Indo Tambangraya (ITMG) Buka-Bukaan Alasan Laba Bersih Ambles 48,96% pada 2025

Admin Ugems
A Minute Read - Thu Feb 26 07:00:00 GMT 2026

Bisnis.com, JAKARTA – PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) membukukan kinerja yang lesu sepanjang 2025 sejalan dengan melemahnya harga batu bara global.
Manajemen ITMG dalam keterangan resminya, menerangkan bahwa kinerja lesu yang dialami perseroan disebabkan oleh penurunan harga jual rata-rata / average selling price (ASP). ITMG mencatat, harga jual rata-rata sepanjang 2025 mengalami penurunan dari US$96 per ton pada 2024, menjadi US$76 per ton pada tahun lalu. Artinya, terdapat penurunan sekitar 20,83% YoY.
Alhasil, kendati mampu mencatatkan peningkatan produksi batu bara sebesar 5% YoY dan peningkatan volume penjualan hingga 3% YoY, ITMG tidak kuasa menahan koreksi pada top line dan bottom line perseroan.
”Pendapatan yang lebih rendah tersebut terutama disebabkan oleh penurunan ASP sebesar 20% sejalan dengan penurunan harga acuan batu bara, meskipun perusahaan mencatatkan volume penjualan batu bara yang lebih tinggi,” kata manajemen dalam keterangan resminya, Kamis (26/2/2026).

Berdasarkan laporan keuangan 2025 yang diaudit, ITMG meraih pendapatan bersih US$1,88 miliar atau turun 18,35% year-on-year (YoY) dari US$2,3 miliar pada 2024.

Berdasarkan area penjualan, ITMG membukukan pendapatan terbesar dari Tiongkok dan Jepang. Sementara di dalam negeri, penjualan ITMG hanya tercatat senilai US$339 juta, terkoreksi 25% YoY.
ITMG juga membukukan beban pokok pendapatan yang menurun dari US$1,6 miliar pada 2024, menjadi US$1,39 miliar pada 2025. Menurunnya beban pokok pendapatan terutama disebabkan oleh penurunan biaya penambangan, penyusutan aset tetap, hingga bahan bakar dan minyak.
ITMG juga membukukan beban umum dan administrasi US$44,9 juta dan beban keuangan US$11,13 juta. Sementara itu, ITMG mencatatkan beban pajak penghasilan senilai US$92,54 juta pada tahun lalu, turun 22% YoY. Begitu juga royalti yang menurun 15% YoY menjadi US$220 juta pada 2025.
Meskipun begitu, setelah dikurangi berbagai beban dan pajak, laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk atau laba bersih ITMG mengalami penurunan sebesar 48,96% YoY menjadi US$190,94 juta, dari US$374,12 juta pada 2024.
Di sisi aset, ITMG menggenggam US$2,4 miliar per 31 Desember 2025. Jumlah liabilitasnya tercatat sebesar US$497,73 juta dan jumlah ekuitasnya US$1,9 miliar.



Source https://www.bisnis.com

Page Comments