Harga Batu Bara Sampai Tembus US$150/Ton, Pengusaha RI Bilang Begini

Admin Ugems
阅读少于一分钟 - Sat Sep 05 07:00:00 GMT 2026

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga batu bara yang telah tembus ke level US$150 per ton menjadi perhatian di tengah gangguan logistik akibat penurunan muka air di sejumlah sungai Kalimantan. Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (apbi) menilai kenaikan harga batu bara tidak semata-mata dipengaruhi oleh kondisi logistik di Indonesia.
Direktur Eksekutif apbi Gita Mahyarani mengatakan pergerakan harga batu bara dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama dinamika permintaan dan pasokan di pasar global.
"Soal harga batu bara, pergerakannya dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama dinamika permintaan dan pasokan global," kata Gita kepada CNBC Indonesia, dikutip Sabtu (5/9/2026).
Dia mengatakan, kondisi logistik batu bara di Indonesia memang dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi sentimen pasar. Namun, gangguan pengangkutan batu bara akibat penurunan muka air sungai bukan menjadi satu-satunya faktor penentu kenaikan harga.
"Kondisi logistik di Indonesia dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi sentimen pasar, namun bukan satu-satunya faktor penentu kenaikan harga," ujarnya.

Di sisi lain, kekeringan dan penurunan muka air di sejumlah sungai utama di Kalimantan juga mulai mengganggu aktivitas pengangkutan batu bara.
Kondisi tersebut membuat kapal tongkang tidak dapat beroperasi secara optimal, sehingga stok batu bara berpotensi menumpuk di area tambang maupun stockpile pelabuhan.
Menurut Gita, di beberapa wilayah, kondisi sungai yang semakin dangkal membatasi draft kapal tongkang. Akibatnya, muatan batu bara yang dapat diangkut dalam satu perjalanan menjadi tidak maksimal.
"Di beberapa wilayah sungai lainnya, penurunan muka air juga dapat membatasi draft tongkang sehingga muatan tidak dapat dimaksimalkan," ujarnya.



(dce)



Source https://www.cnbcindonesia.com

页面评论