Lantik 19 Pejabat Baru ESDM, Bahlil Ingatkan Jangan Obral Izin Tambang

Admin Ugems
A Minute Read - Thu May 07 01:00:00 GMT 2026

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melantik 19 Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan kementerian esdm pada Rabu (6/5/2026). Dalam sambutannya, Bahlil menekankan perihal peningkatan peran negara dalam pemanfaatan sumber daya alam agar meningkatkan penerimaan negara.
Pihaknya pun saat ini dituntut untuk meningkatkan peran negara dalam pemanfaatan sumber daya alam, sesuai dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. Pada pelantikannya di Kantor kementerian esdm, Jakarta, dia menginstruksikan para jajarannya agar tidak hanya terpaku pada urusan administratif perizinan. Melainkan, harus mampu mengeksekusi program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

"Di Kementerian kita ini sebenarnya tidak hanya kita berbicara tentang menerbitkan izin, tapi juga kita harus mampu menerjemahkan kebijakan-kebijakan yang bisa diimplementasikan sesuai dengan apa yang diarahkan dan apa yang menjadi program Bapak presiden," ujarnya saat memberikan arahan, di Kantor kementerian esdm, Jakarta, Rabu (6/5/2026).
Pemerintah saat ini tengah menyusun regulasi baru terkait pengelolaan Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang lebih memprioritaskan kepentingan nasional. Bahlil menegaskan bahwa ke depan tidak boleh lagi ada praktik "obral" izin pertambangan yang tidak memberikan manfaat maksimal bagi keuangan negara.
"Ke depan untuk pengelolaan IUP yang akan ke depan, itu akan kepentingan negara yang lebih besar. Sudah saya dapat arahan dari Bapak Presiden dan sekarang aturannya lagi dibuat. Jadi tidak boleh lagi kita obral, semuanya harus betul-betul bermanfaat dan hasilnya dioptimalkan untuk lebih besar kepada negara," tambahnya.
Meski mendorong kontribusi lebih besar ke negara, pemerintah memastikan tetap menjaga iklim investasi dengan mengayomi para pelaku usaha di sektor energi. Sinergi antara pemerintah dan badan usaha dipandang tetap krusial guna mengejar target peningkatan produksi minyak dan gas bumi nasional.

"Tetapi kita harus juga mengayomi pengusaha," tandasnya.
Adapun data pejabat yang dilantik adalah sebagai berikut:

Dr. Erick Hutrindo, S.T., M.T. menjadi Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Energi dan Sumber Daya Mineral.
Rakhmawati, S.T. menjadi Kepala Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara.
Joko Hadi Wibowo, S.T., M.T. menjadi Direktur Teknik dan Lingkungan Minyak dan Gas Bumi.
Totoh Abdul Fatah, S.Si., M.A.P. menjadi Sekretaris Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara.
Dr. Asep Kurnia Permana, S.T., M.Sc. menjadi Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara.
Dr. Ir. Hendra Iswahyudi, M.Si. menjadi Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara.
Dr. Priatin Hadi Wijaya, S.T., M.T. menjadi Direktur Panas Bumi.
Noor Arifin Muhammad, S.T., M.SIE. menjadi Direktur Bioenergi.
Gigih Udi Atmo, S.T., M.EPM., Ph.D. menjadi Direktur Konservasi Energi.
Tony Susandy, S.T., M.B.A. menjadi Direktur Energi Terbarukan.
Ryllo Ashuri Panay, AP., M.M. menjadi Direktur Penanganan Aset Barang Bukti.
Ir. Yunus Saefulhak, M.M., M.T. menjadi Inspektur II.
Dr. Siti Sumilah Rita Susilawati, S.T., M.Sc. menjadi Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).
Surya Herjuna, S.Hut., M.Si. menjadi Kepala Balai Besar Survei dan Pemetaan Geologi Kelautan.
Ir. Edi Wibowo, M.T. menjadi Kepala Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi.
Bayu Nugroho, S.T., M.B.A. menjadi Kepala Pusat Pengembangan SDM Geologi, Mineral, dan Batubara.
Sumartono, S.H., S.E., M.T., M.H. menjadi Kepala Biro Fasilitasi Kebijakan Energi dan Persidangan.
Chrisnawan Anditya, S.T., M.T. menjadi Direktur Bahan Bakar Minyak.
Ir. Surya Widyantoro, S.T., M.T. menjadi Deputi Eksploitasi SKK Migas.


(wur)



Source https://www.cnbcindonesia.com

Page Comments