IHSG Diprediksi Uji 6.700, Cermati Saham TOWR, PTBA, hingga ANTM

Admin Ugems
A Minute Read - Thu Sep 10 07:00:00 GMT 2026

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (10/9/2026) diprediksi menguji level 6.700. Sejumlah saham seperti TOWR, ptba, hingga ANTM direkomendasikan analis pada perdagangan hari ini.
Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda memproyeksikan IHSG mengalami konsolidasi pada level 6.600—6.720. Menurutnya, selama masih bertahan di level 6.600, peluang IHSG menguji 6.700 masih terbuka.
Perkembangan perang Iran—AS dinilai masih menjadi sentimen utama pasar pada perdagangan hari ini. Begitu juga dengan pergerakkan harga komoditas seperti minyak dan batu bara. Investor juga disebut akan mencermati data Retail Sales Indonesia Juli yang diperkirakan turun 3,3% YoY, serta data US PPI dan CPI pekan ini yang akan menjadi perhatian terkait ekspektasi arah suku bunga The Fed.
”Kami memproyeksikan IHSG masih cenderung konsolidasi di kisaran 6.600–6.720. Support terdekat berada di 6.600, sementara resistance di 6.700. Selama 6.600 masih bertahan, peluang IHSG untuk kembali menguji 6.700 masih terbuka,” katanya dalam riset hariannya, Kamis (10/9/2026).

Pada perdagangan hari ini, saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) direkomendasikan analis pada area beli Rp475—Rp485, target harga Rp490—Rp510, dan stop loss pada area kurang dari Rp460 per saham.
Analis juga merekomendasikan saham PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (ptba) pada area beli Rp3.050—Rp3.100 per saham, dengan target harga Rp3.180—Rp3.240, dan stop loss pada area kurang dari Rp3.000.
Menurutnya, ptba telah berhasil break dari level Rp3.020 dengan volume yang meningkat. MACD saham ini juga dinilai masuk dalam fase bullish dan menguat, yang mendukung penguatan menuju target harga.
Terakhir, analis merekomendasikan saham PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) pada level beli di atas Rp3.200, dengan target harga Rp3.250—Rp3.310 per saham, dan stop loss pada area kurang dari Rp3.100.
”ANTM masih menguji resistance Rp3.200. Buy on break jika mampu breakout Rp3.200 dengan volume meningkat, dengan target Rp3.249–Rp3.312. MACD masih positif, namun histogram tipis negatif sehingga perlu dikonfirmasi oleh volume,” tegasnya.
______
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.



Source https://www.bisnis.com

Page Comments