<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
  <title>Ugems Portal</title>
  <link rel="self" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17" />
  <subtitle>Ugems Portal</subtitle>
  <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17</id>
  <updated>2026-10-23T02:32:04Z</updated>
  <dc:date>2026-10-23T02:32:04Z</dc:date>
  <entry>
    <title>154 Juta Ton Batu Bara Dialokasikan untuk Pembangkit Listrik PLN</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352961" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352961</id>
    <updated>2026-10-17T01:00:25Z</updated>
    <published>2026-10-17T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) mengalokasikan 154 juta ton &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; untuk memenuhi
  kebutuhan energi untuk pembangkit listrik PT PLN (Persero) pada
  2026.&lt;br /&gt;Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM
  Tri Winarno menegaskan bahwa alokasi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; untuk memenuhi
  kepentingan domestik atau Domestic Market Obligation (DMO), khususnya
  untuk pembangkit listrik PLN, dipastikan aman untuk menjamin
  kelancaran pasokan energi primer nasional hingga akhir tahun
  ini.&lt;br /&gt;&amp;quot;DMO kalau untuk angkanya kan sekitar untuk kebutuhan
  2026 ini kan sekitar 150 (juta ton). Ini kan PLN kan khususnya? PLN
  itu sekitar 154 juta ton. Nah insya Allah ini done lah,&amp;quot; ungkap
  Tri saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat
  (16/10/2026).&lt;br /&gt;Selain untuk kebutuhan PLN, Kementerian ESDM juga
  memastikan pasokan DMO &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt; bagi industri semen dalam negeri berada dalam kondisi aman
  dan telah terselesaikan. Alokasi DMO &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; untuk sektor
  industri semen tersebut disiapkan sekitar 5 juta ton.&lt;br /&gt;&amp;quot;Semen
  kita carikan, sudah sudah solved,&amp;quot; tambahnya.&lt;br /&gt;Kebijakan
  alokasi DMO tersebut berjalan seiring dengan penetapan target total
  produksi &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;
  nasional dalam revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026
  yang disetujui sebesar 700-an juta ton.&lt;br /&gt;Sementara itu, untuk
  komoditas bijih nikel, target produksi dalam revisi RKAB tahun ini
  dipatok sebesar 290-an juta ton.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(wia)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20261016180257-4-777008/154-juta-ton-batu-bara-dialokasikan-untuk-pembangkit-listrik-pln"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-10-17T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>ESDM Investigasi Pemadaman Listrik di Batam-Bintan, Apa Hasilnya?</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352932" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352932</id>
    <updated>2026-10-17T01:00:23Z</updated>
    <published>2026-10-17T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) tengah melakukan investigasi penyebab gangguan sistem
  kelistrikan yang memicu pemadaman listrik di wilayah Batam dan Bintan
  beberapa waktu lalu.&lt;br /&gt;Namun demikian, pemerintah memastikan bahwa
  kondisi jaringan hingga pasokan listrik di Batam dan Bintan sudah
  kembali pulih 100% per Kamis (16/10/2026).&lt;br /&gt;Plt. Direktur Jenderal
  Ketenagalistrikan &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt; Tri Winarno menegaskan bahwa seluruh sistem kelistrikan di
  wilayah Batam dan Bintan telah menyala penuh. Meski begitu, Tri
  mengatakan investigasi penyebab gangguan kelistrikan masih dalam
  penyelidikan.&lt;br /&gt;&amp;quot;OTW, masih OTW hasil investigasi. Tapi yang
  penting secepat mungkin masyarakat bisa menikmati listrik kembali,
  itulah yang penting. Sambil kita melakukan investigasi,&amp;quot; ungkap
  Tri saat ditemui di Kantor &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, Jakarta,
  Jumat (16/10/2026).&lt;br /&gt;Pihaknya memastikan pemulihan total 100%
  untuk jaringan listrik di Batam dan Bintan diselesaikan
  kemarin.&lt;br /&gt;&amp;quot;Clear sudah nyala semua 100%. Udah. Batam, Bintan,
  clear,&amp;quot; tegasnya.&lt;br /&gt;Dia juga menyebut, adanya gangguan pasokan
  listrik di Batam ini dipastikan tidak memiliki hubungan dengan agenda
  pergantian Direktur Utamai PT PLN (Persero) beberapa hari
  lalu.&lt;br /&gt;&amp;quot;Enggak ada hubungannya,&amp;quot; jawab Tri saat ditanya
  hubungan kondisi listrik di Batam dengan pergantian Dirut
  PLN.&lt;br /&gt;Sebelumnya, Bahlil sempat membeberkan pemadaman listrik di
  wilayah Bintan-Batam dipicu oleh kendala teknis pada jaringan
  listrik.&lt;br /&gt;Ia menjelaskan bahwa PLN telah melaporkan adanya
  gangguan jaringan yang diakibatkan oleh sambaran petir hingga gangguan
  dari hewan liar.&lt;br /&gt;&amp;quot;Iya, ada beberapa persoalan teknis di
  wilayah Batam. Ada beberapa jaringan yang mengalami gangguan karena
  tersambar petir dan, menurut mereka, ada kesalahan teknis,&amp;quot; ujar
  Bahlil.&lt;br /&gt;&amp;quot;Penyebab teknisnya ada tiga, salah satu di
  antaranya karena ada hewan seperti kelelawar yang mengenai
  jaringan,&amp;quot; tambahnya.&lt;br /&gt;Mengenai kemungkinan pemberian
  kompensasi kepada warga yang terdampak, Bahlil mengaku belum dapat
  memberikan kepastian. Ia menyebut persoalan tersebut masih harus
  dibahas bersama manajemen PT PLN (Persero).&lt;br /&gt;&amp;quot;Saya akan
  bicarakan terlebih dahulu dengan pihak PLN, karena PLN yang paling
  memahami teknis implementasinya di lapangan,&amp;quot; kata Bahlil.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;PLN Angkat Suara&lt;br /&gt;Sebelumnya, Suroso Isnandar yang saat itu
  menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan
  PT PLN (Persero) sebelum diangkat menjadi Direktur Utama PLN, mengaku
  masih menelusuri penyebab pasti pemadaman total di wilayah
  tersebut.&lt;br /&gt;&amp;quot;Sedang kami telusuri secara saksama. Kami tidak
  menutup kemungkinan atas berbagai penyebab dan akan melihat bagian
  mana yang harus kita tingkatkan,&amp;quot; tuturnya di Istana, Rabu
  (14/10/2026).&lt;br /&gt;Meski demikian, secara umum gangguan pada salah
  satu transformator menjadi pemicu utama pemadaman total di Batam. Oleh
  karena itu, PLN akan meninjau ulang seluruh pemeliharaan fasilitas
  guna menunjang lonjakan permintaan listrik, termasuk di
  Batam.&lt;br /&gt;Lebih lanjut, Suroso menyampaikan bahwa pasokan listrik di
  Batam kini telah pulih 100%. Sementara itu, pemulihan di wilayah
  Bintan dan sekitarnya masih berlangsung secara bertahap dan
  ditargetkan segera pulih sepenuhnya.&lt;br /&gt;Terkait ganti rugi atau
  kompensasi bagi warga terdampak, pihak PLN masih melakukan
  pengkajian.&lt;br /&gt;&amp;quot;Sesuai dengan peraturan yang berlaku, jika
  durasi pemadaman melebihi batas jam tertentu, ada mekanisme
  kompensasinya. Namun saat ini, prioritas utama kami adalah memulihkan
  pelayanan kepada masyarakat,&amp;quot; kata Suroso.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kami akan
  meninjau hal tersebut setelah pemulihan selesai. Saat ini fokus kami
  masih pada penanganan dampak pemadaman yang terjadi sejak
  kemarin,&amp;quot; pungkasnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(wia)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20261016172639-4-776994/esdm-investigasi-pemadaman-listrik-di-batam-bintan-apa-hasilnya"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-10-17T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Tiba-Tiba Bahlil Rapat dengan Kapolri, Bahas Antrean BBM? Ini Katanya</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352903" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352903</id>
    <updated>2026-10-17T01:00:21Z</updated>
    <published>2026-10-17T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan
  Transisi Energi Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa ia telah
  melakukan rapat dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM
  sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Kepala Badan Intelijen Negara
  (BIN) Muhammad Herindra, Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco, Kepala
  Kepolisian RI Suyudi Ario Seto, Wamensesneg Bambang Eko Shariyanto,
  serta COO Danantara Dony Oskaria.&lt;br /&gt;Salah satu yang dibahas adalah
  terkait kondisi antrean pembeli BBM di sejumlah wilayah. Rapat
  tersebut berlangsung hari ini Jumat (16/10/2026) di Kantor &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Bahlil mengatakan bahwa rapat tersebut membahas
  penindakan hukum terhadap oknum penimbun BBM subsidi yang memicu
  antrean panjang di sejumlah daerah. Rapat koordinasi tersebut juga
  melibatkan pimpinan DPR, Kementerian Investasi, BP BUMN, Badan
  Intelejen Negara (BIN), dan PT Pertamina (Persero) untuk memperkuat
  ketahanan energi nasional.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Bahlil
  mengungkapkan bahwa stok BBM nasional sebenarnya berada   dalam posisi
  aman di kisaran 16 hingga 18 hari. Ia menjelaskan bahwa   antrean
  panjang di beberapa daerah bukan dipicu oleh kelangkaan stok   dari
  kilang, melainkan akibat ulah oknum yang memodifikasi tangki
  kendaraan untuk menampung solar subsidi dan dijual kembali dengan
  harga industri.&lt;br /&gt;&amp;quot;Yang ngantri mobil Pajero atau ngantri
  mobil yang diisi tangkinya banyak, ngambil minyak subsidi baru dijual.
  Ya saya minta tolong sama Pak Kapolri, 'Pak, kalau begini ditindak
  aja, Pak, diproses hukum. Masa minyak BBM solar subsidi ditampung
  kemudian dijual lagi dengan harga industri?' Itu kan subsidinya kan
  ditanggung oleh negara. Itu kira-kira,&amp;quot; jelas Bahlil dalam
  Konferensi Pers di Kantor &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, Jakarta,
  Jumat (16/10/2026).&lt;br /&gt;Pemerintah mencatat praktik penyalahgunaan
  tersebut ditemukan di beberapa wilayah seperti Makassar, di mana
  kendaraan bertangki rakitan mampu menampung 700 liter hingga 1.000
  liter solar subsidi.&lt;br /&gt;Selain masalah penimbunan, Pertamina
  mencatat penurunan ketahanan stok BBM jenis RON 90 dari 20 hari
  menjadi 16 hingga 18 hari akibat pergeseran konsumsi masyarakat dari
  RON 92 dan RON 95. Sementara pasokan Solar, RON 92, RON 95, dan RON 98
  dipastikan tidak mengalami kendala.&lt;br /&gt;&amp;quot;Di kilang itu kan ada,
  kalau kita kan RON 90, yang bermasalah, bukan yang bermasalah ya, yang
  kurang dari 20 hari itu hanya RON 90. Tapi kalau Solar, RON 92, RON
  95, RON 98 itu no issue, enggak ada masalah, Mbak. Yang terjadi
  pergeseran dari 16 ke 18 hari itu adalah RON 90. Kenapa itu terjadi?
  Karena terjadinya shifting, yang tadinya orang pakai 92 dan 95, itu
  shifting ke 90 karena harganya kan cukup, berbedanya cukup ekonomis
  itu. Itu sebenarnya masalahnya,&amp;quot; paparnya.&lt;br /&gt;Untuk mengatasi
  kendala distribusi dari Jawa Timur menuju Bali dan Sulawesi Utara,
  dirinya meminta Pertamina untuk menambah jumlah kapal pengangkut agar
  pengiriman BBM dapat dipercepat. Langkah penambahan armada kapal ini
  diambil untuk memastikan distribusi lancar dan ketahanan stok BBM
  nasional kembali mencapai target standar 20 hari dalam kurun waktu
  satu minggu.&lt;br /&gt;&amp;quot;Stoknya enggak ada masalah, dari kilangnya
  enggak ada masalah. Yang bermasalah itu adalah jalur distribusinya,
  makanya kita nambah kapal,&amp;quot; tutur Bahlil.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20261016150131-4-776927/tiba-tiba-bahlil-rapat-dengan-kapolri-bahas-antrean-bbm-ini-katanya"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-10-17T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>ESDM Setujui Revisi RKAB 2026 Produksi Batu Bara-Nikel, Ini Jumlahnya</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352874" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352874</id>
    <updated>2026-10-17T01:00:19Z</updated>
    <published>2026-10-17T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM) telah menyetujui revisi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB)
  2026 untuk target produksi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dan
  nikel.&lt;br /&gt;Direktur Jenderal Mineral dan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; Kementerian ESDM
  Tri Winarno mengatakan, untuk target produksi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; pada revisi RKAB
  2026 disetujui mencapai 700 juta ton dan produksi nikel sebesar 290-an
  juta ton.&lt;br /&gt;&amp;quot;Mudah-mudahan nggak ada hambatan untuk produksi
  dan lain sebagainya,&amp;quot; ungkap Tri saat ditemui di Kementerian
  ESDM, Jakarta, Jumat (16/10/2026).&lt;br /&gt;Adapun, kewajiban alokasi
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; untuk
  kepentingan domestik atau Domestic Market Obligation (DMO) khususnya
  untuk pembangkit listrik PT PLN (Persero) pada 2026 ini menurutnya
  telah dialokasikan sebesar 154 juta ton.&lt;br /&gt;Sebelumnya, pemerintah
  berulang kali menyebutkan bahwa produksi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dalam RKAB 2026
  akan dipangkas untuk menjaga harga pasar &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dunia tidak terus
  menurun.&lt;br /&gt;Mulanya, target produksi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; pada 2026 dipatok
  sekitar 600-an juta ton. Lebih rendah dari realisasi produksi &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; sepanjang 2025
  yang mencapai 817,48 juta ton.&lt;br /&gt;Namun pada perjalanannya,
  pemerintah melakukan revisi RKAB dan membuka peningkatan target
  produksi &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; pada
  tahun ini, seiring dengan bertambahnya kebutuhan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; untuk pembangkit
  listrik PT PLN (Persero).&lt;br /&gt;Pada September 2026 lalu, Tri sempat
  memperkirakan, produksi &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;batu
  bara&lt;/span&gt; hingga akhir 2026 melalui revisi RKAB ini bisa mencapai
  sekitar 720 juta ton.&lt;br /&gt;Sementara untuk target produksi nikel dalam
  RKAB 2026, mulanya pemerintah menargetkan produksi bijih nikel pada
  2026 sekitar 250-260 juta ton, turun dari realisasi produksi pada 2025
  yang sebesar 379 juta ton.&lt;br /&gt;Hal ini ditujukan untuk menjaga
  keseimbangan pasokan dan permintaan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt; dan nikel di
  pasar dunia, sehingga pada akhirnya bisa mendongkrak kenaikan harga
  kedua komoditas ini.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(wia)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20261016142213-4-776894/esdm-setujui-revisi-rkab-2026-produksi-batu-bara-nikel-ini-jumlahnya"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-10-17T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>BP BUMN-Kementerian Investasi Bakal di Bawah Kemenko Hilirisasi</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352845" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352845</id>
    <updated>2026-10-17T01:00:17Z</updated>
    <published>2026-10-17T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan
  Transisi Energi Bahlil Lahadalia memberikan bocoran mengenai
  kementerian yang akan berada di bawahnya. Kelak, daftar kementerian
  itu akan ada dalam Peraturan Presiden (Perpres).&lt;br /&gt;Sebelumnya,
  Bahlil pernah menyebutkan bahwa ada tiga kementerian yang berada di
  bawahnya yakni &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt;, Kementerian Perindustrian dan Kementerian Investasi/BKPM.
  &lt;br /&gt;Nah yang terbaru, BP BUMN juga akan berada di bawah Kemenko yang
  dipimpinnya. &amp;quot;Itu kan nanti di Perpres, mungkin Perpres-nya
  sebentar lagi selesai. Tetapi yang tadi rapat dengan saya, itu adalah
  Pak BP BUMN, Kementerian Investasi, Insya Allah sudah hampir pasti di
  bawah koordinasi Kementerian Kemenko Hilirisasi, ya. Rasa-rasanya ya.
  Tapi itu baru feeling ya, feeling,&amp;quot; terang Bahlil saat Konfrensi
  Pers di Kantor &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt;, Jumat (16/10/2026). &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Anggaran Kemenko Hilirisasi &amp;amp; Transisi
  Energi&lt;br /&gt;Sebelumnya, Bahlil sudah menjelaskan bahwa operasional
  Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi sepenuhnya menggunakan alokasi
  anggaran &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt;. Langkah ini diambil agar pembentukan kementerian
  koordinator baru tidak menciptakan pembengkakan pengeluaran
  negara.&lt;br /&gt;&amp;quot;Saya mengatakan bahwa dengan penambahan menko baru
  ini bukan berarti kita harus melakukan pemborosan. Saya enggak mau,
  saya tipe saya bukan seperti itu. Jadi kami sudah menyampaikan bahwa
  Menko Hilirisasi ini karena menterinya satu, jadi kita memakai
  anggaran dari &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt;. Tidak ada menko, nanti di situ dibagi. Yang kedua,
  gajinya juga satu aja. Sekalipun dua Perpres, gajinya satu aja,&amp;quot;
  ujar Bahlil.&lt;br /&gt;Selain gaji tunggal, Bahlil mengungkapkan bahwa
  seluruh penghasilan dan dana operasional menteri yang ia terima selama
  ini rutin disisihkan untuk kegiatan sosial.&lt;br /&gt;&amp;quot;Dan memang
  secara kebetulan saya sejak menjadi menteri, insya Allah saya dari
  gaji saya maupun dari dana operasional saya selalu saya sisihkan
  semuanya untuk kepada saudara-saudara saya yang berhak untuk saya
  bantu. Ada di yang teman-teman kan aktivis kan banyak ya, adik-adik
  saya kan banyak. Jadi itu saya kasih ke situ, kemudian yang
  membutuhkan, ya,&amp;quot; jelasnya dalam paparan.&lt;br /&gt;Lebih lanjut, dari
  sisi tata kelola penganggaran, Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi
  tidak membentuk Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tersendiri.
  Seluruh fungsi administrasi dan koordinasi dilaksanakan secara efisien
  dengan mengoptimalkan DIPA &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&amp;quot;DIPA-nya juga cuma DIPA satu, DIPA Menteri
  ESDM. Ruang lingkup koordinasinya aja yang berbeda, kira-kira begitu.
  Jadi jangan sampai media bilang ini karena menambah kementerian,
  pemborosan uang negara, enggak ada,&amp;quot; tambahnya.&lt;br /&gt;Mengenai
  ruang lingkup tugasnya, Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi
  difokuskan untuk melakukan sinkronisasi kebijakan antar-kementerian.
  Koordinasi tersebut melibatkan kementerian teknis seperti &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;,
  Kementerian Investasi dan Hilirisasi, hingga Kementerian Perindustrian
  guna mempercepat program hilirisasi dan kedaulatan energi
  nasional.&lt;br /&gt;&amp;quot;Nah, Kementerian Menko Hilirisasi ini akan
  melakukan sinkronisasi program antara Kementerian Investasi,
  Kementerian Perindustrian, &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, dan
  beberapa kementerian lain yang bisa kita melakukan sinkronisasi agar
  kemudian bisa melakukan percepatan,&amp;quot; tandasnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20261016140051-4-776876/bp-bumn-kementerian-investasi-bakal-di-bawah-kemenko-hilirisasi"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-10-17T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Bahlil Ungkap Biang Kerok Antrean Panjang BBM di Sejumlah Wilayah RI</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352816" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352816</id>
    <updated>2026-10-17T01:00:15Z</updated>
    <published>2026-10-17T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan
  Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan
  penyebab terjadinya antrean panjang pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM)
  di SPBU sejumlah wilayah di Indonesia.&lt;br /&gt;Bahlil bilang, pada
  intinya stok BBM RI dalam kondisi yang aman atau mencapai 16 hari - 18
  hari. &lt;br /&gt;&amp;quot;Itu ada saudara-saudara kita yang memang, ya mohon
  maaf ya, perilakunya tidak berubah. Yang ngantri mobil Pajero atau
  ngantri mobil yang diisi tangkinya banyak, ngambil minyak subsidi baru
  dijual. Ya saya minta tolong sama Pak Kapolri (Suyudi Ario
  Seto),&amp;quot; terang Bahlil saat Konfrensi Pers di &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, Jumat
  (16/10/2026). &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Pak, kalau begini
  ditindak aja, Pak, diproses hukum. Masa   minyak BBM solar subsidi
  ditampung kemudian dijual lagi dengan harga   industri. Itu kan
  subsidinya kan ditanggung oleh negara. Itu   kira-kira,&amp;quot; kata
  Bahlil melapor ke Kapolri Suyudi.&lt;br /&gt;Oa   mencontohkan seperti yang
  terjadi di Makassar, di mana mobil-mobil   bagus seperti Pajero yang
  bisa menampung BBM hingga 700-1.000 liter.   &lt;br /&gt;&amp;quot;Itu artinya
  apa? Mereka nampung kan kemudian dijual lagi,   itu maksudnya. Ya
  kalau begini pasalnya ya sudah jelas itu, aparat   penegak hukum yang
  mengerti pasalnya ya. Saya bukan Menteri Hukum   ini,&amp;quot; tegas
  Bahlil.&lt;br /&gt;Di samping itu, Bahlil sudah mendapatkan   laporan
  langsung dari PT Pertamina (Persero) terkait kondisi BBM   terkini. Di
  mana, secara secara nasional stok masih dalam kondisi aman   atau
  16-18 hari.&lt;br /&gt;&amp;quot;Secara stok nasional BBM di 16-18 hari.   Insya
  Allah aman, yang Pertamina laporkan tadi distribusi dari daerah   Jawa
  Timur ke Bali dan beberapa tempat yang terkait dengan kapal. saya
  memerintahkan untuk mereka untuk segera menggandakan kapal agar tidak
  terjadi konisi yang tidak diinginkan di daerah,&amp;quot; terang Bahlil
  dalam Konfrensi Pers di &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, Jumat
  (16/10/2026). &lt;br /&gt;Pada dasaranya, stok BBM nasional untuk 16-18 hari
  itu adalah untuk BBM jenis RON 90 atau Pertalite. Sementara untuk
  jenis BBM Solar, RON 92, 95, 98 tidak terjadi masalah. Alasannya
  karena terjadinya pergeseran pengguna BBM Non subsidi ke BBM subsidi.
  &lt;br /&gt;Sebelumnya, pada bulan lalu, &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; mencatat
  stok BBM nasional masih di 18-20 hari. Sementara pada pekan ini sudah
  di angka 16-18 hari.&lt;br /&gt;&amp;quot;RON 92, RON 95, RON 98 itu no issue,
  enggak ada masalah. Yang terjadi pergeseran dari 16 ke 18 hari itu
  adalah RON 90. Kenapa itu terjadi? Karena terjadinya shifting, yang
  tadinya orang pakai 92 dan 95, itu shifting ke 90 karena harganya kan
  cukup, berbedanya cukup ekonomis itu. Itu sebenarnya masalahnya,&amp;quot;
  jelas Bahlil. &lt;br /&gt;&amp;quot;Tapi secara standar nasional, clear. Mungkin
  untuk mencapai di angka 20 itu, ya kita butuh waktu seminggu. Seminggu
  selesai, tapi di 16 sampai 18 hari itu kan bukan berarti kita
  kekurangan standar minimal, enggak. Itu masih oke,&amp;quot; tanda
  Bahlil.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20261016132155-4-776842/bahlil-ungkap-biang-kerok-antrean-panjang-bbm-di-sejumlah-wilayah-ri"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-10-17T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Banyak Antrean BBM di Bali-Manado, Bahlil: Stok Aman Sampai 18 Hari</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352787" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352787</id>
    <updated>2026-10-17T01:00:13Z</updated>
    <published>2026-10-17T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan
  Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral
  (ESDM), Bahlil Lahadalia menyampaikan kondisi terkini terkait Bahan
  Bakar Minyak (BBM) di sejumlah wilayah di Indonesia.&lt;br /&gt;Bahlil
  menyampaikan, ia sudah mendapatkan laporan langsung dari PT Pertamina
  (Persero) terkait kondisi BBM terkini. Di mana, secara secara nasional
  stok masih dalam kondisi aman atau 16-18 hari.&lt;br /&gt;&amp;quot;Secara stok
  nasional BBM di 16-18 hari. Insya Allah aman, yang Pertamina laporkan
  tadi distribusi dari daerah Jawa Timur ke Bali dan beberapa tempat
  yang terkait dengan kapal. saya memerintahkan untuk mereka untuk
  segera menggandakan kapal agar tidak terjadi kondisi yang tidak
  diinginkan di daerah,&amp;quot; terang Bahlil dalam Konferensi Pers di
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;,
  Jumat (16/10/2026). &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Pada dasarnya,
  stok BBM nasional untuk 16-18 hari itu adalah   untuk BBM jenis RON 90
  atau Pertalite. Sementara untuk jenis BBM   Solar, RON 92, 95, 98
  tidak terjadi masalah. Alasannya karena   terjadinya pergeseran
  pengguna BBM Non subsidi ke BBM subsidi.   &lt;br /&gt;Sebelumnya, pada
  bulan lalu, &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt; mencatat   stok BBM nasional masih di 18-20 hari.
  Sementara pada pekan ini sudah   di angka 16-18 hari.&lt;br /&gt;&amp;quot;RON
  92, RON 95, RON 98 itu no issue,   enggak ada masalah. Yang terjadi
  pergeseran dari 16 ke 18 hari itu   adalah RON 90. Kenapa itu terjadi?
  Karena terjadinya shifting, yang   tadinya orang pakai 92 dan 95, itu
  di-shifting ke 90 karena harganya   kan cukup, berbedanya cukup
  ekonomis itu. Itu sebenarnya   masalahnya,&amp;quot; jelas Bahlil.
  &lt;br /&gt;&amp;quot;Tapi secara standar   nasional, clear. Mungkin untuk
  mencapai di angka 20 itu, ya kita butuh   waktu seminggu. Seminggu
  selesai, tapi di 16 sampai 18 hari itu kan   bukan berarti kita
  kekurangan standar minimal, enggak. Itu masih   oke,&amp;quot; tanda
  Bahlil.&lt;br /&gt;Sampai berita ini diturunkan, telah   terjadi antrean
  panjang BBM di sejumlah wilayah di Indonesia, Bali,   Manado, Malang,
  Surabaya, Blitar, dan Makassar.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20261016130256-4-776834/banyak-antrean-bbm-di-bali-manado-bahlil-stok-aman-sampai-18-hari"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-10-17T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Bahlil Sebut Penyusunan DIM RUU Migas Sudah 90%</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352758" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352758</id>
    <updated>2026-10-17T01:00:10Z</updated>
    <published>2026-10-17T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta -  &lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi
  dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM menyampaikan penyusunan
  Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Rancangan Undang-Undang Minyak dan
  Gas Bumi (RUU Migas) tersebut hampir rampung. Ia menyebutkan,
  progresnya sudah mencapai 90%.&amp;quot;Ya, (RUU) migas hari ini sudah
  hampir final dalam pertemuan dengan panitia yang melakukan ini di
  eksekutif. DIM-nya juga sudah hampir selesai, sudah sekitar
  80-90%,&amp;quot; kata Bahlil di Kantor &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Jakarta,
  Jumat (16/10/2026).Salah satu aspek penting dalam penyusunan RUU Migas
  adalah pengaturan kelembagaan melalui pembentukan Badan Usaha Khusus
  (BUK). Nantinya, BUK ini akan menjadi pengganti dari Satuan Kerja
  Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK
  Migas).&lt;br /&gt;Hanya saja, Bahlil belum memberikan detail terkait
  keberadaan BUK itu. Bahlil menjelaskan bahwa tidak seluruh ketentuan
  teknis harus dicantumkan secara terperinci dalam undang-undang,
  melainkan dapat diatur lebih lanjut melalui peraturan
  turunannya.&amp;quot;Karena undang-undang itu menyatakan BUK (Badan Usaha
  Khusus) nantinya. Tidak semua hal kan kita cantumkan di
  undang-undang,&amp;quot; katanya.Sebelumnya Wakil Menteri ESDM Yuliot
  Tanjung menargetkan penyusunan DIM tersebut rampung pada 22 Oktober
  2026.Yuliot mengatakan bahwa penyusunan DIM tersebut merupakan tindak
  lanjut dari inisiasi DPR soal perubahan RUU Migas ke Pemerintah dan
  juga telah terbitnya Surat Presiden (surpres) yang menugaskan Menteri
  ESDM mengoordinasikan penyusunan DIM.&amp;quot;Ini kita targetnya tanggal
  22 Oktober ini sudah bisa disampaikan oleh pemerintah kepada Presiden
  untuk DIM. Jadi ya kita lagi mengejar waktu konsolidasi antar
  kementerian lembaga dalam rangka penyiapan DIM RUU Migas,&amp;quot; kata
  Yuliot saat ditemui di Kantor &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;, Jakarta,
  Jumat (2/11/2026).Yuliot menambahkan, bahwa setelah DIM selesai,
  proses selanjutnya ialah pembahasan dengan DPR sesuai dengan
  ketentuan. Ia berharap proses ini berlangsung cepat dan RUU migas bisa
  selesai tahun ini.&amp;quot;Ya kita mengharapkan, ini mudah-mudahan tahun
  ini bisa diselesaikan,&amp;quot; ujarnya. &lt;br /&gt;(hrp/fdl)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://finance.detik.com/energi/d-8710446/bahlil-sebut-penyusunan-dim-ruu-migas-sudah-90"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://finance.detik.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-10-17T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Manuver Low Tuck Kwong di Saham BYAN: Beli Rp11.200, Lepas di Rp2.588</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352708" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352708</id>
    <updated>2026-10-16T07:00:15Z</updated>
    <published>2026-10-16T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Konglomerat pemilik PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bayan resources&lt;/span&gt; Tbk (BYAN)
  Low Tuck Kwong melepas kepemiikan sahamnya di emiten tambang tersebut
  sebesar 650.000.032 lembar saham.Mengutip keterbukaan informasi Bursa
  Efek Indonesia (BEI), Low Tuck Kwong yang juga menjabat sebagai
  Drektur Utama BYAN melakukan transaksi penjualan pada tanggal 15
  Oktober 2026 pada harga Rp 2.588 per saham. Harga tersebut sama dengan
  harga transaksi yang dilakukan oleh entitas Haji Isam, PT Jhonlin
  Baratama yang dilakukan pada 8 Oktober 2026.Artinya, petinggi Bayan
  tersebut mengantongi dana sekitar Rp1,68 triliun.Padahal, pada tanggal
  13 Oktober 2026 ia membeli saham BYAN sebanyak 500 ribu saham pada
  harga Rp 11.200 per saham.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Berdasarkan laporan itu,
  jumlah saham yang dimiliki Low Tuck   Kwong secara langsung turun dari
  3.416.667.832 lembar sebelum   transaksi menjadi 2.766.667.800 lembar
  setelah transaksi. Dengan   demikian, hak suara yang dimilikinya di
  BYAN berkurang dari 10,25%   menjadi 8,30%. Jenis saham yang dijual
  adalah saham biasa, dengan   status kepemilikan langsung.Dalam laporan
  tersebut, tujuan transaksi   tercatat sebagai divestasi dan transaksi
  tidak berkaitan dengan   perjanjian pembelian kembali (repurchase
  agreement). Low Tuck Kwong   juga menyatakan masih berstatus sebagai
  pengendali perseroan dan akan   mempertahankan pengendalian
  tersebut.Bukan hanya Low Tuck Kwong,   Elaine Low, sang anak juga
  melepas 16.666.668 lembar saham BYAN pada   waktu dan harga yang sama.
  Berdasarkan laporan tersebut, jumlah saham   yang dimiliki Elaine Low
  di PT &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;bayan resources&lt;/span&gt;
  Tbk turun   dari 7.350.500.368 lembar sebelum transaksi menjadi
  7.333.833.700   lembar setelah transaksi. Hak suaranya di BYAN pun
  berkurang tipis   dari 22,05% menjadi 22,00%.Sebelumnya, entitas
  perusahaan milik Haji   Isam, yaitu PT Jhonlin Baratama telah
  mengakuisisi saham PT &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;bayan
  resources&lt;/span&gt; Tbk (BYAN)   milik konglomerat Dato' Low Tuck Kwong
  dan putrinya Elaine Low dengan   sebanyak 10.084.088.370
  saham.Mengutip keterbukaan informasi Bursa   Efek Indonesia (BEI),
  harga transaksi yang tercatat pada tanggal 8   Oktober 2026 berada
  jauh dari harga pasar yaitu sebesar Rp2.588 per   saham. Artinya, PT
  Jhonlin Baratama merogoh kocek senilai   Rp26.097.380.221.560 atau
  sekitar Rp26,10 triliun.Transaksi tersebut   dilakukan melalui
  Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PJBS) antara   Low Tuck Kwong
  dan Elaine Low selaku penjual dengan PT Jhonlin   Baratama selaku
  pembeli. Setelah penyelesaian, Jhonlin Baratama   memiliki saham yang
  mewakili 30,25% dari modal ditempatkan dan disetor
  perseroan.Transaksi yang dilakukan oleh Low Tuck Kwong dan Elaine Low
  dilakukan sepanjang periode 14 September hingga 8 Oktober 2026
  tercatat tiga transaksi.Transaksi pertama, Low Tuck Kwong, selaku
  Direktur Utama, melepas 33.333.335 saham pada 6 Oktober 2026.
  Kemudian, Elaine Low, selaku Pemegang Saham Utama, melepas 16.666.667
  saham pada 7 Oktober 2026. Terakhir, Low Tuck Kwong kembali melepas
  10.067.421.703 saham pada 7 Oktober 2026.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(rob/rob)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20261016102833-17-776753/manuver-low-tuck-kwong-di-saham-byan-beli-rp11200-lepas-di-rp2588"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-10-16T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Bukan Low Tuck Kwong, Petinggi BYAN Ini Lepas 100 Juta Saham</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352679" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352679</id>
    <updated>2026-10-16T07:00:12Z</updated>
    <published>2026-10-16T07:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Salah satu petinggi PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bayan resources&lt;/span&gt; Tbk (BYAN),
  Lim Chai Hock, melepas melepas sebagian kepemilikan sahamnya di
  perusahaan tambang tersebut dalam jumlah yang cukup besar.Mengutip
  keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Lim Chai Hock yang
  menjabat sebagai Direktur BYAN menjual saham sebanyak 100.001.000
  saham pada 14 Oktober 2026.Saham yang dilepas merupakan saham biasa
  dengan harga transaksi Rp11.200 per saham. Artinya, dari hasil
  penjualan saham tersebut Lim Chai Hock mengantongi cuan sekitar Rp1,12
  triliun.Transaksi dilakukan secara langsung (kepemilikan langsung) dan
  bukan merupakan repurchase agreement. Tujuan transaksi tercatat
  sebagai divestasi.Sebelum transaksi, Lim Chai Hock tercatat memegang
  1.087.150.000 saham BYAN atau setara 3,26% hak suara. Setelah
  penjualan, kepemilikannya menjadi 987.149.000 saham dengan hak suara
  2,96%.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sebelumnya, konglomerat dan pemilik PT. &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bayan resources&lt;/span&gt; Tbk (BYAN),
  Low Tuck Kwong, membeli saham BYAN dalam jumlah dan tanggal yang
  sama.Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), aksi
  pembelian saham tersebut dilakukan pada tanggal 14 Oktober 2026 di
  Rp11.200 per saham. Dengan demikan, ia merogoh kantong sebesar
  Rp1.120.011.200.000.Laporan mencatat pembelian ini berstatus
  kepemilikan langsung, bukan bagian dari perjanjian repo, dan bertujuan
  investasi.Sebelum transaksi, Low Tuck Kwong tercatat memiliki
  3.316.666.832 saham BYAN dengan hak suara 9,95%. Setelah pembelian,
  jumlah sahamnya naik menjadi 3.416.667.832 saham, dengan hak suara
  10,25%.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(rob/rob)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20261016044114-17-776644/bukan-low-tuck-kwong-petinggi-byan-ini-lepas-100-juta-saham"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-10-16T07:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Dirut PT CNI Jadi Tersangka Korupsi Nikel, Kerugian Negara Rp401,65 M</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352635" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352635</id>
    <updated>2026-10-16T01:00:14Z</updated>
    <published>2026-10-16T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Tim penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang
  Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menetapkan Direktur Utama PT
  Ceria Nugraha Indotama Derian Sakmiwata (DS) sebagai tersangka terkait
  perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola komoditas nikel tahun
  2017 sampai dengan tahun 2020.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;&amp;quot;Penetapan
  tersangka tersebut dilakukan berdasarkan Surat   Penetapan Tersangka
  Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana   Khusus Nomor:
  TAP-54/F.2/Fd.2/10/2026 tanggal 15 Oktober 2026,&amp;quot;   ujar Kepala
  Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna seperti   dikutip
  siaran pers, Kamis (15/10/2026).Menurut Anang, penetapan   tersangka
  tersebut dilakukan setelah tim penyidik melakukan   serangkaian
  pemeriksaan terhadap 116 orang saksi dan tiga orang ahli,   penyitaan
  terhadap 143 dokumen serta barang bukti lainnya yang telah
  mendapatkan persetujuan penetapan dari Pengadilan Negeri,
  penggeledahan di beberapa lokasi, yakni Sulawesi Tenggara, Daerah
  Khusus Jakarta dan Provinsi Selatan serta hasil penghitungan kerugian
  negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.Selain itu,
  lanjut dia, tim penyidik juga telah melakukan tindakan penyidikan
  lainnya berupa penyelamatan kerugian keuangan negara dan telah
  disetorkan ke Rekening Pemerintah Lainnya (RPL) Jampidsus yang
  meliputi:a. Pengembalian kerugian keuangan negara dari PT CNI sebesar
  Rp401.653.737.469,69b. Hasil penggeledahan di kantor PT CNI uang
  sejumlah US$ 120.400 dan uang rupiah sejumlah Rp6.219.700.000c.
  Pengembalian uang yang diduga dari hasil suap kepada penyelenggara
  negara yakni:* Pengembalian uang suap dari ESDM Provinsi Sulawesi
  Tenggara totalnya sebesar Rp194.500.000;* Pengembalian uang suap dari
  Sucofindo totalnya sebesar Rp1.085.000.000Kasus posisiAnang lantas
  menjelaskan kasus posisi yang menjerat PT CNI beserta Derian. Menurut
  dia, pada tahun 2017 sampai dengan 2019 PT. CNI yang memiliki Izin
  Usaha Pertambangan (IUP) Operasi Produksi yang berlokasi di Kabupaten
  Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara, secara melawan hukum melakukan
  ekspor nikel tanpa memenuhi kewajiban Domestik Market Obligation
  (DMO).&amp;quot;Dalam melakukan uji kadar nikel, tersangka DS selaku
  direktur utama PT CNI secara melawan hukum meminta pihak Sucofindo
  Kendari untuk menerbitkan dokumen yang tidak sebenarnya yang
  selanjutnya digunakan oleh PT CNI sebagai syarat pemenuhan dokumen
  untuk melakukan ekspor nikel,&amp;quot; ujar Anang.Bahwa selanjutnya
  setelah dokumen uji kadar nikel terbit, menurut Anang, Tersangka DS
  meminta &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt; agar diterbitkan rekomendasi izin ekspor. Kemudian MTP
  (Muhammad Teguh Pamudji) selaku Sekretaris Jenderal &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; periode
  tahun 2013 sampai dengan tahun 2017 bersama-sama dengan BS (Bambang
  Susigit) selaku Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral pada Direktorat
  Jenderal Mineral dan Batubara &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; secara
  melawan hukum memenuhi permintaan ATS tersebut.&amp;quot;Padahal PT CNI
  belum memiliki Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) yang merupakan
  syarat dalam penerbitan Rekomendasi Izin Ekspor,&amp;quot; kata Anang.Oleh
  karena PT CNI belum memiliki RKAB sedangkan Rekomendasi Izin Ekspor
  telah terbit, Anang mengungkapkan Tersangka DS meminta MHI selaku
  Kepala Bidang Mineral dan Batu Bara pada Dinas ESDM Provinsi Sulawesi
  Tenggara dan NR selaku Kepala Seksi Pemberian dan Pemetaan WIUP
  Mineral Logam dan Batubara pada Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Tenggara
  untuk tidak melakukan verifikasi secara komprehensif terhadap
  pengajuan dokumen persetujuan RKAB, sehingga persetujuan RKAB yang
  telah dimanipulasi terbit secara tidak sah dan digunakan oleh PT. CNI
  sebagai dokumen syarat persetujuan ekspor.&amp;quot;Bahwa Tersangka DS
  secara melawan hukum memberikan sejumlah uang kepada penyelenggara
  negara karena telah memenuhi permintaan dalam pengurusan
  dokumen-dokumen yang telah dimanipulasi tersebut,&amp;quot; ujar
  Anang.Lebih lanjut, dia menjelaskan, perbuatan Tersangka DS
  bersama-sama dengan para penyelenggara negara tersebut telah
  mengakibatkan keuangan negara sebesar Rp401.653.737.469,69.Tersangka
  DS dijerat dengan sangkaan Pasal Kesatu Primair Pasal 603 jo. P asal
  20 huruf a atau c KUHP subsider Pasal 3 jo. Pasal 18 Tindak Pidana
  Korupsi atau Kedua Pasal 12 huruf a atau Ketiga Pasal 12 Huruf b
  Undang-Undang Tindak Pidana korupsi atau Keempat Pasal 606 ayat (2)
  jo. Pasal 20 huruf a atau c Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1
  Tahun 2023 tentang KUHP.&amp;quot;Tersangka DS dilakukan penahanan di
  Rumah Tahunan Negara Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan
  selama 20 (dua puluh) hari ke depan sejak 15 Oktober 2026,&amp;quot; kata
  Anang.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(miq/miq)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20261015211341-4-776640/dirut-pt-cni-jadi-tersangka-korupsi-nikel-kerugian-negara-rp40165-m"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-10-16T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Bahlil Turun Gunung Cek Pasang Listrik Gratis di Karawang</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352606" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352606</id>
    <updated>2026-10-16T01:00:12Z</updated>
    <published>2026-10-16T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Karawang, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan
  Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia meninjau
  pelaksanaan Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dan Listrik
  Perdesaan (Lisdes) di Desa Muarabaru, Kecamatan Cilamaya Wetan,
  Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada hari ini, Kamis
  (15/10/2026).&lt;br /&gt;Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan
  penyaluran bantuan listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu serta
  penguatan jaringan listrik perdesaan berjalan lancar di
  lapangan.&lt;br /&gt;Dalam kesempatan ini, Bahlil juga didampingi oleh Plt
  Direktur Jenderal Ketenagalistrikan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Tri
  Winarno dan Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PLN
  Edwin Nugraha Putra.&lt;br /&gt;Bahlil yang juga menjabat sebagai Menteri
  ESDM mendatangi langsung pemukiman warga penerima manfaat di Dusun
  Prau Bosok, Desa Muarabaru. Ia mengecek pemasangan trafo baru
  berkapasitas 50 kVA, jaringan listrik desa, serta penyalaan meteran
  listrik di rumah warga.&lt;br /&gt;&amp;quot;Saya jalan ke sini memastikan
  program-program listrik desa yang dijadikan program oleh Bapak
  Presiden Prabowo itu nyampe di tingkat rakyat. Jangan sampai saya cuma
  mendapat laporan dari staf seolah-olah sudah oke, ternyata di lapangan
  enggak oke,&amp;quot; ungkap Bahlil di Karawang, Jawa Barat, Kamis
  (15/10/2026).&lt;br /&gt;   &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt;
  mencatat, pembangunan infrastruktur Listrik Perdesaan TA 2025 di Desa
  Muarabaru mencakup Jaringan Tegangan Menengah sepanjang 0,549 kms,
  Jaringan Tegangan Rendah 0,91 kms, serta satu unit gardu distribusi 50
  kVA untuk 93 calon pelanggan.&lt;br /&gt;Sementara itu, realisasi BPBL TA
  2025 di Kabupaten Karawang mencapai 915 rumah tangga, dan dilanjutkan
  dengan target 683 rumah tangga pada 2026.&lt;br /&gt;&amp;quot;Dulu, daerah ini,
  wilayah ini khususnya, itu sudah ada listrik, tapi tegangannya rendah.
  Maka arus yang masuk untuk mengalir listrik itu tidak maksimal.
  Program yang kita lakukan adalah bagaimana meningkatkan arus masuknya
  listrik supaya kuat, maka kita nambah trafo kalau tidak salah, Kita
  pasang trafo 50 kVA, kita pasang tiang-tiang, itu program listrik desa
  dari Bapak Presiden Prabowo,&amp;quot; jelasnya.&lt;br /&gt;Masyarakat penerima
  BPBL mendapatkan fasilitas instalasi listrik tiga titik lampu, saklar,
  kotak kontak, pembumian, Sertifikat Laik Operasi, daya 900 VA, dan
  token listrik perdana Rp100.000. Secara nasional, pemerintah
  menargetkan program BPBL menyasar 250.000 rumah pada 2026 dan naik
  menjadi 400.000 rumah pada 2027.&lt;br /&gt;&amp;quot;Tahun ini 250.000 rumah.
  Di tahun ini. Di tahun 2026. Di tahun 2027 400.000 rumah. Jadi target
  kita di 2029 semua rumah yang belum ada listriknya untuk kelas bawah
  itu kita akan pasang gratis,&amp;quot; katanya.&lt;br /&gt;Di tingkat Provinsi
  Jawa Barat, realisasi Lisdes TA 2025 menjangkau 210 lokasi dengan
  anggaran Rp 55,54 miliar, sementara BPBL mencapai 15.831 rumah tangga
  pada 2025 dan ditargetkan 25.000 rumah tangga pada 2026. Selain di
  Jawa Barat, pemerintah mencatat masih terdapat sekitar 11.000 desa di
  seluruh Indonesia yang belum dialiri listrik.&lt;br /&gt;&amp;quot;Tetapi di
  seluruh Indonesia, kita masih mempunyai kurang lebih sekitar 11.000
  desa yang belum ada listrik. Masih ada jutaan rumah yang belum ada
  listrik. Jadi ada dua program. BPBL itu adalah bantuan pasang
  langsung, sementara kalau untuk listrik desa itu adalah memang desa
  itu sama sekali belum ada listrik,&amp;quot; ujar Bahlil.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;Anggaran Listrik TA 2027&lt;br /&gt;Anggaran Kementerian Energi dan
  Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk 2027 disetujui sekitar Rp27,37
  triliun. Adapun, dari total pagu tersebut, sekitar Rp22 triliun akan
  digunakan untuk pembangunan infrastruktur energi, terutama jaringan
  gas dan kelistrikan.&lt;br /&gt;Pagu anggaran tersebut mencakup alokasi
  belanja program strategis infrastruktur sebesar Rp 22,51 triliun dan
  anggaran pendidikan senilai Rp 165,1 miliar. Fokus utama penggunaan
  dana diarahkan pada percepatan pembangunan jaringan gas serta
  elektrifikasi.&lt;br /&gt;Sektor ketenagalistrikan juga mendapatkan porsi
  besar untuk program bantuan pasang baru listrik (BPBL) dan
  infrastruktur listrik desa. Pemerintah turut menyiapkan Rp 815,56
  miliar untuk paket kompor listrik serta Rp 635,24 miliar guna
  mendukung target konversi 63.000 unit motor listrik tahun
  depan.&lt;br /&gt;Rincian program infrastruktur tahun 2027 meliputi
  pembangunan pipa gas bumi Dumai-Sei Mangkei ruas tahun jamak sebesar
  Rp 3,94 triliun. Selain itu, pemerintah mengalokasikan Rp 5,21 triliun
  untuk pembangunan 959.232 sambungan jaringan gas rumah tangga serta Rp
  158,5 miliar guna pengadaan 14.000 paket converter kit petani.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(wia)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20261015190619-4-776620/bahlil-turun-gunung-cek-pasang-listrik-gratis-di-karawang"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-10-16T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Aksi Bahlil Ini Bisa Ngerem Banjirnya Pasokan Nikel RI di Dunia</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352577" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352577</id>
    <updated>2026-10-16T01:00:09Z</updated>
    <published>2026-10-16T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia dinilai berhasil menyeimbangkan
  kembali pasar dan mengerem kondisi kelebihan pasokan (over suplai)
  peredaran nikel di Dunia. Hal ini didorong atas upaya Kementerian
  Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam membatasi produksi nikel
  di dalam negeri melalui Rencana Kerja dan Anggaran Biaya
  (RKAB).&lt;br /&gt;Ketua Umum FINI Arif Perdana Kusumah mengungkapkan bahwa
  kebijakan tersebut mampu mengurangi penumpukan kelebihan pasokan nikel
  dari tahun-tahun sebelumnya. Ia menyebut pengereman produksi tersebut
  juga bisa mengubah dinamika keseimbangan pasokan dan permintaan pasar
  sejak akhir 2025.&lt;br /&gt;&amp;quot;Keseimbangan pasokan dan permintaan nikel
  sebenarnya telah berubah secara drastis sejak akhir tahun 2025.
  Kebijakan pasokan yang lebih ketat yang diterapkan Pemerintah
  Indonesia secara teoritis telah menyeimbangkan kembali pasar -
  mengurangi kelebihan pasokan/over suplai yang besar yang terjadi di
  tahun-tahun sebelumnya,&amp;quot; ujar Arif kepada CNBC Indonesia, Rabu
  (14/10/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Pengereman pasokan
  tersebut berdampak langsung pada estimasi   produksi nikel olahan
  Indonesia pada 2026 yang diperkirakan mengalami   penurunan sekitar
  3,5% hingga 4% dibandingkan total produksi 2025 yang   sebesar 2,5
  juta ton Ni. Penurunan volume produksi tersebut mengingat   bahwa
  Indonesia saat ini menguasai sekitar 60% pasokan nikel
  dunia.&lt;br /&gt;&amp;quot;FINI meng-estimasi bahwa total produksi nikel olahan
  Indonesia pada tahun 2026 diperkirakan akan mengalami penurunan
  sekitar 3,5 hingga 4% jika dibandingkan produksi tahun 2025 (total 2,5
  juta ton Ni),&amp;quot; tambahnya.&lt;br /&gt;Pengetatan produksi di dalam
  negeri tersebut memicu kenaikan biaya marginal di tingkat produsen.
  Kondisi tersebut memberikan dorongan positif bagi prospek harga nikel
  di pasar global.&lt;br /&gt;&amp;quot;Akibat biaya marginal yang lebih tinggi
  memicu prospek harga kini berada di tingkat yang lebih tinggi
  dibandingkan perkiraan sebelumnya,&amp;quot; imbuhnya.&lt;br /&gt;Kendati
  kebijakan pasokan nasional berhasil menyeimbangkan pasar, FINI
  menggarisbawahi masih tingginya inventori nikel di London Metal
  Exchange (LME) dan China yang tahun ini diperkirakan dapat melebihi
  600 ribu ton. Penumpukan stok di luar negeri dan ketidakpastian
  geopolitik global dinilai masih menjadi faktor penahan kenaikan
  harga.&lt;br /&gt;&amp;quot;Akan tetapi inventori di LME dan China, yang mana
  tahun ini bisa mencapai diatas 600 ribu ton, masih menjadi masalah
  bagi pasar dan berpotensi membatasi kenaikan harga, ketidak pastian
  mengenai kebijakan/ peraturan domestik dan global serta kondisi
  geopolitik juga tetap menjadi perhatian,&amp;quot; tandasnya.&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;RKAB Nikel&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Kementerian Energi dan Sumber Daya
  Mineral (ESDM) beberapa waktu   lalu sempat memastikan tidak ada
  kenaikan produksi bijih nikel   signifikan dalam Rencana Kerja dan
  Anggaran Biaya (RKAB). Pasalnya,   pemerintah hanya akan memberi
  peluang peningkatan produksi untuk   memenuhi kebutuhan fasilitas
  pengolahan dan pemurnian (smelter) yang   saat ini masih mengalami
  kekurangan pasokan bijih nikel.&lt;br /&gt;Direktur   Jenderal Mineral dan
  Batu Bara (Dirjen Minerba) &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Tri
  Winarno memastikan, meski pemerintah membuka potensi penambahan RKAB
  nikel tahun ini, penambahan itu tidak akan dilakukan secara
  signifikan. Menurutnya, RKAB nikel untuk 2026 masih dipatok di rentang
  260-270 juta ton per tahun.&lt;br /&gt;&amp;quot;Ini saya mau jelaskan, nikel
  tidak ada kenaikan (produksi) kecuali hanya mengejar yang untuk
  smelter yang yang masih kekurangan supply. Itu aja,&amp;quot; katanya saat
  ditemui di Kantor &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt;, Jakarta, Jumat (10/7/2026).&lt;br /&gt;Tri menegaskan, harus
  ada keseimbangan antara kapasitas produksi tambang dengan kebutuhan
  riil pabrik pemurnian. Ia menegaskan bahwa pemberian kuota produksi
  dalam revisi RKAB dilakukan secara selektif demi menutup celah
  kekurangan bahan baku pada smelter yang masih membutuhkan
  suplai.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kita masih ini yang maksudnya yang smelter itu
  kebutuhan totalnya berapa, terus habis itu kemarin yang sudah
  disetujui RKAB-nya berapa, terus habis itu nanti ya paling
  nambah-nambah dikit,&amp;quot; tegasnya.&lt;br /&gt;Penyesuaian kuota tersebut
  mencakup jenis bijih nikel limonit maupun saprolit, tergantung pada
  spesifikasi smelter masing-masing perusahaan. Tri menekankan bahwa
  pemerintah tidak akan memberikan penambahan volume yang terlalu
  signifikan untuk mencegah jatuhnya harga akibat pasokan yang
  berlebih.&lt;br /&gt;&amp;quot;Angkanya enggak ini tapi belum clear apa
  maksudnya hanya untuk mengejar yang itu, tapi jangan sampai kita
  tahan, pokoknya jangan sampai ada oversupply. Itu aja,&amp;quot;
  tambahnya.&lt;br /&gt;Pihaknya mencatat bahwa para pelaku usaha masih
  memiliki kesempatan untuk mengajukan revisi atau penambahan kuota
  produksi hingga 31 Juli 2026. Seluruh permohonan tersebut akan
  dievaluasi untuk memastikan tujuan hilirisasi tetap tercapai secara
  optimal.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kalau mengajukan ya Juli paling lambat tanggal 31
  Juli tetapi tentang berapa dan lain sebagainya apakah disetujui ya
  tergantung lah itu nanti,&amp;quot; tandasnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20261015120524-4-776430/aksi-bahlil-ini-bisa-ngerem-banjirnya-pasokan-nikel-ri-di-dunia"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-10-16T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>RI Target Nilai Hilirisasi RI Tembus Rp806 Triliun di Akhir 2026</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352509" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352509</id>
    <updated>2026-10-15T01:00:22Z</updated>
    <published>2026-10-15T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi
  dan Transisi Energi menargetkan nilai hilirisasi nikel di Indonesia
  bisa mencapai US$ 45 miliar setara Rp 806,26 triliun (asumsi kurs
  Rp17.917 per US$). Target tersebut diramal bisa tercapai untuk
  sepanjang tahun 2026 ini.&lt;br /&gt;Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi
  dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa peningkatan
  nilai ekspor nikel menjadi salah satu keberhasilan transformasi
  ekonomi Indonesia dari pengekspor bahan baku menjadi produsen barang
  olahan. Berdasarkan catatannya, nilai ekspor nikel sendiri telah
  meningkat lebih dari 10 kali lipat pada tahun 2023 jika dibandingkan
  dari tahun 2017-2018 lalu.&lt;br /&gt;&amp;quot;Pada tahun 2017-2018, ekspor
  nikel kita itu hanya mencapai US$ 3,3 miliar. Begitu kita menyetop
  ekspor ore nikel, kita membangun industrialisasi, kita membangun
  hilirisasi, kita membangun ekosistem baterai mobil dari hulu ke hilir
  sampai dengan battery pack, alhamdulillah nilai ekspor kita untuk di
  sektor mineral nikel aja pada tahun 2023 sudah mencapai US$ 34 miliar,
  dan di tahun 2025 sudah lebih di angka US$ 40 miliar, dan di tahun
  2026 saya targetkan minimal di angka US$ 45 miliar,&amp;quot; ujar Bahlil
  dalam acara Trade Expo Indonesia 2026, Rabu (14/10/2026).&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Pemerintah mencatat lonjakan nilai ekspor
  nikel bergerak secara   bertahap dari US$3,3 miliar pada periode
  2017-2018 menjadi US$ 34   miliar pada 2023. Realisasi tersebut
  kemudian meningkat melampaui US$   40 miliar pada 2025 sebelum
  diproyeksikan mencapai batas minimal US$   45 miliar pada
  2026.&lt;br /&gt;&amp;quot;Bapak, Ibu semua investor, kami   meyakinkan kepada
  Bapak, Ibu bahwa Indonesia ke depan tidak lagi   menjadi negara yang
  hanya mengekspor bahan baku. Kami tahu betul   beberapa negara yang
  sudah menjalankan industrialisasi dengan   mengharapkan bahan baku
  dari Indonesia, itu awalnya merasa terganggu   betul,&amp;quot;
  imbuhnya.&lt;br /&gt;Selain sektor nikel, pemerintah juga telah   menyusun
  peta jalan atau masterplan hilirisasi nasional hingga tahun   2040
  dengan total target nilai transaksi mencapai US$ 618 miliar   setara
  Rp 11.062 triliun. Langkah hilirisasi tersebut dijalankan   secara
  menyeluruh mencakup sektor mineral dan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;, minyak dan gas
  bumi, kehutanan, perikanan, hingga pertanian.&lt;br /&gt;&amp;quot;Saya ingin
  menyampaikan bahwa masterplan ke depan hilirisasi Indonesia pada tahun
  2040, target kita mencapai US$ 618 miliar. Dan hilirisasi ini
  sesungguhnya dilakukan dari semua sektor. Baik sektor mineral &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;, sektor oil and
  gas, sektor kehutanan, perikanan, maupun pertanian,&amp;quot;
  tambahnya.&lt;br /&gt;Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan larangan ekspor
  bahan mentah dan pengembangan hilirisasi tidak sekadar bertujuan
  mendorong pertumbuhan ekonomi nasional semata. Langkah tersebut
  sekaligus ditujukan untuk membangun kemandirian politik dan ekonomi
  Indonesia sesuai amanat konstitusi.&lt;br /&gt;&amp;quot;Bapak, Ibu semua,
  pertarungan penciptaan nilai tambah tidak hanya dimaknai sebagai
  bagian daripada pertumbuhan ekonomi nasional, tapi harus dimaknai
  sebagai bagian kemandirian politik ekonomi nasional. Ini sejalan
  dengan arahan substansi daripada Pasal 33 Undang-Undang Dasar
  '45,&amp;quot; tandasnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20261014160535-4-776182/ri-target-nilai-hilirisasi-ri-tembus-rp806-triliun-di-akhir-2026"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-10-15T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Siap-Siap Dunia! Bahlil Sebut RI Ke Depan Tidak Ekspor Bahan Baku Lagi</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352480" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352480</id>
    <updated>2026-10-15T01:00:20Z</updated>
    <published>2026-10-15T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi
  dan Transisi Energi menegaskan bahwa Indonesia ke depan tidak lagi
  menjadi negara yang mengekspor bahan baku. Mengingat, sekarang
  Indonesia sudah memberlakukan penghentian ekspor bijih mineral mentah
  dan mewajibkan hilirisasi di dalam negeri untuk seluruh komoditas
  strategis sejak 2020 lalu.&lt;br /&gt;Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi
  dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia menyebutkan bahwa kebijakan
  hilirisasi ditargetkan berlaku menyeluruh di berbagai sektor untuk
  mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.&lt;br /&gt;&amp;quot;Bapak, Ibu semua
  investor, kami meyakinkan kepada Bapak, Ibu bahwa Indonesia ke depan
  tidak lagi menjadi negara yang hanya mengekspor bahan baku. Kami tahu
  betul beberapa negara yang sudah menjalankan industrialisasi dengan
  mengharapkan bahan baku dari Indonesia, itu awalnya merasa terganggu
  betul,&amp;quot; katanya dalam acara Trade Expo Indonesia 2026, Rabu
  (14/10/2026).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Pemerintah sendiri telah
  menyiapkan rencana jangka panjang   hilirisasi nasional hingga tahun
  2040 dengan target capaian sebesar   US$ 618 miliar setara Rp 11.062
  triliun (asumsi kurs Rp 17.900 per   US$). Langkah hilirisasi yang
  akan dilakukan mencakup sektor mineral   dan &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;, minyak   dan gas
  bumi, kehutanan, perikanan, hingga pertanian.&lt;br /&gt;&amp;quot;Saya   ingin
  menyampaikan bahwa masterplan ke depan hilirisasi Indonesia pada
  tahun 2040, target kita mencapai US$ 618 miliar. Dan hilirisasi ini
  sesungguhnya dilakukan dari semua sektor. Baik sektor mineral &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;batu bara&lt;/span&gt;, sektor oil and
  gas, sektor kehutanan, perikanan, maupun pertanian,&amp;quot;
  paparnya.&lt;br /&gt;Kebijakan penghentian ekspor bijih nikel pada periode
  2017-2018 terbukti meningkatkan nilai ekspor dari US$ 3,3 miliar
  menjadi US$ 34 miliar pada 2023. Nilai ekspor nikel tersebut menembus
  angka di atas US$ 40 miliar pada 2025 dan ditargetkan mencapai minimal
  US$ 45 miliar pada 2026 seiring beroperasinya ekosistem baterai
  kendaraan listrik.&lt;br /&gt;&amp;quot;Begitu kita menyetop ekspor ore nikel,
  kita membangun industrialisasi, kita membangun hilirisasi, kita
  membangun ekosistem baterai mobil dari hulu ke hilir sampai dengan
  battery pack, alhamdulillah nilai ekspor kita untuk di sektor mineral
  nikel aja pada tahun 2023 sudah mencapai US$ 34 miliar, dan di tahun
  2025 sudah lebih di angka US$ 40 miliar, dan di tahun 2026 saya
  targetkan minimal di angka US$ 45 miliar,&amp;quot;
  jelasnya.&lt;br /&gt;Penciptaan nilai tambah hasil hilirisasi di dalam
  negeri dijalankan untuk memperkuat kemandirian nasional. Pemerintah
  mendorong para investor asing untuk berinvestasi langsung di Indonesia
  dengan memanfaatkan sumber energi baru dan terbarukan pendukung
  industri hijau.&lt;br /&gt;&amp;quot;Dan karena itu, saya menyampaikan kepada
  Bapak, Ibu semua, lakukan investasi di sini saja. Kita akan mendorong
  memberikan dengan energi baru terbarukan. Karena produk global
  sekarang itu akan lebih cenderung untuk mencari produk yang green
  energy dan green industry,&amp;quot; tutupnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20261014153044-4-776156/siap-siap-dunia-bahlil-sebut-ri-ke-depan-tidak-ekspor-bahan-baku-lagi"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-10-15T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Jangan Main-Main! RI Penting Buat Dunia, Ini Buktinya</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352451" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352451</id>
    <updated>2026-10-15T01:00:18Z</updated>
    <published>2026-10-15T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia sangat berpengaruh buat dunia!
  Ini bisa digambarkan atas kepemilikan sumber daya alam (SDA) terbesar
  di dunia seperti misalnya batu bara.&lt;br /&gt;Dalam paparan Menteri
  Koordinator Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM,
  Bahlil Lahadalia, Indonesia menyumbang 43% peredaran batu bara di
  Dunia atau sebanyak 500 juta ton dari 1,3 miliar ton batu bara yang
  diperdagangkan di pasar internasional. &lt;br /&gt;Namun sayangnya, meskipun
  Indonesia menjadi negara dengan tingkat peredaran batu bara terbesar
  di Dunia, tidak membuat negara ini mampu 'menyetir' harganya sendiri.
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Bahlil mengatakan, harga batu bara
  masih diatur oleh asing.   &amp;quot;43% batu bara itu suplai dari
  Republik Indonesia. Tetapi   harganya diatur oleh asing. Barang-barang
  punya kita tapi harganya   diatur oleh orang lain,&amp;quot; ujar Bahlil
  dalam acara Rakernas   Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI),
  di Jakarta, Senin   (12/10/2026).&lt;br /&gt;Dalam upaya mengambil alih
  kendali harga, &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt; akhirnya   memperketat alokasi produksi dalam Rencana
  Kerja dan Anggaran Biaya   (RKAB) untuk menjaga keseimbangan pasokan
  dan permintaan (supply and   demand). Strategi tersebut dinilai
  efektif menjaga stabilitas harga   batu bara Indonesia di tingkat
  internasional.&lt;br /&gt;Dari kebijakan   tersebut, volume produksi batu
  bara Indonesia pada 2026 disesuaikan   menurun dibanding 2025. Kendati
  volumenya berkurang, nilai transaksi   perdagangan dan Penerimaan
  Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor   pertambangan justru tercatat
  meningkat.&lt;br /&gt;&amp;quot;Tahun 2026 produksi   batu bara kita
  dibandingkan dengan 2025 itu menurun volumenya, tetapi   angka
  transaksinya itu melebihi di 2025 dan pendapatan negara kita   PNBP
  kita naik,&amp;quot; imbuhnya.Produksi RI diperketat, harga mulai
  naik-Dunia tertekan&lt;br /&gt;Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada
  perdagangan Senin (12/10/2026) menguat 0,7% ke US$ 151,55 per ton.
  Harganya sudah naik dua hari beruntun.&lt;br /&gt;Harga batu bara termal
  China melonjak ke level tertinggi dalam tiga tahun. Kenaikan ini
  dipicu oleh lambatnya pertumbuhan produksi domestik dan gangguan
  pasokan dari Indonesia sebagai pemasok utama batu bara China, di
  tengah reli harga energi akibat perang AS-Iran.&lt;br /&gt;Menurut Asosiasi
  Transportasi dan Distribusi Batu Bara China, harga acuan batu bara
  untuk pembangkit listrik mencapai CNY1.004 atau sekitar US$150 per ton
  pada Senin (12/10/2026).&lt;br /&gt;Ini menjadi kali pertama harga menembus
  level CNY 1.000 dalam dua tahun. Sejak pertengahan Juli, harga batu
  bara tersebut telah melonjak sekitar 25%.&lt;br /&gt;Batu bara masih menjadi
  sumber utama pembangkit listrik China, dengan kontribusi sekitar
  separuh dari bauran listrik negara tersebut, meskipun pengembangan
  energi terbarukan meningkat pesat dalam beberapa tahun
  terakhir.&lt;br /&gt;Produksi batu bara domestik China turun lebih dari 3%
  sepanjang Januari-Agustus 2026 dibandingkan periode yang sama tahun
  sebelumnya. Di tengah kendala produksi domestik, pengiriman batu bara
  dari Indonesia, pemasok utama batu bara termal impor China, juga turun
  tajam sepanjang tahun ini.&lt;br /&gt;Persoalan pasokan juga melanda India,
  akibtanya, pemadaman listrik mulai melanda rumah tangga, pabrik kecil,
  dan pabrik baja di India. Kondisi ini terjadi ketika persediaan batu
  bara di banyak pembangkit listrik merosot, sementara permintaan
  listrik melonjak akibat cuaca yang lebih panas dan penurunan tajam
  produksi listrik tenaga air.&lt;br /&gt;Data pemerintah pada akhir September
  menunjukkan, proporsi PLTU yang memiliki persediaan batu bara sangat
  rendah melonjak dalam beberapa pekan terakhir hingga melampaui 40%
  dari seluruh pembangkit batu bara yang beroperasi. Pada 1 Oktober,
  sebanyak 85 pembangkit tercatat memiliki stok batu bara di bawah 25%
  dari kebutuhan normalnya.&lt;br /&gt;Ekspor Turun Tapi Setoran ke Negara
  Naik&lt;br /&gt;Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat volume ekspor batu bara
  Indonesia pada periode Januari sampai Agustus 2026 anjlok 9,33% ke
  227,7 juta ton.&lt;br /&gt;Laporan dari Kpler menunjukkan ekspor pada
  Agustus 2026 hanya mencapai 36,1 juta ton atau anjlok 25,3%
  dibandingkan Agustus tahun sebelumnya.&lt;br /&gt;Direktur Jenderal Mineral
  dan Batu Bara (Dirjen Minerba) &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Tri
  Winarno menjelaskan bahwa penataan RKAB 2026 memangkas rata-rata
  produksi bulanan batu bara sebesar 8 juta ton dan produksi nikel
  sebesar 13 juta ton bijih (ore).&lt;br /&gt;Menurutnya tata kelola produksi
  yang terukur terbukti mampu mendongkrak penerimaan negara tanpa perlu
  melakukan eksploitasi secara berlebihan.&lt;br /&gt;&amp;quot;Jadi artinya kalau
  misalnya kita lihat, dengan adanya pengelolaan yang baik, dengan kita
  tidak jor-joran untuk produksi, itu nyatanya akan memberikan dampak
  yang positif kepada negara dan kita semua,&amp;quot; jelasnya.&lt;br /&gt;PNBP
  dari sektor batu bara meningkat menjadi Rp 66 triliun per 31 Agustus
  2026 dari posisi periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 59
  triliun. Kenaikan setoran batu bara sebesar Rp 7 triliun tersebut
  terjadi di tengah penurunan rata-rata produksi bulanan dari 68 juta
  ton pada 2025 menjadi 60 juta ton pada 2026.&lt;br /&gt;&amp;quot;Jadi secara
  produksi kita secara bulanan turun 8 juta (ton), tapi secara PNBP kita
  naik Rp 7 triliun. Artinya setiap tahun kita mengalami kenaikan Rp 1
  triliun dengan produksi turun 8 juta ton,&amp;quot; paparnya.&lt;br /&gt;Batu
  Bara RI masih dikuasai swasta&lt;br /&gt;Berdasarakan paparan PT Bukit Asam
  Tbk (PTBA) tercatat total cadangan batu bara Indonesia sebesar 31,9
  miliar ton. Indonesia berada di peringkat keenam dunia, berada di
  bawah Amerika Serikat sebesar 247,9 miliar ton, Rusia 162,2 miliar
  ton, China 157,0 miliar ton, Australia 149,5 miliar ton, dan India
  127,7 miliar ton.&lt;br /&gt;Dari cadangan batu bara itu, mayoritasnya masih
  dikuasai oleh pihak swasta. Sementara Porsi batu bara yang dikelola
  BUMN melalui PTBA tercatat hanya sekitar 5,81% dari total sumber daya
  batu bara nasional.&lt;br /&gt;Direktur Utama PTBA Bambang Ismawan
  menjelaskan bahwa total sumber daya batu bara nasional mencapai 98,41
  miliar ton, sedangkan kepemilikan PTBA tercatat sebesar 5,71 miliar
  ton. Dari jumlah tersebut, porsi cadangan terbukti yang dikuasai PTBA
  berada di angka 2,88 miliar ton atau 9,03% dari total cadangan
  terbukti nasional yang sebesar 31,89 miliar ton.&lt;br /&gt;&amp;quot;Jadi porsi
  Bukit Asam hanya 5,81%. Maksudnya apa? Jadi kita tidak dikuasai oleh
  negara. Batu bara hari ini kan lebih banyak di swasta. Nah itu nanti
  itu yang sudah kejadian lah di masa lalu, tapi saya ingin mengingatkan
  bahwa batu bara adalah milik nasional, milik negara harusnya,&amp;quot;
  ujar Bambang di Jakarta, dikutip Rabu (7/10/2026).&lt;br /&gt;Bambang
  menekankan pentingnya menata kembali pengelolaan sumber daya alam
  nasional agar sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945. Ia mengatakan
  bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya
  semestinya dikuasai oleh negara untuk kemakmuran seluruh
  rakyat.&lt;br /&gt;&amp;quot;Jadi kalau kita kembali ke Pasal 33, memang ini
  sudah sudah kurang pas lagi. Tapi itulah, enggak apa-apa kita enggak
  mau lihat ke belakang, tapi kita mau ke depan mau ngapain ini. Supaya
  ke depan kita menata kita harus lebih baik lagi, enggak boleh yang
  sudah-sudah yang tidak kurang baik harus kita perbaiki,&amp;quot;
  tandasnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20261014135338-4-776126/jangan-main-main-ri-penting-buat-dunia-ini-buktinya"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-10-15T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Nikel RI Banjiri Dunia, Ini Buktinya</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352422" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352422</id>
    <updated>2026-10-15T01:00:16Z</updated>
    <published>2026-10-15T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Forum Industri Nikel Indonesia (FINI)
  membeberkan bahwa Indonesia tercatat menguasai sekitar 60% porsi
  pasokan nikel dunia imbas peningkatan kapasitas produksi hasil olahan
  dalam negeri. Total produksi nikel nasional tercatat mencapai 2,5 juta
  ton produk setengah jadi pada 2025 lalu.&lt;br /&gt;Ketua Umum FINI Arif
  Perdana Kusumah menyebutkan bahwa capaian tersebut didukung oleh
  pengoperasian fasilitas pemurnian dan pemrosesan (smelter) jenis
  pirometalurgi maupun hidrometalurgi. Ia menjelaskan bahwa total
  kapasitas produksi fasilitas pemurnian nikel di Indonesia telah
  menembus 2,7 juta ton Ni pada 2025.&lt;br /&gt;&amp;quot;Pada tahun 2025 total
  produksi nikel nasional telah mencapai 2,5 juta ton nikel dalam bentuk
  produk intermediate (setengah jadi) yang terdiri dari 2,05 juta berupa
  produk-produk NPI, FeNi dan Matte, serta 450 ribu ton nikel dalam
  bentuk MHP - Nikel Sulfat. Jumlah produksi sebesar itu telah
  menjadikan Indonesia sebagai pemasok nikel terbesar di dunia
  (60%),&amp;quot; ujar Arif kepada CNBC Indonesia, Rabu (14/10/2026).&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Detailnya, Arif memaparkan bahwa produksi
  olahan tersebut   terdiri atas 2,05 juta ton produk Nickel Pig Iron
  (NPI), Ferronickel   (FeNi), dan Matte. Sementara itu, sebesar 450
  ribu ton sisanya   diproduksi dalam bentuk Mixed Hydroxide Precipitate
  (MHP) dan nikel   sulfat.&lt;br /&gt;&amp;quot;FINI meng-estimasi bahwa total
  produksi nikel   olahan Indonesia pada tahun 2026 diperkirakan akan
  mengalami penurunan   sekitar 3,5 hingga 4% jika dibandingkan produksi
  tahun 2025 (total 2,5   juta ton Ni),&amp;quot; jelasnya.&lt;br /&gt;Dia
  menilai, meski produksi   produksi 2026 diproyeksikan menurun,
  kapasitas produksi nikel olahan   Indonesia diperkirakan akan kembali
  melonjak pada 2027. Lonjakan   tersebut didorong oleh masuknya tahap
  komisioning dan operasi penuh   dari proyek-proyek smelter nikel jenis
  hidrometalurgi berbasis High   Pressure Acid Leach
  (HPAL).&lt;br /&gt;&amp;quot;Diperkirakan pada akhir 2027   kapasitas produksi
  MHP di Indonesia akan meningkat signifikan melebihi   900 ribu ton
  nikel,&amp;quot; tambahnya.&lt;br /&gt;RKAB Nikel&lt;br /&gt;Kementerian   Energi dan
  Sumber Daya Mineral (ESDM) beberapa waktu lalu sempat   memastikan
  tidak ada kenaikan produksi bijih nikel signifikan dalam   Rencana
  Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Pasalnya, pemerintah hanya   akan
  memberi peluang peningkatan produksi untuk memenuhi kebutuhan
  fasilitas pengolahan dan pemurnian (smelter) yang saat ini masih
  mengalami kekurangan pasokan bijih nikel.&lt;br /&gt;Direktur Jenderal
  Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;kementerian esdm&lt;/span&gt; Tri
  Winarno memastikan, meski pemerintah membuka potensi penambahan RKAB
  nikel tahun ini, penambahan itu tidak akan dilakukan secara
  signifikan. Menurutnya, RKAB nikel untuk 2026 masih dipatok di rentang
  260-270 juta ton per tahun.&lt;br /&gt;&amp;quot;Ini saya mau jelaskan, nikel
  tidak ada kenaikan (produksi) kecuali hanya mengejar yang untuk
  smelter yang yang masih kekurangan supply. Itu aja,&amp;quot; katanya saat
  ditemui di Kantor &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;kementerian
  esdm&lt;/span&gt;, Jakarta, Jumat (10/7/2026).&lt;br /&gt;Tri menegaskan, harus
  ada keseimbangan antara kapasitas produksi tambang dengan kebutuhan
  riil pabrik pemurnian. Ia menegaskan bahwa pemberian kuota produksi
  dalam revisi RKAB dilakukan secara selektif demi menutup celah
  kekurangan bahan baku pada smelter yang masih membutuhkan
  suplai.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kita masih ini yang maksudnya yang smelter itu
  kebutuhan totalnya berapa, terus habis itu kemarin yang sudah
  disetujui RKAB-nya berapa, terus habis itu nanti ya paling
  nambah-nambah dikit,&amp;quot; tegasnya.&lt;br /&gt;Penyesuaian kuota tersebut
  mencakup jenis bijih nikel limonit maupun saprolit, tergantung pada
  spesifikasi smelter masing-masing perusahaan. Tri menekankan bahwa
  pemerintah tidak akan memberikan penambahan volume yang terlalu
  signifikan untuk mencegah jatuhnya harga akibat pasokan yang
  berlebih.&lt;br /&gt;&amp;quot;Angkanya enggak ini tapi belum clear apa
  maksudnya hanya untuk mengejar yang itu, tapi jangan sampai kita
  tahan, pokoknya jangan sampai ada oversupply. Itu aja,&amp;quot;
  tambahnya.&lt;br /&gt;Pihaknya mencatat bahwa para pelaku usaha masih
  memiliki kesempatan untuk mengajukan revisi atau penambahan kuota
  produksi hingga 31 Juli 2026. Seluruh permohonan tersebut akan
  dievaluasi untuk memastikan tujuan hilirisasi tetap tercapai secara
  optimal.&lt;br /&gt;&amp;quot;Kalau mengajukan ya Juli paling lambat tanggal 31
  Juli tetapi tentang berapa dan lain sebagainya apakah disetujui ya
  tergantung lah itu nanti,&amp;quot; tandasnya.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(pgr/pgr)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/news/20261014124455-4-776083/nikel-ri-banjiri-dunia-ini-buktinya"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-10-15T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Usai Jual ke Entitas Haji isam, Low Tuck Kwong Borong Lagi Saham Bayan</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352393" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352393</id>
    <updated>2026-10-15T01:00:14Z</updated>
    <published>2026-10-15T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - PT &lt;span
    style="background-color: yellow;"&gt;bayan resources&lt;/span&gt; Tbk (BYAN)
  mengungkapkan, konglomerat sekaligus pemilik emiten tambang tersebut,
  Low Tuck Kwong menambah kepemilikan sahamnya sebanyak 500.000 lembar
  sahamMengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI),
  transaksi pembelian saham tersebut dilakukan pada 13 Oktober 2026
  dengan harga Rp11.200 per saham. Artinya, ia yang juga menjabat
  sebagai Direktur Utama Bayan merogoh kantong senilai Rp5,6
  miliar.Saham yang dibeli merupakan saham biasa dengan status
  kepemilikan langsung. Berdasarkan laporan, tujuan transaksi adalah
  investasi dan tidak terkait dengan perjanjian pembelian kembali
  (repurchase agreement).&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sebelum transaksi, Low Tuck
  Kwong tercatat memiliki 3,316 miliar   saham BYAN atau setara 9,95%
  hak suara. Setelah transaksi, jumlah   kepemilikannya bertambah
  menjadi 3,3167 miliar saham, sementara hak   suara tetap di level
  9,95%. Selain itu, ia menyatakan tetap berstatus   sebagai pengendali
  dan akan mempertahankan pengendalian atas   BYAN.Sebelumnya, entitas
  perusahaan milik Haji Isam, yaitu PT Jhonlin   Baratama telah
  mengakuisisi saham PT &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;bayan
  resources&lt;/span&gt; Tbk (BYAN)   milik konglomerat Dato' Low Tuck Kwong
  dan putrinya Elaine Low dengan   sebanyak 10.084.088.370 saham atau
  setara dengan 30,25%.Harga   transaksi yang tercatat pada tanggal 8
  Oktober 2026 berada jauh dari   harga pasar yaitu sebesar Rp2.588 per
  saham. Artinya, PT Jhonlin   Baratama merogoh kocek senilai
  Rp26.097.380.221.560.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Manajemen juga mengungkapkan,
  transaksi yang dilakukan oleh Low   Tuck Kwong dan Elaine Low
  sepanjang periode 14 September hingga 8   Oktober 2026 tercatat tiga
  transaksi. Transaksi pertama, Low Tuck   Kwong, selaku Direktur Utama,
  melepas 33.333.335 saham pada 6 Oktober   2026. Kemudian, Elaine Low,
  selaku Pemegang Saham Utama, melepas   16.666.667 saham pada 7 Oktober
  2026. Terakhir, Low Tuck Kwong kembali   melepas 10.067.421.703 saham
  pada 7 Oktober 2026.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(rob/rob)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20261014151529-17-776148/usai-jual-ke-entitas-haji-isam-low-tuck-kwong-borong-lagi-saham-bayan"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-10-15T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Asing Net Sell Rp1,16 Triliun Kala IHSG Menguat, Cek Deretan Sahamnya</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352364" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352364</id>
    <updated>2026-10-15T01:00:12Z</updated>
    <published>2026-10-15T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup
  menguat pada perdagangan sesi I hari ini, Rabu (14/10/2026), berbalik
  arah setelah sempat tertekan di awal sesi.&lt;br /&gt;Berdasarkan data Bursa
  Efek Indonesia (BEI), hingga penutupan sesi I, IHSG berada di level
  5.974,29, naik 48,31 poin atau 0,82%.&lt;br /&gt;Penguatan IHSG hari ini
  ditopang sejumlah sentimen dari eksternal. Indeks dolar AS (DXY)
  tercatat melemah 0,37% ke level 102,18, menjauh dari level tertinggi
  dalam 18 bulan terakhir, sementara yield obligasi AS tenor 10 tahun
  turun sekitar 2,3 basis poin ke 5,217%. Pelemahan harga minyak dunia
  turut meredakan tekanan jual di pasar obligasi, meski kekhawatiran
  inflasi dan potensi kenaikan suku bunga The Fed masih membayangi.
  Pasar juga tengah menanti rilis data inflasi konsumen (CPI) AS periode
  September yang dijadwalkan hari ini, setelah inflasi headline Agustus
  tercatat 3,4% secara tahunan dengan inflasi inti di level 2,4% -
  terendah sejak Maret 2021.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Dari
  kawasan regional, International Monetary Fund (IMF) dalam   World
  Economic Outlook edisi Oktober 2026 memproyeksikan pertumbuhan
  ekonomi global sebesar 3,1% pada 2026 dan 3,4% pada 2027, dengan
  inflasi global diperkirakan melandai dari 4,7% ke 4,1% pada periode
  yang sama. IMF turut mengingatkan bahwa lonjakan harga energi akibat
  perang Iran paling memukul negara-negara berpendapatan rendah yang
  mengimpor energi. Sementara itu, pelaku pasar juga menanti data
  perdagangan dan inflasi China periode September yang dirilis hari ini,
  mengingat China merupakan mitra dagang terbesar Indonesia, setelah
  surplus dagang Negeri Tirai Bambu melebar menjadi US$119,09 miliar
  pada Agustus dengan ekspor tumbuh 25% dan impor naik 28,2% secara
  tahunan.&lt;br /&gt;Meski IHSG ditutup menguat, berdasarkan data Stockbit
  Sekuritas, investor asing justru tercatat membukukan aksi jual bersih
  (net foreign sell) yang cukup besar, yakni Rp1,16 triliun di seluruh
  pasar (all market) sepanjang sesi I hari ini.&lt;br /&gt;Secara keseluruhan,
  nilai transaksi asing pada sesi I mencapai Rp4,16 triliun, dengan
  rincian foreign buy sebesar Rp1,50 triliun dan foreign sell Rp2,66
  triliun.&lt;br /&gt;Sebagai catatan, pada perdagangan sesi pertama ada
  transaksi nego jumbo di saham Bayan Resources (BYAN) senilai Rp 1,12
  triliun yang ditransaksikan di harga Rp 11.200 per saham.&lt;br /&gt;Dari
  pasar reguler, aksi jual asing terbesar terjadi pada PT Bukit Asam
  Tbk. (PTBA) dengan nilai mencapai Rp21,47 miliar. Di posisi berikutnya
  terdapat PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) yang dilepas asing
  senilai Rp20,18 miliar, disusul PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
  Tbk. (BBRI) sebesar Rp18,99 miliar.&lt;br /&gt;Selain itu, investor asing
  juga melakukan aksi jual pada PT &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;adaro&lt;/span&gt; Minerals Indonesia Tbk.
  (ADMR) sebesar Rp17,48 miliar, PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk.
  (SINI) Rp16,35 miliar, serta PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) Rp15,43
  miliar.&lt;br /&gt;Tekanan jual juga terlihat pada PT Erajaya Swasembada
  Tbk. (ERAA) sebesar Rp14,13 miliar, PT &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;adaro&lt;/span&gt; Andalan Indonesia Tbk.
  (AADI) Rp12,31 miliar, serta PT Indika Energy Tbk. (INDY) Rp10,48
  miliar.&lt;br /&gt;Di sisi lain, sejumlah saham blue chip masih menjadi
  buruan investor global. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menjadi saham
  yang paling banyak dikoleksi asing dengan nilai pembelian bersih
  mencapai Rp91,69 miliar, disusul PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
  (TLKM) senilai Rp16,92 miliar.&lt;br /&gt;Selanjutnya, asing juga memborong
  PT Astra International Tbk. (ASII) sebesar Rp14,24 miliar, PT Amman
  Mineral Internasional Tbk. (AMMN) Rp12,85 miliar, serta PT Mineral
  Industri Indonesia (MIND ID) Tbk. (MMIX) Rp10,02 miliar.&lt;br /&gt;Berikut
  daftar net foreign buy dan net foreign sell investor asing pada
  perdagangan sesi I Rabu (14/10/2026).&lt;br /&gt;Net Foreign Buy&lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) - Rp91,69 miliar&lt;br /&gt;PT Telkom
  Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) - Rp16,92 miliar&lt;br /&gt;PT Astra
  International Tbk. (ASII) - Rp14,24 miliar&lt;br /&gt;PT Amman Mineral
  Internasional Tbk. (AMMN) - Rp12,85 miliar&lt;br /&gt;PT Multi Medika
  Internasional Tbk. (MMIX) - Rp10,02 miliar&lt;br /&gt;PT Barito Pacific Tbk.
  (BRPT) - Rp7,37 miliar&lt;br /&gt;PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) -
  Rp7,32 miliar&lt;br /&gt;PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) - Rp7,31
  miliar&lt;br /&gt;PT Pakuwon Jati Tbk. (PWON) - Rp6,18 miliar&lt;br /&gt;PT GoTo
  Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) - Rp5,98 miliar&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Net Foreign
  Sell&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) - Rp21,47 miliar&lt;br /&gt;PT
  Chandra Asri   Pacific Tbk. (TPIA) - Rp20,18 miliar&lt;br /&gt;PT Bank
  Rakyat Indonesia   (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp18,99 miliar&lt;br /&gt;PT
    &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;adaro&lt;/span&gt; Minerals
  Indonesia Tbk.   (ADMR) - Rp17,48 miliar&lt;br /&gt;PT Sinergi Inti Andalan
  Prima Tbk. (SINI)   - Rp16,35 miliar&lt;br /&gt;PT Bumi Resources Tbk.
  (BUMI) - Rp15,43   miliar&lt;br /&gt;PT Erajaya Swasembada Tbk. (ERAA) -
  Rp14,13 miliar&lt;br /&gt;PT     &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;adaro&lt;/span&gt; Andalan   Indonesia
  Tbk. (AADI) - Rp12,31 miliar&lt;br /&gt;PT Indika Energy Tbk.   (INDY) -
  Rp10,48 miliar&lt;br /&gt;PT Metropolitan Kentjana Tbk. (MKPI) -   Rp9,25
  miliar&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;(fsd/fsd)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://www.cnbcindonesia.com/market/20261014130909-17-776101/asing-net-sell-rp116-triliun-kala-ihsg-menguat-cek-deretan-sahamnya"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://www.cnbcindonesia.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-10-15T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
  <entry>
    <title>Menkop Sebut Kopdes Merah Putih Boleh Kelola Tambang</title>
    <link rel="alternate" href="https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352335" />
    <author>
      <name>Admin Ugems</name>
    </author>
    <id>https://www.ugems.id/zh/c/blogs/find_entry?p_l_id=17&amp;entryId=5352335</id>
    <updated>2026-10-15T01:00:09Z</updated>
    <published>2026-10-15T01:00:00Z</published>
    <summary type="html">&lt;p&gt;Jakarta -  &lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;Menteri Koperasi (Menkop) Ferry
  Juliantono menyatakan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes
  Merah Putih) diperbolehkan mengelola tambang. Hal tersebut
  dimungkinkan melalui ketentuan dalam Undang-Undang Mineral dan Batu
  Bara (UU &lt;span style="background-color: yellow;"&gt;minerba&lt;/span&gt;).Ferry
  menjelaskan koperasi memiliki kesempatan untuk terlibat dalam
  pengelolaan tambang, khususnya apabila terdapat potensi sumber daya
  alam di wilayah desa tersebut.&amp;quot;Undang-Undang &lt;span
  style="background-color: yellow;"&gt;minerba&lt;/span&gt; boleh. Koperasi?
  Boleh. Kalau misalnya di desa itu ada potensi tambangnya, silakan
  boleh,&amp;quot; ujar Ferry di Kemenko Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Rabu
  (14/10/2026).&lt;br /&gt;Saat ditanya apakah pengelolaan tambang oleh Kopdes
  Merah Putih berpotensi mengganggu perusahaan pertambangan yang sudah
  beroperasi, Ferry menjawab singkat.&amp;quot;Nggak,&amp;quot; tegas dia.Dalam
  catatan detikcom, Ferry sempat meminta agar Kopdes Merah Putih tak
  perlu ikut mengelola tambang hingga kebun sawit. Dia mengakui Koperasi
  Desa diperbolehkan untuk mengelola dua proyek tersebut.Ferry meminta
  kesempatan untuk menggarap tambang hingga kebun sawit lebih baik
  diberikan koperasi-koperasi yang sudah ada di luar Kopdes Merah
  Putih.&amp;quot;Yang tambang, yang ngelola sawit itu tidak harus koperasi
  desa. Jadi, Kementerian Koperasi itu kan tidak hanya ngurusin Koperasi
  Desa kelurahan Merah Putih, tapi ada koperasi-koperasi yang existing
  yang memang selama ini mereka bergerak di sektor produksi, di sektor
  distribusi, bahkan di sektor industri, dan lembaga keuangan
  gitu,&amp;quot; ujar Ferry di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat,
  Rabu (15/7/2026). &lt;br /&gt;(ily/ara)&lt;/p&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;br /&gt;
  &lt;p&gt;Source &lt;a
    href="https://finance.detik.com/energi/d-8706564/menkop-sebut-kopdes-merah-putih-boleh-kelola-tambang"
    target="_blank" rel="noopener noreferrer"&gt;https://finance.detik.com&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;</summary>
    <dc:creator>Admin Ugems</dc:creator>
    <dc:date>2026-10-15T01:00:00Z</dc:date>
  </entry>
</feed>
