Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada penutupan perdagangan sesi I Senin (2/3/2026). Meski demikian, sejumlah saham tercatat masih diborong investor asing di tengah pelemahan pasar.
IHSG ditutup turun 131,77 poin atau 1,6% ke level 8.103,72 pada perdagangan tengah hari. Sebanyak 113 saham menguat, 682 saham melemah, dan 163 saham tidak bergerak.
Nilai transaksi tercatat mencapai Rp16,57 triliun dengan melibatkan 31,54 miliar saham dalam 2,16 juta kali transaksi. Sementara itu kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia turun menjadi Rp14.520 triliun.
Sepanjang sesi I perdagangan, investor asing tercatat melakukan pembelian bersih (net buy) sebesar Rp32,1 miliar di seluruh pasar. Rinciannya terdiri dari aksi jual asing (foreign sell) sebesar Rp4,2 triliun dan pembelian asing (foreign buy) senilai Rp4,2 triliun.
adaro Andalan Indoensia (AADI) menjadi saham dengan net buy asing terbesar, yakni Rp 168,2 miliar. Lalu diikuti oleh Nusantara Sawit Sejahtera (NSSS) RP 99,7 miliar dan Petrosea (PTRO) Rp 90,7 miliar.
Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign buy terbesar pada perdagangan sesi I hari ini:
PT adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) - Rp168,2 miliar
PT. Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) - Rp99,7 miliar
PT Petrosea Tbk (PTRO) - Rp90,7 miliar
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) - Rp88,1 miliar
PT adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) - Rp71,7 miliar
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) - Rp42,2 miliar
PT Indika Energy Tbk (INDY - Rp37,6 miliar
PT Surya Esa Perkasa Tbk (ESSA) - Rp33,8 miliar
PT Astra International Tbk (ASII) - Rp33,0 miliar
PT Bumi Resources Tbk (BUMI) - Rp30,4 miliar
Sementara itu, Medco Energi (MEDC) justru menjadi saham dengan net sell terbesar, yakni Rp 270,6 miliar. Lalu diikuti oleh Bank Mandiri (BMRI) Rp 62,9 miliar dan Elnusa (ELSA) Rp 61,1 miliar.
Berikut 10 saham dengan net sell asing terbesar pada sesi 1:
PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) - Rp270,6 miliar
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp62,9 miliar
PT Elnusa Tbk (ELSA) - Rp61,1 miliar
PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) - Rp50,4 miliar
PT Vale Indonesia Tbk (INCO) - Rp48,7 miliar
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) - Rp45,1 miliar
PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) - Rp32,0 miliar
PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) - Rp31,6 miliar
PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) - Rp30,3 miliar
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) - Rp27,3 miliar
Adapun penyebab anjloknya IHSG hari ini adalah imbas dari konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang makin meningkat menyusul kabar tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei.
Situasi ini memicu kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan energi global serta meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.
(mkh/mkh)
Source https://www.cnbcindonesia.com