Indeks Bisnis-27 Ditutup Loyo, Saham ANTM, ADRO, hingga AKRA Masih Ngegas

Admin Ugems
A Minute Read - Fri Jun 05 01:00:00 GMT 2026

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Kamis (4/6/2026). Meskipun begitu, sejumlah saham seperti ANTM, adro, hingga AKRA masih melaju hingga penutupan perdagangan.
Melansir data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama BEI dengan Harian Bisnis Indonesia ditutup melemah 1,67% ke posisi 402,23. Dari 27 konstituen, sebanyak 9 saham menguat, 17 melemah, dan 1 saham stagnan.
Penguatan harga saham dipimpin oleh PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) yang naik 5,75% ke Rp2.760, PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (adro) naik 4,13% ke Rp2.270, PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA) naik 2,07% ke Rp1.230, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) naik 1,75% ke Rp2.900.

Penguatan juga dialami oleh saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) yang naik 1,62% ke Rp4.390, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) naik 1,53% ke Rp6.625, PT Bukit Asam (Persero) Tbk. (PTBA) naik 1,53% ke Rp2.660, PT bumi resources Tbk. (BUMI) naik 1,35% ke Rp150, dan PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) naik 0,33% ke Rp1.500.
Sebaliknya, pelemahan harga saham dialami oleh PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. (CPIN) yang turun 11,40% ke Rp3.420, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) turun 5,29% ke Rp2.150, PT Astra International Tbk. (ASII) turun 4,34% ke Rp4.630, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) turun 4,20% ke Rp3.420.
Penurunan juga terjadi pada PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) turun 3,37% ke Rp1.720, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) turun 3,10% ke Rp2.810, PT bumi resources Minerals Tbk. (BRMS) turun 2,80% ke Rp520, dan PT Darma Henwa Tbk. (DEWA) turun 2,72% ke Rp286.
Sejumlah analis memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini risiko melemah dan memberi rekomendasi saham unggulan pada perdagangan, Kamis (4/6/2026).
Tim riset MNC Sekuritas memperkirakan IHSG hari ini masih berada bagian dari wave [v] dari wave A dari wave (2) pada label hitam.
"Cermati area koreksi berikutnya di 5.755-5.814, untuk area penguatan terdekat berada di 5.958-5.984," seperti dikutip dalam riset MNC Sekuritas, Kamis (4/6/2026).
Analis memperkirakan level support IHSG ada di area 5.899 dan 5.755, serta di level resistance 6.111 dan 6.286.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.



Source https://www.bisnis.com

Page Comments