senin (3/8/2026),
  seiring pelaku pasar mencermati sederet sentimen domestik dan global
  yang akan mewarnai perdagangan sepanjang pekan ini.Berdasarkan data
  Bursa Efek Indonesia (BEI), pada pukul 12.00 WIB IHSG berada di level
  6.234,29, turun tipis 1,83 poin atau 0,03% dari penutupan pekan lalu
  di posisi 6.236,13. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp7,68 triliun
  dengan volume perdagangan 23,09 miliar saham dalam 1,39 juta kali
  transaksi, di mana 323 saham menguat, 294 saham melemah, dan 169 saham
  stagnan.Pergerakan indeks yang tertahan ini terjadi di tengah
  pelemahan bursa Asia-Pasifik. Indeks Nikkei 225 Jepang, Topix, hingga
  Kospi Korea Selatan kompak dibuka di zona merah, meski Presiden AS
  Donald Trump menyatakan membatalkan rencana serangan terhadap Iran dan
  membuka peluang deeskalasi konflik di Timur Tengah. Dari dalam negeri,
  investor menanti rilis data inflasi Juli, PMI manufaktur, neraca
  perdagangan, hingga konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan
  (KSSK).Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, di tengah pergerakan
  indeks yang cenderung datar tersebut, investor asing tercatat
  membukukan aksi jual bersih (net foreign sell) sebesar Rp363,53 miliar
  di seluruh pasar (all market) sepanjang sesi I hari ini.Secara
  keseluruhan, nilai transaksi asing pada sesi I mencapai Rp3,72
  triliun, dengan rincian foreign buy sebesar Rp1,68 triliun dan foreign
  sell Rp2,04 triliun.Aksi jual asing terbesar terjadi pada saham
  perbankan pelat merah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI),
  dengan nilai mencapai Rp72,81 miliar. Di posisi berikutnya terdapat PT
  Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) yang dilepas asing senilai Rp68,94
  miliar, disusul PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) sebesar Rp57,56
  miliar.Selain itu, investor asing juga melakukan aksi jual pada PT
  Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) sebesar Rp38,48 miliar, PT
  Barito Pacific Tbk. (BRPT) Rp38,31 miliar, PT Merdeka Gold Resources
  Tbk. (EMAS) Rp29,06 miliar, serta PT Astra International Tbk. (ASII)
  Rp25,42 miliar.Tekanan jual juga terlihat pada PT Intermedia Capital
  Tbk. (MDIA) sebesar Rp23,84 miliar, PT Barito Renewables Energy Tbk.
  (BREN) Rp19,14 miliar, dan PT&lt;span style="background-color: yellow;"&gt;
    indika energy&lt;/span&gt; Tbk. (INDY) Rp15,07 miliar.Di sisi lain,
  sejumlah saham masih menjadi incaran investor global. PT Telkom
  Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) menjadi saham yang paling banyak
  dikoleksi asing dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp73,49 miliar,
  disusul PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) senilai Rp44,15
  miliar.Selanjutnya, asing juga memborong PT DMS Propertindo Tbk.
  (KOTA) sebesar Rp22,77 miliar, PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt; Minerals
  Tbk. (BRMS) Rp20,43 miliar, PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) Rp19,12
  miliar, serta PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) Rp15,11
  miliar.Berikut daftar net foreign buy dan net foreign sell investor
  asing pada perdagangan sesi I Senin (3/8/2026).Net Foreign BuyPT
  Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) - Rp73,49 miliarPT Bank Central
  Asia Tbk. (BBCA) - Rp44,15 miliarPT DMS Propertindo Tbk. (KOTA) -
  Rp22,77 miliarPT &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;bumi
  resources&lt;/span&gt; Minerals Tbk. (BRMS) - Rp20,43 miliarPT Gudang Garam
  Tbk. (GGRM) - Rp19,12 miliarPT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) -
  Rp15,11 miliarPT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) - Rp14,02
  miliarPT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) - Rp9,77 miliarPT
  Timah Tbk. (TINS) - Rp7,66 miliarPT Graha Andrasentra Propertindo Tbk.
  (JGLE) - Rp5,83 miliarNet Foreign SellPT Bank Rakyat Indonesia
  (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp72,81 miliarPT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
  (BMRI) - Rp68,94 miliarPT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) - Rp57,56
  miliarPT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) - Rp38,48 miliarPT
  Barito Pacific Tbk. (BRPT) - Rp38,31 miliarPT Merdeka Gold Resources
  Tbk. (EMAS) - Rp29,06 miliarPT Astra International Tbk. (ASII) -
  Rp25,42 miliarPT Intermedia Capital Tbk. (MDIA) - Rp23,84 miliarPT
  Barito Renewables Energy Tbk. (BREN) - Rp19,14 miliarPT&lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt; indika energy&lt;/span&gt; Tbk. (INDY)
  - Rp15,07 miliar&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(fsd/fsd)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260803125712-17-756047/asing-net-sell-rp36353-miliar-di-sesi-i-ini-daftar-sahamnya"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-04T01:03:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Daftar Tarif Listrik 13 Golongan Pelanggan PLN, Berlaku 3 Agustus 2026</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334457" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334457</id>
    <updated>2026-08-03T07:39:21Z</updated>
    <published>2026-08-03T07:39:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) memastikan tarif listrik PT PLN (Persero) pada Agustus 2026
  tidak mengalami kenaikan. Adapun, tarif listrik yang berlaku pada
  bulan ini masih mengacu pada kebijakan pemerintah untuk periode
  Juli-September 2026.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)
  Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah memutuskan mempertahankan tarif
  listrik guna menjaga daya beli masyarakat serta mendukung stabilitas
  ekonomi nasional di tengah dinamika ekonomi global.&amp;quot;Demi menjaga
  daya beli masyarakat serta mendukung stabilitas ekonomi nasional,
  pemerintah memutuskan tarif listrik Triwulan III Tahun 2026 tetap atau
  tidak naik,&amp;quot; jelas Bahlil dalam keterangan resmi beberapa waktu
  lalu, dikutip Senin (3/8/2026).Sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM
  Nomor 7 Tahun 2024, penyesuaian tarif (tariff adjustment) bagi 13
  golongan pelanggan non subsidi sejatinya dilakukan setiap tiga bulan
  berdasarkan perubahan empat parameter ekonomi makro, yaitu kurs
  rupiah, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, dan Harga &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; Acuan (HBA).Untuk
  periode kuartal III tahun 2026, parameter yang digunakan merupakan
  realisasi periode Februari-April 2026 yang mencatat kurs sebesar
  Rp16.959,32 per US$, ICP sebesar US$96,12 per barel, inflasi 0,21%,
  dan HBA sebesar US$70 per ton (sesuai kebijakan Domestic Market
  Obligation/ DMO &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt;).Meski secara formula terdapat potensi perubahan tarif,
  pemerintah memutuskan untuk mempertahankan tarif listrik guna menjaga
  stabilitas ekonomi nasional.Bahlil menambahkan, selain untuk pelanggan
  non subsidi, kebijakan ini juga berlaku bagi 24 golongan pelanggan
  bersubsidi yang juga dipastikan tidak mengalami perubahan tarif
  listrik, seperti pelanggan sosial, rumah tangga miskin, bisnis kecil,
  industri kecil, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
  (UMKM).&amp;quot;Pemerintah berkomitmen menghadirkan listrik yang andal,
  terjangkau, dan berkeadilan. Kebijakan tarif tetap ini menjadi bagian
  dari upaya menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memastikan layanan
  kelistrikan tetap berkelanjutan,&amp;quot; ucap Bahlil.Berikut daftar
  tarif listrik untuk 13 pelanggan non subsidi selama kuartal III tahun
  2026 :1. Golongan R-1/TR daya 900 VA, Rp 1.352 per kWh.2. Golongan
  R-1/ TR daya 1.300 VA, Rp 1.445 per kWh.3. Golongan R-1/ TR daya 2.200
  VA, Rp 1.445 per kWh.4. Golongan R-2/ TR daya 3.500-5.500 VA, Rp 1.700
  per kWh.5. Golongan R-3/ TR daya 6.600 VA ke atas, Rp 1.700 per kWh.6.
  Golongan B-2/ TR daya 6.600 VA-200 kVA, Rp 1.445 per kWh.7. Golongan
  B-3/ Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA, Rp 1.122 per kWh.8.
  Golongan I-3/ TM daya di atas 200 kVA, Rp 1.122 per kWh.9. Golongan
  I-4/ Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas, Rp 997 per kWh.10.
  Golongan P-1/ TR daya 6.600 VA-200 kVA, Rp 1.700 per kWh.11. Golongan
  P-2/ TM daya di atas 200 kVA, Rp 1.533 per kWh.12. Golongan P-3/ TR
  untuk penerangan jalan umum, Rp 1.700 per kWh.13. Golongan L/ TR, TM,
  TT, Rp 1.645 per kWh.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(wia)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260803103026-4-755961/daftar-tarif-listrik-13-golongan-pelanggan-pln-berlaku-3-agustus-2026"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-03T07:39:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Pendapatan Turun, Kok Rugi DOID Susut 37,48%? Ini Penjelasan Manajemen</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334424" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334424</id>
    <updated>2026-08-03T07:30:18Z</updated>
    <published>2026-08-03T07:30:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - PT BUMA Internasional Group Tbk. (DOID)
  rugi yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk hingga
  semester I tahun 2026 sebesar US$50,64 juta. Kerugian tersebut
  menyusut 31,76% dibandingkan rugi US$74,21 juta pada periode yang sama
  tahun lalu.Mengutip laporan keuangannya yang disampaikan melalui
  keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), padahal, pendapatan
  bersih DOID pada paruh tahun ini turun 5,12% menjadi US$692,85 juta
  dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$730,21
  juta.Manajemen menjelaskan, penurunan pendapatan tersebut disebabkan
  oleh berakhirnya kontrak di site Binungan milik Berau &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;coal&lt;/span&gt; dan site IBP milik
  Resource Alam Indonesia di Indonesia, serta site Burton milik Bowen
  Coking &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;coal&lt;/span&gt; di
  Australia, disertai ramp-down di sejumlah operasi lainnya.Namun, luar
  site yang kontraknya telah berakhir atau mengalami ramp-down tersebut,
  operasi inti Grup tumbuh sekitar 9% secara tahunan pada overburden
  removal dan 4% pada produksi batu bara, didukung oleh peningkatan
  keandalan armada serta kondisi cuaca yang lebih kering, dengan
  penurunan jam hujan di Indonesia sebesar 10% dan jumlah hari hujan di
  Australia sebesar 4%.EBITDA hingga semester I ini tercatat sebesar
  US$69 juta, naik 8% secara tahunan dari US$64 juta. Peningkatan ini
  berhasil dicapai meskipun pendapatan tercatat lebih rendah, yang
  mencerminkan pemulihan margin serta peningkatan efisiensi biaya di
  seluruh lini bisnis.Selain itu, belanja modal meningkat melalui
  optimalisasi armada dan pengalihan aset dari site yang telah berhenti
  beroperasi. Sebagian besar belanja modal tahun ini dialokasikan untuk
  kegiatan pemeliharaan guna menjaga keandalan armada dan mendukung
  keberlanjutan operasional.&amp;quot;Memasuki semester kedua, prioritas
  kami adalah melanjutkan momentum operasional ini, menjaga disiplin
  biaya dan modal, serta mengelola eksposur harga bahan bakarseiring
  upaya kami memperkuat perolehan arus kas,&amp;quot; kata Iwan Fuad Salim,
  Direktur BUMA International Group, Senin (3/8/2026).Meskipun
  pendapatan mengalami penurunan, perseroan berhasil memperbaiki
  profitabilitas operasional dengan membalikkan posisi laba bruto
  menjadi positif. Beban pokok pendapatan turun 8,50% menjadi US$680,67
  juta dari sebelumnya US$743,90 juta, sehingga DOID membukukan laba
  bruto US$12,17 juta.Pada semester I-2025, perseroan masih mencatat
  rugi bruto sebesar US$13,69 juta, sehingga terjadi perbaikan kinerja
  sebesar sekitar US$25,87 juta atau sekitar 188,91% secara
  year-on-year.Di sisi beban operasional, beban usaha meningkat 3,44%
  menjadi US$44,92 juta dari US$43,43 juta pada semester I-2025.
  Sementara itu, pendapatan keuangan mengalami penurunan 38,27% menjadi
  US$1,50 juta, dibandingkan US$2,44 juta pada periode yang sama tahun
  lalu.Di sisi lain, beban keuangan berhasil ditekan 3,56% menjadi
  US$43,09 juta dari sebelumnya US$44,65 juta, mencerminkan pengelolaan
  biaya pendanaan yang lebih efisien. Kontributor positif terbesar
  berasal dari pendapatan lain-lain yang melonjak 100,72% menjadi
  US$36,53 juta dibandingkan US$18,20 juta pada semester I-2025.Di saat
  yang sama, beban lain-lain meningkat 9,01% menjadi US$17,21 juta dari
  US$15,79 juta.Perbaikan tersebut membuat rugi sebelum pajak
  penghasilan menyusut menjadi US$55,01 juta, turun 43,24% dibandingkan
  rugi sebelum pajak sebesar US$96,93 juta pada semester I-2025.Namun
  demikian, manfaat pajak penghasilan yang diakui perseroan juga turun
  69,88% menjadi US$5,19 juta dari sebelumnya US$17,23 juta. Pada
  akhirnya, rugi periode berjalan berhasil ditekan menjadi US$49,83
  juta, membaik 37,48% dibandingkan rugi sebesar US$79,70 juta pada
  semester I-2025.Adapun total aset DOID hingga semester I tahun 2026
  tercatat US$ 1,41 miliar jika dibandingkan dengan aset pada akhir
  tahun 2025 yang sebesar US$ 1,52 miliar.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(ayh/ayh)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260803093747-17-755929/pendapatan-turun-kok-rugi-doid-susut-3748-ini-penjelasan-manajemen"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-03T07:30:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Laba Emiten Bakrie &amp; Salim Naik 87%, Piutang H. Isam Terbang 10x Lipat</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334391" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334391</id>
    <updated>2026-08-03T07:21:17Z</updated>
    <published>2026-08-03T07:21:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Emiten tambang &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dan mineral Grup
  Bakrie dan Salim PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) membukukan laba bersih
  yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai
  US$58,85 juta, melonjak 188,4% dibandingkan periode yang sama tahun
  lalu sebesar US$20,41 juta pada semester I-2026. Sementara laba bersih
  konsolidasian BUMI naik 87,4% menjadi US$72,27 juta dari
  US$38,55.Menilik laporan keuangannya, kenaikan laba ditopang oleh
  pertumbuhan pendapatan sebesar 27,9% menjadi US$866,75 juta dari
  US$677,93 juta pada semester I-2025. Pendapatan paling besar berasal
  dari penjualan &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt; sebesar US$762,39 juta, disusul oleh emas sebesar US$95,91
  juta. Beban pokok pendapatan juga meningkat menjadi US$720,84 juta
  dari setahun sebelumnya US$570,90 juta.Laba usaha pun meningkat
  menjadi US$83,13 juta dari US$55,30 juta, sementara kontribusi laba
  dari entitas asosiasi dan ventura bersama hampir tiga kali lipat
  menjadi US$43,85 juta.Di sisi neraca, piutang usaha BUMI kepada PT
  Jhonlin Group yang merupakan entitas bisnis milik Haji Isam melonjak
  drastis. Hingga akhir Juni 2026, piutang kepada pelanggan tersebut
  mencapai US$153,52 juta, melesat sekitar 10,9 kali dibandingkan posisi
  akhir 2025 yang sebesar US$14,06 juta.Meningkatnya piutang tersebut
  sejalan dengan besarnya kontribusi Jhonlin terhadap penjualan BUMI
  sepanjang enam bulan pertama tahun ini. Dalam catatan atas laporan
  keuangan, PT Jhonlin Group tercatat menjadi pelanggan terbesar kedua
  dengan nilai transaksi mencapai US$164 juta, melonjak tajam
  dibandingkan US$44,75 juta pada semester I-2025.Selain dari sisi
  penjualan, Grup Jhonlin juga menjadi salah satu pemasok utama BUMI.
  Tercatat, PT Jhonlin Baratama membukukan transaksi senilai US$125,44
  juta dari total beban pokok pendapatan BUMI selama semester
  I-2026.Meski demikian, di sisi liabilitas, kewajiban lain BUMI kepada
  PT Jhonlin Group justru menurun. Saldo utang lain-lain kepada Jhonlin
  turun menjadi US$24,68 juta per Juni 2026 dari US$34,38 juta pada
  akhir 2025. Dijelaskan bahwa saldo tersebut merupakan uang muka dari
  PT Jhonlin Group yang akan diselesaikan melalui pemotongan sejumlah
  tertentu untuk setiap metrik ton batubara yang terjual.Secara
  keseluruhan, total aset BUMI tumbuh menjadi US$4,59 miliar pada akhir
  Juni 2026 dari US$4,22 miliar pada akhir 2025. Kas dan setara kas juga
  meningkat menjadi US$179,69 juta dari US$118,59 juta, sementara saldo
  laba naik menjadi US$139,86 juta dari US$81,01 juta pada akhir tahun
  lalu.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(ayh/ayh)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260803083551-17-755914/laba-emiten-bakrie-salim-naik-87-piutang-h-isam-terbang-10x-lipat"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-03T07:21:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Asing Lepas Saham Komoditas, NSSS Pimpin Net Sell Pekan Lalu</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334358" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334358</id>
    <updated>2026-08-03T07:12:15Z</updated>
    <published>2026-08-03T07:12:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia — Di balik catatan beli bersih (net buy)
  investor asing sebesar Rp7,10 triliun sepanjang perdagangan 27-31 Juli
  2026, tekanan jual di pasar reguler ternyata masih membayangi sejumlah
  saham berkapitalisasi besar.Data foreign flow menunjukkan transaksi
  jumbo PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) senilai sekitar Rp9,33 triliun di
  pasar negosiasi menjadi faktor utama yang mengangkat total net buy
  asing selama sepekan. Tanpa transaksi tersebut, investor asing justru
  masih membukukan jual bersih (net sell) sekitar Rp2 triliun.Tekanan
  jual asing paling besar terjadi pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk
  (TPIA) yang mencatat net sell mencapai Rp413,1 miliar. Di posisi
  berikutnya terdapat PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) sebesar
  Rp237,6 miliar dan PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) Rp229,6
  miliar.Saham-saham berbasis komoditas juga masih menjadi sasaran aksi
  profit taking asing. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
  mencatat net sell Rp187,9 miliar, diikuti PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bumi resources&lt;/span&gt; Tbk (BUMI)
  Rp172,9 miliar.Sementara itu, saham perbankan juga belum sepenuhnya
  lepas dari tekanan. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menjadi bank dengan net
  sell asing terbesar sepanjang pekan, mencapai Rp114,7
  miliar.Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar
  sepanjang 27-31 Juli 2026:PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) -
  Rp428,2 miliarPT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) - Rp413,1 miliarPT
  Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) - Rp237,6 miliarPT Metropolitan
  Kentjana Tbk (MKPI) - Rp229,6 miliarPT Amman Mineral Internasional Tbk
  (AMMN) - Rp187,9 miliarPT &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;bumi
  resources&lt;/span&gt; Tbk (BUMI) - Rp172,9 miliarPT MNC Digital
  Entertainment Tbk (MSIN) - Rp163,4 miliarPT Dian Swastatika Sentosa
  Tbk (DEWA) - Rp143,4 miliarPT MD Pictures Tbk (FILM) - Rp143,1
  miliarPT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp114,7 miliarMeski
  demikian, IHSG tetap mampu ditutup menguat 0,64% ke level 6.236,126
  sepanjang pekan lalu. Kenaikan indeks ditopang oleh saham-saham
  seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Barito Pacific Tbk
  (BRPT), PT Siloam International Hospitals Tbk (SRAJ), PT Bank Mandiri
  Tbk (BMRI), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT DCI Indonesia
  Tbk (DCII). Sebaliknya, saham MPRO, BREN, MORA, UNTR, dan ENRG menjadi
  penekan utama indeks.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(mkh/mkh)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20260802213911-17-755842/asing-lepas-saham-komoditas-nsss-pimpin-net-sell-pekan-lal"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-03T07:12:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Harga Acuan Batu Bara RI Turun Jadi US$ 124,44 per Ton</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334325" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334325</id>
    <updated>2026-08-03T07:03:12Z</updated>
    <published>2026-08-03T07:03:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta -  &lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;Kementerian Energi dan Sumber Daya
  Mineral (ESDM) menetapkan Harga Batubara Acuan (HBA) untuk penjualan
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; periode
  pertama Agustus 2026. Untuk &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; kalori tinggi,
  HBA turun menjadi US$ 124,44 per ton.Ketetapan tersebut tertuang dalam
  Keputusan Menteri ESDM Nomor 312.K/MB.01/MEM.B/2026.&amp;quot;Menetapkan
  Harga Batubara Acuan yang selanjutnya disebut HBA untuk Periode
  Pertama Bulan Agustus Tahun 2026 dengan besaran tercantum dalam
  Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan
  Menteri ini,&amp;quot; tulis diktum kedua aturan tersebut.&lt;br /&gt;Dalam
  aturan itu, harga acuan penjualan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; Indonesia
  bervariasi berdasarkan nilai kalori yang dihasilkan, yang dihitung
  dalam satuan kcal/kg GAR (kilocalorie per kilogram Gross As Received).
  Terdapat empat kategori HBA yang diatur dalam keputusan
  tersebut.Pertama, HBA untuk &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dengan nilai
  kalori 6.322 kcal/kg GAR pada periode pertama Agustus 2026 ditetapkan
  sebesar US$ 124,44 per ton. Angka ini turun dari HBA periode kedua
  Juli 2026 yang sebesar US$ 131,85 per ton.Kedua, HBA untuk &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dengan nilai
  kalori 5.300 kcal/kg GAR pada periode pertama Agustus 2026 ditetapkan
  sebesar US$ 93,27 per ton. Harga ini naik US$ 3,37 per ton
  dibandingkan periode kedua Juli 2026 yang sebesar US$ 89,90 per
  ton.Ketiga, HBA untuk &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt; dengan kesetaraan nilai kalori 4.100 kcal/kg GAR (HBA II)
  pada periode pertama Agustus 2026 ditetapkan sebesar US$ 65,48 per
  ton. Angka ini juga naik dari periode kedua Juli 2026 yang sebesar US$
  63,25 per ton.Terakhir, HBA untuk &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dengan kesetaraan
  nilai kalori 3.400 kcal/kg GAR (HBA III) pada periode pertama Agustus
  2026 ditetapkan sebesar US$ 45,27 per ton. Angka ini naik tipis dari
  periode kedua Juli 2026 yang dipatok sebesar US$ 45,08 per ton.Selain
  itu, Kementerian ESDM juga menetapkan Harga Mineral Acuan (HMA) untuk
  periode pertama Agustus 2026. HMA nikel ditetapkan sebesar US$
  16.646,00 per dmt.Sementara itu, HMA kobalt ditetapkan sebesar US$
  55.875,67 per dmt, timbal US$ 1.839,20 per dmt, seng US$ 3.588,80 per
  dmt, aluminium US$ 3.159,03 per dmt, tembaga US$ 13.512,87 per dmt,
  emas sebagai mineral ikutan US$ 4.072,12 per dmt, perak sebagai
  mineral ikutan US$ 58,49 per dmt, mangan US$ 3,63 per dmt, bijih besi
  US$ 1,41 per dmt, bijih krom US$ 6,37 per dmt, serta konsentrat timah
  US$ 9,09 per dmt. &lt;br /&gt;(hrp/fdl)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://finance.detik.com/energi/d-8601936/harga-acuan-batu-bara-ri-turun-jadi-us-124-44-per-ton"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://finance.detik.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-03T07:03:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Demand Listrik Naik, Tegaskan Peran LNG untuk Ketahanan Kelistrikan</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334292" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334292</id>
    <updated>2026-08-03T01:06:12Z</updated>
    <published>2026-08-03T01:06:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Ketidakpastian geopolitik dunia menegaskan
  pentingnya ketahanan energi (energy security) selain energy
  sustainability dan affordability. LNG yang bersumber dari dalam negeri
  dan energi fosil paling bersih akan berperan penting untuk mendukung
  ketahanan energi dan energi transisi terutama untuk kelistrikan
  nasional.Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PT PLN
  (Persero) sekaligus Pelaksana Harian Direktur Utama PT PLN Energi
  Primer Indonesia (PLN EPI), Rakhmad Dewanto, mengatakan pertumbuhan
  kebutuhan gas didorong oleh meningkatnya konsumsi listrik akibat
  ekspansi sektor industri, elektrifikasi transportasi, berkembangnya
  kawasan ekonomi baru. Peningkatan kebutuhan juga disebabkan dengan
  meningkatnya kebutuhan pusat data (data center) yang dalam lima tahun
  mendatang diperkirakan membutuhkan tambahan listrik sekitar 15
  gigawatt.&amp;quot;Permintaan listrik Indonesia akan terus meningkat.
  Karena itu kita membutuhkan pasokan energi yang aman, andal, dan
  fleksibel. Dalam konteks tersebut, gas tidak hanya berperan sebagai
  energi transisi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga
  ketahanan sistem kelistrikan nasional,&amp;quot; ujar Rakhmad, dikutip
  Minggu (2/8/2026).Menurut Rakhmad, kebutuhan energi primer nasional
  diproyeksikan meningkat sekitar 2% per tahun, sedangkan permintaan
  listrik tumbuh lebih tinggi, yakni 4,6-5,4% per tahun. Kondisi
  tersebut menuntut ketersediaan pasokan gas dan LNG yang semakin andal
  untuk menjaga fleksibilitas sistem tenaga listrik di tengah sekaligus
  mendukung peningkatan pemanfaatan energi baru terbarukan.Dalam RUPTL
  2025-2034, produksi listrik nasional diproyeksikan meningkat dari
  304,4 TWh menjadi 584,3 TWh. Pada saat yang sama, porsi pembangkit
  berbasis batu bara menurun menjadi sekitar 47%, sementara kontribusi
  energi baru terbarukan meningkat hingga 33 persen. Dalam kondisi
  tersebut, LNG tetap menjadi energi penyeimbang (balancing fuel) yang
  mampu menjaga keandalan sistem ketika pembangkit berbasis surya maupun
  angin mengalami fluktuasi.PT PLN (Persero) memproyeksikan kebutuhan
  gas untuk pembangkit listrik nasional akan tumbuh rata-rata sekitar
  4,5% per tahun, dari 1.748 Billion British Thermal Unit per Day
  (BBTUD) pada 2026 menjadi hampir 2.490 BBTUD pada 2034. Seiring
  pertumbuhan tersebut, porsi Liquefied Natural Gas (LNG) dalam pasokan
  gas PLN diperkirakan meningkat dari 57% menjadi 67%, mempertegas peran
  LNG sebagai tulang punggung keandalan sistem kelistrikan sekaligus
  penopang transisi energi nasional.Untuk mengantisipasi peningkatan
  kebutuhan tersebut, PLN EPI memperkuat pengamanan pasokan melalui
  kontrak gas dan LNG jangka panjang bersama West Natuna Exploration
  Limited (WNEL), Mubadala Energy, INPEX, dan South Hub. Kerja sama
  tersebut mencakup pasokan gas hingga 300 BBTUD dan kontrak LNG lebih
  dari 49 juta ton, sehingga memberikan kepastian pasokan energi primer
  bagi sistem kelistrikan nasional dalam jangka panjang.Selain
  mengamankan pasokan, PLN juga mempercepat pembangunan infrastruktur
  LNG nasional melalui pengembangan FSRU di Jawa Barat, Jawa Timur,
  Bali, dan Cilegon, pembangunan klaster &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;gasifikasi&lt;/span&gt; di Indonesia
  Timur, serta peningkatan kapasitas penyimpanan LNG nasional menjadi
  sekitar 1,2 juta meter kubik dengan kapasitas re&lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;gasifikasi&lt;/span&gt; mencapai 3.850
  MMSCFD. Infrastruktur tersebut dirancang untuk meningkatkan
  fleksibilitas distribusi LNG sekaligus memperkuat ketahanan rantai
  pasok energi di tengah dinamika geopolitik global.&amp;quot;Kita tetap
  mendorong peningkatan energi baru dan terbarukan. Namun sistem
  kelistrikan juga harus tetap andal. Di sinilah gas memiliki peran
  strategis untuk menjaga keseimbangan antara keamanan energi,
  keterjangkauan harga, dan keberlanjutan,&amp;quot; kata Rakhmad.Melalui
  penguatan kontrak pasokan jangka panjang, percepatan pembangunan
  infrastruktur LNG, dan diversifikasi rantai pasok energi primer, PLN
  terus membangun sistem energi yang semakin tangguh, fleksibel, dan
  berkelanjutan. Langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga
  ketahanan energi nasional, mempercepat integrasi energi baru
  terbarukan, serta mendukung implementasi prinsip ESG dan pencapaian
  target Net Zero Emissions Indonesia.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(rah/rah)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20260802210201-4-755838/demand-listrik-naik-tegaskan-peran-lng-untuk-ketahanan-kelistrikan"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-03T01:06:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>BUMA Internasional (DOID) Cetak Pendapatan Rp12,40 Triliun pada Semester I/2026</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334268" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/sv/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5334268</id>
    <updated>2026-08-03T01:00:09Z</updated>
    <published>2026-08-03T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Bisnis.com, JAKARTA — PT BUMA Internasional Grup Tbk. (DOID)
  membukukan pendapatan konsolidasian sebesar US$693 juta atau setara
  Rp12,40 triliun (kurs JISDOR per 30 Juni 2026 Rp17.899 per dolar AS)
  pada semester I/2026.&lt;br /&gt;Berdasarkan laporan keuangan akhir Juni
  2026, capaian tersebut mengalami koreksi sebesar 5% (year on
  year/YoY). Penurunan dipicu berakhirnya sejumlah kontrak operasional
  tambang, seperti di situs Binungan (Berau &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;coal&lt;/span&gt;), IBP (Resource Alam
  Indonesia), dan Burton (Bowen Coking &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;coal&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;Meski top line
  terkoreksi, perseroan mampu membukukan pertumbuhan EBITDA sebesar 8%
  (YoY) dari US$64 juta menjadi US$69 juta. Hal ini mencerminkan
  keberhasilan efisiensi operasional dan perbaikan margin
  bisnis.&lt;br /&gt;Sementara itu, rugi bersih perseroan juga mengalami
  penyusutan 37% menjadi US$50 juta atau dari posisi US$80 juta pada
  periode yang sama tahun lalu.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Selain pemulihan EBITDA,
  kemampuan perseroan dalam memangkas   rugi bersih tersebut juga
  ditopang oleh sejumlah faktor   non-operasional. &lt;br /&gt;Di antaranya,
  keuntungan US$12 juta dari   penjualan aset lahan milik Atlantic
  Carbon Group, Inc. (ACG),   penurunan beban depresiasi dan amortisasi
  senilai US$19,3 juta, serta   kenaikan keuntungan selisih kurs bersih
  sebesar US$11   juta.&lt;br /&gt;Direktur BUMA International Group Iwan Fuad
  Salim   menyampaikan bahwa perbaikan bottom line perseroan tecermin
  dari   efisiensi yang telah dijalankan secara berkesinambungan sejak
  tahun   lalu.&lt;br /&gt;“Peningkatan EBITDA, perbaikan margin, dan
  penguatan arus   kas bebas menunjukkan bahwa berbagai langkah yang
  telah kami jalankan   selama setahun terakhir di seluruh area
  operasional, optimalisasi   tenaga kerja, dan pemeliharaan, telah
  memberikan hasil,” ujar Iwan,   dikutip pada Minggu
  (2/8/2026).&lt;br /&gt;Dari sisi operasional, perseroan   mencatatkan
  penurunan volume pengupasan lapisan tanah penutup sebesar   11% (YoY)
  menjadi 186 juta BCM, serta produksi batu bara yang turun   16% (YoY)
  menjadi 32 juta ton sepanjang semester I/2026.&lt;br /&gt;Kendati
  demikian, langkah efisiensi berhasil menekan biaya tenaga kerja per
  BCM sebesar 7% (YoY). Konsumsi bahan bakar per BCM juga turun 7% (YoY)
  seiring perbaikan kualitas jalan angkut dan keandalan armada
  tambang.&lt;br /&gt;Keberhasilan menekan rugi bersih turut memperkuat posisi
  arus kas perseroan. DOID membukukan arus kas bebas positif sebesar
  US$39 juta pada semester I/2026, melonjak dari posisi US$5 juta pada
  periode yang sama tahun lalu.&lt;br /&gt;Peningkatan arus kas ditopang oleh
  pemangkasan belanja modal atau capex hingga 67% (YoY) menjadi US$37
  juta dari sebelumnya US$111 juta.&lt;br /&gt;Iwan menyatakan bahwa perseroan
  akan terus mempertahankan efisiensi biaya dan disiplin alokasi modal
  untuk menjaga stabilitas kinerja hingga akhir tahun.&lt;br /&gt;“Memasuki
  semester kedua, prioritas kami melanjutkan momentum operasional ini,
  menjaga disiplin biaya dan modal, serta mengelola eksposur harga bahan
  bakar seiring upaya kami memperkuat perolehan arus kas,”
  pungkasnya.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan
  mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya
  ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas
  kerugian atau keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://market.bisnis.com/read/20260802/192/1992931/buma-internasional-doid-cetak-pendapatan-rp1240-triliun-pada-semester-i2026"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.bisnis.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-08-03T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>
